1,721,117 research outputs found
ANALISIS PENGELOLAAN DAN DAMPAK PENGGUNAAN DANAPEMBIAYAAN JAMKESMASDI RSUD HASANNUDIN DAMRAH KABUPATEN BENGKULU SELATAN
Dana APBN untuk pembiayaan program Jamkesmas di RSUD Hasannudin Damrah Bengkulu Selatan setiap tahunnya bervariasi, bahkan pada tahun 2011 terjadi penurunan, hal ini dikarenakan adanya penambahan dana dari sisa lebih
perhitungan anggaran (silpa) yang tergolong tinggi pada tahun sebelumnya. Dari data di atas maka dapat dilihat adanya perbedaan pembiayaan program Jamkesmas pada setiap tahunnya. Isu pembiayaan Jamkesmas di Bengkulu Selatan saat ini merupakan polemik di masyarakat. Masyarakat menilai
penggunaan dan pemanfaatan biaya Jamkesmas sudah dikelolah dengan baik, tetapi masih sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) pada tahun sebelumnya masih tinggi. Hal ini sangat berlawanan dengan jumlah pengguna jamkesams yang tergolong banyak setiap tahunnya. Tujuan dalam penelitian ini yaitu Untuk menganalisis carapengelolaandana pembiayaan program Jamkesmas di RSUD Hasannudin Damrah Kebupaten Bengkulu Selatan dan untuk mengetahui dampak penggunaan dana pembiayaan program Jamkesmas di RSUD Hasannudin Damrah Kebupaten Bengkulu Selatan pada kelancaran program Jamkesmas.
Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatifdengan menggunakan panduan wawancara sebagai alat pengumpulan data.Penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan mengenai suatu fenomena atau kenyataan dengan menggunakan narasi. Dengan wawancara, penulis hendak menganalisis pengelolaan dana pembiayaan Jamkesmas dan dampak penggunaan dana pembiayaan Jamkesmas.Sampel dari pengelola
program Jamkesmas di ambil secara total sampling yang merupakan pengambilan 9 sampel secara menyeluruh dari populasi yang sedikit atau kecil yaitu 20 orang
yang terdiri dari Direktur RSUD Hasannudin Damrah Kabupaten Bengkulu Selatan, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Hasannudin Damrah Kabupaten Bengkulu Selatan, Kepala Sub Bagian Keuangan RSUD Hasannudin Damrah Kabupaten Bengkulu Selatan, Ketua Tim Pengelola Jamkesmas, Wakil Ketua Tim Pengelola Jamkesmas, Sekretaris Tim Pengelola Jamkesmas, Bendahara Tim Pengelola Jamkesmas dan 13 orang Angota Tim Pengelola Jamkesmas.Hasil penelitian ini adalah pengelolaan dana pembiayaan program Jamkesmas di RSUD Hasannudin Damrah Kebupaten Bengkulu Selatan sudah sesuai dengan pedoman pelaksanaan program jamkesmas, namun pengaturan selisih dana pendapatan klaim Jamkesmas diatur oleh kebijakan pemerintah daerah belum di analisa secara tepat, pemanfaatan dana sisa klaim dikoordinasikan kepada
pemerintah daerah belum mengacu pada pendapat pihak pengelola Jamkesmas di rumah sakit, pengelola keuangan belum memnfaatkan menggunakan software INA-CBG’s sudah tersedia, pertanggungjawaban belum di verifikasi
menggunakan software verifikasi klaim Jamkesmas dan dampak penggunaan danapembiayaan program Jamkesmas di RSUD Hasannudin Damrah Kebupaten Bengkulu Selatansudah dirasakan masyarakat dengan manfaat terbayarnya klaim rawat inap,terbayarnya klaim rawat jalan,terbayarnya jasa medis, terbayarnya jasa pelayanan dan terbayarnya jasa sarana prasarana kesehatan
Kinerja Perawat RSUD Hasanuddin Damrah Manna
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh locus of control, self efficacy
dan self esteem terhadap kinerja perawat pada RSUD Hasanuddin Damrah Manna.
Sampel dalam penelitian ini sebanyak 162 orang perawat yang bekerja pada RSUD
Hasanuddin Damrah Manna dan telah menjadi PNS, karena semua populasi dalam
penelitian ini dijadikan sampel, maka metode pengambilan sampel dengan cara
sensus. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis yang
digunakan adalah regresi linier berganda, koefesien determinasi dan pengujian
hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perhitungan persamaan regresi linier
berganda dapat diketahui bahwa X1 (Locus of control), X2 (Self Efficacy) dan X3
(Self Esteem) mempunyai pengaruh terhadap Kinerja (Y), dengan hasil uji regresi
: Y = 10,422 + 0,172X1+0,257X2 + 0,335 X3
.
Nilai koefesien determinasi sebesar
dari R square yaitu sebesar sebesar 0324. Hal ini berarti bahwa X1 (Locus of
control), X2 (Self Efficacy ) dan X3 (Self Esteem) berpengaruh terhadap Kinerja
(Y) sebesar 32,4 % sedangkan sisanya 67,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor
penyebab lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil
pengujian dengan uji t, hipotesis yang dibuat membuktikan ada pengaruh. Variabel
X1 (Locus of control), X2 (Self Efficacy ) dan X3 (Self Esteem) menunjukkan nilai
t
hitung
lebih besar dari t
tabel
dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Artinya X1
(Locus of control), X2 (Self Efficacy ) dan X3 (Self Esteem), memiliki pengaruh
yang positif dan signifikan secara partial terhadap kinerja (Y) perawat pada RSUD
Hasanuddin Damrah Manna. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan uji F,
nilai F
hitung
> F
tabel
(25,221 > 3,05) dan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 artinya
terdapat pengaruh secara simultan dari X1 (Locus of control), X2 (Self Efficacy )
dan X3 (Self Esteem), terhadap kinerja (Y) perawat pada RSUD Hasanuddin
Damrah Manna
Kata Kunci : Kinerja Perawat, Locus of control, Self Efficacy, Self Estee
EVALUASI PENGELOLAAN SAMPAH PADAT MEDIS DAN NON MEDIS RUMAH SAKIT HASANUDDIN DAMRAH MANNA KABUPATEN BENGKULU SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan sampah padat
(medis dan non medis) di Rumah Sakit Hasanuddin Damrah Manna berdasarkan
kriteria Kepmenkes RI No.1204/Menkes/SK/X/2004 tentang persyaratan kesehatan
lingkungan rumah sakit. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Hasanuddin
Damrah Manna Kabupaten Bengkulu Seletan. Waktu penelitian pada bulan Agustus
sampai dengan Oktober 2019. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data pengelolaan sampah padat
dikumpulkan melalui wawancara dengan supervisi pengelolaan sampah dan petugas
pengelolaan Sampah sebanyak 15 orang. Selanjutnya penilaian kesesuaian
pengelolaan sampah di Rumah Sakit Hasanudin Damrah Kota Manna dengan acuan
standar Peraturan Menteri Kesehatan RI No.1204/Menkes/SK/X/2004. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah Rumah Sakit Hasanuddin
Damrah Manna masih belum sepenuhnya sesuai dengan Kepmenkes RI
No.1204/Menkes/SK/X/2004. Aspek pemilahan, pengumpulan, dan pengangkutan
masih tergolong “cukup sesuai, sedangkan aspek penyimpanan dan pengolahan
sudah sesuai dengan Kepmenkes RI No.1204/Menkes/SK/X/2004.
Kata kunci : Pengelolaan, Sampah Padat, Rumah Saki
Evaluasi Pengelolaan Sampah Padat Medis Dan Non Medis Rumah Sakit Hasanuddin Damrah Manna Kabupaten Bengkulu Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan sampah padat (medis dan non medis) di Rumah Sakit Hasanuddin Damrah Manna berdasarkan kriteria Kepmenkes RI No.1204/Menkes/SK/X/2004 tentang persyaratan kesehatan lingkungan rumah sakit. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Hasanuddin Damrah Manna Kabupaten Bengkulu Seletan. Waktu penelitian pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2019. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data pengelolaan sampah padat dikumpulkan melalui wawancara dengan supervisi pengelolaan sampah dan petugas pengelolaan Sampah sebanyak 15 orang. Selanjutnya penilaian kesesuaian pengelolaan sampah di Rumah Sakit Hasanudin Damrah Kota Manna dengan acuan standar Peraturan Menteri Kesehatan RI No.1204/Menkes/SK/X/2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah Rumah Sakit Hasanuddin Damrah Manna masih belum sepenuhnya sesuai dengan Kepmenkes RI No.1204/Menkes/SK/X/2004. Aspek pemilahan, pengumpulan, dan pengangkutan masih tergolong “cukup sesuai, sedangkan aspek penyimpanan dan pengolahan sudah sesuai dengan Kepmenkes RI No.1204/Menkes/SK/X/200
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEBIDANAN DI RSUD HASANUDDIN DAMRAH MANNA
The documentation in the Indonesian dictionary is a written / printed letter that can be used as evidence (such as birth certificate, marriage certificate, treaty, etc.). The purpose of this study is known to the relationship of factors (knowledge, education and years of service) with the completeness of documentation of midwifery care at Hasanuddin Damrah Hospital in Manna, Bengkulu Selatan Regency. This research is an Analytical Survey research with cross sectional design method. The population in this study were all midwives in RSUD Hasanuddin Damrah Manna, totaling 138 people. Samples were taken using a purposive sampling technique totaling 38 people. Collecting data using primary data that is direct observation and questionnaires distributed to midwives in RSUD Hasanuddin Damrah Manna Kabupaten Bengkulu Selatan and secondary data collected from the room documentation and patient status in RSUD Hasanuddin Damrah Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Analysis using the chi-square test and linear logistic regression (logistic regression linear). The results showed the completeness of documentation of midwifery care at Hasanuddin Damrah Hospital in Bengkulu Selatan Regency in the complete category of 22 respondents, knowledge of midwives in the good category of 21 respondents, midwife education in the academic category of 25 respondents, the working period of midwives in the old category of 25 respondents. There is a relationship of knowledge and education with the completeness of documentation of midwifery care and there is no relationship of work period with the completeness of documentation of midwifery care at Hasanuddin Damrah Hospital in South Bengkulu Regency. It is hoped that the hospital can emphasize the importance of completing patient medical documentation because it is very useful to know the patient's history in the future as well as accountability if there are problems regarding the actions given in the future by conducting seminars or training in completing midwifery documentation. It is hoped that midwives can improve their abilities through seminars and workshops on midwifery documentation.Dokumentasi dalam kamus besar Bahasa Indonesia adalah surat yang tertulis/tercetak yang dapat dipakai sebagai bukti keterangan (seperti akta kelahiran, surat nikah, surat perjanjian, dan sebagainya). Tujuan penelitian ini diketahui hubungan faktor (pengetahuan, pendidikan dan masa kerja) dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan kebidanan di RSUD Hasanuddin Damrah Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian Survey Analitik dengan metode rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan di RSUD Hasanuddin Damrah Manna yang berjumlah 138 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 38 Orang. Pengumpulan data menggunakan data primer yaitu observasi langsung dan kuesioner yang disebarkan kepada bidan di RSUD Hasanuddin Damrah Manna Kabupaten Bengkulu Selatan serta data sekunder yang dikumpulkan dari dokumentasi ruangan dan status pasien di RSUD Hasanuddin Damrah Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Analisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik linier (logistic regression linear). Hasil penelitian menunjukan Kelengkapan pendokumentasian asuhan kebidanan di RSUD Hasanuddin Damrah Manna Kabupaten Bengkulu Selatan dalam kategori lengkap sebanyak 22 responden, pengetahuan bidan dalam kategori baik sebanyak 21 responden, pendidikan bidan dalam kategori akademik sebanyak 25 responden, masa kerja bidan dalam kategori lama sebanyak 25 responden. Ada hubungan pengetahuan dan pendidikan dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan kebidanan dan tidak ada hubungan masa kerja dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan kebidanan di RSUD Hasanuddin Damrah Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bidan melalui seminar dan workshop tentang pendokumentasian asuhan kebidanan
Penerapan Metode Customer Satisfication Indeks (CSI) Dalam Pengukuran Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kesehatan Di Rsud Hasanuddin Damrah Manna
Hasanuddin Damrah Manna Regional General Hospital is one of the Regional General Hospitals in Bengkulu Province. So far, the Hasanuddin Damrah Manna Regional General Hospital already has a health service evaluation system based on the results of measuring the level of patient satisfaction, but the evaluation system is still manual in nature where the hospital distributes questionnaires to each patient to provide an assessment of satisfaction with the services provided by the hospital. Hasanuddin Damrah Manna Regional General Hospital. The application of the Customer Satisfication Index (CSI) method in measuring the level of patient satisfaction with health services at the Hasanuddin Damrah Manna Regional General Hospital can help the hospital in managing the results of assessing patient satisfaction with health services at the Hasanuddin Damrah Manna Regional General Hospital and can provide information results of measuring the level of patient satisfaction with health services at the Hasanuddin Damrah Manna Regional General Hospital as evaluation material to improve service quality. The application of the Customer Satisfication Index (CSI) method in measuring the level of patient satisfaction with health services at Hasanuddin Damrah Manna Regional General Hospital can be accessed online via the url link https://kepuasanrsudhasanuddindamrahmanna.my.id Based on the results of the demo program that has been carried out, 10 The respondent succeeded in providing an assessment of the application online using the respondent code that was obtained from the Hasanuddin Damrah Manna Regional General Hospital and the operator can also see the output of the satisfaction assessment results which will be given to the Head of the Hospital for evaluation. From the results of the assessment given by the 10 respondents, the results showed that the level of patient satisfaction with health services at the Hasanuddin Damrah Manna Regional General Hospital was Very Satisfied with a CSI (Customer Satifaction Index) value of 80.85%
Beban Kerja Di Unit Administrasi Rumah Sakit Hasanuddin Damrah Manna
Mutu pelayanan rumah sakit sangat di pengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya yang paling dominan adalah sumber daya manusia (SDM). SDM di rumah sakit terdiri dari berbagai macam tenaga kerja professional, salah satunya adalah tenaga kerja administrasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran beban kerja unit administrasi di RSUD Hasanuddin Damrah Manna. Metode penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan metode rancangan survei observasional. Besarnya sampel dalam peneliti ini mengunakan rumus Slovin sebanyak 45 responden. Metode pengambilan sampel di penelitian ini non probability sampling dengan purposive sampling. Karakteristik tenaga administrasi RSUD Hasanuddin Damrah Manna mayoritas berjenis kelamin perempuan 32 responden (71,1%), dengan usia mayoritas >35 tahun sebanyak 19 responden (42,2%), tingkat pendidikan mayoritas responden S1 sebanyak 28 responden (62,2%) dan masa kerja mayoritas 0-5 tahun sebanyak 17 responden (37,8%). Beban kerja waktu mayoritas rendah dengan total responden berjumlah 38 responden (84,4%), beban kerja mental rendah mayorotas sedang dengan total responden berjumlah 33 responden (73.3%) dan pada beban kerja fisik mayorotas rendah dengan total responden berjumlah 23 responden (51.1%). Kesimpulan hasil penelitian berdasarkan beban kerja keseluruhan di unit administrasi manajerial RSUD Hasanuddin Damrah Manna dapat memberikan gambaran bahwa beban kerja mayoritas tergolong rendah sebanyak 28 responden (62.2%) sedangkan yang lainnya di kategori beban kerja sedang berjumlah 17 responden (37.8%)
The Effect of Service Quality and Facilities on Hospitalization Patient Satisfaction Hasanuddin Damrah Manna Hospital
Health problems have become a basic need for society. With the increase in people's living standards, the demand for quality health is also increasing. The purpose of this study was to determine the effect of service quality and facilities on inpatient satisfaction at Hasanuddin Damrah Manna Hospital. This study focuses on the effect of service quality and facilities on inpatient satisfaction at Hasanuddin Damrah Manna Hospital. This study used a quantitative research approach, data collection used research instruments, data analysis was statistical with the aim of testing the hypotheses that had been set. Based on the characteristics of the research, a sample of 89 people was obtained. The results of this study indicate that service quality has a significant positive effect on the inpatient satisfaction at Hasanuddin Damrah Manna Hospital. Judging from the results of the t test for the variable quality of service (X1) on patient satisfaction (Y) shows that tcount is greater than ttable (0.000 > 0.05). Facilities have a significant positive effect on inpatient satisfaction at Hasanuddin Damrah Manna Hospital. The Facility variable (X2) on patient satisfaction (Y) tcount is greater than ttable (0.000 > 0.05). The quality of services and facilities simultaneously influence the satisfaction of inpatients at Hasanuddin Damrah Manna Hospital. That the value of Fcount> Ftable, namely 925,583> 3.104
The Influence of Service Quality on Patient Satisfaction at the Hasanudin Damrah Manna Regional General Hospital, South Bengkulu Regency
The purpose of this study is to test whether there is an effect of service quality (X) on patient satisfaction (Y) at Hasanuddin Damrah Regional General Hospital Manna, South Bengkulu Regency, always tries to provide the best for all patients. This is to provide satisfaction for all patients at Hasanuddin Damrah Manna General Hospital, South Bengkulu Regency. This type of research used quantitative research. The sample used in this study was 80 patients from Hasanuddin Damrah Regional General Hospital Manna, South Bengkulu Regency. Data collection was carried out by distributing questionnaires. Data analysis used is validity, reliability, simple linear regression, normality, coefficient of determination, correlation coefficient, hypothesis testing. Based on the results of research on the effect of service quality on patient satisfaction at Hasanuddin Damrah Regional General Hospital Manna. So the following conclusions can be drawn: Simple linear regression analysis shows Y = 4,666 + 0,770 (X) this illustrates the positive regression direction. This means that there is a positive influence between Service Quality (X) on Patient Satisfaction (Y). This means that every variable of Service Quality increases, Patient Satisfaction will also increase. The results of the t test at a significant level of 0.05. on the table 4.10 it can be seen that t count (12,133) > T table (1,990), then the hypothesis is accepted explaining that the service quality variable shows a significant effect on service quality on patient satisfaction at Hasanuddin Damrah Regional General Hospital Manna. The value of the coefficient of determination is 0.645. this shows that the effect of service quality on patient satisfaction is 65.4% while the remaining 34.6% is influenced by other variables not examined in this study
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN GERIATRI DENGAN KRITERIA BEERS 2019 DI RSUD HASANUDDIN DAMRAH MANNA 2020
Pasien geriatri mengalami sebuah proses degeneratif yang dapat menyebabkan
penurunan kemampuan fungsi organ tubuh sehingga menimbulkan berbagai penyakit
degeneratif, hal tersebut menyebabkan pasien geriatri sering menerima resep
polifarmasi. Penggunaan resep polifarmasi menyebabkan terjadinya potensi
peresepan yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
Potentially Inappropriate Medications (PIMs) penggunaan obat berdasarkan kriteria
Beers 2019 pada pasien geriatri rawat inap di RSUD Hasanuddin Damrah Manna.
Penelitian ini bersifat noneksperimen dengan metode deskriptif, pengambilan sampel
secara retrospektif yang dilakukan berdasarkan analisa dari rekam medik dan instalasi
rawat inap di RSUD Hasanuddin Damrah Manna pada periode Januari-Desember
2020. Variabel penelitian adalah kejadian Potentially Inapropriate Medication
(PIMs) yaitu pengobatan yang berpotensi tidak tepat pada pasien geriatri rawat inap
di RSUD Hasanuddin Damrah Manna berdasarkan Kriteria Beers 2019. Pengambilan
sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dari 2125
rekam medik kemudian dihitung dengan rumus slovin didapatkan data sampel
sebanyak 325 data yang masuk ke dalam kriteria inklusi. Data dianalisis berdasarkan
guideline American Geriatrics Society Beers Criteria 2019. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dari 325 pasien geriatri di RSUD Hasanuddin Damrah yang
masuk dalam kriteria inklusi terdapat 123 (37,85%) teridentifikasi Potentially
Inappropiate Medications (PIMs). Obat yang termasuk ke dalam Potentially
Inappropiate Medications terbanyak yaitu pada kategori 3 furosemid (35,48%), ka
tegori 1 alprazolam (13,44%), kategori 5 ranitidin (11,83%), dan kategori 3
spironolakton (10,75%), dan pada kategori 2 ada asam mefenamat (1,61%).
Kata kunci: geriatri, potentially inappropriate medications, Beers Criteria 2019,
Lanjut usi
- …
