123 research outputs found
EVALUASI POTENSI SUMBER DAYA MINYAK DAN GAS BUMI, FORMASI TALANG AKAR (TAF) DAN FORMASI LEMAT SANDSTONE (LSst), LAPANGAN “LANG”, SUB-CEKUNGAN JAMBI, CEKUNGAN SUMATERA SELATAN
ABSTRAK
Evaluasi Potensi Sumber Daya Minyak Dan Gas Bumi, Formasi Talang Akar (Taf) Dan
Formasi Lemat Sandstone (LSst), Lapangan “Lang”, Sub Cekungan Jambi,
Cekungan Sumatera Selatan
Oleh :
Gilang Cempaka, ST
211.110.012
Minyak bumi merupakan sumber energi utama untuk industri, transportasi dan rumah
tangga. Selain itu, minyak bumi merupakan sumber devisa bagi negara. Sebagai sumber
energi, minyak bumi memiliki banyak sekali manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Kebutuhan terhadap bahan bakar ini tiap tahun mengalami peningkatan. Peningkatan
kebutuhan minyak bumi yang tidak diimbangi dengan peningkatan produksinya
menyebabkan Indonesia terancam krisis energi. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya
eksplorasi untuk mencari sumber minyak baru sehingga ancaman krisis energi dapat teratasi.
Salah satu cara yang dilakukan Pemerintah untuk meningkatkan cadangan serta produksi
minyak dan gas bumi (migas) adalah dengan melakukan usaha ekstensifikasi, yaitu
menambah jumlah wilayah kerja baru. Sepanjang 2007 telah dilakukan 3 kali pengumuman
pemenang tender wilayah kerja baru oleh Ditjen Migas yang kemudian ditindaklanjuti
dengan penandatanganan Kontrak Kerja Sama (KKS) pada April, Juli, dan Oktober. Dari
kegiatan tersebut, Pemerintah berhasil menambah 13 wilayah kerja migas, termasuk salah
satunya adalah Lapangan “Lang” (nama disamarkan) yang dikerjakan pleh PT.Odira Energy
Karang Agung.
Lapangan “Lang” secara stratigrafi dari tua ke muda terdiri dari Basement, Formasi
Lemat, Formasi Talang Akar, Formasi Baturaja, Formasi Gumai, Formasi Air Benakat, dan
Formasi Muara Enim. Komponen petroleum sistem Lapangan “Lang” terdiri dari Formasi
Lemat yang bertindak sebagai source rock yang mengalami kematangan dan expulsi pada
umur Late Miocene tergolong kerogen type II/III (oil and gas prone) dengan nilai hidrogn
index (HI) 224mgHC/grock. Formasi Talang Akar dan Formasi Lemat Sandstone bertindak
sebagai reservoar dengan nilai porositas sekitar 8%-14% yang tergolong cukup baik.
Perangkap yang terbentuk pada Lapangan “Lang” merupakan perangkap struktur berupa
antiklin yang terbentuk oleh sesar (three ways dip closure) yang terbentuk pada umur PlioPleistocene.
Formasi Gumai hadir sebagai seal rock secara regional dan hydrocarbon
mengalami migrasi sekitar umur Late Miocene. Lapangan “Lang” memiliki 5 daerah lead
Formasi Talang Akar dan 3 daerah lead Formasi Lemat Sandstone dengan sumber daya
hidrokarbon yaitu TAF lead Kalang 1 25,11MMSTB/4,16BSCF, TAF lead Kalang 2
31,74MMSTB/4,68BSCF, TAF lead Kalang 3 12,29MMSTB/1,65BSCF, TAF lead Kalang 4
1,46MMSTB/0,23BSCF, dan TAF lead Kalang 5 0,37MMSTB/0,075BSCF, kemudian pada
Formasi Lemat Sandstone yaitu Lemat Sst lead Kalang 1 18,32MMSTB/3,83BSCF, Lemat
Sst lead Kalang 2 9,76MMSTB/1,8BSCF, serta Lemat Sst lead Kalang 3
19,02MMSTB/2,67BSCF. Dari hasil analisis resiko geologi dengan klasifikasi Otis and
Scheneiderman 1997, lead pada Formasi Talang Akar diperoleh nilai probability of
geological success pada Formasi Talang Akar lead Kalang 1 16,66%, lead Kalang 2 senilai
16,76%, lead Kalang 3 senilai 16,15%, lead Kalang 4 senilai 14,76%, dan lead Kalang 5
senilai 14,52% dan yang semuanya tergolong dalam moderate risk, dan nilai probability of
geological success lead pada Formasi Lemat Sandstone lead Kalang 1 senilai 16,66%lead,
Kalang 2 senilai 15,2%, serta lead Kalang 3 senilai 15,32% dan yang juga tergolong dalam
moderate risk
KONTRUKSI SUMUR BOR AIRTANAH DALAM PADA SUMUR “X” DESA NYEMOK, KECAMATAN BRINGIN, KABUPATEN SEMARANG, PROVINSI JAWA TENGAH
Lokasi penelitian terdapat pada Desa Nyemok, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Secara geografis terletak pada 7° 15’-7°20” Lintang Selatan dan 3°45’-3°50” Bujur Timur di hitung 0° dari Jakarta. Aspek perencanaan debit pemompaan sumur dalam tahapan desain konstruksi terutama ditinjau atas dasar diameter pompa selam (submersible pump) yang lazim tersedia di pasaran, di samping kecepatan maksimum aliran air ke atas yang diijinkan di dalam pipa untuk memperkecil nilai gesek (friction losses). Untuk dapat merencanakan/desain konstruksi sumur yang baik, perlu tersedianya beberapa informasi data pemboran, antara lain :- Jenis litologi yang ditembus dalam lubang bor,- Dan tahapan kontruksi sumur
SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN DALAM PELAPORAN HASIL MUTASI JABATAN PADA KANTOR DINAS KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH PROPINSI JAWA BARAT
Objek pembahasn laporan Tugas Akhir ini adalah “ sistem informasi Kepegawaian Dalam Pelaporan Hasil Mutasi Jabatan Pada Kantor Dinas Koperasi dan Ukm Propinsi Jawa Barat “ yang bertempat di Jl. Soekarno Hatta No. 702 Bandung
Tujuan dari pembuatan sistem Informsi ini adalah untuk mempermudah Kantor Dinas tersebut dalam pencarian data-data pegawai yang akan di mutasi selain itu pesatnya kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi komputerisasi telah merabah ke dalam segala aktifitas kehidupan manusia yang menunutut efektifitas kinerja secara maksimal
Peranan komputer sangat penting terutama di perusahaan-perusahaan dan perkantoran yang dimana penggunaan komputer tersebut sangat membantu dalam pengolahan data dan mempermudah penyajian atau pembuatan suatu laporan.
Sistem Informasi Kepegawaian merupakan sistem informasi kepegawaian yang diterapkan dengan menggunakan bahasa pemograman Visual Basic yang mana dapat memudahkan dalam penyampaian atau pencarian juga pengeditan data pegawai.
Sistem Informasi pengolahan data pegawai yang telah dibuat atau dirancang dapat menghasilkan sutau informasi yang diharapka
LAGU KUDUP TURI DALAM KESENIAN RONGGENG GUNUNG DI CIAMIS SELATAN
Lagu Kudup Turi dalam Kesenian Ronggeng Gunung adalah judul dalam penelitian ini, yang sarat dengan nilai budaya bangsa Indonesia, yang memiliki makna khusus yang terletak pada nyanyiannya. Nilai historis dan estetika pada lagu Kudup Turi ini, menjadi identitas proses terciptanya kesenian Ronggeng Gunung.
Berawal dari permasalahan bagaimana kompositoris dan keistimewaan yang ada pada lagu Kudup Turi dalam kesenian Ronggeng Gunung? penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman nilai budaya daerah disamping mengetahui permasalahan tersebut.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan paradigma kualitatif, untuk memahami secara mendalam tentang permasalahan berdasarkan sudut pandang subjek penelitian, kemudian dituangkan kedalam bentuk tulisan. Observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini.
Setelah dilakukan pengolahan data, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa struktur lagu Kudup Turi dalam kompositoris yang tercipta secara sederhana namun memiliki nilai musikal tradisional yang tinggi.
Kontribusi bagi dunia pendidikan diharapkan dapat menjadi bahan acuan bagi pengembangan pendidikan seni dan memperkaya ilmu pengetahuan tentang seni tradisi
LAGU KUDUP TURI DALAM KESENIAN RONGGENG GUNUNG DI CIAMIS SELATAN
Lagu Kudup Turi dalam Kesenian Ronggeng Gunung adalah judul dalam penelitian ini, yang sarat dengan nilai budaya bangsa Indonesia, yang memiliki makna khusus yang terletak pada nyanyiannya. Nilai historis dan estetika pada lagu Kudup Turi ini, menjadi identitas proses terciptanya kesenian Ronggeng Gunung.
Berawal dari permasalahan bagaimana kompositoris dan keistimewaan yang ada pada lagu Kudup Turi dalam kesenian Ronggeng Gunung? penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman nilai budaya daerah disamping mengetahui permasalahan tersebut.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan paradigma kualitatif, untuk memahami secara mendalam tentang permasalahan berdasarkan sudut pandang subjek penelitian, kemudian dituangkan kedalam bentuk tulisan. Observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini.
Setelah dilakukan pengolahan data, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa struktur lagu Kudup Turi dalam kompositoris yang tercipta secara sederhana namun memiliki nilai musikal tradisional yang tinggi.
Kontribusi bagi dunia pendidikan diharapkan dapat menjadi bahan acuan bagi pengembangan pendidikan seni dan memperkaya ilmu pengetahuan tentang seni tradisi
ANALISIS IMPLEMENTASI REBRANDING KAMPUNG KELUARGA BERENCANA MENJADI KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS DI KELURAHAN BANYUDONO KABUPATEN PONOROGO
ABSTRAK
Skripsi dengan judul Analisis Implementasi Rebranding Kampung Keluarga Berencana Menjadi Kampung Keluarga Berkualitas Dikelurahan Banyudono Kabupaten Ponorogo Oleh Rizqi Gilang Ramadhani / 18240662 dengan dosen pembimbing Bapak Oki Cahyo Nugroho, S.Sn., M.I. Kom
Penelitian ini didasari fenomena maraknya kampung KB yang menjunjung tinggi prestasi akan desanya, maka dari itu penulis mengambil system rebranding dari kampong keluarga berencana menjadi Kampung KB sebagai penelitian ini. Dengan menggunakan tiga tahap rebranding yang akan digunakan penulis dalam penelitian ini. Selain itu penulis juga melakukan penelitian dilapangan secara berkala untuk menemukan data yang akurat serta data yang dibutuhkan.Penelitian ini menggunakan metode penlitian kualitatif yang mana penulis akan melakukan wawancara dengan narasumber yang terkait dengan proses rebranding Kampung Keluarga Berencana di Kelurahan Banyudono ini. Selain itu juga menggunakan dokumnetasi serta referensi penelitian terdahulu. kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini akan mengarah pada kesuksesan rebranding kampung keluarga berencana menjadi Kampung KB Banyudono. Sumber data pada penelitian ini ada dua macam yaitu data primer yang berisikan wawancara dengan narasumber dan data sekunder yang mengambil video serta gambar yang ada sebelumnya. Hasil dari penelitian ini akan menunjukkan sudah efektif terbukti dengan semakin dikenalnya kampung KB Bayudono dikalangan masyarakat.
Kata Kunci : Rebranding, Banyudono, Kampung KB, Citra, BKKBN
ABSTRACT
Thesis with the title Analysis of Implementation of Rebranding of Family Planning Villages to Become Quality Family Villages in Banyudono Village, Ponorogo Regency By Rizqi Gilang Ramadhani / 18240662 with supervisor lecturer Mr. Oki Cahyo Nugroho, S.Sn., M.I. com
This research is in line with the phenomenon of the rise of family planning villages that uphold the high achievements of their villages, therefore the authors adopted a rebranding system from family planning villages to family planning villages as this research. By using a three-stage rebranding that will be used by the author in this study. In addition, the author also conducts field research on a regular basis to find accurate data and the data needed. This research uses a qualitative research method in which the author will conduct interviews with informants related to the process of rebranding the Family Planning Village in the Banyudono Village. Besides that, it also uses documentation and references to previous research. The conclusions that can be drawn from this research will lead to the success of rebranding the family planning village into Banyudono KB Village. There are two kinds of data sources in this study, namely primary data which contains interviews with informants and secondary data which takes videos and pictures that existed before. The results of this study will show that it has been proven effective by the increasing recognition of KB Bayudono village among the community.
Keywords: Rebranding, Banyudono, Kampung KB, Citra, BKKB
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIDEPRESAN PADA PASIEN DEPRESI DI DEPO RAWAT JALAN RUMAH SAKIT KHUSUS JIWA SOEPRAPTO PROVINSI BENGKULU
Depresi adalah gangguan mental yang umunya ditandai dengan kehilangan minat
atau kesenangan, penurunan energi, perasaan bersalah, atau sulit tidur atau nafsu
makan berkurang perasaan kelelahan dan kurang konsentrasi. Peran keluarga
dalam kesembuhan pasien depresi adalah memotivasi selama proses perawatan
dan pengobatan . Diharapkan dengan adanya dukungan dari keluarga kepatuhan
mengkonsumsi obat dan respon sosial (emosional) pasien akan lebih baik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan
kepatuhan minum obat antidepresan pada pasien depresi di Depo Rawat Jalan
RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah cross sectional
untuk mengukur variabel peran keluarga terhadap variabel kepatuhan minum obat
dalam waktu bersamaan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara prospektif
dengan cara membagikan kuesioner kepada responden yang berjumlah sebanyak
45 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran keluarga pasien di RSKJ
Soeprapto Provinsi Bengkulu hampir seluruh (95,6%) yaitu baik. Dan kepatuhan
minum obat pada pasien depresi di RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu sebagian
besar (53,3%) yaitu patuh, Hasil analisa secara statistic menggunakan chi square
didapatkan nilai p value (0,419). Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
tidak ada hubungan yang bermakna antara hubungan peran keluarga dengan
kepatuhan minum obat antidepresan di depo rawat jalan Rumah Sakit Khusus
Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu . Peneliti menyarankan bagi keluarga penderita
depresi untuk tetap memberikan peran dan dukungan keluarga dalam
mengingatkan pasien rutin minum obat. Untuk peneliti selanjutnya agar
melakukan penelitian tentang faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi
kepatuhan minum obat.
Kata Kunci: Peran Keluarga, Kepatuhan Minum Obat, Depresi
USING PICTURES THROUGH IMITATION AS A TECHNIQUE OF TEACHING VOCABULARY TO KINDERGARTEN STUDENTS : A CASE STUDY AT AL-FATTAH ISLAMIC KINDERGARTEN SCHOOL - TANGERANG
USING PICTURES THROUGH IMITATION AS A TECHNIQUE OF TEACHING VOCABULARY TO KINDERGARTEN STUDENTS : A CASE STUDY AT AL-FATTAH ISLAMIC KINDERGARTEN SCHOOL - TANGERAN
HUBUNGAN ANTARA POLA KELEKATAN (ATTACHMENT) ORANG TUA-ANAK DENGAN KEMANDIRIAN ANAK USIA REMAJA AWAL : Studi Deskriptif Analitik Terhadap Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Bandung Tahun Ajaran 2007/ 2008
Kemandirian merupakan salah satu tugas perkembangan pada anak usia remaja awal. Pada anak usia remaja awal pembentukan kemandirian merupakan tuntutan yang sangat besar. Dalam pembentukan kemandirian sangat bergantung pada beberapa faktor, salah satunya adalah orang tua. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pola kelekatan (attachment) orang tua-anak dengan kemandirian anak usia remaja awal. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan menggunakan metode kuantitatif non-eksperimen. Penelitian ini dilakukan pada siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 13 Bandung, dengan jumlah sampel sebanyak 60 siswa yang dipilih berdasarkan teknik cluster random sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis chi square. Dengan menggunakan α = 0,05 dan dk= 4, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola kelekatan (attachment) orang tua-anak dengan kemandirian anak usia remaja awal pada siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 13 Bandung. Dari hasil penelitian yang telah didapatkan, diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian serupa dengan karakteristik sampel, teknik analisis, dan metode yang berbeda
SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN DALAM PELAPORAN HASIL MUTASI JABATAN PADA KANTOR DINAS KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH PROPINSI JAWA BARAT
Objek pembahasn laporan Tugas Akhir ini adalah “ sistem informasi Kepegawaian Dalam Pelaporan Hasil Mutasi Jabatan Pada Kantor Dinas Koperasi dan Ukm Propinsi Jawa Barat “ yang bertempat di Jl. Soekarno Hatta No. 702 Bandun
- …
