5 research outputs found
HAMBATAN KURATOR DALAM MENUNTUT PENYERAHAN BENDA AGUNAN YANG DIKUASAI KREDITOR SEPARATIS
Andreas Butar Butar, Amelia Sri Kusuma Dewi, Shanti Riskawati
Fakultas Hukum Universitas Brawijaya
Jl. MT. Haryono No. 169 Malang
e-mail: [email protected]
Abstrak
Pasal 59 ayat (2) Undang Undang Kepailitan dan PKPU mewajibkan kurator untuk menuntut penyerahan benda agunan milik kreditor separatis yang telah melewati jangka waktu eksekusi 2 (dua) bulan sebagaimana diatur dalam Pasal 59 ayat (1). Jangka waktu tersebut dinilai terlalu singkat dan tidak dapat dilakukan dalam penjualan benda bernilai tinggi. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan melakukan analisa empiris terhadap implementasi, hambatan-hambatan implementasi, dan upaya penyelesaian dari hambatan implementasi Pasal 59 ayat (2) Undang Undang Kepailitan dan PKPU. Jenis penelitian ini adalah penelitian empiris atau Socio-Legal dengan pendekatan yuridis sosiologis dengan klasifikasi faktor hambatan penegakan hukum menurut doktrin Prof Soerjono Soekanto. Dalam penelitian ini, Pasal 59 ayat (2) Undang Undang Kepailitan dan PKPU merupakan pasal yang tidak masuk akal dan tidak dapat diimplementasikan karena adanya beberapa hambatan yang berasal dari faktor undang-undang, faktor penegak hukum, dan faktor sarana atau fasilitas. Upaya penyelesaian yang dapat dilakukan untuk menghadapi permasalahan tersebut adalah dengan mempercepat perubahan undang-undang kepailitan, perjanjian tambahan antara kurator dengan kuasa hukum kreditor separatis terkait penjualan benda agunan, dan penetapan time frame yang disepakati oleh Kementerian Hukum dan HAM dengan Kementerian Keuangan terkait percepatan atau prioritas lelang kepailitan.
Kata Kunci: jangka waktu eksekusi, kurator, kreditor separatis
Abstract
Article 59 Paragraph (2) of the Law concerning Bankruptcy and Suspension of Debt Payment Obligations require a trustee to call for submission of a mortgage object owned by a secured creditor no later than two months of the execution as governed in Article 59 paragraph (1). This period is deemed too short, and it cannot apply to the sale of an object that is highly valuable. Departing from this issue, this research aims to conduct an empirical analysis of the implementation, the hindrances to the implementation, and the measures taken to tackle the hindrances to the implementation of Article 59 paragraph (2) of Law concerning Bankruptcy and Suspension of Debt Payment Obligations. This research employed empirical or socio-legal methods and a sociological approach with the classification of impeding factors hampering the enforcement of law according to the doctrine of Prof. Soerjono Soekanto. Article 59 paragraph (2) of the Law concerning Bankruptcy and Suspension of Debt Payment Obligations is deemed unacceptable and cannot be implemented because of external impeding factors such as law, law enforcers, and facilities and infrastructure. Tackling this issue can be done by accelerating the amendments to the statute concerned and providing an additional agreement between the trustee and the lawyer of the secured creditor regarding the sale of the mortgage object, and by setting the time frame agreed upon by the Ministry of Law and Human Rights and Finance Minister regarding the acceleration and priority of auction following the bankruptcy.
Keywords: execution period, trustee, secured creditor
Penjatuhan Sanksi Pidana Terhadap Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan oleh Korporasi (Studi Putusan Nomor 57/Pid.Sus.TPK/2016/PN.Pbr.)
One of the cases of criminal acts of corporate corruption can be seen in Decision
Number Pid.Sus.TPK / 2016 / PN.Pbr. In the criminal case this decision is related to the
power plant procurement project in Bengkalis Regency, Riau. The defendant namely Ir. H.
Herliyan Saleh, M.Sc is a former vice regent of Bengkalis Regency from 2010-2015. In his
position as deputy regent of Bengkalis Regency, the defendant is also a shareholder of PT.
Bumi Laksamana Jaya. So in the execution of the power plant procurement project, the
defendant jointly committed a criminal act of corruption. Such a situation will bring up a
legal argument regarding the responsibility of the defendant who in this case was charged by
the Prosecutor's Office for committing a criminal act of corruption in a corporate manner.
The research conducted is normative legal research. Researchers used a data
collection tool in the form of a Literature Study or Documentary Study. Literature research
conducted on Decision Number 57 / Pid.Sus.TPK / 2016 / PN.Pbr.
The results of the study showed that accountability for corruption was based on the
provisions of Law No. 31 of 1999 jo. Law No. 20 of 2001, the types of criminal convictions
that can be carried out by judges against corruption convicted criminals are as follows:
Against People Who Commit Criminal Death Corruption; Criminal Prison; Additional
Crimes. Against Criminal Acts Committed By Or On Behalf Of A Corporation. Corporate
punishment is usually embraced by what is called "bipunishment provisionsi". Witness
testimony presented at the trial which basically justifies the existence of a criminal act of
corruption committed by the defendant; The evidence in court there are 84 (eighty-four
pieces of evidence which are generally in the form of documents presented at the trial; the
alleged article in this case the Public Prosecutor has denied Article 3 in conjunction with
Article 18 of Law Number 31 of 1999 as amended and coupled with Law Number 20 Year
2001 Concerning Eradication of Corruption in conjunction with Article 55 paragraph (1) to
the Criminal Code 1. Consideration of Sociological Law Background of the Defendant who
in this decision was a district head of Bengkalis Riau in the period of 2010-2015; criminal
corruption which results in state losses both in the state finances and the economy of the
state; the condition of the defendant who is in a healthy condition and not under control; the
religion of the defendant in this case can be seen in a passionate ruling "based on the
Almighty God".112 HalamanSkripsi Sarjan
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, GROWTH OPPORTUNITY DAN PROFITABILITAS TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
ABSTRAKPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, kepemilikan institusional, growth opportunity dan profitabilitas terhadap konservatisme akuntansi pada Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan dalam pemilihan sampel adalah purposive sampling dan diperoleh 95 sampel dari 19 perusahaan yang telah memenuhi kriteria sampel. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 22.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: (1) ukuran perusahaan berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap konservatisme akuntansi pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (2) kepemilikan institusional berpengaruh positif tidak signifikan terhadap konservatisme akuntansi pada Perusahaan Subsektor Makanan dan Minuman Yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (3) growth opportunity berpengaruh positif tidak signifikan terhadap konservatisme akuntansi pada Perusahaan Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan yang terakhir profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap konservatisme akuntansi. (4) profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap konservatisme akuntansi pada Perusahaan Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan yang terakhir profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap konservatisme akuntansi. Kata Kunci : Ukuran perusahaan, Kepemilikan institusional, Growth opportunity, profitabilitas DAFTAR PUSTAKA Abdurrahman M A, dan Ermawati W J. (2018). Pengaruh Leverage, Financial Distress dan Profitabilitas Terhadap Konservatisme Akuntansi Pada Perusahaan Pertambangan di Indonesia Tahun 2013-2017. Jurnal Management dan Organisasi (JMO), 9 (3).Agustin, Fitriyah. (2007). Pengukuran Kinerja Keuangan Daerah (Studi pada Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar). Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang. Tidak Dipublikasikan.Agustina, dkk. (2016). Akuntansi Konservatisme Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Dinamika Akuntansi Dan Bisnis, 2 (1). Sekolah tinggi Ilmu Ekonomi Mikroskil. Medan.Alfian, Angga dan Arifin Sabeni. (2013). Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pemilihan Konservatisme Akuntansi di Indonesia. Journal of Accounting 2 (3), 1-10.Aloysius dan Azriel. (2020). Potret Kondisi Perekonomian Indonesia. Jakarta : PT Raja Grafindo PersadaArdina, Ayu Martaning dan Yogi. (2012). Penggunaan Perspektif Positive Accounting Theory Terhadap Konservatisme Akuntansi di Indonesia. (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Tercatat di Bursa Efek Indonesia). Skripsi. Universitas Diponegoro. Semarang.Arsanto, Yoga Azif. (2017). Pengaruh Kepemilikan Institusional, Leverage, Political Cost, Size, dan Growth Terhadap Konservatisme Akuntansi, Universitas Negeri Surabaya.Asnawi, Said Kelana dan Chandra Wijaya.. (2005). Riset Keuangan: Pengujian Pengujian Empiris, Edisi Pertama. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.Baharudin, Ahmad Arif dan Provita Wijayanti. (2011). Mekanisme Corporate Governance Terhadap Konservatisme Akuntansi Di Indonesia. Dinamika Sosial Ekonomi, 7 (1), 86 – 101.Bastian, Indra. (2006). Akuntansi Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit Erlangga.Basu, Sudipta. (1997). The Conservatism Principle and the Asymmetric Timeliness of Earnings. Journal of Accounting and Economics 24, 3-37.Brilianti, Dinny Prastiwi. (2013). Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Konservatisme Akuntansi Perusahaan. Accounting Analysis Journal, Universitas Negeri Semarang.Choiriyah, N. (2016). Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Tingkat Kesulitan Keuangan Perusahaan Terhadap Konservatisme Akuntansi. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas.Deviyanti, Dyahayu Artika. (2012). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Konservatisme Dalam Akuntansi. Skripsi Universitas Diponegoro SemarangDjarwanto, PS. (1994). Pokok – Pokok Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta: BPFE Cetakan I.Eisenhardt, Kathleem. (1989). Agency Theory: An Assessment and Review. Academy of Management Review, 14, 57-74.Fatmariani. (2013). Pengaruh Struktur Kepemilikan, Debt Covenant, dan Growth Opportunities Terhadap Konservatisme Akuntansi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang.Financial Accounting Standards Board (FASB). (1984). Statement of Financial Accounting Concepts No.5: Recognition and Measurement in Financial Statement of Business Enterprises. Stamford. Connecticut.Givoly dan Carla Hayn. (2002). Rising Conservatism: Implications For Financial Analysis. AIMR.Gunawan, Imam. (2011). Pengantar Statistika Inferensial. Jakarta: Salemba Empat.Hamizar Z. (2006). Menggali Potensi Wirausaha. Bekasi: CV Dian Anugrah Prakasa.Haniati, Sri dan Fitriany. (2010). Pengaruh Konservatisme terhadap Asimetri Informasi dengan Menggunakan Beberapa Model Pengukuran Konservatisme. Simposium Nasional Akuntansi XIII.Harahap Sofyan Syafri. (2009). Analisis Kritis atas Laporan Keuangan Edisi Ke satu. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Harahap, Sofyan Syafri. (2010). Analisa Kritis atas Laporan Keuangan Cet 11. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.Harris, Mochamad Ibnu dan Darsono. (2015). Pengaruh Non-CEO Family Ownership dan Ukuran Perusahaan Terhadap Konservatif Akuntansi Dengan Founder Ownership Sebagai Variabel Pemoderasi. Diponegoro Journal Of Accounting, 4 (4), 1–8.Hery. (2017). Kajian Riset Akuntansi: Mengulas Berbagai Hasil Penelitian Terkini Dalam Bidang Akuntansi Dan Keuangan. Jakarta: Grasindo.Hery. (2017). Teori Akuntansi Pendekatan Dan Konsep Analisis. Jakarta: PT GrandmediaHidayat, Wastam, Wahyu. (2018). Dasar Dasar Analisa Laporan Keuangan. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia.Husaini Usman, R. Purnomo Setiady Akbar. (2006). Pengantar Statistika, Edisi Kedua. Jakarta: PT Bumi Aksara.Indahningrum, Rizka Putri, dan Ratih Handayani, (2009) Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Dividen, Pertumbuhan Perusahaan, Free Cash Flow, Profitabilitas terhadap Kebijakan Hutang. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 11 (3), 189-207.Indrayati, Martha R. (2010). Pengaruh Karakteristik Dewan Komisaris Terhadap Tingkat Konservatisme. Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro.Jayanti, A., & Sapari. (2016). Pengaruh Positive Accounting Theory, Profitabilitas Dan Operating Cash Flow Terhadap Penerapan Konservatisme. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen, 5 (10), 1–17.Jensen, M and Mecking, W. (1976). Theory of The Firm: Managerial Behaviour, Agency Costs and Ownership Structure. Journal of financial Economics, 3 (4), 305-360.Kasmir. (2012), Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Lia, Alfiah D. (2011). Telaah Literatur Tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konservatisme Akuntansi. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 8 (2).Mulyono, (2008). Manajemen Administrasi dan Organisasi Pendidikan. Yogyakarta: Ar Ruzz Media Group.Nisfiannoor, Muhammad. (2009). Pendekatan Statistik Modern Untuk Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.Noviantari, Ni Wayan dan Ni Made Dwi Ratnadi. (2015). Pengaruh Financial Distress, Ukuran Perusahaan, dan Leverage pada Konservatisme Akuntansi. Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 11 (3), 646-660.Nuraini, Ifa. (2017). Pengaruh Growth Opportunities, Leverage, dan Financial Distress terhadap Konservatisme Akuntansi pada Perusahaan Farmasi (Studi Empiris di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2015). STIE Perbanas Surabaya.Nurhaliza Zia, Zulpahmi dan Sumardi (2019). Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Growth Opportunity Terhadap Konservatisme Akuntansi. Jurnal Aset (akuntansi riset). 11 (2), 315-328.Pakpahan, Gita Lamtiur. (2017). Pengaruh Penerapan PSAK 64, Struktur Kepemilikan Manajerial, Struktur Kepemilikan Institusional, Struktur Kepemilikan Publik, Ukuran Perusahaan dan Leverage Terhadap Konservatisme Laba (Studi pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar di Bei 2011-2015). Skripsi Universitas Lampung.Pramana, A. D. (2010). Pengaruh Mekanisme Corporate Governance, Profitabilitas Dan Leverage Terhadap Konservatisme Akuntansi Di Indonesia. Skripsi Universitas Sebelas Maret.Pratanda, Radyasinta Surya dan Kusmaryanto. (2014). Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance, Likuiditas, Profitabilitas dan Leverage terhadap Konservatisme Akuntansi. Accounting Analysis Journal.Priyanto, Dwi. (2014). SPSS 22 : pengolahan data terpraktis,Yogyakarta: Andi Offset.Rahmawati, D. (2018). Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Debt Covenant Dan Growth Opportunities Terhadap Konservatisme Akuntansi.Rahmawati, Fitri. (2010). Pengaruh Karakteristik Dewan Sebagai Salah Satu Mekanisme Corporate Governance Terhadap Konservatisme Akuntansi Di Indonesia. Skripsi. Universitas Diponegoro Semarang.Riyanto, Slamet dan Andhita Aglis. (2020). Metode Riset Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: CV Budi Utama.Santoso, Singgih. (2010). Statistik Parametrik Konsep dan Aplikasi dengan SPSS. Jakarta: Elex Media.Saputra, A. A. D. (2018). Pengaruh Debt Covenant, Growth Opportunities, Political Cost, Bonus Plan, dan Profitabilitas Terhadap Konservatisme Akuntansi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.Saputri, Yuliani Diah. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pilihan Perusahaan terhadap Konservatisme Akuntansi. Accounting Analysis Journal, 2 (2).Sari ,Dewi Nadia, Yusralaini, Al-Azhar L. (2014). Pengaruh Struktur Kepemilikan Institusional, Struktur Kepemilikan Manajerial, Struktur Kepemilikan Publik, Debt Covenant Dan Growth Opportunities. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 1 (2).Sari, Cynthia, dan Desi Adhariani. (2009). Konservatisme perusahaan di Indonesia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. In Simposium Nasional Akuntansi XII, 17.Sawir, Agnes. (2004). Kebijakan Pendanaan Dan Rekonstruksi Perusahaan. Jakarta: PT. GrandmediaScott, William R. (2003). Financial Accounting Theory. Third Ed, University of Waterloo, Prentice-Hall. Septian, Ardo dan Yane Devi Anna. (2014). Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Ukuran Perusahaan, Debt Covenant, dan Growth Opportunities terhadap Konservatisme Akuntansi (Studi pada Sektor Industri Farmasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2012). E-Proceeding of Management 1 (3).Sudaryo Y, Devyanthi S, dan Nunung Ayu S. (2017). Keuangan Di Era Otonomi Daerah. Yogyakarta : Andi.Sugiarto, Nobita dan Ida Nurhayati. (2017). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Konservatisme Akuntansi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2016. Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan (DAKP), 6, (2), 102-116.Sugiyono. (2004). Metode Penelitian. Bandung: Alfabeta.Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta,Sulistyanto, S. (2018). Manajemen Laba. Jakarta: GrasindoSumiari, Kadek Nita dan Dewa Gede Wirama. (2016). Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Konservatisme Akuntansi Dengan Leverage Sebagai Variabel Pemoderasi. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 5 (4), 749–74.Supriadi Imam. (2020). Metode Riset Akuntansi. Yogyakarta: CV Budi Utama.Suryanawa, Ketut dan Kadek Tista. (2017). Pengaruh Ukuran Perusahaan Dan Potensi Kesulitan Keuangan Pada Konservatisme Akuntansi Dengan Leverage Sebagai Pemoderasi. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 18, 2477– 2504.Susanti, R. (2018). Pengaruh Debt Covenant, Size Perusahaan, Dan Growth Opportunities Terhadap Konservatisme Akuntansi (Universitas Muhammadiyah Gresik).Susanto, Barkah dan Tiara Ramadhani. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konservatisme (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI 2010-2014). Jurnal Bisnis dan Ekonomi, 23 (2), 142-151.Sutrisno Hadi. (2004). Metodologi Research 2. Yogyakarta: Andi Offset.Suwarti Titiek , Widari Wahyu, Nurhayati Ida dan Ainunnisa Zulfa (2020). Pengaruh Debt Covenant, profitabilitas dan Growth Opportunity Terhadap Konservatisme Akuntansi (Study Kasus Pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2018). Jurnal Akuntansi Riset.Syarifah Rahmawati. (2017). Konflik Keagenan dan Tata Kelola Perusahaan di Indonesia. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.Syefa Nurhaliza, Zulpahmi dan Sumardi. (2019). Pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, growth opportunity dan profitabilitas terhadap konservatisme akuntansi. Jurnal aset (Akuntansi riset), 11 (2), 315-328Syifa hasbi Muhammad, Kristanti titik, Juliana Vaya (2017). Pengaruh Financial Distress, Kepemilikan Institusional, dan Profitabilitas Terhadap Konservatisme Akuntansi. Jurnal riset akuntansi kontemporer, 9 (1).Utama, E. P., & Titik, F. (2018). Pengaruh Leverage, Ukuran Perusahaan, Kepemilikan Manajerial Dan Profitabilitas Terhadap Konservatisme Akuntansi (Studi pada Subsektor Telekomunikasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2016. E-Proceeding Of Management, 5 (1), 720-728.Wagiran. (2014). Metodologi Penelitian Pendidikan ( Teori dan Implementasi ). Yogyakarta: CV Budi Utama.Watts, R. dan Zimmerman. (1986). Positive Accounting Theory. Prentice-hall, Englewood CLiffs, New Jersey.Watts, RL., (2003b). Conservatism In Accounting part I: Explanations and Implications. Journal of Accounting and Economics, 207-221Widya. (2005). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pilihan Perusahaan Terhadap Akuntansi Konservatif. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, 8 (2), 138- 157.Wiranata dan Nugrahanti. (2013). Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur di Indonesia. Universitas Kristen Satya Wacana. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 15 (1). Wulandari, Indah. Andreas dan Elfi Ilham. (2014). Pengaruh Struktur Kepemilikan Manajerial, Debt Covenant, dan Growth Opportunities Terhadap Konservatisme Akuntansi. JOM Fekon, 1 (2).Yuliarti, D. (2017). Pengaruh Leverage, Ukuran Perusahaan, Kepemilikan Manajerial, Ukuran Dewan Komisaris Dan Profitabilitas Terhadap Konservatisme Akuntansi. Universitas Negeri Semarang, 130.Zaharuddin Harmaizar. (2006). Menggali Potensi Wirausaha. Bekasi: CV Dian Anugerah Prakara.
Strategi Konseling Kelompok Realitas untuk Mengembangkan Kemampuan Pengambilan Keputusan Karier Pada Siswa Kelas XI SMK Plus Pelita Nusantara
This study aims to improve the career decision-making skills of students of SMK Plus Pelita Nusantara. The research method used is Quasi Experimental with the application of Nonequivalent Control Group Design which provides data collection before and after the implementation of group counseling. The population of this study were all grade XI students of SMK Plus Pelita Nusantara which amounted to 352 students. The sampling technique in this study used purposive sampling method. The number of samples in this study were 10 students who were selected based on the criteria determined by the researcher. The data that has been collected is analyzed using the t table test to test for significant differences between the pre-test and post-test scores with a significance value (2-tailed) p=0.000 which means the p value is smaller than 0.05 (<0.05). These results indicate that there is an increase in the average career decision making from the average experimental class pretest score of 69 and a posttest score of 77.4. The score in the control class with an average pretest score of 69.9 and a posttest score of 72.9. With these results, it can be concluded that reality group counseling is effective in developing students' career decision-making skills at SMK Plus Pelita Nusantara.
KEYWORDS: Reality Group Counseling Strategies, Career Decision Making, Vocational School Students
 
Prevalensi maloklusi skeletal dan inklinasi gigi insisivus rahang atas ditinjau dari radiograf sefalometri
Studi ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi maloklusi skeletal dan inklinasi gigi insisivus rahang atas yang ditinjau dari radiograf sefalometri. Penelitian ini merupakan observasional dengan teknik deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan jumlah kasus maloklusi dan jenis diklinasi rahang atas yang ditinjau dengan radiografi sefalometri. Penelitian dilakukan pada bagian instalasi Radiologi Kedokteran Gigi RSGM Prima yang dimulai dari bulan Juni 2022 hingga bulan Oktober 2022. Populasi pada penelitian ini yaitu radiograf sefalometri tentang kasus maloklusi pada masa fase gigi bercampur yang berusia 9-12 tahun dan pernah dirawat di RSGM Prima serta pengambilan sampel dimulai dari April sampai Mei 2022. Jumlah radiograf yang didapatkan sebanyak 49. Pada penelitian ini ditemukan prevalensi maloklusi skeletal yang ditinjau dari radiograf sefalometri dengan menggunakan analisis Steiner di RSGM Prima Medan dengan prevalensi terbanyak diduduki oleh maloklusi skeletal kelas I. Inklinasi normal menjadi kelompok terbanyak yang ditemukan pada penelitian ini. Diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai prevalensi maloklusi dental serta inklinasi gigi insisivus rahang bawah dan rahang atas dengan memakai analisis model studi dan analisis sefalometri
