1,720,963 research outputs found
PERAN ETIKA KERJA ISLAMI DAN KNOWLEDGE SHARING DALAM MENINGKATKAN KAPABILITAS INOVASI PADA RUMAH SAKIT UMUM BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA
The purpose of this study to investigate the influence of Islamic work ethics, organizational cultureand knowledge sharing on innovation capability nurse at Bahteramas Public Hospital SoutheastSulawesi Province. A total of 75 nurses were respondents with proportional purposive samplingtechnique spread to all unit of nursing service. The analytical tool is used structural equation modelingwith alternative methods Partial Least Square (PLS).The results showed that: (1) Islamic work ethicsignificantly brings positive impact on innovation capability, (2) Islamic work ethic significantly bringspositive impact on knowledge sharing, (3) There is no significant and positive impact betweenorganizational culture and innovation capability, (4) Organizational culture significantly brings positiveeffect on knowledge sharing, (5) Knowledge sharing significantly brings positive impact on innovationcapability.Keywords: Islamic work ethics, organizational culture, knowledge sharing and innovation capability
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Pengembangan Model Pembelajaran One Stay Three Stray Berbasis Authentic Assessment pada Materi Ekosistem Siswa Kelas X MIA 6 SMAN 1 Makassar
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran one stay three stray berbasis authentic assessment yang valid dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Makasar pada bulan November 2013 hingga Mei 2014. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 6 SMA Negeri 1 Makassar tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri atas 37 orang. Desain pengembangan yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada model pengembangan Borg and Gall (1983), terdiri atas 10 langkah, yaitu: (1) penelitian dan pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangan bentuk produk awal dari bentuk model pembelajaran two stay two stray menjadi model pembelajaran one stay three stray berbasis authentic assessment, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan , (7) revisi produk, (8) uji lapangan, (9) revisi produk akhir, dan (10) desiminasi dan implementasi. Penelitian pengembangan ini hanya dilakukan sampai pada tahap ketujuh yaitu tahap uji coba terbatas karena keterbatasan dana dan waktu serta untuk memudahkan peneliti. Penilaian otentik yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar penilaan peer assessment (apektif), performance assessment (psikomotor), dan paper and pencil test (kognitif). Dari hasil penelitian dinyatakan bahwa model pembelajaran one stay three stray berbasis authentic assessment pada konsep ekosistem dinyatakan; (1) valid dengan nilai rata-rata total kevalidan model dinyatakan pada tingkat “relavansi kuat” dengan koefisien validitas isi lebih dari 0,75 atau V> 75% dari nilai ideal 100% dan (2) efektif dengan berdasarkan hasil respons siswa yang sangat setuju dengan pernyataan positif sebanyak 70,27% dan 24,32% siswa yang setuju. Berdasarkan ketuntasan hasil belajar terdapat 83,78% dari subjek penelitian mencapai tingkat penguasaan materi minimal.
Kata kunci: Model Pembelajaran One stay three stray, Authentic assessment, desain model Borg and Gall, Valid dan Efektif
Kemampuan Guru dalam Menerapkan Pendekatan Rasional pada Hal-hal Gaib kepada Hal-hal Konkrit pada Mata Pelajaran Agama Islam Aspek Aqidah di SMP Muhammadiyah 4 Banjarmasin
Busra, 2012. Kemampuan Guru dalam Menerapkan Pendekatan Rasional pada Hal-hal Gaib kepada Hal-hal Konkrit pada Mata Pelajaran Agama Islam Aspek Aqidah di SMP Muhammadiyah 4 Banjarmasin Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah. Pembimbing: (I) Dra, Hj. Rusdiana Hamid, M.Ag, Pembimbing (II), M. Noor Fuady, M.Ag.
Kemampuan Guru yaitu kesanggupan tenaga pendidik yang memberikan sejumlah pengetahuan kepada anak didik di sekolah. Dengan pendekatan rasional pada hal-hal gaib kepada hal-hal konkrit yaitu membuat atau memberikan Pendekatan Rasional suatu hal yang gaib (tidak kelihatan atau tersembunyi) kepada hal yang nyata (menjadikannya benar-benar berwujud). pada mata pelajaran agama Islam aspek Aqidah.
Penelitian ini mengemukakan tentang Kemampuan Guru dalam Menerapkan Pendekatan Rasional pada Hal-hal Gaib kepada Hal-hal Konkrit pada Mata Pelajaran Agama Islam Aspek Aqidah di SMP Muhammadiyah 4. Dengan permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana kemampuan guru dalam penarapan pendekatan Rasional pada pembelajaran hal-hal gaib kepada hal- hal konkrit dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kemampuan guru dalam penarapan pendakatan Rasional pada hal-hal gaib kepada hal-hal konkrit pada mata pelajaran agama Islam aspek Aqidah di SMP Muhammadiyah 4 Banjarmasin. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan guru dalam Menerapkan pendakatan Rasional hal-hal gaib kepada hal-hal konkrit dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan guru dalam penerapan pendekatan Rasional pada hal-hal gaib kepada hal- hal konkrit aspek Aqidah pada mata pelajaran agama Islam di SMP Muhammadiyah 4 Banjarmasin
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, melalui pendekatan dekriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah satu orang guru mata pelajaran Aqidah Objeknya adalah Kemampuan Guru dalam Menerapkan pendekatan rasional pada hal-hal yang gaib kepada hal-hal yang konkrit pada mata pelajaran agama Islam aspek Aqidah dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Untuk memperoleh data yang diperlukan, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, documenter dan koesioner. Setelah data terkumpul selanjutnya penulis menggunakan teknik pengolahan data dengan teknik reduksi, display data, dan pengambilan keputusan dan verifikasi. Kemudian di analisis dan di tarik kesimpulan secara deskriptif dan dalam penarikan kesimpulan menggunakan metode induktif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan guru dalamMenerapkan Pendakatan Rasional pada hal-hal gaib kepada hal-hal konkrit pada mata pelajaran Agama Islam aspek Aqidah sudah baik, hal ini dapat dilihat dengan membandingkan antara indikator dengan pengajaran serta hasil evalusi, hal ini tampak dengan nilai-nilai hasil belajar murid pada bidang studi Pendidikan Agama Islam. Hal ini juga di tunjang oleh faktor-faktor yang mendukung kemampuan guru dalam merumuskan indikator pencapaian dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang mempengaruhinya, yaitu: latar belakang pendidikan guru, Pengalaman mengajar, Minat siswa, serta alokasi waktu yang tersedia
PERAN ETIKA KERJA ISLAMI DAN KNOWLEDGE SHARING DALAM MENINGKATKAN KAPABILITAS INOVASI PADA RUMAH SAKIT UMUM BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh etika kerja islami, budaya
organisasi dan
knowledge sharing terhadap kapabilitas inovasi perawat pada Rumah
Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Sebanyak 75 perawat menjadi
responden dengan teknik
proportional purposive sampling yang tersebar pada semua
ruangan perawatan.. Alat analisis yang digunakan adalah
structural equation
modeling
dengan metode alternatif Partial Least Square (PLS).
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) etika kerja islami berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kapabilitas inovasi, artinya bahwa jika etika kerja islami semakin
baik maka akan meningkatkan kapabilitas inovasi. (2) etika kerja islami berpengaruh
positif dan signifikan terhadap
knowledge sharing, artinya bahwa bila semakin baik
etika kerja islami maka akan meningkatkan
knowledge sharing. (3) Terdapat
pengaruh positif tidak signifikan antara budaya organisasi terhadap kababilitas
inovasi, artinya bahwa budaya organisasi belum tentu dapat meningkatkan kapabilitas
inovasi. (4). Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap
knowledge sharing, artinya bahwa budaya organisasi dapat meningkatkan knowledge
sharing.
(5) knowledge sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kapabilitas inovasi, atinya bahwa jika knowledge sharing meningkat maka kapabilitas
inovasi semakin meningkat.
Kata Kunci: Etika kerja islami, budaya organisasi, knowledge sharing dan
kapabilitas inovasi
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
