424 research outputs found

    Maskulinitas yang Berubah: Analisis Wacana Konten Youtube Tysna Saputra

    No full text
    Abstract Masculinity has the understanding that a man should have a strict, male and rude attitude. A man who has a gentle nature, does not like heavy sports and others will be considered a taboo in society. Masculinity that has changed in society along with the development of the times, this is indicated by the emergence of male beauty vloggers who discuss about beauty, self-care, style of dress and so on. One of them is Tysna Saputra. Through his YouTube channel, Tysna Saputra uploaded a video titled SKIN CARE GUYS at CHILDREN COST! Tysna practices self care steps for men. This, builds men's awareness to be more able to take care of themselves and not feel taboo when doing it. The method used by the author is a qualitative research method, namely by using Van Djik's critical discourse analysis techniques. The method used is online data observation and tracking using data triangulation. The author's observation was to watch Tysna's YouTube video repeatedly and explain each scene and product used. Observations made by the writer will prove that by doing self-care, will not reduce the value of masculinity that exists in a man. This will be related to Van Djik's theory of analysis. Maskulinitas memiliki pengertian bahwa seorang laki-laki sudah seharusnya memiliki sikap yang tegas, jantan dan kasar. Seorang laki-laki yang memiliki sifat lemah lembut, tidak menyukai olahraga berat dan lainnya akan dianggap sebagai hal yang tabu di maskyarakat. Maskulinitas yang telah berubah di masyarakat seiring dengan berkembangnya zaman, hal ini ditunjunkkan dengan bermunculannya para beauty vlogger laki-laki yang membahas mengenai kecantikan, perawatan diri, gaya berpakaian dan sebagainya. Salah satunya adalah Tysna Saputra. Melalui kanal YouTubenya, Tysna Saputra mengunggah video dengan judul SKIN CARE COWOK harga ANAK KOST!. Tysna mempraktekkan langkah – langkah merawat diri untuk laki-laki. Hal ini, membangun awareness kaum laki-laki untuk bisa lebih merawat diri dan tidak merasa tabu saat melakukannya. Metode yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian kualitatif, yaitu dengan memakai teknik analisis wacana kritis Van Djik. Metode yang digunakan adalah observasi dan penulusuran data online menggunakan triangulasi data. Observasi yang penulis lakukan adalah menonton video YouTube Tysna dengan berulang – ulang dan menjelaskan setiap adegan dan produk yang digunakan. Observasi yang dilakukan penulis akan membuktikan bahwa dengan melakukan perawatan diri, tidak akan mengurangi nilai maskulinitas yang ada pada seorang laki-laki. Hal ini akan dikaitkan dengan teori analisis Van Djik. Keywords beauty vlogger; masculinity; youtube; discourse analysi

    Maskulinitas yang Berubah: Analisis Wacana Konten Youtube Tysna Saputra

    No full text
    Abstract Masculinity has the understanding that a man should have a strict, male and rude attitude. A man who has a gentle nature, does not like heavy sports and others will be considered a taboo in society. Masculinity that has changed in society along with the development of the times, this is indicated by the emergence of male beauty vloggers who discuss about beauty, self-care, style of dress and so on. One of them is Tysna Saputra. Through his YouTube channel, Tysna Saputra uploaded a video titled SKIN CARE GUYS at CHILDREN COST! Tysna practices self care steps for men. This, builds men's awareness to be more able to take care of themselves and not feel taboo when doing it. The method used by the author is a qualitative research method, namely by using Van Djik's critical discourse analysis techniques. The method used is online data observation and tracking using data triangulation. The author's observation was to watch Tysna's YouTube video repeatedly and explain each scene and product used. Observations made by the writer will prove that by doing self-care, will not reduce the value of masculinity that exists in a man. This will be related to Van Djik's theory of analysis. Maskulinitas memiliki pengertian bahwa seorang laki-laki sudah seharusnya memiliki sikap yang tegas, jantan dan kasar. Seorang laki-laki yang memiliki sifat lemah lembut, tidak menyukai olahraga berat dan lainnya akan dianggap sebagai hal yang tabu di maskyarakat. Maskulinitas yang telah berubah di masyarakat seiring dengan berkembangnya zaman, hal ini ditunjunkkan dengan bermunculannya para beauty vlogger laki-laki yang membahas mengenai kecantikan, perawatan diri, gaya berpakaian dan sebagainya. Salah satunya adalah Tysna Saputra. Melalui kanal YouTubenya, Tysna Saputra mengunggah video dengan judul SKIN CARE COWOK harga ANAK KOST!. Tysna mempraktekkan langkah – langkah merawat diri untuk laki-laki. Hal ini, membangun awareness kaum laki-laki untuk bisa lebih merawat diri dan tidak merasa tabu saat melakukannya. Metode yang digunakan oleh penulis adalah metode penelitian kualitatif, yaitu dengan memakai teknik analisis wacana kritis Van Djik. Metode yang digunakan adalah observasi dan penulusuran data online menggunakan triangulasi data. Observasi yang penulis lakukan adalah menonton video YouTube Tysna dengan berulang – ulang dan menjelaskan setiap adegan dan produk yang digunakan. Observasi yang dilakukan penulis akan membuktikan bahwa dengan melakukan perawatan diri, tidak akan mengurangi nilai maskulinitas yang ada pada seorang laki-laki. Hal ini akan dikaitkan dengan teori analisis Van Djik. Keywords beauty vlogger; masculinity; youtube; discourse analysi

    Review on Compilation of Financial Statement Based on SAK ETAP (Financial Accounting Standard for Small and Medium Entities) at PT. RIZKY SAPUTRA in Periode September 2014

    No full text
    The research has been done in PT. Rizki Saputra in Bandung, Indonesia. The purpose of the research is to the preparation of financial statement based on SAK ETAP (Financial Accounting Standard for Small and Medium Entities) at PT. Rizky Saputra period September 2014 applicable for UMKM (Small and Medium Entities) in Indonesia. The method used is descriptive research, which aims to provide a clear picture of the state of the company, which acquired the data, collected and analyze and compared with the theories and the existing litelature on the litelature review in order to obtain a conclucion. Based on the results of the research, preparation of financial statements at PT. Rizki Saputra has been conducted by the author in accordance with SAK ETAP (Financial Accounting Standard for Small and Medium Entities) applicable in Indonesia. From this research, the researcher compose financial statement same with the rule of SAK ETAP (Financial Accounting Standard for Small and Medium Entities).   Keywords : Compilation Financial Statement, SAK-ETA

    Analysis of Factors Affecting Economic Growth in Bangka Belitung Province, Indonesia with LSDV And FGLS Methods

    No full text
    The Least Square Dummy Variable (LSDV) method can be used to estimate parameters in the panel data regression model incomplete one-way fixed effect. To produce the best model with GDP data of GRASB. Variables that do not occur heteroscedasticity and models that meet the smallest sum square of error is the variable Mining and Processing Industry, this variable affects the per capita income. The Feasible Generalized Least Square (FGLS) method can be used to estimate the regression parameters for incomplete panel data for a one-way random effect. In this model produce the best model with non-oil and gas GRDP data. The variables that fulfill it are the processing Industry, service, and agriculture of Forestry and Fishery.  Therefore looking at the above model can be concluded non-oil and Gas GRDP has three factors that affect per capita income in Bangka Belitung. This should be a reference of local governments to further improve the quality or production in agriculture and services because this potential is more promising for the future. Software used to analyze data in this paper is with R

    PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI TANDA-TANDA BALIGH DI SDN 78 KENDARI

    No full text
    Materi tanda-tanda baligh dalam Pendidikan Agama Islam sering kali sulit dipahami siswa sekolah dasar karena bersifat abstrak dan sensitif. Berdasarkan kondisi di kelas IV SDN 78 Kendari, proses pembelajaran masih mengandalkan metode ceramah yang membuat siswa kurang aktif dan merasa canggung. Rumusan masalah penelitian, bagaimana mengembangkan video pembelajaran interaktif yang sesuai untuk menyampaikan materi tanda-tanda baligh agar mudah dipahami. Tujuan penelitian, menghasilkan video pembelajaran interaktif yang layak digunakan dan menarik serta dapat meningkatkan pemahaman siswa. Research and Development (R&D) dipilih sebagai metode dengan model ADDIE yang mencakup lima tahapan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian ini dinilai sangat layak digunakan oleh ahli media dengan rata-rata 90,74% dan oleh ahli materi dengan rata-rata 87,27%. Implementasi terhadap 17 siswa menunjukkan respon positif dengan nilai rata-rata 89,41%. Kesimpulannya, video pembelajaran yang di kembangkan sangat layak dan mudah digunakan dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi tanda-tanda baligh sebagai pembelajaran alternatif

    Kajian Formulasi Bahan Penyusun Produk Spray-Dent sebagai Pembersih Gigi pada Anak Usia Dini

    No full text
    Abstrak Produk-produk perawatan gigi yang beredar di pasaran tersedia dalam berbagai jenis dan fungsi. Spray-Dent adalah produk pembersih gigi yang terdiri dari bahan herbal dan bahan aditif tanpa deterjen yang aman dan mudah dalam pengaplikasiannya untuk anak usia dini. Bahan herbal yang terdapat pada produk Spray-Dent adalah ekstrak daun sirih hijau dan perasan jeruk nipis, sedangkan bahan aditif yang terdapat pada produk Spray-Dent adalah perisa jeruk, sorbitol, dan air. Pada penelitian ini dilakukan uji karakteristik Spray-Dent dengan berbagai variasi konsentrasi ekstrak daun sirih hijau dan perasan jeruk nipis. Perbandingan ekstrak daun sirih hijau dan perasan jeruk nipis dari masing-masing sampel adalah kontrol = 0% : 0%, formula 1 = 0,1% : 1%, formula 2 = 0,2% : 2%, formula 3 = 0,3% : 3%, dan formula 4 = 0,4% : 4%. Uji karakteristik pada penelitian ini adalah uji antimikroba, uji iritasi, uji organoleptik, uji pH, uji viskositas, uji homogenitas, pemeriksaan pola semprot, dan uji bobot penyemprotan. Formula terbaik ditentukan dengan menggunakan metode Simple Additive Weight (SAW) dengan parameter warna, aroma, rasa, kemampuan antimikroba, dan sifat mengiritasi pada kulit. Formula terbaik dari formulasi Spray-Dent adalah formula 4 dengan nilai 0,77. Setelah itu dilakukan uji penerimaan konsumen pada formula terbaik Spray-Dent dengan parameter warna, aroma, rasa, cara pemakaian, dan keamanan produk. Penilaian tingkat penerimaan konsumen pada produk Spray-Dent adalah warna: 3,15, aroma: 3,05, rasa: 3, cara pemakaian: 4,1, dan keamanan produk: 4,05. Kata kunci: pasta gigi, spray-dent, anak usia dini, daun sirih hijau, jeruk nipi

    PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP NIAT BERKUNJUNG KEMBALI: PERAN MEDIASI DESTINATION IMAGE

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kualitas layanan dan niat Kembali , serta peran Destination image sebagai mediator. Respondennya adalah wisatwan yang berkunjung sebelumnya ke destinasi wisata Golden Goose Hill atau yang dikenal dengan bukit angsa emas, yang ditentukan melalui kuesioner terstruktur dengan jumlah sampel 260 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei cross-sectional. Hasilnya menetapkan bahwa kualitas layanan berdampak positif terhadap niat untuk berkunjung kembali. Selain itu, kualitas layanan ditemukan memiliki pengaruh positif terhadap Destination image. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa Destination image berpengaruh signifikan terhadap niat berkunjung kembali. Destination image didirikan untuk memediasi dampak kualitas layanan terhadap niat berkunjung kembali. Temuan ini memberikan kontribusi berharga terhadap literatur yang ada mengenai pemasaran dan pariwisata. Perusahaan Pengelola Destinasi (DMC) disarankan untuk mempertimbangkan kualitas layanan dan Destination image ketika mengembangkan strategi untuk meningkatkan niat berkunjung kembali wisatawan

    Kepuasan Wisatawan: Analisis Hubungan Antara Antesedennya dan Niat Kunjungan Kembali

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan wisatawan dan niat berkunjung kembali dengan memilih secara acak 191 wisatawan yang pernah ke Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang. Hasil pemodelan persamaan struktural menunjukkan adanya hubungan positif antar variabel eksogen; keramahan pelayanan dan perilaku masyarakat dengan kepuasan wisatawan secara keseluruhan. Hal ini semakin menegaskan adanya hubungan positif yang signifikan antara kepuasan wisatawan secara keseluruhan dan niat mereka untuk kembali. Semua hubungan tersebut signifikan secara statistik pada tingkat signifikansi 5%. Studi ini memberikan referensi penting bagi peneliti masa depan, pengelola destinasi dan pembuat kebijakan industri pariwisata Pangkalpinang

    ANALYSIS OF THE EFFECT OF DIVIDEND PAYOUT RATIO AND FIRM SIZE ON COMPANY VALUE WITH PROFITABILITY AS A MEDIATING VARIABLE IN THE ENERGY SECTOR ON THE INDONESIA STOCK EXCHANGE

    No full text
    This study aims to analyze the effect of Dividend Payout Ratio (DPR) and Firm Size on Company Value (PBV) with Profitability (ROE) as a mediating variable in energy sector companies on the Indonesia Stock Exchange for the 2018–2024 period. The method used is Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results showed that DPR and Firm Size did not have a significant effect on ROE or PBV, and ROE also did not have a significant effect on PBV. Thus, ROE does not mediate the relationship between these variables. The insignificance of this influence reflects the characteristics of the energy sector which is volatile, capital-intensive, and facing a new and renewable energy transition. Investors pay more attention to asset efficiency, sustainable profitability, and capital structure than dividend policies or company scale
    corecore