1,720,991 research outputs found
PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH MATEMATIKA 3 MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA MELALUI COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peningkatan motivasi dan prestasi belajar mata kuliah matematika 3 Mahasiswa PGSD Universitas PGRI Yogyakarta melalui implementasi cooperative learning tipe Jigsaw.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Objek penelitian ini adalah keseluruhan proses implementasi cooperative learning tipe jigsaw. Desain penelitian menggunakan model spiral Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 4 langkah yaitu perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, hasil tes, hasil angket partisipasi belajar siswa, hasil wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan: pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan cooperative learning tipe Jigsaw adalah sebagai berikut: Prestasi dan motivasi belajar mahasiswa mengalami peningkatan setelah menerapkan model pembelajaran cooperative learning dengan tipe jigsaw pada materi bangun ruang. Hal ini ditunjukan dengan skor rerata kelas yang mengalami peningkatan pada tiap siklusnya. Pada prestasi belajar peningkatan yang terjadi 36,96 pada kondisi awal, 57,92 pada siklus I dan 74,28 pada siklus II. Sedangkan peningkatan motivasi belajar 44,86 pada kondisi awal, 65,64 pada siklus I, dan 77,33 pada siklus II
Pencarian File Teks Berbasis Content dengan Pencocokan String Menggunakan Algoritma Brute force
Implementasi Pendekatan Open Ended Dengan Metode Group To Group Untuk Meningkatkan Kreativitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa SMP (Penelitian Tindakan Kelas di SMP Muhammadiyah 3 Depok dan SMP N 3 Depok)
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 3 Depok Dan SMP N 3 Depok Sleman dalam pembelajaran matematika. Peningkatan kreativitas dan hasil belajar matematika diupayakan dengan menerapkan pendekatan open ended dengan metode group to group dalam pembelajaran.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) secara kolaboratif dan partisipatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A SMP Muhammadiyah 3
Depok Dan kelas VIII D SMP N 3 Depok Sleman yang masing-masing berjumlah 35 siswa dan dua guru sebagai kolaborator. Objek penelitian ini adalah keseluruhan proses implementasi Pendekatan Open Ended Dengan Metode Group To Group. Desain penelitian menggunakan model spiral Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 4 langkah yaitu perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Penelitian dilakukan dalam 3 siklus, siklus I terdiri dari 4 kali pertemuan, siklus II terdiri dari 4 kali pertemuan, siklus III terdiri dari 3 kali pertemuan. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, hasil tes belajar, hasil angket kreativitas siswa, hasil wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan: pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkan Pendekatan Open Ended Dengan Metode Group To Group terjadi peningkatan kreativitas dan hasil belajar matematika siswa. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan ≥ 10 rata- rata persentase tes dan angket keativitas siswa dalam pembelajaran matematika dibanding sebelum pelaksanaan tindakan. Hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika juga mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata skor tes ≥ 65 dan minimal sebanyak 75 % dari jumlah siswa mencapai Ketuntasan Belajar Minimal
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BATITA DENGAN KELENGKAPAN STATUS IMUNISASI DI DESA AMBOWETAN KECAMATAN ULUJAMI KABUPATEN PEMALANG
Angka kematian bayi (AKB) di Indonesia menurut hasil sensus penduduk tahun 2000 masih cukup tinggi, yaitu 41 per 1000 kelahiran hidup. Menurunkan angka kematian bayi merupakan prioritas yang tinggi dalam pembangunan di Indonesia, karena dianggap sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan, salah satu program yang mempunyai daya ungkit besar trehadap penurunan angka kematian bayi adalah imunisasi. Faktor perilaku terwujud dalam bentuk pengetahuan, sikap dan praktik. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara karakteristik, pengetahuan dan sikap ibu batita dengan kelengkapan status imunisasi. Jenis penelitian ini explanatory survey dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian 200 ibu Batita dengan sampel 132 Ibu Batita dengan teknik Porposive Sampling. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden berumur antara 21-35 tahun (77,3%) tingkat pendidikan tamat SD (6th) 53,0%, tidak bekerja 68,2%, aktivitas organisasi sosial sebagian besar tidak ikut/bukan anggota 62,9%, jumlah anak termasuk kategori banyak (>2 anak ) 35,6%. Hasil penelitian juga menunjukkan 80,3% kategori pengetahuan cukup, 87,1% kategori sikap baik dan 60,6% kategori praktek tidak lengkap. Melalui uji hubungan Chi-Square hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan kelengkapan status imunisasi (p=0,008), ada hubungan antara pekerjaan dengan kelengkapan status imunisasi (p=0,001).
Disarankan bagi Puskesmas, Pelayanan imunisasi bagi ibu batita yang bekerja sebaiknya disesuaikan dengan waktu dimana ibu batita selesai bekerja. Bagi masyarakat perlu adanya peningkatan pendidikan kesehatan berupa penyuluhan imunisasi bagi ibu-ibu batita untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktek dalam mengimunisasi batitanya. Bagi ibu bekerja untuk memberi tahu dan menitipkan batitanya kepada orang tua, mertua, saudara ataupun anak tertua untuk mengimunisasikan batitanya bila jadual imunisasi di posyandu tiba.
Kata Kunci: Karakteristik, perilaku, ibu batita, kelengkapan status Imunisasi
RELATION BETWEEN CHARACTERISTIC, KNOWLEDGE AND ATTITUDE OF IBU BATITA WITH THE COMPLETENESS OF IMMUNIZATION STATUS IN COUNTRYSIDE OF AMBOWETAN DISTRICT, OF ULUJAMI, SUBPROVICE PEMALANG IN 2005
According to the result of population cencus in 2000, Infant Mortality Rate (IMR) in Indonesia is still high enough. They are 41 per 1000 of birth rate. The big priority of Indonesia development is lowering infant mortality rate, because it is one of indicator of succesful development. Immunization is a kind of program that will make the Infant Mortality Rate decresed. Behavior factor appears in a kind of knowledge, attitude and practice. The purpose of this research is to know the relation of knowledge, characteristic and ibu batita behavior with completeness of immunization status. This research is a kind of explanatory survey research with the cross sectional approach of survey method research population was taken from 200 ibu batita with 132 samples of ibu batita by Porposive Sampling. Square of data in this research are primary and secundary data that had been analyze by Chi-Square test. The result of this research show that age of most respondents are 21-25 years old(77,3%), Graduated from SD (6 Years) is about 53,0%, unemployment (68,2%), non members social organization activity (62,9%), they who have more than 2 children (35,6%) another result show that there are 80,3% of respondents who have enough knowledge 87,1% of respondents who have a good attitude and 60,6% of respondens who have incoplete practice. With the Chi-Square test, result of this research show that there is relation between education and completeness of immunization status (p=0,008), there is relation between jobs and the completeness of immunization status (0,001). Puskesmas is suggested to serve immunization for ibu batita who have career at their leisure time. For society, it's very important to enrich their knowledge about health education such as immunization information for ibu batita. Career mothers are suggested to have their babies cared by their relatives to have immunization at posyandu when the time has come.
Keyword: Characteristic, behavioral, Ibu batita, Completeness Immunization Status
Pendampingan Sukses Ujian Nasional Pelajaran Matematika Siswa SMP Muhammadiyah 1 Sleman
Pengabdian ini bertujuan untuk memberi pendampingan belajar dalam meningkatkan pengetahuan dasar tentang Matematika agar sukses menghadapi UN, dan siswa dapat belajar serta memperoleh nilai yang maksimal dalam mengerjakan UN siswa SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan pembinaan melalui ceramah, praktek, tanya jawab, diskusi dan latihan. Durasi sukses UN untuk 2 hari dilakukan oleh satu orang. Sukses UN mata pelajaran Matematika dilaksanakan dengan  sistem  kelas  dengan  metode menggunakan modul dan latihan. Pembinaan dan pelatihan yang diberikan adalah progam pengembangan diri mata pelajaran matematika melalui kegiatan sukses UN. Melalui kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa memiliki peningkatan tentang pengetahuan dasar tentang matematika mengenai materi dan penyelesaian soal matematika dengan baik dan benar, serta siap dalam menghadapi UN
Pengembangan Modul Matematika Dengan Pendekatan Kontekstual Untuk Memfasilitasi Kemandirian Belajar Siswa SD/MI
Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development(R&D) yang menggunakan model ADDIE (Analysisi, Design, Development, Implementation, and Evaluation) dengan produk modul m(ltematika SDI MI menggunakan pendekatan kontekstual. Pengembangan dilakukan melalui beberapa tahap yaitu ana/isis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan prosedural, yaitu model yang bersifat deskriptif, menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul matematika SD/Ml dengan pendekatan kontekstual dapat memfasilitasi kemandirian be/ajar siswa. Respon siswa terhadap modul tergolong dalam kategori baik, sehingga modul matematika SDIMI dengan pendekatan kontekstuallayak digunakan
UPAYA GURU DALAM MEMBINA AKHLAQ SISWA DI MAN TLOGO
Skripsi dengan judul Upaya Guru Dalam Membina Akhlaq Siswa di MAN Tlogo“ ini ditulis oleh Danuri, Pendididikan Agama Islam (PAI), NIM: 3211043046 Tahun 2008 dibimbing oleh Ahmad Sauqi, M. Pd.I
Kata Kunci: Upaya Guru, Akhlaq Siswa
Latar Belakang Masalah: Mengajar merupakan suatu perbuatan yang memerlukan tanggung jawab moril yang berat. Karena berhasil tidaknya sebuah pendidikan pada siswa sangat bergantung pada pertanggungjawaban guru dalam melaksanakan tugasnya. Oleh karena itu dalam Islam, guru atau pendidik mempunyai derajat yang lebih tinggi dari pada orang – orang yang tidak berilmu dan orang – orang yang bukan sebagai pendidik. Guru dituntut mempunyai potret diri yang jelas. Hal ini dapat dilihat dari kualitas dan ketrampilan yang dimiliki guru dalam mengajar yang tercermin dalam perilaku mengajarnya. Apabila guru berperilaku jelek maka muridnya akan lebih buruk lagi, seperti siswa berani mencuri. Hal ini seolah-olah menjadi hasil blue print guru kepada siswa-siswanya.
Rumusan Masalah: 1. Apa upaya yang dilakukan guru baik secara individual maupun kelompok dalam membina akhlak siswanya?, 2. Bagaimana upaya guru menetralisir akhlaq madzmumah siswanya?, 3. Bagaimana efektifitas upaya guru dalam usaha membentengi akhlaq siswanya?
Metode Penelitian: (1). Pendekatan: kualitatif, (2). Jenis Penelitian: deskriptif dan studi kasus, (3). Kehadiran peneliti: peneliti hadir di lokasi MAN Tlogo. (4). Sumber Data: Informan terdiri dari tenaga pengajar. (5). Metode Pengumpulan Data: Observasi, wawancara dan dokumentasi, (6). Analisis Data: data dianalisis secara deduktif dan induktif, (7). Pengecekan Keabsahan Temuan: perpanjangan kehadiran, triangulasi, dan pemeriksaan teman sejawat.
Hasil-hasil Penelitian: 1. Upaya yang dilakukan guru MAN Tlogo baik secara individual maupun kelompok dalam membina akhlak siswanya, bekerjasama dengan Polres dalam rangka memberikan sosialisasi tentang kenakalan remaja dan masalah narkotika dan obat terlarang, melakukan pertemuan periodik dengan wali kelas, untuk menekan seminimal mungkin pelanggaran disiplin anak, maka tata tertib terus disosialisasikan pada siswa melalui masing-masing wali kelas., 2. Upaya guru menetralisir akhlaq madzmumah siswanya, memberi pengetahuan dan bimbingan kepada siswa agar mau menghayati dan meyakini dengan keyakinan yang benar terhadap Allah. 3. Efektifitas pembinaan akhlaq oleh guru pendidikan agama Islam di MAN Tlogo, hal ini bisa terlihat antusiasme siswa dalam mengikuti pendidikan agama, siswa juga kelihatan aktif menjalankan ibadah salat, mereka juga taat kepada orang tua mereka, mereka juga senang membaca al-Qur'an
Pengembangan E-Modul Matematika Model Flipped Classroom pada Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis
The goals of this study are to: 1) design a math e-module appropriate for fifth graders; 2) establish whether or not students in that grade level are qualified to take advantage of the module; and 3) evaluate the module's efficacy. Examine the effect that the aforementioned Mathematics e-Module has had on fifth graders' capacity to articulate mathematical concepts. The research was conducted during the 2022–2023 school year at First Kadipiro Elementary School in Bantul, Yogyakarta. The ultimate purpose of this research is to provide a useful contribution to ADDIE's overall framework (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Twenty-four kids in the fifth grade were selected at random to participate in this study. The results of the study revealed the following: 1) The ADDIE paradigm was used throughout the creation of the mathematics e-module. The media expert is excellently competent, the teacher and student surveys yielded good results, and the expert review of the material all weighed in favor of implementing the mathematics e-module. The Paired Sample T-Test indicates that the Mathematics e-Module is effective and that there is a statistically significant improvement in test scores after completing the module compared to before. Four) Students' mathematical communication improves as a result of using the Mathematical e-Modul. The 70.1589.63 point increase in average grade between the pre-and post-tests is indicative of this.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) lebih memahami seberapa efektif bahan ajar E-Module Matematika; 2) lebih memahami seberapa efektif bahan ajar E-Module Matematika; 3) lebih memahami seberapa efektif bahan ajar E-Module Matematika; dan 4) lebih memahami dampak E-Modul Matematika terhadap prestasi belajar siswa. Studi ini merupakan contoh penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan metodologi desain ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Besar sampel untuk penelitian ini adalah 24 siswa. Temuan penelitian adalah sebagai berikut: 1) Prosedur berbasis ADDIE untuk mengembangkan e-modul MATEMATIKA; 2) e-modul MATEMATIKA bahan ajar yang layak digunakan di kelas, dinilai dari pendapat ahli materi pelajaran, ahli media, guru, dan siswa
Early Warning System Of Water Quality Changes In Fishponds
This study aims to develop an early warning system for changes in water quality in fish ponds using the MQTT and Telegram Bot protocols. Poor water quality can cause significant economic losses in fish farming. Therefore, a system is needed that can accurately and quickly detect changes in water quality and provide warnings to fish farmers. The method used in this study involves the installation of sensors that are connected to a microcontroller and a communication system using the MQTT protocol. The sensors used include temperature sensors, pH sensors, turbidity sensors, water level sensors, and salinity sensors. The data obtained from these sensors will be sent via the MQTT protocol to the server connected to Telegram Bot. Telegram Bot is used as an interface for users. This bot will receive data from the server and perform processing to evaluate the water quality in fish ponds. If a significant change in water quality parameters is detected, the bot will send an early warning to fish farmers via Telegram messages. Fish farmers can receive these alerts on their mobile devices, so they can quickly take the necessary action to improve water conditions. The results of this study indicate that the developed early warning system can provide fast and accurate warnings of changes in water quality in fish ponds. With this system, fish farmers can take the necessary actions to prevent losses caused by changes in water quality before more serious damage occurs. In addition, the use of Telegram as a communication platform allows fish farmers to receive alerts on their mobile devices, which increases the responsiveness and convenience of water quality monitoring
E-REKRUTMEN POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS
Rekrutmen merupakan proses penting untuk mendapatkan Pendidik dan Tenaga Kependidikan bagi Perguruan Tinggi. Politeknik Negeri Bengkalis merupakan perguruan tinggi vokasi yang memiliki dua jalur penerimaan pegawai yaitu jalur CPNS dan jalur Mandiri. Jalur mandiri dikhususkan untuk merekrut pegawai Non PNS. Sistem perekrutan mengandalkan media email untuk menerima berkas dan proses seleksi administrasi dilakukan satu persatu. Keadaan demikian menimbulkan permasalahan diantaranya banyak sumber daya yang digunakan dan memungkinkan terjadinya human error. Perangkat Lunak e-rekrutmen dikembangkan menggunakan model waterfall, perancangan perangkat lunak menggunakan Unified Modeling Language, perancangan database menggunakan Entity Relationship Diagram, dan pembuatan perangkat lunak menggunakan teknologi web diantaranya HTML 5, CSS 3, JQuery, PHP, MySQL dan Web Server Apach
- …
