46 research outputs found

    SISTEM AGENCY SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN PRULINK SYARIAH PADA PT PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE TULUNGAGUNG

    No full text
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Sistem Agency Sebagai Strategi Pemasaran PRUlink Syariah Pada PT Prudential Life Assurance Tulungagung” ini ditulis oleh Devi Anggun Pratami, NIM 1742143059, Pembimbing Nur Aziz Muslim, M.H.I. PT Prudential Life Assurance merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa asuransi. Tidak hanya bergerak di bidang asuransi konvensional, Prudential juga bergerak dalam bidang asuransi syariah dimana dalam setiap transaksi yang dijalankan adalah menggunakan prinsip dan akad syariah. Perkembangan asuransi syariah cukup pesat dalam perannya meramaikan industri perasuransian di Indonesia. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari peran agen atau tenaga pemasar dalam keberhasilannya memasarkan produk asuransi syariah sehingga dikenal oleh masyarakat. Jadi, pemasaran merupakan salah satu operasional perusahaan yang sangat penting dalam memperkenalkan produk produk asuransi syariah kepada para calon nasabah. Sehingga calon nasabah berminat memiliki asuransi yang berbasis syariah. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui strategi pemasaran PT Prudential Life Assurance Tulungagung untuk meningkatkan penjualan PRUlink Syariah, 2) Untuk mengetahui mekanisme sistem agency sebagai strategi pemasaran PRUlink Syariah yang digunakan PT Prudential Life Assurance Tulungagung dalam meningkatkan jumlah nasabah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriftif. Proses pengumpulan data dengan cara melakukan observasi secara langsung, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian skripsi ini, yaitu: 1) Strategi pemasaran yang dilakukan oleh agen atau tenaga pemasar PT Prudential Life Assurance Tulungagung yaitu menerapkan strategi bauran pemasaran (marketing mix) yang terdiri dari 4P yaitu produk (product), harga (price), promosi (promotion) dan distribusi (place). Berdasarkan pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa dari ke empat elemen bauran pemasaran tersebut, strategi promosi seperti periklanan (advertising), promosi penjualan (sales promotion), publisitas (publicity) dan penjualan pribadi (personal selling) lebih mendapatkan prioritas dibandingkan dengan aspek bauran pemasaran lainnya. 2) Mekanisme sistem agency yang digunakan sebagai strategi pemasaran tersebut menggunakan pola kerja agen dengan jalur distribusi melalui penjualan langsung (direct selling). Adapun tahapan tersebut adalah: pertama, prospekting dengan melakukan pendataan calon nasabah yang potensial, kedua, pendekatan kepada calon nasabah, ketiga, pencarian fakta calon nasabah, keempat, presentasi produk, dan kelima, penutupan (closing) penjualan yang dilakukan oleh nasabah dengan pengisian formulir aplikasi yang disediakan. Kata Kunci: Strategi pemasaran, Sistem agen, PT Prudential Life Assuranc

    PERANCANGAN CONTENT E-LEARNING MATA KULIAH ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI (APSI) DENGAN MENGGUNAKAN MOODLE DI FAKULTAS REKAYASA INDUSTRI IT TELKOM

    No full text
    Sentuhan teknologi informasi pada dunia pendidikan menjadi nilai tambah bagi suatu institusi pendidikan terutama universitas. Seakan tidak mau ketinggalan jaman, beberapa intitusi pendidikan di Indonesia berlomba-lomba dalam menciptakan pembelajaran berbasis komputer atau disebut dengan e-learning. E-learning dikehendaki sebagai proses pembelajaran masa depan, dimana masalah ruang dan waktu yang selalu menjadi kendala dalam proses pembelajaran bisa teratasi. Peserta didik dapat memahami materi pendidikan secara manual tanpa perlu ada kehadiran semacam tutor atau guru yang membimbing, selayaknya proses pembelajaran secara konvensional. Karena kebutuhan e-learning semakin banyak, maka beragam aplikasi Learning Management System (LMS) yang berfungsi mengatur tata laksana penyelenggaraan pembelajaran di dalam model e ?Learning berbasis web diciptakan oleh beragam vendor, baik yang bersifat bayar maupun open source alias gratis. Moodle adalah salah satu aplikasi LMS yang bersifat gratis dan dinobatkan sebagai LMS terbaik. Moodle diciptakan oleh Martin Dougiamas seorang computer scientist di Perth AustraliaIT Telkom yang kini telah mencanangkan World Class Univertity, e-learning menjadi salah satu barang yang harus ada demi mempromosikan nama besar IT Telkom di kancah mancanegara. Dalam Tugas Akhir ini, penulis menawarkan semacam perancangan content elearning mata kuliah Analsis Perancangan Sistem Informasi (APSI) menggunakan Moodle di Fakultas Rekayasa Industri IT Telkom. Saat ini APSI dipandang mahasiswa Teknik Industri sebagai matakuliah yang sulit dipahami. Oleh karena itu penulis menawarkan suatu penyajian materi di dalam aplikasi e-learning APSI yang dapat memudahkan mahasiswa memahami materi mata kuliah tersebut. Content e-learning dirancang berbasis multimedia dan beberapa content juga berstandarkan SCORM. Langkah-langkah perancangan aplikasi terbagi menjadi lima tahap. Tahap pertama adalah mengidentifikasi tujuan penelitian dan studi literatur tentang e-learning. Tahap kedua adalah mengumpulkan data –data yang dibutuhkan dalam perancangan e-learning. Tahap ketiga adalah tahap analisis dan perancangan content e-learning. Tahap keempat adalah menganalisis hasil pengujian rancangan. Dan tahap terakhir adalah dengan menyimpulkan kesimpulan dari penelitian dan saran.Dari hasil penelitian yang dilakukan melalui pengujian sistem diperoleh kesimpulan bahwa e-learning dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi APSI. Terbukti dari hasil pengujian melalui kuesioner verifikasi sebanyak 50% responden mengalami peningkatan pemahaman. Oleh karena itu dengan adanya perancangan content e-learning ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, antusiasme belajar dan memberikan motivasi belajar kepada mahasiswa khususnya mempelajari materi kuliah APSI. : perancangan, sistem, LMS, e-learning, SCORM, Moodle

    Analisis pengaruh pemeriksaan pajak, penagihan pajak dengan surat kuasa dan kepatuhan pelaporan SPT masa wajib pajak terhadap penerimaan pajak (studi pada KPP Pratama Jakarta Kebayoran Lama)

    No full text
    Hasil penelitian Menunjukan bahwa pemeriksaan pajak, penagihan pajak dengan surat paksa dan kepatuhan pelaporan SPT Masa Wajib Pajak,Kepatuhan Pelaporan SPT Masa,Penerimaan Pajak

    DESAIN MODEL E-BUSINESS APLIKASI MOBILE (STUDI KASUS: E-MAKANAN PADAT PENDAMPING ASI)

    No full text
    Jumlah pengguna internet dari perangkat mobile semakin bertambah. Saat ini android meraup angka lebih dari satu milyar user yang telah mengaktivasi ponsel berbasis android. Dari tingginya angka user tersebut potensi bisnis berasal dari aplikasi-aplikasi yang terdapat di pasar virtual android yang disebut Google Playstore. Pada penelitian ini akan dijabarkan langkah sistematis merancang model e-business dari mobile application dengan studi kasus pengembangan aplikasi e-MPASI atau Makanan Padat Pendamping ASI secara komprehensif sehingga dapat membantu developer untuk mengembangkan layanan berbasis elektronik (e-business). Framework ini juga dilengkapi penggambaran alur model e-business dengan memulai pengidentifikasian aktor-aktor yang bermain dalam e-business, value yang ingin dicapai, bagaimana merealisasikan value tersebut, dan analisis finansial dari masing-masing aktor

    DESAIN MODEL E-BUSINESS APLIKASI MOBILE (STUDI KASUS: E-MAKANAN PADAT PENDAMPING ASI)

    No full text
    Jumlah pengguna internet dari perangkat mobile semakin bertambah. Saat ini android meraup angka lebih dari satu milyar user yang telah mengaktivasi ponsel berbasis android. Dari tingginya angka user tersebut potensi bisnis berasal dari aplikasi-aplikasi yang terdapat di pasar virtual android yang disebut Google Playstore. Pada penelitian ini akan dijabarkan langkah sistematis merancang model e-business dari mobile application dengan studi kasus pengembangan aplikasi e-MPASI atau Makanan Padat Pendamping ASI secara komprehensif sehingga dapat membantu developer untuk mengembangkan layanan berbasis elektronik (e-business). Framework ini juga dilengkapi penggambaran alur model e-business dengan memulai pengidentifikasian aktor-aktor yang bermain dalam e-business, value yang ingin dicapai, bagaimana merealisasikan value tersebut, dan analisis finansial dari masing-masing aktor

    PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI MI AL FALAH TINGGARJAYA JATILAWANG KABUPATEN BANYUMAS

    No full text
    Dalam fenomena yang terjadi dikalangan pendidikan dijaman sekarang peserta didik sulit untuk memahami adanya bahasa Inggris untuk dapat menguasai bahasa Inggris dengan cepat mudah dan menyenangkan terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan salah satunya yaitu dengan menggunakan media. Media merupakan suatu yang bersifat menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada dirinya. Persoalan yang akan dijawab pada penelitian ini adalah bagaimana penggunaan media gambar dalam pembelajaran bahasa Inggris di MI Al Falah Tinggarjaya Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi peneliti ini dilakukan di MI Al Falah Tinggarjaya Jatilawang Kabupaten. Banyumas. Metode yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis yang digunakan adalah metode analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media gambar dalam pembelajaran bahasa Inggris di MI Al Falah Tinggarjaya Jatilawang Kabupaten Banyumas. Sesuai dengan teori, yang pertama dengan menggunakan materi pelajaran mengidentifikasi beberapa benda dengan menggunakan gambar berupa gambar kursi dan meja, yang kedua menggunakan materi mengidentifikasi banyaknya benda dalam bahasa inggris yaitu dengan menggunakan gambar berupa penggaris, buku, bolpoin, observasi yang ketiga dengan materi shake hands dengan menggunakan gambar orang berjabat tangan

    Designing internal audit process on an infrastructure project in Indonesia

    No full text
    This paper communicates the case study of designing internal audit process of an IT infrastructure project. This descriptive study of was started from defining stakeholder role’s definition, guideline for the audit process, its business process and analysing the audit results. The audit design was implemented at an Indonesian Government infrastructure project, managed by company X and executed by vendor Y. The audit finds that company X’s decision on the project duration was too underestimated. It resulted in major delay for years and the expected completion would be at the 8th month of 2016

    Project Performance Analysis Using Earned Value Management Method in Telecommunication

    No full text
    One of telecommunication project in Indonesia is shut downing the obsolete telecommunication infrastructure such as Sentral Telephone Otomate in Tanjungsari Bandung. This project is a modernization project of fiber optic network for 334 locations in Tanjungsari Sub-district. To compare actual performance of the scope, schedule and cost with planning for making right decisions in project\u27s status and performance, required controlling by using Earned Value Management method since it can integrate these three things at the same time. Status and index of project performance on the 22nd day indicate that project was behind schedule that caused loss revenue of Rp 2,600,000.00 with 98% of delays from planning and project get 94% of overruns budget from issued value with amount of Rp 7,410,000.00. In addition, forecasting is done as a corrective action of past project status and performance. It is estimated that the project duration to complete work is 31 days with total cost for the remaining work (EAC) of Rp. 140,170,00.00 from previous project performance. It is also estimated that cost for remaining work until the project is completed or ETC is Rp. 7,770,000.00 with size of the project\u27s forecasting status is a deficit from VAC value that calculated about (Rp 7,410,000.00) and the project will complete based on the TCPI forecasting calculation

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENANGANAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN

    No full text
    PEMDA (Pemerintah Daerah) diharapkan memiliki Perda bangunan gedung yang mengatur tentang penataan bangunan dan lingkungan. Pada kenyataannya pembangunan bangunan masih banyak yang dibangun tanpa dilengkapi dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), selain itu masih banyak bangunan yang dibangun tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan yang menyebabkan rawan banjir, longsor, kumuh dan rawan kriminalitas. Penelitian ini merupakan perancangan aplikasi yang dapat mempermudah pemerintah dalam mengontrol bangunan yang mmiliki IMB. Aplikasi ini berisikan data bangunan, tata ruang, penggunaan lahan, dan fungsionalitas bangunan. Dari sistem ini akan ditampilkan informasi bangunan beserta kriteria atau fungsionalitas bangunan yang sesuai dengan IMB-nya. Fungsi lain dari aplikasi sistem informasi geografis (SIG) sebagai salah satu pendukung pengambilan keputusan perizinan pengajuan pembuatan IMB. Selain itu juga dapat digunakan untuk pendokumentasian data kepemilikan IMB menadi satu data base

    Perancangan Daftar Risiko Proyek dengan Menggunakan Metode Kualitatif di PT. XYZ

    No full text
    PT. XYZ merupakan salah satu anak perusahaan dari PT. Telekomunikasi Indonesia yang bergerak sebagai penyedia jasa dan material konstruksi jaringan. Perusahaan ini sudah melaksanakan proyek pembangunan jaringan dari tahun 2014. Proyek ini dikenal dengan istilah Fiber To The Home (FTTH) yang berlokasi di Karyawangi Village, Bandung Barat. Pada saat pengerjaan proyek, proyek terlambat karena faktor virus covid- 19 yang menyebabkan proyek tidak selesai sesuai dengan jadwal aktual yang sudah di tentukan. Secara umum untuk penyebab keterlambatan pada proyek diantaranya karena faktor material misalnya material yang datang terlambat dan kerusakan material. Faktor manusia disebabkan pengawasan yang kurang optimal, kurangnya komunikasi dengan pekerja, dan kesalahan desain pekerjaan. Faktor Mesin disebabkan karena adanya peralatan yang rusak, faktor metode yang disebabkan karena tidak menerapkan metode yang sesuai dan faktor lingkungan yang terjadi karena perizinan yang terhalang dan faktor virus covid-19. Adapun dampak dari risiko yang mengalami keterlambatan proyek ini dilihat dari sisi waktu, biaya, dan kualitas proyek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif diolah menggunakan matriks risiko kualitatif yang berguna untuk mengelompokan risiko berdasarkan kategori. Untuk kategori risiko tinggi dan sedang akan dimasukan kedalam daftar risiko prioritas. Daftar risiko prioritas akan diolah dengan menggunakan diagram tornado yang digunakan untuk mengukur risiko biaya. Risiko biaya prioritas akan diberikan cadangan kontingensi untuk menghindari dampak risiko yang besar. Respons yang sesuai juga diberikan kepada setiap risiko. Output pada penelitian ini adalah updated risk register
    corecore