395 research outputs found

    DILEMA KEHIDUPAN PESANTREN DALAM NOVEL DZIKIR-DZIKIR CINTA KARYA ANAM KHOIRUL ANAM

    No full text
    ABSTRAK Hartini, Nopi. 2018. Dilema Kehidupan Pesantren dalam Novel Dzikir-Dzikir Cinta Karya Anam Khoirul Anam. Skripsi, Program Sarjana (S-1) Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu. Pembimbing: (I) Dra. Yayah Chanafiah, M.Hum., (II) Bustanuddin Lubis, M.A.. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peristiwa yang melatarbelakangi konflik yang dialami tokoh dan mendeskripsikan dilema kehidupan pesantren dalam novel “Dzikir-Dzikir Cinta” karya Anam Khoirul Anam. Metode penelitian ini adalah pendekatan deskriptif – kajian psikoanalisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel “Dzikir-Dzikir Cinta” karya Anam Khoirul Anam terbitan Diva Press Jogjakarta 2006, cetakan pertama September 2006. Teknik pengumpulan data pada penelitian novel ini adalah teknik dokumentasi atau studi pustaka. Hasil penelitian yang didapat adalah adanya dilema yang dihadapi tokoh dalam novel ini adalah beratnya memilih antara cinta dan ketaatan terhadap titah sang kiai. Pengungkapan sisi negatif di pesantren yang menyebabkan dilema kehidupan santri dan santriwati. Namun, pada akhirnya konflik-konflik tersebut mampu diselesaikan dengan kembali mendekatkan diri pada Tuhan. Ditemukan adanya mimpi atau keinginan pengarang terhadap kehidupan di pesantren bahwa seharusnya setiap manusia harus selalu mengembalikan segala sesuatu yang dihadapi hanya kepada Tuhan karena dengan hal tersebut akan selalu ada penyelesaian yang baik, sehingga dapat menghilangkan sisi negatif kehidupan pesantren. Dilema yang dirasakan disebabkan banyak faktor, yaitu masa perkembangan psikologis tokoh yang rentan terpengaruh ke arah hal negatif kemudian harus jauh dari pengawasan orang tua harus menghadapi berbagai tekanan, yaitu tertekan oleh aturan yang terlalu ketat dan harus mengikuti apa yang dititahkan sang kiai. Kata kunci: Dilema, Kehidupan Pesantren, Psikoanalisi

    ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA PADA NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DENGAN NOVEL SUTI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO

    No full text
    ABSTRAK Karimah, Fa’izah Al. 2018. Analisis Konflik Batin Tokoh Utama Pada Novel Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer Dengan Novel Suti Karya Sapardi Djoko Damono. Skripsi. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu.Pembimbing (I) Dra. Yayah Chanafiah, M.Hum.,(II) Bustanuddin Lubis,M.A. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan perbandingan konflik batin tokoh utama dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer dan novel Suti karya Sapardi Djoko Damono. Teori yang digunakan yaitu psikoanalisis Sigmund Freud. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data penelitian ini adalah teks mengenai konflik batin tokoh utama. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka. Hasil penelitian dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer dan novel Suti karya Sapardi Djoko Damono bahwa terdapat konflik batin yang dialami tokoh utama. Faktor penyebab konflik batin yang dialami tokoh utama pada dua novel yaitu faktor sosial, faktor ekonomi dan faktor kekuasaan. Perbandingan dalam dua novel tersebut yaitu persamaan dan perbedaan kedua novel. Persamaan dalam novel ini yaitu konflik dengan priyayi, konflik perjodohan, konflik perkawinan, naluri keibuan Gadis Pantai dan Suti. Selain konflik dua novel tersebut juga mempunyai persamaan yang lain tema, latar belakang sosial, latar tempat, dan tokoh utama. Kata Kunci : Konflik Batin, Tokoh Utama, dan Perbandinga

    NILAI-NILAI SOSIAL DALAM NOVEL TENTANG KAMU KARYA TERE LIYE KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA

    No full text
    ABSTRAK Sari, Novita Linda 2018. Nilai-nilai Sosial dalam Novel Tentang Kamu Karya Tere Liye Kajian Sosiologi Sastra. Skripsi. Program Sarjana (S-1) Pendidikan Bahasa Indonesia. Jurusan Bahasa dan Seni. Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu. Pembimbing (I) Dra. Emi Agustina, M.Hum., Pembimbing (II) Bustanuddin Lubis, M.A. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang terdapat dalam Novel Tentang Kamu karya Tere Liye. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra yang digunakan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial dalam novel Tentang Kamu karya Tere Liye. Hasil pembahasan dalam penelitian ini yaitu didapatkan fakta cerita yang berkaitan dengan nilai sosialnya yakni kekerasan, memulai usaha, marketing produk, peristiwa malari (malapetaka 15 januari), pertemanan, dan penghianatan. Sedangkan nilai sosial yang terdapat dalam novel Tentang Kamu karya Tere Liye antara lain: sabar, patuh, pemaaf, membantu orang lain, peduli orang lain, bekerja keras, kesetiaan, saling percaya antar teman, tolong-menolong antar teman, dan jujur. Kata kunci: Nilai sosial, Tentang Kamu, Sosiologi Sastr

    MITOS JAMPI PADA MASYARAKAT SUKU PASEMAH DI TANJUNG SAKTI PUM

    No full text
    ABSTRAK Andawansi, Milson. 2018. Mitos Jampi Pada Masyarakat Suku Pasemah di Tanjung Sakti Pumi. Skripsi Program Sarjana (S-1) Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu. Pembimbing (I) Drs. Amrizal, M. Hum., (II) Bustanuddin Lubis, M.A. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur teks, fungsi, dan nilai mitos pada jampi masyarakat suku Pasemah di Tanjung Sakti Pumi. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Data yang diperoleh berupa tuturan dari narasumber mengenai jampi pada masyarakat suku Pasemah di Tanjung Sakti Pumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) dari kesebelas jampi yang ditemukan tidak ada satupun jampi yang mempunyai struktur lengkap, (2) dari kesebelas jampi yang ditemukan tidak semuanya mempunyai mitos, melainkan hanya 3 buah jampi yakni jampi mabuk, jampi busong sakit, dan jampi dakcik nangis malam. (3) jampi yang ada di masyarakat suku Pasemah di Tanjung Sakti Pumi selain sebagai alat pengobatan juga mempunyai fungsi lain dalam masyarakatnya, yaitu sebagai alat pendidikan dan sebagai alat penambah keyakinan dan agama. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jampi yang ada di Kecamatan Tanjung Sakti Pumi mempunyai struktur, fungsi, dan memiliki mitos-mitos yang terkandung di dalamnya. Kata Kunci : Jampi, Mantra, Sastra, Struktur, Mitos

    ANALISIS STRUKTURAL NOVEL O KARYA EKA KURNIAWAN

    No full text
    ABSTRAK Samaran, Pandu Dian. 2018. Analisis Struktural Novel O Karya Eka Kurniawan. Skripsi Program Sarjana (S1) Pendidikan Bahasa Indonesia. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu. Pembimbing I Drs. Amrizal, M.Hum. Pembimbing II Bustanuddin Lubis, M.A. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur serta keterkaitan antar unsur dalam Novel O karya Eka Kurniawan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan struktural. Data yang dikumpulkan berupa teks yang berkaitan dengan unsur pembangun novel. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel O karya Eka Kurniawan. Gramedia Pustaka Utama, cetakan pertama pada tahun 2016 di kota Jakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka. Sedangkan teknik analisis data, yaitu Membuat synopsis, mendeskripsikan unsur-unsur struktur pembangun yang terdapat dalam novel O karya Eka Kurniawan, menganalisis keterkaitan antar unsur pembangun yang terdapat dalam novel O karya Eka Kurniawan, membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini berupa (1) Unsur-unsur struktur pembangun novel O karya Eka Kurniawan. Tema yang terdapat dalam novel O adalah , tema jasmaniah tentang kisah percintaan O dan Entang Kosasih. Tema egoik tentang perjuangan monyet yang ingin menjadi manusia dan tema ketuhanan tentang kehidupan seperti lingkaran. Alur yang digunakan dalam novel O adalah alur regresif. Tokoh-tokoh dalam novel O yaitu O, Entang Kosasih. Sobar, Joni Simbolon, Betalumur, Kirik, Toni Bagong, Dara. Latar tempat dalam novel O adalah Rawa Kalong, bangku, gang-gang kecil permukiman, rumah toko, rel kereta api, swalayan, lorong-lorong kecil, gedung rongsok, timur Jakarta. Latar waktu dalam novel O adalah sore, pagi hari, subuh, dinihari, menjelang pagi, siang hari dan malam hari. Latar sosial dalam novel O adalah latar sosial kelas rendah antara lain kawasan kriminal, terminal bus, permukiman kecil di pinggir jalan tol dan perkampungan pencuri. Sudut pandang yang digunakan dalam novel O adalah sudut pandang diaan maha tahu. Amanat yang hendak disampaikan pengarang di dalam novel O adalah bahwa Amanat yang pertama adalah kehidupan yang terus berputar seperti lingkaran atau huruf O, ada masanya kita merasakan sedih dan kemudian senang. Manusia yang hidup akan mati, dan begitu pula seterusnya. (2) Keterkaitan antar unsur pembangun dalam novel O. Keterkaitan antar unsur yang terdapat dalam novel O berangkat dari tokoh O. Tokoh O dalam novel ini mengaitkan semua aspek atau semua unsur novel menjadi suatu makna yang utuh. O sebagai tokoh utama dalam cerita, tema dan amanat yang disampaikan melalui peristiwa dan juga dari nama tokoh O. O adalah seekor monyet betina yang ingin menjadi manusia dan namanya dijadikan judul novel dan dicantumkan dalam cover atau sampul novel. Kata kunci : Novel O, Struktural

    MITOLOGI NUSANTARA: PENERAPAN TEORI

    No full text

    BUAH PIKIRAN GURU BENGKULU SELATAN

    No full text

    MITOLOGI NUSANTARA: PENERAPAN TEORI

    No full text

    Menguak Makna Tak Terkatakan:Sebuah Upaya Pemaknaan Simbol Kekuasaan dalam Iluminasi Manuskrip Jawa dalam Iluminasi Manuskrip Jawa Serta Relevansinya dengan Pendidikan Karakter

    No full text
    Manuskrip Jawa memuat karya-karya sastra Jawa yang merupakan warisan budaya masa lampau. Manuskrip berisi berbagai segi kehidupan pada masa karya tersebut ditulis. Selain berisi teks, manuskrip juga memuat ragam hias yang sering dikenal dengan istilah iluminasi. Berdasarkan tata ungkap gambar dalam iluminasi, didapatkan konsepsi pesan tersirat berupa simbol-simbol yang memiliki arti. Pesan-pesan tersirat tersebut merupakan ekspresi simbolik dari suatu komunitas masyarakat. Salah satu simbol yang sering ditemukan dalam manuskrip Jawa adalah simbol-simbol yang berkaitan dengan kekuasaan seperti raja, pelindung, dan Tuhan. Simbol-simbol ini tidak hanya semata-mata merupakan simbol kekuasan, tetapi juga merupakan pesan terselubung yang memuat ajaran-ajaran kepemimpinan dan kebijaksanaan. Terkait dengan hal tersebut di atas, makalah ini akan memaparkan lebih lanjut mengenai simbol-simbol kekuasaan pada manuskrip Jawa beriluminasi, koleksi perpustakaan museum Sonobudoyo Yogyakarta dan Balai Bahasa Yogyakarta. Beberapa simbol kekuasaan yang ditemukan antara lain: (1) mahkota, (2) payung emas, (3) naga, (4) istana, (5) simbol raja dan kerajaan misalnya pada lambang kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat, (6) burung merak, (7) burung garuda, (8) umbul-umbul, (9) pagar, (10) gunung, (11) berbagai persenjataan perang, (12) singgasana raja, (13) lampu kandhil, (14) bulan, (15) bintang, dan lain-lain. Simbol- simbol tersebut akan diuraikan secara kontekstual berdasarkan penafsiran teks sebagai konten suatu manuskrip. Berdasarkan pembacaan teks dan analisis, didapatkan hasil bahwa di dalam iluminasi ditemukan karakter-karakter ideal sebagai seorang pemimpin antara lain: jujur, bersifat melindungi, berwibawa, gagah berani, mulia, agung, bersifat sebagai penerang, keluhuran budi, mampu memberi pencerahan, memiliki kesucian hati, mampu mengendalikan hawa nafsu, dan lain-lain

    KARYA SASTRA DAN MEDIA

    No full text
    corecore