1,676 research outputs found
PERANCANGAN ULANG IDENTITAS VISUAL BUNGA INDAH
PERANCANGAN ULANG IDENTITAS VISUAL BUNGA INDAH - Perancangan Identitas Visual, Bunga Indah, moder
ANALISIS RISIKO USAHATANI BUNGA KRISAN POTONG (Chrysanthenum indicum L) (Studi kasus di PT Alam Indah Bunga Nusantara)
Horticulture is one of the sub-sectors in agriculture that have the potential to be developed asit has a high economic value. One of the featured plants that have good prospects for development in Indonesia is the chrysanthemum. In the process of cultivation of chrysanthemums, required skills and intensive treatment of the chrysanthemum. therefore at high risk of cultivation process. PT Alam Indah Bunga Nusantara is one of the companies engaged in the agribusiness plants located in West Java. The purpose of this research was to determine factors that will influence the risk in chrysanthemum cut flower farm, to determine the extent of risk management which conducted in PT Alam Indah Bunga Nusantara, and know the strategies to improve risk conducted in PT Alam Indah Bunga Nusantara. The study design used was a qualitative design using FMEA analysis (Failure Mode and Effect Analysis). Engineering research is tostudy the case. The result was the risks faced in PT Alam Indah Bunga Nusantara is the weather and the climate change problem that occurs is uncertain. In addition, pests and diseases is also a risk that must be covered by the company. This can lead to a lot of things that could detrimental to the company in the business of chrysanthemums. In addition to natural factors, uncertainty in consumer tastes is a cause of risk faced by PT Alam Indah Bunga Nusantara. The new effort conducted by PT Alam Indah Bunga Nusantara in improving the quality of human resources in the company is to conduct junior secondary education program. The strategy must do for PT Alam Indah Bunga Nusantara for improve the risk is repair the greenhouse to be more optimized than previous, adding a thermostat in the greenhouse.Â
Faktor - Faktor yang Menunjang Perkembangan Usaha Dagang Tanaman Hias Kios Bunga “Lawu Indah” di Samarinda
Banyaknya peminat tanaman hias pada tahun 2020 menjadikan salah satu dari banyaknya usaha dagang tanaman hias memiliki peluang besar, salah satunya yang terjadi pada Kios Bunga “Lawu Indah” di Kel. Sambutan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang menunjang perkembangan usaha dagang Kios Bunga “Lawu Indah”. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik Pengambilan data menggunakan wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan Analisis Interaktif metode analisis dari Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa faktor - faktor yang menunjang perkembangan dari usaha Kios Bunga “Lawu Indah” terdapat faktor peluang, faktor manusia, faktor pengelolaan usaha, dan faktor pemasaran dan penjualan
EVALUASI KETERSEDIAAN PRASARANA DAN SARANA PARIWISATA DI KAWASAN WISATA PANTAI BUNGA INDAH DESA KUHANGA
Pantai..Bunga Indah Desa Kuhanga merupakan salah satu objek wisata alam di Sulawesi Utara tepatnya di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Kecamatan Bintauna yang mempunyai karakteristik wisata alam tersendiri, akan tetapi pesona keindahan wisata yang ada di Pantai Bunga Indah Desa Kuhanga  masih belum cukup memaksimalkan fungsi lokasi wisata tersebut, akibat sarana dan prasarana yang belum maksimal ketersediaan dan kegunaannya. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi kondisi prasarana dan sarana wisata kemudian mengevaluasi tingkat ketersediaan prasarana dan sarana wisata yang ada di Pantai Bunga Indah Desa Kuhanga. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data sekunder seperti survey instansional, dan data primer dibutuhkan untuk menyempurnakan data sekunder dengan observasi dan membagikan kuesioner ke pihak-pihak yang terkait, tahap berikutnya untuk mengetahui karakteristik prasarana dan sarana yang ada di lokasi wisata Pantai Bunga Indah Desa Kuhanga dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif  kemudian dilanjutkan dengan analisis skala likert untuk melihat tingkat ketersediaan prasarana dan sarana wisata. Setelah dilakukan analisis dan diketahui hasil untuk  ketersediaan jaringan Internet adalah 94,4%, jalan yaitu 84%, listrik 78,8% , air bersih 30,8% , pos keamanan 89,2%, dermaga 20% pusat informasi wisata 20%, penunjuk arah 20%, papan selamat datang 75,40%, transportasi umum 71,20%, penginapan 67,20%, masjid/mushola 89,60%, restaurant/rumah makan 59,20%, toko souvenir 20%, toilet umum 47,20%, tempat duduk 72%, tempat sampah 57,69%. Untuk itu dalam meningkatkan kualitas kawasan wisata Pantai Bunga Indah Desa Kuhanga, sangat perlu dioptimalkan penyediaan prasarana dan sarana wisata demi menunjang keberlangsungan kegiatan wisatawan ketika berada di kawasan wisata Pantai Bunga Indah Desa Kuhanga ini.Kata Kunci : Prasarana dan sarana wisata; Pantai Bunga Inda
Membangun Komunitas Sehat untuk Anak dan Keluarga: Pengembangan Komunitas Berbasis Aset Remaja Masjid Al Gufron Kelurahan Tukmudal Kabupaten Cirebon
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilakukanoleh mahasiswa KPM Institut Agama Islam Bunga Bangsa Cirebon Desa TukmudalKecamatan Sumber Kabupaten Cirebon. Fokus pada karakteristik anak di RW 10 PerumTaman Tukmudal Indah dengan memberdayakan anak-anak di lingkungan Al Masjid Ghufrondalam bersosialisasi di masyarakat. Temuan bahwa penggunaan bahasa sehari-hari kurangsesuai dengan usia anak yang diteliti. Menggunakan ABCD (Asset-Based CommunityDevelopment) yang merupakan pendekatan berbasis kekuatan untuk membangun masyarakatyang menekankan membawa aset masyarakat bersama-sama termasuk anggota individumasyarakat, asosiasi sukarela, dan lembaga. ABCD sebagai penyelesaian berkelanjutan anakanakRW 10, dengan segala upaya sebagai fasilitator non-instruktif untuk meningkatkanpengetahuan dan keterampilan komunikasi yang baik serta mengidentifikasi potensi,merencanakan dan memecahkan masalah Hasil yang sesuai dengan harapan pembimbingandan diharapkan berkelanjutan untuk pengabdian selanjutnya pada penerapan sejenis
Keanekaragaman serangga pengunjung pada bunga mawar dan alamanda di Taman Bunga Mini Indonesia Indah (TMII)
Interaksi serangga pengunjung dengan tumbuhan berbunga merupakan bentuk
simbiosis mutualisme. Interaksi tersebut terjadi karena bunga menyediakan pakan
bagi serangga berupa nektar dan serbuk sari. Ketersediaan pakan pada bunga
dapat meningkatkan keanekaragaman serangga yang berasosiasi dengan
tumbuhan. Jumlah nektar bunga berpengaruh pada keanakaragaman serangga.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serangga pengunjung
pada bunga Mawar dan Alamanda di Taman Mini Indonesia Indah menggunakan
perangkap jaring serangga dengan metode survei dan hand sorting yang dilakukan
pada bulan Maret-Mei 2013. Pengamatan dilakukan pagi (07.30-11.00 WIB) dan
sore (14.00-16.00 WIB). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan keanekaragaman
serangga pengunjung terbanyak berasal dari ordo Hymenoptera dan Lepidoptera.
Nilai indeks keanekaragaman dikategorikan sedang, pada bunga Mawar dengan
nilai 2,56 dan pada bunga Alamanda dengan nilai 2,61. Nilai indeks kemerataan
serangga nilai mendekati angka 1 dengan nilai pada bunga Mawar 0,90 dan pada
bunga Alamanda 0,94. Nilai dominansi yang terdapat pada bunga Mawar adalah
0,11 sedangkan pada bunga Alamanda 0,09, nilai ini menunjukan adanya
dominansi serangga pengunjung pada kedua bunga yang berasal dari ordo
Hymenoptera dengan famili Dolichoderus sp
Uji Efektifitas Pertumbuhan Vegetatif Bunga Nusa Indah (Mussaenda Pubescens) Terhadap Pemberian ZPT Organik Jagung Muda Pada Berbagai Sumber Setek
Pengembangan tanaman hias di tanah air sangat dipengaruhi oleh metode bercocok tanam, olehnya itu faktor penting yang harus diperhatikan adalah meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani sehingga mereka mampu berusaha dengan maksimal serta memanfaatkan peluang seefisien mungkin. Salah satu jenis tanaman hias yang banyak diminati oleh masyarakat karena penampilannya yang menarik adalah bunga nusa indah (Mussaenda pubescens). Nusa indah merupakan salah satu tanaman hias yang banyak ditanam oleh masyarakat. Saat ini dikenal ada dua jenis bunga nusa indah yaitu warna orange dan putih. Salah satu permasalahan pada tanaman bunga Nusa Indah adalah perbanyakam yang sulit dilakukan. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah penggunaan zat pengatur tumbuh dan sumber setek yang digunakan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas petumbuhan vegetatif bunga nusa indah terhadap pemberian ekstrak jagung muda pada berbagai sumber setek. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor yaitu Faktor J (Ekstrak Jagung) yang terdiri dari 3 taraf,yaitu tanpa ekstrak, ekstrak jagung manis dan ekstrak jagung pulut. Dan Faktor S (Sumber Setek) yang terdiri dari 3 taraf yaitu setek pangkal,setek tengah dan setek pucuk, diperoleh 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 27 unit perlakuan. Hasil penelitian menunjukan Interaksi antara ekstrak jagung pulut (J2) dan sumber setek tengah batang (S2) memberikan pengaruh terbaik pada parameter waktu muncul tunas. Pemberian ekstrak jagung pulut memberikan pengaruh terbaik terhadap parameter waktu muncul tunas, panjang tunas, jumlah daun dan panjang akar. Sumber setek tengah batang memberikan pengaruh terbaik pada parameter waktu muncul tunas dan panjang akar
KARAKTERISASI TERPENOID DARI FRAKSI DIKLOROMETANA BUNGA NUSA INDAH (Mussaenda erythrophylla) DAN AKTIVITAS SITOTOKSIKNYA TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA T47D
Bunga Nusa Indah (Mussaenda erythrophylla) merupakan tanaman hias yang digunakan sebagai obat tradisional seperti diuretik, antipologis, antipiretik, gastroenteritis akut, liver dan hepatitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik terpenoid dari fraksi diklorometana bunga Nusa Indah dan aktivitas sitotoksiknya terhadap sel kanker payudara T47D. Metode yang digunakan yaitu ekstraksi dan fraksinasi hingga diperoleh beberapa fraksi. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak bunga Nusa Indah mengandung golongan senyawa terpenoid, steroid, flavonoid, saponin, alkaloid dan tanin. Dilakukan pemisahan pada fraksi diklorometana untuk memperoleh senyawa aktif yang lebih murni. Pemisahan fraksi diklorometana dilakukan dengan teknik kromatografi. Isolat diidentifikasi menggunakan spektroskopi UV-Vis, inframerah, dan diiuji aktivitas sitotoksiknya terhadap sel kanker payudara menggunakan metode MTT assay. Spektrum UV-Vis isolat FD56.4 memiliki absorbansi maksimum yaitu pada λ maks 388 nm dan 410 nm. Spektrum inframerah isolat FD56.4 menunjukkan adanya serapan pada bilangan gelombang 3020,30 cm-1 yaitu gugus CH alkena dan 1215,06 cm-1 menunjukkan adanya gugus C-O-C (eter). Isolat FD56.4 memiliki nilai aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker payudara T47D sebesar 278,33 μg/mL dengan kategori sitotoksik sedang. Berdasarkan data uji fitokimia menggunakan penampak noda Liebermann-Buchard menunjukkan adanya warna merah yang mengindikasikan positif mengandung senyawa terpenoid. Kata Kunci : bunga Nusa Indah, diklorometana, sel kanker payudara T47D, terpenoi
Analisis portofolio produk pt. alam indah bunga nusantara
Product Portfolio Analysis of PT. Alam Indah Bunga Nusantara
PT. Alam Indah Bunga Nusantara is one of the floriculture company. Their products chrysanthemum (cut and pot) and carnation. The study was descriptive and using a case study within 3 months. Primary data were collected through interviewing, observation and questionnaire. Secondary data were collected through references and internal data. Analysis portfolio product used the GE's matrix to map the product as a portfolio strategy result. The result suggested position that type standar and spray of chrysanthemum at this time are at invest and growth level with high business strength and high industry attractiveness. Position pot of chrysanthemum and carnation are at selective level with middle business strength and middle industry attractiveness. All product in the future are at selective growth level with high industry attractiveness and middle business strength. The portfolio product for type standar and spray of chrysanthemum is aimed at product using intensive strategy (market penetration, product development, maximal invest), for pot of chrysanthemum and carnation using
Diversification strategy (selective invest, spesialization product)
Pencitraan pada Novel Berjudul Kamu yang Kutunggu Karya Bunga Rosania Indah
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pencitraan yang terdiri dari pencitraan penglihatan, pendengaran, gerak, rabaan dan penciuman. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dengan bentuk penyajian data secara deskriptif. Data diperoleh melalui studi pustaka. Adapun sumber datanya diambil dari novel berjudul Kamu yang Kutunggu karya Bunga Rosania Indah serta data tambahan yang berupa buku- buku teori dan jurnal maupun skripsi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pencitraan yang terdapat dalam novel Kamu yang Kutunggu karya Bunga Rosania Indah yaitu citraan penglihatan sebanyak 119, citraan pendengaran sebanyak 58, citraan gerak sebanyak 174, citraan rabaan sebanyak 62 dan citraan penciuman sebanyak 6. Jadi total keseluruhan sebanyak 419 citraan. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya maksud tertentu yang tidak hanya menggugah imajinasi pembaca, namun berupaya mengilustrasikan suasana yang ada dalam cerita, menimbulkan daya imajinasi pembaca terhadap apa yang terjadi serta menggambarkan aktivitas tokoh yang ada di dalam cerita.</jats:p
- …
