5 research outputs found

    Pengembangan Kamus Bahasa Inggris Dalam Pembelajaran Keterampilan Anak Tunarungu Kelas X SMALB-B YPTB Malang

    No full text
    ABSTRACT Rizki, Bunga Lailatul. 2016. Pengembangan Kamus Bahasa Inggris Bergambar dalam Pembelajaran Keterampilan Anak Tunarungu Kelas X SMALB-B YPTB Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M. Effendi, M.Pd, M.Kes, (II) Henry Praherdiono, M.Si.,M.PdKata kunci: kosakata, kamus bergambar, pembelajaran bahasa inggris, tunarunguAnak tunarungu sering dikatakan dengan anak yang minim kosakata. Bahasa inggris merupakan salah satu bahasa asing yang menjadi bahasa internasional. Mata pelajaran bahasa inggris untuk semua jenis anak berkebutuhan khusus termasuk anak tunarungu baru dikenalkan pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal ini, menyebabkan anak tunarungu yang sudah duduk di bangku SMA mengalami Kendala dalam menguasai bahasa inggris, khususnya dalam penguasaan kosa kata. Anak tunarungu memerlukan media visualisasi. Oleh karena itu, melalui penelitian ini dikembangkan Kamus Bahasa Inggris Bergambar yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan Kamus Bahasa Inggris Bergambar dalam Pembelajaran keterampilan bagi anak tunarungu kelas X di SMALB-B YPTB Malang. Kamus bahasa inggris bergambar ini dapat membantu penguasaan kosakata bahasa inggris anak tunarungu dan mampu membantu pemahaman konsep suatu kata yang belum mereka ketahui. Pengambangan Kamus bahasa inggris bergambar ini mengadaptasi langkah-langkah model Borg & Gall yang terdiridari 10 tahap. Subjek uji coba produk adalah ahli materi, ahli media, ahli praktisi, uji kelompok kecil dan kelompok besar dengan pre testdan post test.Hasil pengembangan menunjukkan tingkat kevalidan kamus. Hasil penilaian ahli materi memperoleh skor 90,9%, ahli media 96,4%, ahli praktisi 90%, uji kelompok kecil 93,75%. Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini adalah kamus bahasa inggris bergambar dalam pembelajaran keterampilan ini tergolong layak dan siap diimplementasikan dalam pembalajaran bahasa inggris. Sebagai langkah pemanfaatan produk hasil pengembangan, guru disarankan untuk menggunakan kamus ini dalam pembelajaran bahasa inggris untuk membantu kendala anak dalam penguasaan kosakata

    Pengembangan Kamus Bahasa Inggris Bergambar bagi Anak Tunarungu di SMALB

    Get PDF
    Anak tunarungu mengalami kendala dalam menguasai bahasa inggris, khususnya dalam penguasaan kosa kata. Anak tunarungu memerlukan media visualisasi. Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan Kamus Bahasa Inggris Bergambar dalam Pembelajaran keterampilan bagi anak tunarungu kelas X di SMALB-X Malang. Pengambangan Kamus bahasa inggris bergambar ini mengadaptasi langkah-langkah model Borg & Gall yang terdiri dari 10 tahap. Hasil penilaian ahli materi memperoleh skor 94,5%, ahli media 97,2%, ahli praktisi 94%. Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini adalah kamus bahasa inggris bergambar ini tergolong layak dan siap diimplementasikan dalam pembelajaran bahasa inggris.The hearing impairment students have a hard time of mastering English language especially in vocabulary mastery, so that, they need visual media. The objective of the research was Developing an English Pictorial Dictionary in the skill learning for Students with Hearing Impairment of X Grade in SMALB-X Malang. Borg & Gall design consisting of 10 steps were adapted in this study. The result showed that the score was 94,5%, media expertise score was 97,2%, practical expertise was 94%. The conclusion of this research and development was that the English Pictorial dictionary made for skill lesrning could be categorized as a proper media to be applied in English class

    BUNGA RAMPAI KELISANAN MASYARAKAT SANTRI : Penelusuran Terhadap Folklore Masyarakat Kota Pasuruan

    No full text
    SEBUAH BUKU KARYA MAHASISWA HEBAT PBSI 2016 STKIP PGRI PASURUAN : Siti Rohmah ; Rizki Amaliatul Jannah ; Safira Armadani ; Devya Erfitri Rahmadhani ; Kurnia Ita Lestari ; Kunzita Lazuardy Rahmadhani ; Muchammad Yahya ; M Muhlason ; Kamissatur Rohmah ; Indrawati ; M Lukman Hakim ; Nevi Apriliani Rahmayanti ; Puji Ayu Sukmaningtyas ; Dewi Anta Sari ; Lailatul Fitria ; Rista Mauliddhiya ; M Zakariya Efendi ; Annisa Puspa Rachma Dyta ; Mutiara Kusuma Hidayatillah ; Ina Izatur Rohma ; Robiatus Suniyah ; Laili Alfiatul Izza ; Riszki Ainun Khoiria ; Laili Nurul Azizah ; Risky Kurniawan ; Fitri Fairusmayangsari ; Fitri Handayani ; Maya Vuvita ; Nurul Fitriyah ; Rizky Damayanti Islamiyah ; Muhammad Mihtar Hamada ; Achmad Damanhuri ; M Zainul Arifin Sungsang Maulana ; Aris Saputra ; Syifaul Ummah ; Ince Mirza ; Choirun Nisa ; Maghfirotus Sholikha ; Berkah Mayasari Fariska ; Mega Laicha Ragil P ; Muhammad Jabbar Syehjehan ; Aprilia Wulandari ; Tafif Rizal Sholeh ; Siti Choiriyah ; Astutik ; Yenni Novia Ningsih ; Ayu Fitro Kamila ; Reni Mujianto ; Nur Lailatuz Zahroh ; Yusniar Oktaviana ; Rikhil Wardah PENGANTAR BUKU Kajian Folklore di Indonesia terus dikembangkan. Usaha-usaha penelitian untuk menggali data, mendokumentasikan, dan merefleksikan bentuk dan konten Folklore telah banyak dilakukan sebagai usaha pelestarian. Tidak terlepas dari pergerakan penelitian Folklore nasional, penelitian Folklore di Kota Pasuruan juga sampai pada titik “mewujud”. Setelah melakukan pengkajian Folklore di bangku perkuliahan, para peneliti pemula STKIP PGRI Pasuruan mulai menghimpun wujud Folklore lokal Kota Pasuruan dalam bentuk buku dan berbagai transformasi bentuk literasi lain seperti video dan buku cerita bergambar. Selain bermanfaat untuk melestarikan Folklore, usaha pendokumentasian juga bermanfaat untuk menjadi salah satu kontribusi perguruan tinggi setempat terhadap semangat Kota Pasuruan menuju keanggotaan resmi Jaringan Kota Pusaka Indonesia. Dengan adanya hasil-hasil pengkajian Folklore akan semakin menguatkan eksistensi Kota Pasuruan sebagai Kota Pusaka yang kaya akan warisan sejarah, kearifan lokal, dan kekayaan budaya. Selanjutnya diharapkan naskah ini akan memiliki nilai kegunaan bagi banyak pihak, baik untuk akademisi, praktisi, pemerintah / stakeholder terkait, dan masyarakat pada umumnya. Sebagai ungkapan syukur para penulis atas terselesaikannya naskah Bunga Rampai Kelisanan Masyarakat Santri Kota Pasuruan ini, ucapan terimakasih dapat kami sampaikan kepada berbagai pihak yang telah membantu, di antaranya : 1) Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Dirjen Penguatan Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi 2018- 2019, selaku sumber pendanaan riset yang diberikan dalam rangkaian skema Penelitian Dosen Pemula 2019, 2) STKIP PGRI Pasuruan selaku institusi yang menaungi dan mendukung terlaksananya riset, 3) Dosen dan Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia STKIP PGRI Pasuruan yang telah memberikan semangat dan dukungan, dan 4) Mahasiswa Angkatan 2016 Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia STKIP PGRI Pasuruan yang telah bersunggu- sungguh menjadi kontributor tulisan dalam naskah ini. Hormat saya, Dosen pengampu Matakuliah Folklore sekaligus koordinator penyusunan naskah : Tristan Rokhmawan, S.S., M.Pd

    PENYUSUNAN E-BOOKLET SEBAGAI SUMBER BELAJAR KELAS X MATERI PLANTAE DARIPENELITIAN ETNOBOTANI TRADISI MALAM SELIKURAN DI KAWASAN DEWI TINALAH KULON PROGO

    Get PDF
    Tradisi malam Selikuran adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat di kawasan Dewi Tinalah Kulon Progo sebagai tanda syukur menunggu datangnya malam lailatul qadar. Tradisi malam Selikuran di Dusun Taman dilakukan setiap malam ke-21 di bulan Ramadhan. Tradisi malam Selikuran memanfaatkan tumbuhan sebagai sesajen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan, mengetahui pemanfaatan dan makna simbolis bagian tumbuhan, dan untuk mengetahui hasil penilaian oleh ahli materi dan ahli media mengenai hasil penyusunan e-booklet. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Tempat penelitian dilakukan di Dusun Taman, Desa Purwoharjo, Kecamatan Kapanewon, Kabupaten Kulon Progo. Teknik pengambilan data menggunakan observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa pedoman wawancara, lembar dokumen, dan lembar observasi. Menggunakan dua analisis data yaitu analisis data etnobotani berupa deskriptif kualitatif dan analisis data kuantitatif sebagai penilaian sumber belajar. Hasil dari penelitian etnobotani digunakan dalam penyusunan sumber belajar berupa e-booklet dengan mengadopsi dari ADDIE sampai pada tahap development (Pengembangan). Hasil penelitian pada tradisi malam Selikuran yang digunakan sebagai sesajen diperoleh 20 spesies tumbuhan dengan ciri-ciri umum yang dikelompokkan kedalam divisi Angiospermae. Tumbuhan yang diperoleh terdiri dari pandan, mawar merah, mawar putih, kenanga, kantil, sirih, cengkeh, kemenyan, singkong, kelapa, tembakau, bawang putih, jagung, cabai rawit, pisang, teh, gambir, padi, melati, dan aren. Bagian tumbuhan yang digunakan bunga, daun, batang, dan umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-booklet yang telah dinilai ahli materi mendapatkan skor 78,11% dan ahli media mendapatkan skor 85,41%

    PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA BERORIENTASI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH PADA SUBMATERI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI (DEVELOPMENT OF STUDENT WORKSHEET WHICH CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING APPROACH ORIENTED TO TRAIN PROBLEM SOLVING SKILLS ON THE SUB MATERIAL OF FACTORS INFLUENCING REACTION RATE)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendeskripsikan kelayakan LKS ditinjau dari kesesuaian dengan pendekatan CTL, kelayakan isi, kebahasaan, penyajian dan kegrafikan serta mendeskripsikan respon dan keterampilan memecahkan masalah siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar telaah, lembar validasi, lembar angket respon siswa, dan lembar tes keterampilan memecahkan masalah. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata kriteria kesesuaian dengan pendekatan CTL, kelayakan isi, kebahasaan, penyajian dan kegrafikan adalah sangat baik dengan perolehan persentase berturut-turut 93,03%, 84,44%, 86,67%, 94,67% dan 94,44%. Respon siswa sangat positif ditinjau dari kesesuaian dengan pendekatan CTL, kelayakan isi, kebahasaan, penyajian dan kegrafikan secara keseluruhan memperoleh persentase berturut-turut 85,71%, 85,42%, 95,45%, 88,33%, 87,50%. Hasil tes keterampilan memecahkan masalah mendapat nilai rata-rata 3,30 dengan predikat B+ dan rata-rata mendapat kriteria n-gain skor tinggi. Kata Kunci: LKS, pendekatan CTL, keterampilan memecahkan masalah, laju reaksi, kelayakan. The aim of this research are to develop and describe the feasibility of worksheet in terms of conformity with Contextual Teaching and Learning approach, in term of content feasibility, language feasibility, presentation feasibility and graphic feasibility and to describe student respon and problem solving skills. The method used in this research is the Research and Development (R&D). The instrument used in this research is the study sheet, validation sheet, student questionnaire responses, and test problem solving skills sheet. Based on the research result, obtained an average of conformity with CTL, in term of content feasibility, language feasibility, presentation feasibility and graphic feasibility are very good with the acquisition of the respective percentages of 93,03%, 84,44%, 86,67%, 94,67% and 94,44%. Student respon is very positive reviewed from conformity with CTL, in term of content feasibility, language feasibility, presentation feasibility and graphic feasibility obtained an average of the respective percentages of  85,71%, 85, 42%, 95,45%, 88,33%, 87,50%. Problem solving skill result obtained an average value of 3,30 with predicate B+ and average value of n-gain score is high. Keywords: Student worsheet, Contextual Teaching and Learning, Problem solving skills, reaction rate, feasibility
    corecore