1,720,985 research outputs found
PENGARUH PROFESIONALITAS GURU DALAM MANAJEMEN KELAS DAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI MTs NEGERI KRANGKENG INDRAMAYU
AbstrakProfesionalitas guru dalam menciptakan pembelajaran yang nyaman, aktif, kreatif, dan menyenangkan merupakan salah satu ketrampilan guru yang harus dikuasai. Guru profesional indikatornya adalah mengajar sesuai dengan latar belakang keilmuannya, memiliki sertifikat sertifikasi, disiplin dalam kerja, dan mampu mengelola kelas sebagai tempat belajar yang nyaman bagi siswa. Sikap profesionalitas guru dan manajemen kelas dapat mempengaruhi semangat belajar siswa di kelas. Karena kelas yang dikelola dengan baik akan menjadikan siswa nyaman dalam mengikuti pembelajaran di kelas. Situasi nyaman dalam pembelajaran akan menumbuhkan kreatifitas siswa untuk aktif dalam pembelajaran di kelas. Didukung dengan model pembelajaran yang melibatkan siswa aktif (pembelajaran kooperatif), maka tujuan pembelajaran yang telah direncanakan dapat tercapai dan prestasi belajar siswa akan menjadi lebih baik.Kata Kunci: Profesionalitas Guru, manajemen kelas, Pembelajaran Kooperatif dan Prestasi belajar.AbstractProfessionalism teachers in creating learning comfortable, active, creative, and pleasing is one of skills also teachers who had to controlled. Professional indicators teachers is the teaching in accordance with knowledge background, have a certificate, discipline in work, and able to manage class as a learning comfortable for students. Attitude professionalism teachers and management class can affect eager to study from the classroom. Because a class managed will make students comfortable in following their experiences in the class .The situation at ease in learning will nurturing creativity students to actively in their experiences in the class .Supported by learning model involving students active (learning cooperative), so the purpose of learning that have been planned can be achieved and student learning achievements will be better.Keyword: Professionalism of teacher, management class, learning cooperative and learning achievemen
Rancang Bangun Aplikasi Purchase Order Pada PT. Setia Pratama Lestari
Laporan magang ini berisikan rangkuman mengenai salah satu aplikasi yang dibangun oleh penulis selama periode magangnya di PT. Setia Pratama Lestari, yaitu aplikasi Purchase Order yang digunakan pada bagian pergudangan. Aplikasi yang dibangun berbasiskan desktop yang bertujuan untuk pengunaan individu sehingga tidak terhubung dengan jaringan maupun database utama perusahaan, aplikasi juga menyediakan berbagai fitur seperti informasi supplier dan customer, Transaksi Purchase Order antara Supplier dan Customer, Transaksi Detail Purchase Order antara Supplier dan Customer, Laporan Informasi Supplier dan Customer, Laporan Purchase Order, Laporan Detail Purchase Order dan sebagainya.
Aplikasi yang dibangun memiliki 2 bagian yaitu aplikasi Purchase Order dan User Authentication. Aplikasi dipisah menjadi 2 bagian agar memudahkan administrator dalam melakukan perubahan pada hak akses penguna tanpa menganggu jalannya aplikasi utama. Aplikasi dirancang agar mudah di pindah – pindahkan tanpa memerlukan settingan database sehingga penguna dapat melanjutkan pekerjaannya di rumah tanpa harus di kantor. Aplikasi ini memiliki User Authentication pada tampilan utama yang bertujuan membatasi akses penguna terhadap aplikasi dan menghindari terjadinya manipulasi data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Aplikasi ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman C# dengan mengunakan tools Microsoft Visual Studio dan database yang digunakan Microsoft Access. Aplikasi ini mengunakan Library NET Framework 4 dan mengunakan metode Encryption MD5 yang telah di sediakan pada Library NET Framework 4. Aplikasi telah selesai dikerjakan dan dapat digunakan oleh bagian gudang maupun dikelola oleh administrator perusahaan
Rancangan bangun aplikasi pergudangan dengan pengamanan algoritma ron’s code stream cipher (studi kasus : pt. duta indah sejahtera)
Dengan semakin bertambahnya tingkat kejahatan dalam teknologi, antara lain
maraknya kasus pembobolan data dan penyebaran informasi yang tidak
seharusnya yang dapat menyebabkan kerugian sebuah institusi / organisasi. Maka
diperlukan suatu teknologi untuk pencegahannya, antara lain metode enkripsi.
Tetapi banyak metode-metode enkripsi yang umumnya digunakan oleh para
developer aplikasi masih mudah untuk dibobol. Untuk mengatasi permasalahan
ini maka diterapkanlah metode enkripsi yang berbeda bernama Algoritma Ron’s
Code dimana setiap data yang akan dienkripsi kedalam bentuk binary dan di XOR
kan dengan sebuah kunci dalam bentuk binary juga. Metode enkripsi yang
digunakan ini sudah diterapkan pada aplikasi pergudangan dan dapat melakukan
enkripsi dan dekripsi dengan baik. Berdasarkan hasil survei Algoritma Ron’s
Code dapat diterapkan dalam aplikasi pergudangan. Terdapat kendala dari hasil
enkripsi sehingga perlu dilakukan konversi menjadi base64 atau hexadecimal
Dimensi Sufistik Dalam Praktek Khuruj Jamaah Tabligh Kabupaten Tanah Laut
Darmin; Dimensi Sufistik Dalam Praktek Khuruj Jamaah Tabligh Kabupaten Tanah Laut di bawah bimbingan I: Prof. Dr. H. Asmaran AS., MA dan II Dr. Irfan Noor., M.Hum Pascasarjana UIN Antasari Banjarmasin, 2018.
Kata Kunci: Sufistik, Khuruj, Jamaah Tabligh.
Permasalahan:Hubungan ilmu tasawuf dan tugas dakwah dari amar ma’ruf nahi munkar sangatlah mulia, sedangkan khuruj adalah program belajar untuk menghidupkan dakwah dan amar ma’ruf nahi munkar, sebagai kerja utama bagi umat Muhammad SAW. Namun yang menjadi masalah adalah apakah praktek khuruj Jamaah Tabligh mengikuti atau memiliki dimensi sufistik atau tasawuf dan bagaimana dimensi sufistik atau tasawuf dipraktekan dalam khuruj.
Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research)dan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi partisipatif, wawancara berstruktur dan Triangulasi. Analisis data peneliti ikut terlibat langsung dalam menjelaskan dan menyimpulkan data yang diperoleh dengan mengaitkan teori yang digunakan.
Hasil Temuan:Waktu khuruj terbagi kebeberapa tahapan yaitu 3 hari, 40 hari dan 4 bulan.Sedangkan jumlah anggotanya yang melaksanakan khuruj adalah berjumlah maksimal 14 orang sedangkan jumlah idealnya 12 orang dan apabila timnya merupakan sepasang suami istri, maka maksimalnya 7 pasang dan minimalnya 4 pasang. Nilai dimensi sufistik atau tasawuf di dalam kegiatan khuruj bisa dikatakan tasawuf amali dan akhlak. Dikatakan tasawuf amali dkarenakan nilai tasawuf yang digunakan oleh Jamaah Tabligh adalah tasawuf yang penekanannya pada amaliah berupa wirid dan amaliah lainnya.Menghapuskan sifat-sifat yang tercela, melintasi semua hambatan itu, dan menghadap total dari segenap esensi diri hanya kepada Allah SWT. Dan dikatakan tasawuf akhlak karena berupaya untuk menghindari akhlak mazmumah dan mewujudkan akhlak mahmudah. Dari hasil observasi dan juga wawancara peneliti dengan jamaah Tabligh, peneliti tidak menemukan kejanggalan ataupun hal-hal yang melenceng tentang ajaran Islam yang dilakukan Jamaah Tabligh. mereka menggunakan sumber Tasawufnya yaitu Al-Quran dan Sunnah Hadits Nabi
PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH YANG RESPONSIF MELALUI INISIATIF DPRD KOTA MATARAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menilai dan memahami proses Pembentukan Regulasi Daerah yang Responsif melalui Inisiatif DPRD Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan literatur atau data sekunder sebagai data pada awalnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses Pembentukan Regulasi Daerah Responsif melalui Inisiatif DPRD Kota Mataram pada tataran pelaksanaannya sudah memberikan ruang bagi partisipasi masyarakat dalam formasi, namun memiliki perbedaan yang sangat mendasar, dimana Peraturan Daerah tersebut berasal dari inisiatif DPRD Kota Mataram cenderung ditandai dengan responsif karena cenderung aspirasional akan merespon kebutuhan masyarakat (bottom up) dan proses pembuatannya partisipatif, serta dalam hal interpretasi hukum produknya memberikan sedikit kesempatan untuk pemerintah membuat interpretasinya sendiri melalui berbagai peraturan pelaksanaan. Sedangkan Peraturan Daerah yang diajukan oleh Kepala Daerah cenderung ortodoks karena bersifat positivis-instrumentalis, artinya berisi materi yang mencerminkan visi pemegang kekuasaan sosial dan politik atau mengandung materi yang lebih merupakan alat untuk mewujudkan kemauan dan kepentingan program pemerintah. (atas bawah). Kemudian proses manufaktur yang terpusat, serta dalam hal interpretasi hukum produknya memberi kesempatan luas kepada pemerintah untuk melakukan berbagai interpretasi oleh berbagai peraturan yang maj
Pengaruh Supervisi Akademik Pengawas, Kepemimpinan Kepala Sekolah, dan Kultur Sekolah terhada pKinerja Guru SMK Negeri di Kabupaten Takalar
ABSTRAK
DARMIN. 2016.Pengaruh Supervisi Akademik Pengawas, Kepemimpinan Kepala Sekolah, dan Kultur Sekolah terhada pKinerja Guru SMK Negeri di Kabupaten Takalar (DibimbingOlehMansyurdanTriyantoPristiwaluyo).
Tujuanpenelitianiniyaitu: (1) untukmengetahuigambaransupervisiakademikpengawas, kepemimpinankepalasekolah, dankultursekolahterhadapkinerja guru SMK Negeri di KabupatenTakalardan (2) untukmengetahuipengaruhsupervisiakademikpengawas, kepemimpinankepalasekolah, dankultursekolahterhadapkinerja guru SMK Negeri di KabupatenTakalar.
Metodepenelitianterdiridari: (1) jenispenelitianexpost facto, (2) populasipenelitianyaseluruh guru SMK Negeri di KabupatenTakalarberjumlah 303 orang guru, (3) Pengambilansampelmenggunakanrumusslovin yang menghasilkanjumlahsampel 173 orang gurudan data dikumpulkanmelaluikuesioner, denganmenggunakaninstrumen yang sudahdivalidasiolehdua orang pakardanujicobasecaraempirikterhadap200 orang responden, (4) Variabelpenelitianterdiriatasduavariabelbebasyaitusupervisiakademikpengawas (X1), dankepemimpinankepalasekolah (X2), satuvariabel intervening yaitukultursekolah (X3), dansatuvariabelterikatyaitukinerja guru (Y), (5) teknikpengumpulan data berupakuesionerdandokumentasi, (6) teknikanalisa data denganmenggunakanteknikanalisisdeskriptifdanteknikanalisisinferensial (program lisreldananalisisjalur).
Hasilpenelitianberdasarkananalisisdeskriptifyaitu: (1) rata-rata skorpelaksanaansupervisiakademikpengawassebesar 133,59beradapadarentangskor 131-144 dengankategoribaik, (2) rata-rata skorkepemimpinankepalasekolahsebesar 168,46beradapadarentangskor162-177 dengankategoribaik, (3) rata-rata skorkultursekolahsebesar 67,62 beradapadarentangskor 63-68dengankategoricukupbaik, dan (4) rata-rata skorkinerja gurusebesar 161,54 beradapadarentangskor 155-170 dengankategoribaik. Hasilpenelitianberdasarkananalisisinferensialyaitu:(1) supervisiakademikpengawasberpengaruhlangsungsecarasignifikanterhadapkinerja guru yaitusebesar 29% danberpengaruhtidaklangsungmelaluikultursekolahsecarasignifikansebesar 1,61%. Total yaitu 30,61%. (2)kepemimpinankepalasekolahberpengaruhlangsungsecarasignifikanterhadapkinerja guru sebesar 18% danberpengaruhtidaklangsungmelaluikultursekolahsecarasignifikansebesar 15,41%. Total yaitu 33,41%. (3) Ada pengaruh yang signifikankultursekolahterhadapkinerja guru sebesar 23%.
ABSTRACT
DARMIN.2016 The Influence Of Academic Supervision Of Supervisors, Principals’ Leadership, And School Culture Toward Teachers’ Performance At Public Vocational School In Takalar District (supervised by MansyurandTriyantoPristiwaluyo).
The objectives of the research were to examine: (1) the description of academic supervision of supervisors, principals’ leadership, and school culture toward teachers’ performance at SMKN (public vocational school) in takalar district and (2) the influence of academic supervision of supervisors, principals’ leadership, and school culture toward teachers’ performance at SMKN in takalar district.
The methods of the research consisted of: (1) the type of ex-post facto research, (2) the populations of the research were all the teachers at SMKN in takalar district with 303 teachers, (3) the samples were taken by using slovin formula and obtained 173 teachers and the data was collected through questionnaire by using instrument which had been validated by two experts and empiric test toward 200 respondents, (4) the variables of the research consisted of two independent variables, namely academic supervision of supervisors (X1) and and principals’ leadership (X2), one intervening variable, namely school culture (X3), and one dependent variable, namely teachers’ performance (Y), (5) the techniques of collecting data, were questionnare and documentation, (6) data analysis technique employed inferential and descriptive analysis (lisrel program and path analysis).
The results of the research based on descriptive analysis were: (1) the average score of the implementation of academic supervision of supervisors was 133.59 in the range of score 131-144 with good category, (2) the average score of principals’ leadership was 168.46 in the range of score 162-177 with good category, (3) the average score of school culture was 67.62 in the range of score 63-68 with fairly good category, and (4) the average score of teachers’ performance waas 161.54 in the range of score 155-170 with good category. The results of research based on inferential analysis were: (1) the academic supervision of supervisors had direct influence significantly toward teachers’ performance by 29% and had indirect influence through school culture significantly by 1.61%. the total was 30.61%, (2) the pricipals’ leadership had direct influence significantly toward teachers’ performance by 18% and had indirect influence through school culture significantly by 15.41%. the total was 33.41% , and (3) there was significant influence of school culture toward teachers’ performance by 23%.
Keyword: Academic Supervision of Supervisors
Measuring the Quality of Provider Services with the Service Quality Method at the Public Health Center in Kotamobagu City
One of the health service facilities that have a very important role in providing health services to the community is the Community Health Center. Assessment of the quality of health services is very important because it can be used as material for self-evaluation of health care provider organizations. assessment of research respondents using a questionnaire consisting of 30 statements. This research is a type of qualitative research, using an observational analytic approach with a questionnaire as a tool in collecting data. The research was conducted at the Kotamobagu City off all Public Health Center in April 2021. The population in this study were all 1000 patients undergoing treatment at the Kotamobagu City Public Health Center, North Sulawesi province. samples in this study as many as 200 patients were determined using a Slovin calculation technique. The sampling technique in this study uses probability simple random sampling. The quality of health services at the Public Health Center in Kotamobagu City is not optimal, it is known that the health services felt by the community are not following what was conveyed by the health service manager at the Kotamobagu City Health Center with a significant level of (α = 0.000 < 0.05). The quality of health services received by the community who utilize services in all Public Health Centers in Kotamobagu City is considered not optimal because the dimension that is lacking in its implementation in public health centers is the dimension of Reliability Responsiveness Assurance Empathy
The Influence of Job Characteristics, Supervision, Employee Behavior and Work Discipline on the Work Effectiveness of Employees of the Housing and Settlement Area Office of Muara Enim Regency
The author conducted research with the aim of knowing and analyzing the influence of job characteristics, supervision, employee behavior and work discipline individually and collectively on the work effectiveness of employees of the Muara Enim Regency Housing and Settlement Area Office. The research method used in this study is a quantitative method using questionnaires distributed to respondents. Test the quality of the data by using the validity test, reliability test, normality test. The analysis used is descriptive analysis and inferential analysis using statistical calculations with multiple regression formulas, partial test simultaneous test and the coefficient of determination. The results of the study explain that job characteristics have a significant effect on the work effectiveness of employees of the Housing and Settlement Area Office of Muara Enim Regency. Supervision has a significant effect on work effectiveness. Employee behavior has a significant effect on work effectiveness. Work discipline has a significant effect on work effectiveness. Job characteristics, supervision, employee behavior and work discipline have a significant joint effect on the effectiveness of the work of the employees of the Muara Enim District Housing and Settlement Area Office
Analisis Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan dengan Menggunakan Pendekatan Environmental Health Risk Assessment (EHRA) di Kecamatan Moyo Utara
Kesehatan lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan keseimbangan ekologi yang mencakup alam dan lingkungan, termasuk manusia sebagai komponen utama di dalamnya. Esensi dasar dalam kesehatan lingkungan adalah meningkatkan derajat kesehatan manusia. Seiring dengan meningkatnya pola konsumsi dan jumlah penduduk, permasalahan sanitasi dan kesehatan lingkungan menjadi hal yang utama dalam menunjang kesehatan masayarakat. Di sisi lain, sanitasi dan kesehatan lingkungan masih sering terabaikan sehingga masih sangat mempengaruhi derajat kesehatan lingkungan serta menimbulkan risiko yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana akses kesehatan lingkungan mencakup sanitasi dasar dan perilaku hidup sehat mampu menimbulkan risiko terjadinya gangguan terhadap pola kesehatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Aspek kuantititatif, metode yang digunakan adalah random sampling dengan jumlah responden adalah 240 Kepala Keluarga yang tersebar pada 6 desa. Setiap responden yang akan menjadi sampel dipilih secara random. Unit sampling yang diwawancarai adalah ibu rumah tangga. sedangkan pada aspek kualitatif, digunakan metode depth interview pada key informan terpilih untuk mengetahui faktor yang menyebabkan tingginya indeks risiko sanitasi pada kecamatan tersebut. Kecamatan Moyo Utara di Kabupaten Sumbawa merupakan salah satu wilayah yang akses terhadap sanitasi total berbasis masyarakat masih jauh dari kata layak. Hal ini terbukti dari hasil penelitian yang menujukkan bahwa wilayah Kecamatan Moyo Utara memiliki IRS pada angka 3 dan 4. Artinya kondisi sanitasi di Wilayah kecamatan Moyo Utara berada ada kategori risiko tingggi dan sangat tinggi. Desa yang dibagi pada Klaster 0 - 4 memiliki tingkat sanitasi dasar yang masih rendah, terutama pada aspek air limbah, sampah dan perilaku PHBS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada setiap strata wilayah permasalahan air limbah domestik, persampahan dan PHBS menjadi permasalahan utama yang memiliki tingkat risiko sanitasi yang cukup besar dibandingkan yang lain. Proses penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam penerapan informasi kesehatan lingkungan guna menurunkan Indeks Risiko Sanitasi (IRS) kesehatan lingkungan khususnya di daerah terpencil seperti di Kabupaten Sumbawa.
Kata Kunci: EHRA; Kesehatan Lingkungan; Moyo Utara ; Sanitasi
HUBUNGAN PEMBERIAN BANTUAN SOSIAL DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP STATUS GIZI BALITA
Gizi baik merupakan fondasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan penanda keberhasilan pembangunan serta terpenuhinya hak azasi manusia terhadap pangan dan kesehatan. Berdasarkan hasil survey pendahuluan pada balita di Desa Karampi Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima bahwa masih terdapat 3,36% balita mengalami gizi kurang. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian bantuan sosial dan pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif terhadap status gizi balita. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Populasi penelitian meliputi ibu dan balita di desa Karampi, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Sample dalam penelitian menggunakan 52 responden yang terdiri atas ibu dan balita. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antara bantuan sosial dan pemberian ASI ekslusif terhadap status gizi balita. Hasil analisis univariat pemberian bantuan sosial sebesar 57.7% dan tidak menerima bantuan sosial sebesar 42.3%. Sedangkan yang memberian ASI Eksklusif sebesar 90.4% dan tidak memberikan ASI Ekslusif sebesar 9.6%. Hasil analisis bivariat antara hubungan penerimaan bantuan dengan status gizi balita menunjukkan bahwa terdapat 15.4% balita dengan gizi buruk dan 84.6% balita dengan gizi baik. Namun, tidak ada pengaruh yang signifikansi 0.708 (P-value ? 0.05) antara bantuan sosial dengan status gizi anak. Sedangkan hubungan antara pemberian asi eksklusif dengan status gizi berpengaruh secara signifikan dimana p-value (0.000?0.05)
- …
