1,721,031 research outputs found

    Motivasi dan Penyesuaian Diri Mantan Lesbian, Skripsi, Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar, 2015.

    Get PDF
    ABSTRAK Dian Puspitasari K, 2015, Motivasi dan Penyesuaian Diri Mantan Lesbian, Skripsi, Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar, 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi responden berhenti menjadi lesbian dan bentuk penyesuaian diri yang dilakukan setelah berhenti menjadi lesbian. Penelitian ini dilakukan pada dua orang responden mantan lesbian. Teknik yang digunakan dalam memilih subjek penelitian yaitu dengan menggunakan teknik Snowball. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latarbelakang responden menjadi lesbian terjadi disebabkan oleh konflik keluarga, trauma akibat perkosaan, perasaan kesal dan jengkel karena sering mendengarkan pengalaman yang tidak mengenakkan dari sesama perempuan mengenai laki-laki, serta karena pergaulan dan interaksi sosial dengan komunitas lesbian. Hal yang memotivasi individu untuk berhenti menjadi lesbian yaitu karena menyadari hubungan sesama jenis yang tidak memiliki kejelasan dan akhir. Perempuan lesbian juga ingin memiliki keluarga dan memiliki keturunan, serta memiliki tekad dan keinginan yang kuat untuk berubah menjadi lebih baik. Bentuk penyesuaian diri yang dilakukan setelah berhenti menjadi lesbian adalah dengan keluar dari komunitas lesbian, membuka diri dengan lawan jenis, menyibukkan diri dengan pekerjaan baru, serta membangun interaksi sosial dengan teman dan lingkungan baru

    PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA, DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019-2022

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2022” ini ditulis oleh Dian Puspitasari, NIM 126406202110, program studi Manajemen Keuangan Syariah, Jurusan Bisnis dan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dengan Dosen pembimbing Dr. Muhammad Aswad, M.A. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan indeks yang mengukur kinerja harga semua saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dalam hal ini IHSG biasanya digunakan oleh investor sebagai acuan ketika akan berinvestasi di pasar modal. Dimana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung bergerak secara fluktuatif (naik-turun). Pergerakan tersebut dapat disebabkan oleh faktor makroekonomi, seperti: inflasi, suku bunga dan nilai tukar rupiah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, suku bunga dan nilai tukar rupiah terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling dan teknik penelitian yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda. Adapun sampel yang digunakan adalah data bulanan inflasi, suku bunga, nilai tukar rupiah dan IHSG periode tahun 2019-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) secara parsial inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022; 2) secara parsial suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022; 3) secara parsial nilai tukar rupiah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Sedangkan secara simultan variabel inflasi, suku bunga dan nilai tukar rupiah berpengaruh terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Sementara itu, berdasarkan hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen yaitu inflasi, suku bunga dan nilai tukar rupiah berpengaruh terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 78,8% Sedangkan sisanya yaitu 21,2% dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel yang digunakan dalam penelitian ini

    Pengaruh Biaya Produksi dan Laba yang Diinginkan Terhadap Harga Jual.

    No full text
    Dian Puspitasari. 2009. Pengaruh Biaya Produksi dan Laba yang Diinginkan Terhadap Harga Jual. Skripsi, Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. 72 h. Kata Kunci: Biaya Bahan Baku, Biaya Tenaga Kerja, Biaya Overhead Pabrik, Laba, Harga Jual Harga jual merupakan harga yang diperoleh dari penjumlahan total biaya produksi ditambah dengan laba yang diinginkan atau juga disebut sebagai mark up. Berdasarkan teori, disimpulkan bahwa harga jual dipengaruhi oleh biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik dan laba. Penghitungan biaya terutama biaya overhead pabrik pada industri kecil tergolong sederhana sehingga mempengaruhi keakuratan harga jual. Oleh karena itu dalam penelitian ini, permasalahan yang diangkat adalah seberapa besar biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik dan laba berpengaruh terhadap harga jual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik dan laba terhadap harga jual. Populasi dalam penelitian ini meliputi semua elemen dalam UD Menara Antik. Dimana ukuran populasi dalam penelitian terdiri dari keseluruhan biaya produksi dan laba yang diinginkan, dengan jumlah populasi sebanyak 32 pesanan. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan analisis SPSS 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan nilai F signifikan pada level 5% dengan pengaruh sebesar 100% yang berarti bahwa secara bersama-sama biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik dan laba berpengaruh terhadap harga jual secara mutlak. Secara parsial nilai t signifikan pada level 5% dengan pengaruh masing-masing, untuk biaya bahan baku sebesar 98% terhadap harga jual, biaya tenaga kerja sebesar 99% terhadap harga jual, biaya overhead pabrik sebesar 83,9% terhadap harga jual, dan laba sebesar 97,6% terhadap harga jual. Kesimpulan hasil penelitian adalah semakin besar biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik dan laba yang diinginkan maka semakin besar pula nilai harga jual, dan semakin kecil biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead pabrik dan laba yang diinginkan maka semakin kecil pula nilai harga jual. Saran yang diajukan kepada perusahaan berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah hendaknya lebih memperhatikan penanganan biaya overhead pabrik terlebih dalam perhitungannya, lebih memperhatikan faktor pasar dan persaingan serta melakukan pembenahan dalam administrasi dan pembukuan. Saran bagi peneliti selanjutnya hendaknya menambah periode atau variabel lain

    HUBUNGAN WAWASAN DUNIA KERJA DAN KOMPETENSI KEAHLIAN DENGAN KESIAPAN MEMASUKI DUNIA KERJA PADA SISWA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN DI SMK NEGERI KOTA MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Yulianti, Dian Puspitasari. 2014. Hubungan Wawasan Dunia Kerja dan Kompetensi Keahlian dengan Kesiapan Memasuki Dunia Kerja pada Siswa Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri Kota Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd. Pembimbing(II) Yuni Rahmawati, S.T., M.T.   Kata Kunci: Wawasan Dunia Kerja, Kompetensi Keahlian, Kesiapan Memasuki Dunia Kerja. Sekolah kejuruan melatih dan mengajarkan siswanya kompetensi yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan dunia kerja yang tertuang dalam program keahlian di SMK. Siswa dipersiapkan sedemikian rupa dengan berbagai keterampilan sesuai program keahlian yang dipelajari. Siswa SMK belajar di sekolah dan belajar di dunia kerja secara langsung melalui program Praktek Kerja Industri (Prakerin). Prakerin bertujuan agar siswa mendapat pengetahuan, keterampilan, dan perubahan sikap sehingga dapat menjadi bekal untuk memilih, menetapkan, dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja yang sesuai dengan potensi diri. Menurut UU Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama di bidang tertentu untuk bekerja dalam bidang tertentu (pasal 15 UU SPN 20 tahun 2003) SMK sebagai sekolah yang mendidik dan menyiapkan calon tenaga kerja tingkat menengah yang harus mampu menyesuaikan dengan tren kemajuan pembangunan khususnya kemajuan dan tuntutan dunia industri termasuk menjalin kerja sama, baik pada saat proses pembelajaran maupun dalam penyerapan lulusan SMK. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan wawasan dunia kerja, kompetensi keahlian, dan kesiapan memasuki dunia kerja. (2) Mengetahui hubungan antara wawasan dunia kerja dengan kesiapan siswa memasuki dunia kerja. (3) Mengetahui hubungan antara kompetensi keahlian dengan kesiapan siswa memasuki dunia kerja. (4) Mengetahui hubungan antara wawasan dunia kerja dan kompetensi keahlian dengan kesiapan siswa memasuki dunia kerja. Hipotesis mengenai penelitian ini terdiri dari: (1) Ada hubungan signifikan antara wawasan dunia kerja dengan kesiapan siswa memasuki dunia kerja. (2) Ada hubungan yang signifikan antara kompetensi keahlian dengan kesiapan siswa memasuki dunia kerja. (3) Ada hubungan yang signifikan antara wawasan dunia kerja dan kompetensi keahlian dengan kesiapan siswa memasuki dunia kerja. Wawasan dunia kerja pada siswa kelas XII TKJ SMK Negeri di Kota Malang dikategorikan tinggi yaitu sebanyak 94 responden (72,3%). Kompetensi keahlian pada siswa kelas XII TKJ SMK Negeri di Kota Malang dikategorikan sangat tinggi yaitu sebanyak 101 responden (77,7 %). Kesiapan memasuki dunia kerja pada siswa kelas XII TKJ SMK Negeri di Kota Malang dikategorikan tinggi yaitu sebanyak 84 responden (64,61%). Berdasarkan Tabel 4.8 diperoleh nilai R=0,331, koefisien determinasi R2=0,110. Hal ini menunjukkan indeks determinasi, besarnya hubungan antara variabel X1 dan X2 terhadap Y sebesar 11% sedangkan sisanya sebesar 89% dipengaruhi oleh faktor lain

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore