49 research outputs found
PELATIHAN PENGGUNAAN SATU APLIKASI TERINTEGRASI DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN MASYARAKAT TERHADAP AKSES PELAYANAN PUBLIK DI KOTA SAMARINDA
Kehidupan manusia saat ini tidak dapat dilepaskan dari unsur teknologi yang menunjang pekerjaan sehari-hari. Pemanfaatan terhadap perkembangan teknologi terkini semakin memberikan peluang bagi terciptanya interaksi yang erat antara pemerintah, organisasi bisnis, dan masyarakat. Kehadiran ICT (Information and Communication Technologies) semakin berkembang pesat dengan berbagai ragam fitur canggih yang menyertainya telah memberikan dampak kemudahan yang signifikan bagi pekerjaan manusia.
Salah satu bentuk transformasi E-Government yang disediakan oleh Pemerintah Kota Samarinda adalah dengan menghadirkan Satu Aplikasi Terintegrasi (SANTER), sebuah perwujudan E-Government berupa aplikasi pendukung terintegrasi dalam satu platform yang diklaim sebagai super-app yang dapat memberikan solusi bagi setiap permasalahan warga dan masyarakat kota Samarinda. Melihat keberagaman fitur yang disediakan dalam aplikasi SANTER, kami tertarik untuk melaksanakan pengabdian dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan aplikasi SANTER guna memenuhi akses kebutuhan akan pelayanan publik bagi warga Kota Samarinda sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang setiap fitur pelayanan yang disediakan dalam aplikasi.
Pengabdian ini dilakukan dengan metode seminar untuk menjelaskan kepada masyarakat tentang berbagai fitur layanan yang disediakan dalam aplikasi SANTER guna memenuhi kebutuhan terhadap akses layanan publik bagi warga Kota Samarinda. Hasilnya masyarakat mendapatkan pemahaman mengenai fitur pelayanan yang disediakan serta cara memanfaatkannya, serta pengguna memiliki kepekaan untuk melihat setiap gejala yang terdapat pada aplikasi tersebut.
Kata kunci: Satu Aplikasi Terintegrasi, Pelayanan Publik, Samarind
PERAN PEMUDA LINTAS AGAMA DALAM MENINGKATKAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
The purpose of this research is to find out how the role of the Interfaith Youth in increasing the harmony of religious people in East Kalimantan Province so as to create a harmonious pluralistic society. This research is descriptive qualitative. The data analysis used is an interactive model data analysis presented by Miles, Huberman, and Saldana, where data analysis consists of data collection, data condensation, data presentation and conclusion drawing. This study uses secondary data collection techniques by conducting library research and other secondary data sources as well as conducting research directly into the field to obtain primary data through in-depth interviews. From the results of research conducted, it shows that the Role of Youth Interfaith in Increasing Harmony in Religious Communities in East Kalimantan Province shows that so far the role of Interfaith Youth has been going well, this is because FKUB and Interfaith Youth are considered capable of supporting the conduciveness of two important elements in society , namely parents and young people. This is reinforced by the fact that religious conditions in East Kalimantan are relatively safe and peaceful.Keywords: Role, Interfaith, Youth, Harmoniou
Penerapan Asuhan Keperawatan Jiwa pada Tn.M dengan Masalah Harga Diri Rendah Kronis di Ruang Sinabung Melalui Terapi Generalis: Studi Kasus
Schizophrenia is a group of psychotic reactions that affect different areas of an individual's functioning, including thinking, communicating, receiving, interpreting reality, feeling and showing emotions as well as brain disorders characterized by chaotic thoughts, thoughts, hallucinations, and strange behaviors. One of the negative symptoms in schizophrenia is low self-esteem. Low self-esteem is one of the maladative responses in the range of neurobiology responses. The process of low self-esteem in schizophrenic clients can be explained by analyzing predisposing stressors and predispositions that are biological, psychological, and socio-cultural in nature so as to produce a maladative response, namely low self-esteem behavior. The response to stressors in low self-esteem patients gives rise to responses cognitively, affectively, physiologically, behaviorally and socially. Roy's adaptation theory approach is used by the author because the application of interventions to this theory focuses on changing the stimulus experienced by the patient and not his patient, so that it is the nurse who improves the interaction between the human being and his environment, so that the patient can improve health, have the ability to adapt and create changes to his environment. The research method used was a case study using mental nursing care in Mr.M with rsj low self-esteem disorder. Prof. Dr. Muhammad Ildrem. The client's medical diagnosis is paranoid schizoprenia. Nursing diagnosis of auditory hallucinations, social isolation, and low self-esteem. The results of the analysis show that nursing interventions with implementation strategies can lower signs and symptoms in clients after being given nursing measures
Peran Norma Sosial, Pengetahuan Perpajakan dan Sanksi Administratif dalam Meningkatkan Kepatuhan Pajak UMKM di Jakarta Barat tahun 2024
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh norma sosial, pengetahuan
perpajakan, dan sanksi administratif terhadap kepatuhan pajak Usaha Mikro,
Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jakarta tahun 2024. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 125
responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan
regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma sosial dan
sanksi administratif memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan
pajak, sementara pengetahuan perpajakan tidak menunjukkan pengaruh
signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya peran norma sosial dan sanksi
administratif dalam meningkatkan kepatuhan pajak UMKM, serta memberikan
implikasi bagi pemerintah untuk memperkuat edukasi perpajakan dan penegakan
sanksi yang adil dan konsisten.
Kata kunci: Norma sosial, pengetahuan perpajakan, sanksi administratif,
kepatuhan pajak, UMKM, akuntansi perilak
THE INFLUENCE OF INTERPERSONAL AND MARKETING COMMUNICATION ON CUSTOMER LOYALTY MEDIATED BY CUSTOMER SATISFACTION
This study examines the influence of interpersonal communication and marketing communication on customer loyalty, mediated by customer satisfaction. The research focuses on customers of BCA KCU Pontianak Bank, utilizing primary data collected through online questionnaires. SEM-PLS was employed for data analysis. Key findings reveal that: (1) interpersonal communication has a significant positive impact on customer satisfaction; (2) marketing communication does not exert a significant influence on customer satisfaction; (3) interpersonal communication, marketing communication, and customer satisfaction collectively demonstrate a significant positive effect on customer loyalty; (4) customer satisfaction effectively mediates the relationship between interpersonal communication and customer loyalty; and (5) customer satisfaction fails to mediate the influence of interpersonal communication on customer loyalty
PENGARUH STRES KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN CV INDO KARTAWIJAYA
One of the things that leaders must pay attention to is the employee's organizational commitment. Therefore, companies need professional and trained employees to be able to deal with various work pressures. One of the factors that influence organizational commitment is job stress and job satisfaction. Work stress is a tension that causes an imbalance in the psychological condition of workers. Job satisfaction is an employee's attitude towards aspects of work that can lead to pleasant or unpleasant feelings. By improving the work stress system and employee job satisfaction is the key to success in maintaining employee organizational commitment. The purpose of this study was to determine the effect of job stress on organizational commitment and to determine the effect of job satisfaction on organizational commitment. The sample size used in this study was 40 respondents and this study used SmartPLS 3. With the results of the study, work stress had a negative and insignificant effect on organizational commitment and job satisfaction had a positive and significant effect on organizational commitment.
Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh pemimpin adalah mengenai komitmen organisasi karyawan. Oleh karena itu, perusahaan memerlukan karyawan yang profesional dan terlatih agar dapat menghadapi berbagai tekanan kerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi komitmen organisasi yaitu stres kerja dan kepuasan kerja. Stres kerja merupakan suatu ketegangan yang mengakibatkan suatu ketidakseimbangan pada kondisi psikologis pekerja. Kepuasan kerja merupakan sikap karyawan terhadap aspek-aspek pekerjaan yang dapat menimbulkan perasaan menyenangkan atau tidak menyenangkan. Dengan memperbaiki sistem stres kerja dan kepuasan kerja karyawan adalah kunci sukses menjaga komitmen organisasi karyawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap komitmen organisasi dan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi. ukuran sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 40 responden dan penelitian ini menggunakan SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap komitmen organisasi dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi
PENGARUH STRES KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN CV INDO KARTAWIJAYA
One of the things that leaders must pay attention to is the employee's organizational commitment. Therefore, companies need professional and trained employees to be able to deal with various work pressures. One of the factors that influence organizational commitment is job stress and job satisfaction. Work stress is a tension that causes an imbalance in the psychological condition of workers. Job satisfaction is an employee's attitude towards aspects of work that can lead to pleasant or unpleasant feelings. By improving the work stress system and employee job satisfaction is the key to success in maintaining employee organizational commitment. The purpose of this study was to determine the effect of job stress on organizational commitment and to determine the effect of job satisfaction on organizational commitment. The sample size used in this study was 40 respondents and this study used SmartPLS 3. With the results of the study, work stress had a negative and insignificant effect on organizational commitment and job satisfaction had a positive and significant effect on organizational commitment.
Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh pemimpin adalah mengenai komitmen organisasi karyawan. Oleh karena itu, perusahaan memerlukan karyawan yang profesional dan terlatih agar dapat menghadapi berbagai tekanan kerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi komitmen organisasi yaitu stres kerja dan kepuasan kerja. Stres kerja merupakan suatu ketegangan yang mengakibatkan suatu ketidakseimbangan pada kondisi psikologis pekerja. Kepuasan kerja merupakan sikap karyawan terhadap aspek-aspek pekerjaan yang dapat menimbulkan perasaan menyenangkan atau tidak menyenangkan. Dengan memperbaiki sistem stres kerja dan kepuasan kerja karyawan adalah kunci sukses menjaga komitmen organisasi karyawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh stres kerja terhadap komitmen organisasi dan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi. ukuran sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 40 responden dan penelitian ini menggunakan SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap komitmen organisasi dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi
Penerapan Finite State Automata Pada Transaksi Via Mobile Banking (Aplikasi BRImo)
Tujuan dari penelitian ini adalah penerapan Finite State Automata pada aplikasi mobile banking BRImo. Hasil dari penelitian ini adalah simulasi aplikasi mobile banking pada aplikasi BRImo terkait penerapan Finite State Automata yang digunakan dalam proses transaksi via mobile banking aplikasi BRImo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Finite State Automata dapat digunakan sebagai logika dasar untuk melakukan proses transaksi mobile banking aplikasi BRImo yang membagi tiap sistem ke dalam bentuk state.The purpose of this study is the application of Finite State Automata on the BRImo mobile banking application. The result of this study is a simulation of the mobile banking application on the BRImo application related to the application of Finite State Automata which is used in the transaction process via the BRImo mobile banking application. The results show that Finite State Automata can be used as the basic logic to process the BRImo application mobile banking transaction which divides each system into state forms
Peran Pemuda Lintas Agama dalam Meningkatkan Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Kalimantan Timur
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran yang dilakukan oleh Pemuda Lintas Agama dalam meningkatkan kerukunan umat beragama di Provinsi Kalimantan Timur sehingga mewujudkan sebuah tatanan kehidupan masyarakat majemuk yang harmonis. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif yang dikemukakan oleh Miles, Huberman, dan Saldana, dimana analisis data ini terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data sekunder dengan melakukan penelitian kepustakaan dan sumber-sumber data sekunder lainnya serta melakukan penelitian langsung ke lapangan untuk mendapatkan data primer melalui wawancara yang mendalam. Dari hasil penelitian yang dilakukan, menunjukan bahwa Peran Pemuda Lintas Agama Dalam Meningkatkan Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Kalimantan Timur menunjukan bahwa sejauh ini peran Pemuda Lintas Agama berjalan dengan baik, hal tersebut dikarenakan FKUB dan Pemuda Lintas Agama dinilai mampu menyangga kondusifitas dua elemen penting di masyarakat, yaitu orang tua dan para pemuda. Hal tersebut diperkuat dengan fakta kondisi keberagamaan di Kalimantan Timur yang relatif aman dan tentram
Pengomposan Eceng Gondok Dengan Aktivator Stardec
Eceng gondok (Eichornia crassipes) merupakan tanaman gulma di wilayah perairan
yang hidup terapung pada air yang dalam, atau mengembangkan di dalam lumpur pada
air yang dangkal. Eceng gondok dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan
kompos dan aktivator yang digunakan pada penelitian ini adalah Stardec. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan aktivator stardec dalam
pengomposan eceng gondok dan mengetahui berapa lama waktu pengomposan eceng
gondok menggunakan aktivator stardec. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kompos
Bumi Lestari dan pengambilan sampel eceng gondok dilakukan di Sungai Buni Bakti
pada bulan April-Mei 2021. Metode penelitian ini digunakan adalah metode
eksperimen. Penelitian ini menggunakan lima perlakuan dan satu kali ulangan dimana
pada lima perlakuan yaitu K0 (3 kg eceng gondok tanpa aktivator stardec), K1 (3 kg
eceng gondok+aktivator stardec 30 gram), K2 (3 kg eceng gondok+aktivator stardec 30
gram dan penambahan aktivator stardec 30 gram pada hari kelima), K3 (3 kg eceng
gondok+aktivator stardec 40 gram) dan pada perlakuan K4 (3 kg eceng
gondok+aktivator stardec 40 gram dan penambahan aktivator stardec 40 gram pada hari
kelima). Parameter yang diamati pada penelitian ini yaitu Kadar air, pH, Nitrogen,
Fosfor, Kalium, C-organik dan Rasio C/N. Hasil penelitian yang didapatkan dari
pengujian laboratorium pada lima perlakuan sampel kompos eceng gondok ini
menunjukan bahwa hasil yang didapatkan tidak jauh berbeda pada perlakuan kontrol
(eceng gondok tanpa menggunakan aktivator stardec). Kesimpulan dari penelitian ini
bahwa perlakuan K3 dimana dari tujuh paramater tersebut yang diuji ada tiga parameter
yang tidak sesuai dengan standar (SNI 19-7030-2004) diantaranya yaitu Kadar air (66,
35%), pH meter (7,9) dan Kalium (1,15%) dan tiga parameter yang sesuai dengan
standar (SNI 19-7030-2004) diantaranya yaitu Nitrogen (1,7 %), Fosfor (1,07 %), Corganik
(27,3%) dan C/N Ratio (16,08). Dimana pada perlakuan K3 dapat matang pada
hari kedelapan belas dimana dapat dilihat dari segi fisik kompos seperti warna, bau dan
pH
