954 research outputs found

    Interview with Melanie Rae Thon

    No full text
    native of Montana, Melanie Rae Thon is an award-winning short story and novel author who lives in Salt Lake City and teaches at the University of Utah

    Francis Bacon, John Rae, and the economics of competitiveness

    No full text
    John Rae and the contemporary proponents of the economics of competitiveness assert that traditional treatments of economic growth, development, and trade have not taken into account the ability of technological progress to overcome diminishing returns to investment. Unlike the contemporary advocates of competitiveness, Rae did not fall into the trap of insisting that the costs of technical knowledge determine its productiveness

    The RAE-ification of Tourism Research in the UK

    No full text
    Whereas those working on the inside of tourism generally feel that tourism research is making good progress, the 2001 Research Assessment Exercise (RAE) in the UK offered an outsiders' assessment of UK tourism research that was less benign. This paper examines the results and consequences of the RAE based on an examination of the submissions made by UK higher education institutions. It describes the position of tourism in the RAE and focuses on three key issues—structure, outcomes and visibility. It invokes Kuhnian and Foucauldian perspectives to foreground hidden consequences of the RAE (termed RAE-ification by the author) that threaten the development of UK tourism research. The article concludes that tourism research, finding itself on the periphery of UK research, faces similar problems to those faced by peripheral tourism regions

    Fortissat Science Alliance podcast: Henry Rae

    No full text
    Henry Rae was a technician in the School of Medicine at the University of St Andrews. He took part in the Fortissat Science Alliance podcast recordings in March 2021.What is the Fortissat Science Alliance?The Fortissat Science Alliance was a Wellcome Trust & Children In Need "Curiosity" project. This scheme provided informal STEM learning opportunities for young people who attended the community centre Getting Better Together Shotts (GBT Shotts) between 2019 and 2023. Due to the COVID-19 pandemic, deliveries had to pivot online so the podcast was founded. These recordings were made via Zoom with warm-up STEM activities sent to every young person in advance, along with a profile page for each researcher, so that they were relaxed and able to ask excellent questions.Link to episode on Spotify.Depending on the broadcast date, podcast deliveries were co-sponsored by Glasgow Science Festival, EXPLORATHON 2021, or EXPLORATHON 2022/23.For the duration of the project, it was supported jointly by Children in Need and the Wellcome Trust. In 2021, EXPLORATHON episodes were supported by the European Commission [grant agreement ID 101036101]. In 2022-23, EXPLORATHON episodes were supported by the Engineering & Physical Sciences Research Council [grant number EP/X020894/1].Author contributions to contentHenry Rae was the guest featured on this episode. Rebecca Hay was the youth worker coordinating the young people who conducted the interviews as well as co-editing and broadcasting the recordings. Iain Hamilton co-edited the episodes. Kirsty Ross was the STEM consultant for the project and uploaded completed episodes to Figshare.</p

    The RAE-ification of Tourism Research in the UK

    No full text
    Whereas those working on the inside of tourism generally feel that tourism research is making good progress, the 2001 Research Assessment Exercise (RAE) in the UK offered an outsiders' assessment of UK tourism research that was less benign. This paper examines the results and consequences of the RAE based on an examination of the submissions made by UK higher education institutions. It describes the position of tourism in the RAE and focuses on three key issues—structure, outcomes and visibility. It invokes Kuhnian and Foucauldian perspectives to foreground hidden consequences of the RAE (termed RAE-ification by the author) that threaten the development of UK tourism research. The article concludes that tourism research, finding itself on the periphery of UK research, faces similar problems to those faced by peripheral tourism regions

    On Such a Full Sea of Novels: An Interview with Chang-rae Lee

    No full text
    An interview with author Chang-rae Lee

    UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA FABEL DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA POP UP

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan penulis selama melaksanakan kegiatan belajar pada waktu PPL di SMP Handayani I Banajaran tentang minat dan kemampuan siswa dalam menulis cerita yang masih rendah. Penggunaan media pop up diharapkan dapat membantu memudahkan siswa dalam mendapatkan ide dan mengembangkan ide dalam pembelajaran menulis cerita fabel. Permasalahan yang akan dibahas pada penelitian ini bagaimana proses perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran menulis cerita fabel dengan menggunakan media pop up. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perencanaan pembelajaran menulis cerita fabel dengan menggunakan media pop up; (2) pelaksanaan pembelajaran menulis cerita fabel dengan menggunakan media pop up; (3) hasil pembelajaran menulis cerita fabel dengan menggunakan media pop up. Pop up adalah salah satu buku yang memiliki kelebihan dalam tampilan isi buku yang menarik dan dapat bergerak jika dibuka halamannya. Penelitian ini dilakukan kepada kelas VII-A SMP Handayani 1 Banjaran yang berjumlah 29 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pop up dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fabel. Dari 29 orang siswa saat pembelajaran menulis cerita fabel dengan menggunakan media pop up dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita fabel dan membantu mengembangkan ide. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase total skor yang di peroleh pada setiap aspek aktivitas guru dan siswa yaitu sebagai berikut. (1) aktivitas guru pada siklus I dengan persentase total skor yang diperoleh yaitu 86,60% meningkat menjadi 92,85% pada siklus II. (2) aktivitas siswa pada siklus I dengan persentase total skor yang diperoleh yaitu 75% meningkat menjadi 85,71% pada siklus II. Data tersebut menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan proses dari segi guru dan siswa dalam pembelajaran menulis fabel menggunakan media pop up. Peningkatan hasil belajar siswa terjadi peningkatan dari siklus I ke siklu II yaitu sebagai berikut. (1) total nilai seluruh siswa pada siklus I mencapai 1856,25, (2) nilai rata-rata siswa yaitu 68,75. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu (1) total nilai mencapai 2117,25, (2) nilai rata-rata siswa yaitu 78,41

    Rae

    No full text
    Rae is a memoir as told through a collection of vignettes. The narrative circles issues of anxiety and the process of self-discovery. The stories are memories organized by issue. The memoir’s non-linear, topic-based organization draws connections between individual moments and follows the author’s attempt to come to terms with familial expectations and her own anxiety. The vignettes emphasize the differences by using the ordinary nature of the titles to convey the common experience of a spiritual journey and the author’s attempt to find her identity as a child and an adult. The writing process and product are the organic journey of the author and the recognition and self-acceptance that came as a result

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI MELALUI STRATEGI CRITICAL INCIDENT PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 CIPARAY TAHUN AJARAN 2017-2018

    No full text
    Dalam pendidikan saat ini, guru sering mendapat kesulitan dalam pembelajaran. Misalnya bingung menentukan strategi yang hendak digunakan padahal banyak sekali strategi pembelajaran yang dapat digunakan seperti strategi Critical Incident (pengalaman penting/pribadi). Guru-guru di SMPN 2 Ciparay terbilang sangat jarang memakai strategi ini. Oleh karena itu, peneliti melakukan tindak lanjut dengan menerapkan Strategi Critical Incident dalam pembelajaran menulis teks. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan strategi Critical Incident dalam pembelajaran menulis teks siswa kelas VIII F SMPN 2 Ciparay. Penelitian ini berfokus kepada (1) Perencanaan penggunaan strategi Critical Incident dalam meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi. (2) Pelaksanaan menulis teks eskplanasi dengan menggunakan strategi Critical Incident. (3) hasil kemampuan menulis teks eskplanasi menggunakan strategi Critical Incident. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Data penelitian ini dikumpulkan dengan cara menggunakan instrument, pengumpulan data yaitu penelitian sebagai istrumen utama. Peneliti bertindak sebagai pengumpul data melalui teknik observasi, teknik wawancara, angket/kuesioner dan tes hasil belajar siswa. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII F SMPN 2 Ciparay yang berjumlah 39 siswa terdiri dari 24 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Berdasarkan analisis data, strategi Critical Incident dapat meningkatkan pembelajaran menulis. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari skor angket persepsi siswa terhadap strategi Critical Incident 32 (82%) siswa yakni lebih bertambah pemahaman menulis teks dengan menggunakan strategi Critical Incident. Jika ditinjau dari setiap instrumen yang digunakan dalam penelitian mengalami peningkatan rata-rata skor tes awal/prasiklus 68, meningkat pada siklus 1 menjadi 76 namun belum memenuhi KKM, dan terjadi peningkatan pada skor tes siklus 2 menjadi 88. Selain itu, dapat terlihat pada lembar observasi yang sesuai dengan skala penilaian yang ditetapkan menunjukan peningkatan, yaitu pada siklus pertama jumlah rata-rata dikategorikan prestasi tingkat cukup aktif, sedangkan pada siklus kedua terdapat peningkatan dengan prestasi tingkat aktif. Berdasarkan temuan-temuan penelitian disarankan kepada guru untuk menggunakan strategi Critical Incident (Pengalaman penting) karena dengan adanya penelitian ini membuktikan bahwa dengan menggunakan strategi Critical Incident dapat meningkatkan pembelajaran menulis teks siswa. &nbsp

    PEMANFAATAN CERITA RAKYAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL LEGENDA SUNGAI CITARUM DALAM PEMBELAJARAN BERCERITA SISWA SEKOLAH DASAR SEBAGAI UPAYA MENGOPTIMALKAN GERAKAN NASIONAL REVOLUSI MENTAL

    No full text
    Pembelajaran Bahasa dan sastra Indonesia di Sekolah Dasar lebih difokuskan pada kompetensi berbahasa dan kemampuan mengapresiasi sastra. Tujuannya adalah agar siswa memiliki kemampuan dalam menikmati, menghayati, memahami, dan memberi kesan terhadap karya sastra. Keberhasilan pencapaian target pembelajaran salah satunya dipengaruhi oleh faktor pemanfaatan media pembelajaran. Ketepatan guru dalam memanfaatkan media akan berpengaruh pada motivasi dan prestasi siswa. Namun penyediaan bahan bacaan sastra masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) hasil analisis unsur intrisik cerita Legenda Sungai Citarum; 2) hasil analisis nilai kearifan lokal dalam cerita tersebut; 3) uji kelayakan bahan ajar. Melalui pemanfaatan hasil analisis nilai kearifan lokal pada naskah cerita rakyat Lengenda Sungai Citarum yang berasal dari Kabupaten Bandung diharapkan mampu dijadikan alternatif bahan ajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi deskriptif analitik kualitatif. Data penelitian diambil dari cerita rakyat Legenda Sungai Citarum yang ada di Kabupaten Bandung Jawa Barat. Hasil pengolahan data penelitian dibagi menjadi dua jenis. Pertama hasil analisis nilai kearifan lokal dari sepuluh cerita rakyat ditemukan dua nilai kearifan lokal. Kedua, hasil uji kelayakan bahan ajar terhadap pengguna diperoleh rata-rata 80,25% dan dinyatakan sangat layak digunakan
    corecore