157 research outputs found
Analisis Pertumbuhan Awan Konvektif Berbasis Data Citra Satelit pada Kejadian Puting Beliung Tanjungpandan Kabupaten Belitung (Studi Kasus 17 Mei 2023): Analysis of the Growth and Distribution of Convective Clouds Based on Satellite Image Data on the Tornado Event in Tanjungpandan, Belitung Regency (Case Study May 17, 2023)
Puting beliung merupakan salah satu cuaca ekstem ditandai dengan sebuah fenomena angin berputar dengan kecepatan lebih dari 60-90 km/jam yang berlangsung sekitar 5-10 menit sebagai akibat adanya perbedaan tekanan yang besar pada area dengan skala kecil di sekitar awan cumulonimbus. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kejadian cuaca ekstrem yang terjadi di Tanjungpandan dengan menggunakan citra satelit melalui aplikasi SATAID untuk mengetahui pola pertumbuhan awan konvektif yang menyebabkan terjadinya puting beliung. Penelitian ini menggunakan metode analisis suhu puncak awan sebelum, selama dan setelah kejadian putting beliung, mengamati karakteristik awan, mengkaji arah dan kecepatan pergerakan angin menggunakan data NWP dari satelit Himawari -9, data diolah dengan perangkat SATAID. Berdasarkan analisis hasil didapatkan suhu permukaan mengalami peningkatan sehingga memicu pemanasan yang mengakibatkan terjadinya penguapan masif. Hasil identifikasi citra satelit Himawari-9 menunjukkan adanya awan konvekif ditandai dari suhu puncak awan pada fase matang mencapai -57,40C dan kecepatan pergerakan awan sebesar 57 knot. Beberapa faktor tersebut mengindikasikan tanda-tanda terjadinya fenomena puting beliung
A discrete-time performance model for congestion control mechanism using queue thresholds with QOS constraints
YesThis paper presents a new analytical framework for the congestion control of Internet traffic using a
queue threshold scheme. This framework includes two discrete-time analytical models for the performance
evaluation of a threshold based congestion control mechanism and compares performance measurements through
typical numerical results. To satisfy the low delay along with high throughput, model-I incorporates one
threshold to make the arrival process step reduce from arrival rate ¿1 directly to ¿2 once the number of packets in
the system has reached the threshold value L1. The source operates normally, otherwise. Model-II incorporates
two thresholds to make the arrival rate linearly reduce from ¿1 to ¿2 with system contents when the number of
packets in the system is between two thresholds L1 and L2. The source operates normally with arrival rate ¿1
before threshold L1, and with arrival rate ¿2 after the threshold L2. In both performance models, the mean packet
delay W, probability of packet loss PL and throughput S have been found as functions of the thresholds and
maximum drop probability. The performance comparison results for the two models have also been made
through typical numerical results. The results clearly demonstrate how different load settings can provide
different tradeoffs between throughput, loss probability and delay to suit different service requirements
Performance modelling of a multiple threshold RED mechanism for bursty and correlated Internet traffic with MMPP arrival process
YesAccess to the large web content hosted all over the world by users of the Internet engage
many hosts, routers/switches and faster links. They challenge the internet backbone to operate at
its capacity to assure e±cient content access. This may result in congestion and raises concerns over
various Quality of Service (QoS) issues like high delays, high packet loss and low throughput of the
system for various Internet applications. Thus, there is a need to develop effective congestion control
mechanisms in order to meet various Quality of Service (QoS) related performance parameters. In this
paper, our emphasis is on the Active Queue Management (AQM) mechanisms, particularly Random
Early Detection (RED). We propose a threshold based novel analytical model based on standard RED
mechanism. Various numerical examples are presented for Internet traffic scenarios containing both the
burstiness and correlation properties of the network traffic
Analisis Kejadian Hujan Es Berbasis Satelit Himawari-9 Dengan Metode Rgb (Studi Kasus Jombang 24 September 2024)
Hujan merupakan salah satu unsur penting cuaca, terdapat dua jenis awan hujan. Awan konvektif tidak hanya menghasilkan hujan, tetapi berpotensi menimbulkan hujan es. Pada 24 September 2024 telah terjadi hujan es di Kabupaten Jombang yang mengakibatkan sejumlah kerusakan. satelit digunakan untuk mengetahui kondisi perawanan pada saat kejadian hujan es terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan awan konvektif yang menyebabkan hujan es. Data Satelit Himawari-9 digunakan untuk dilakukan pengolahan menggunakan Teknik (Red, Green, Blue) RGB. Metode Day Convective Storm digunakan untuk mengetahui persebaran awan tinggi yang memiliki potensi hujan es. Metode Airmass ditambahkan untuk mengetahui persebaran awan dan massa udara awan tersebut. Hasil menunjukkan bahwa terdapat awan tinggi tebal yang berpotensi hujan es di Kabupaten Jombang. Terdapat massa udara yang hangat dan lembap sehingga awan mudah terbentuk. Adanya konvergensi pada wilayah Kabupaten Jombang menimbulkan updraft sehingga mendukung pertumbuhan awan. Kecepatan angin berkisar 2,4 – 5,6 knot dan kelembapan relatif 70 – 90% yang tergolong tinggi. Nilai CAPE 1050 J/Kg dan CIN 30 J/Kg sehingga menujukkan terdapat aktivitas konveksi kuat
PENERAPAN CLOUD ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) SAAS UNTUK USAHA KECIL MENENGAH (SME) DI INDONESIA
Cloud Computing merupakan teknologi informasi yang mulai di implementasikan pada awal tahun 2000 dimana penyimpanan data dan aplikasi yang diakses melalui jaringan publik atau internet. Perangkat Lunak sebagai Layanan (SaaS) adalah layanan yang dapat digunakan dalam komputasi awan yang menerima sumber daya dan layanan komputasi dari penyedia eksternal dan memungkinkan penggunaan aplikasi bisnis dari suatu tempat yang terhubung dengan jaringan publik internet. Dengan memanfaatkan model komputasi awan, setiap pengguna dapat melakukan pertukaran data dengan lebih cepat, aman dan terintegrasi, dengan biaya yang lebih efisien dari model server tradisional sebelumnya. Bisnis model SaaS mulai banyak diadopsi oleh organisasi bisnis atau individu menggunakan layanan komputasi awan SaaS. Penerapan Software as a Service (SaaS) dengan konsep Enterprise Resource Planning (ERP) akan memberikan strategi praktis tidak hanya bagi organisasi bisnis besar yang mempertimbangkan adopsi layanan cloud SaaS, tetapi juga bagi kalangan pengusaha UMKM di Indonesia
ROMANSA CINTA PRAMUGARI, SUATU TINJAUAN PSIKOLOGI KEPRIBADIAN DALAM NOVEL “CINTA DI ATAS AWAN” KARYA GLENN ALEXEI
Sidiq Wahyu Nugroho. 2018. "The Romance of Love Stewardess, A Psychological Review of Personality in Glenn Alexei's Love Di Atas Awan Novel". Undergraduate Thesis Indonesian Language and Literature Faculty of Cultural Sciences Diponegoro University Semarang. Advisor: Laura Andri R.M, S.S., M.A. and Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.
This research is a library research, sourced from the novel Cinta di Atas Awan with the problems of the main character who experienced deterioration due to the unrequited love and ended up failing due to the existence of a third party. The deterioration of love makes the main character aware and re-open the heart to others, and ends beautifully with the anchoring of that love to his hardest friend. The author uses a theoretical psychology theory foundation that aims to analyze the personality structure of the main character in the struggle for his true love. The author uses structural theory to obtain data that is intended in the form of intrinsic elements as builders of the story which includes themes, characters and characterizations, plot, background as forming elements of literary works in the novel Cinta di Atas Awan.
The purpose of this study was to reveal the links between structural elements and examine the main character using the psychology theory of personality. The method used is the study of data collection, data analysis studies, and study of the presentation of the results of the analysis. This research produces three elements of psychology, namely id (das es), Karina Id, that is, she cries because the batis is hurt. Karina's ego (das ich) is her desire to remain Jimmy's lover. Super ego (das uber ich) Karina is that she thinks that what she is doing is wrong, that is, expecting something in vain. Karina realized that Alvin had been faithful and loved her. Emotional classification also appears in the study, namely sadness and love and reveals the romance of love.
Keywords: Struggle, Love, Personality, Structure, Psychology
Komparasi Mikrofisis Atmosfer pada Hujan Es Menggunakan Data Observasi, Model, dan Satelit (Studi Kasus: Hujan Es Sidoarjo 4 November 2024)
Kondisi hujan ekstrem di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat pengaruh kondisi labilitas atmosfer. Penelitian ini menggambarkan dinamika parameter mikrofisis yang berpengaruh dalam labilitas atmosfer ketika hujan es terjadi. Data yang digunakan yaitu data observasi radiosonde, reanalisis ERA5 ECMWF, dan Satelit Himawari-9. Kondisi hujan es di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada tanggal 4 November 2024 disebabkan oleh pertumbuhan awal Cumulonimbus (CB). Fase pembentukan, matang dan luruh berturut turut yaitu pukul 05.00 UTC, 06.10 UTC, dan 07.30 UTC. Citra kanal visibel menggambarkan bentuk awan, metode RGB menggambarkan kondisi lapisan dingin, dan citra IR menggambarkan suhu terendah yang diamati pada hujan es ini yaitu -80oC. Parameter mikrofisis vortisitas, vertical velocity, dan divergensi menunjukkan pola labil pada pukul 05.00 UTC. Nilai labilitas atmosfer pada wilayah Sidoarjo ketika pukul 00.00 UTC menunjukkan potensi adanya konveksi dengan didukung oleh kondisi yang ideal. Beberapa indeks menyatakan potensi terjadinya konveksi dan beberapa menunjukkan bahwa konveksi yang terjadi perlu dipicu oleh variabel atmosfer yang menguatka
Probing dark energy with large galaxy surveys: systematics quantification and mitigation
Dark energy is a leading theory to explain cosmic acceleration, and forthcoming astronomical surveys have been specifically designed to probe this mysterious energy component of our universe. This thesis addresses aspects of using large galaxy surveys to study dark energy, which requires an unprecedented understanding and mitigation of systematics -- a challenge that can be addressed on two fronts: quantification of the impacts of systematics, and new tools to mitigate them. Here, we specifically study the impacts of three key systematics: those induced by 1) the telescope observing strategy, 2) the Milky Way dust, and 3) uncertain photometric redshifts. Focusing on the Legacy Survey of Space and Time (LSST) carried out by the Vera C. Rubin Observatory, we quantify the impacts of LSST observing strategy on large-scale structure studies, which is a probe of dark energy. We demonstrate the effectiveness of large translational dithers -- telescope-pointing offsets -- in increasing LSST survey uniformity and reducing systematic uncertainties (Awan et al., 2016; LSST Science Collaboration et al., 2017) -- a result that has now been adopted for the baseline LSST observing strategy. We also study the impacts of Milky Way dust on dark energy science and demonstrate that ~25% of the default LSST survey area would not be useful for extragalactic static science given the Milky Way dust extinction, motivating the reconfiguration of the LSST survey footprint to avoid high-extinction regions of the sky (Lochner et al., 2018; Olsen et al., 2018). And finally, we present a new formalism that provides a novel way to correct for redshift contamination arising from photometric redshift estimation (Awan & Gawiser, 2020). Specifically, we first introduce a general formalism to correct for sample contamination for photometric galaxy samples when measuring two-point angular correlation functions, and then a new weighted estimator that assigns each galaxy a weight in each redshift bin based on its probability of being in that bin, thereby fully utilizing the probabilistic distance information available for photometric galaxies. While these techniques are motivated by preparations for LSST, they are applicable to other large galaxy surveys like Dark Energy Survey (DES), Dark Energy Spectroscopic Instrument (DESI), Hobby-Eberly Telescope Dark Energy Experiment (HETDEX), Euclid, and Wide-Field Infrared Survey Telescope (WFIRST).Ph.D.Includes bibliographical reference
Perilaku Masyarakat dalam Mengelola Sampah di Kota Bima Nusa Tenggara Barat
Sampah menjadi masalah besar perkotaan di Indonesia tidak hanya kota besar, bahkan Kota Bima.Pertanyaannya adalah bagaimanakah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah di Kota Bima NTB.Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, teknik analisismenggunakan distribusi frekuensi. Pengumpulan data melalui wawancara pemerintah denganpurposive sampling, kuesioner masyarakat menggunakan simple random sampling. Hasil penelitianmenunjukkan perilaku mayoritas masyarakat menyebabkan timbulan sampah pada kontainer, perilakumasyarakat dalam pemilahan sampah belum dilakukan, perilaku masyarakat dalam pewadahansampah sudah dilakukan, perilaku masyarakat dalam pengangkutan dan pemusnahan sampahmenggunakan jasa petugas, beberapa memusnahkan sampah dengan pembakaran dan menghayutkandi sungai, juga perilaku masyarakat masih membuang sampah sembarang tempat. Sehinggadirekomendasikan untuk memperbaiki perilaku masyarakat dengan pelatihan dan pemberdayaanmasyarakat untuk mengelola sampah, menyediakan kontainer yang terjangkau dari permukiman,pembuatan pilot project untuk merangsang motivasi masyarakat, pembuatan perda tentangpengelolaan sampah, dan membedakan jadwal pengangkutan sampah organik dan anorganik.Kata kunci: perilaku, mengelola sampah</jats:p
Simulasi Penerapan Jaringan Voip Berbasis Intranet Menggunakan Opensips
Komunikasi merupakan kebutuhan penting bagi setiap orang untuk menerima maupun memberikan informasi kepada orang lain, salah satu media komunikasi yang sering digunakan adalah telepon seluler dengan sistem jaringan Public Switch Telephone Network (PSTN). Komunikasi bagi setiap organisasi atau perusahaan sengat berperan penting untuk mendapatkan suatu informasi yang cepat untuk digunakan dalam membantu dalam berbagai bidang bisnis. Namun sifat jaringan telepon yang tertutup dan hanya badapt dikembangkan oleh provider tertentu dapat memberikan dampak terhadap pembengkakan biaya yang dikeluarkan dan fleksibilitas komunikasi. Maka untuk meminimalisir kendala tersebut salah satunya adalah dengan memanfaatkan infrastruktur Voice over Internet Protocol (VoIP). VoIP atau disebut IP telephony yaitu berkomunikasi dengan menggunakan jaringan komputer dengan perantara protocol IP, dengan demikian dilakukan penelitian tentang simulasi penerapan jaringan VoIP berbasis intranet menggunakan OpenSIPS. Pada penelitian ini dilakukan 10 kali percobaan dengan menggunakan jumlah client yang berbeda pada durasi waktu 10 menit dan 5 menit, pada percobaan yang dilakukan menggunakan Vqmanager, bandwidth yang digunakan saat melakukan panggilan sangat kecil jadi dapat menghemat biaya pada saat melakukan panggilan. Dengan dilakukan percobaan diharapkan mendapatakn b dan trfik sehingga dpt diperhitungkan ap
- …
