1,721,026 research outputs found
Audit Delay and Risk Management Disclosure in Capital Market: Some Nexus Considerations
The reluctance of modern firms to disclose their risk management is often investigated; however, how it interacts with audit delay is still underrepresented in academic investigations. This article thus provides a glimpse of how profitability and leverage serve as predictors of audit delay and the risk management disclosure in Indonesia-listed firms, aside from managerial ownership as the moderating variable. A five-year market movement becomes the investigated data in a quantitative approach. The findings reveal that profitability and leverage are not related to risk management disclosure, but they affect audit delay and subsequently to the disclosure. Managerial ownership also boosts the relationships of the dependent variables. No Indirect relationships are reported
AKUNTANSI ZAKAT: KAJIAN PSAK 109 (Studi Kasus Pada BAZNAS Kota Makassar)
This study aims to analyze the management of zakat in BAZNAS Kota Makassar on implementing Zakah Accounting based on PSAK 109. This is a qualitative research with case study. The data collection technique done through interview. The results showed that Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Makassar City has performed its duties and functions as the Amil Zakat Agency in accordance with Law No.23 Year 2011. However, the financial statements that have been compiled are not in accordance with the standard contained in PSAK 109 on Accounting for Zakah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelola zakat di BAZNAS Kota Makassar dalam mengimplementasikan Akuntansi Zakat PSAK 109. Untuk itu, maka penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data penelitian dilakukan melalui wawancara dan didukung dengan data sekunder berupa laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar telah menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Badan Amil Zakat sesuai dengan Undang-undang No.23 Tahun 2011. Namun demikian, BASNAZ kota Makassar belum sepenuhnya mengadopsi PSAK 109 dalam pencatatan akuntansinya serta komponen akun yang terkandung dalam laporan keuangan
Pengaruh Penerapan Sistem E-Filling, E-Billing, dan E-Spt Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Dengan Pengetahuan Teknologi Sebagai Variabel Moderasi
The purpose of this study is to investigate, using technological knowledge as amoderating variable, the impact of e-filing, e-billing, and e-SPT on individualtaxpayer compliance. This study uses an associative technique and isquantitative in nature. Individual taxpayers who are registered at KP2KPSungguminasa Gowa make up the study's population. Purposive sampling isthe method used in the sampling procedure. Direct questionnaire surveyswere employed to gather primary data for the study. Data analysis techniquesinclude both multiple linear regression analysis and moderated regressionanalysis using MRA. Multiple linear regression analysis and the MRA test,which is impacted by technical skill, are used to assess the e-filling, e-billing,and e-SPT hypotheses. The results of a study using multiple linear regressionanalysis show that e-billing and e-filling increase individual taxpayercompliance. Meanwhile, the e-SPT system has a small and negative effect. Anexamination of moderating factors using the MRA technique suggests thattechnological proficiency may decrease the effect of e-filling and e-billing onindividual taxpayer compliance. Meanwhile, the e-SPT system's impact onindividual taxpayer compliance cannot be moderated by technical expertise. Itis anticipated that KP2KP Sungguminasa Gowa would benefit from thisresearch's consequences, which might boost taxpayer compliance.
Tujuan studi untuk menginvestigasi, dengan menggunakan pengetahuanteknologi sebagai variabel moderasi, dampak dari pengarsipan elektronik,penagihan elektronik, dan SPT elektronik terhadap kepatuhan wajib pajakorang pribadi. Penelitian ini menggunakan teknik asosiatif dan bersifatkuantitatif. Wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KP2KP SungguminasaGowa menjadi populasi dalam penelitian ini. Purposive sampling adalahmetode yang digunakan dalam prosedur pengambilan sampel. Surveikuesioner langsung digunakan untuk mengumpulkan data primer untukpenelitian ini. Analisis regresi linier berganda serta analisis regresi moderasimenggunakan MRA digunakan dalam analisis data. Hipotesis e-filling, e-billing, dan e-SPT diuji dengan menggunakan analisis regresi linier bergandadan uji MRA yang dipengaruhi oleh keahlian teknis. Hasil analisis regresi linierberganda menunjukkan bahwa e-billing dan e-filling meningkatkan kepatuhanwajib pajak orang pribadi. Sementara itu, sistem e-SPT memiliki dampak yangdapat diabaikan dan tidak signifikan. Keahlian teknologi dapat memoderasidampak e-filling dan e-billing terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi,berdasarkan analisis faktor moderasi dengan teknik MRA. Sementara itu,dampak sistem e-SPT pada kepatuhan wajib pajak orang pribadi tidak dapatdimoderasi oleh keahlian teknis. Diharapkan KP2KP Sungguminasa Gowadapat mengambil manfaat dari hasil penelitian ini untuk meningkatkankepatuhan wajib pajak
Pengaruh Penerapan PSAK 55 (Revisi 2011) terhadap Manajemen Laba dan Ukuran Kap Sebagai Variabel Moderating
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 55 (Revisi 2011) berpengaruh terhadap manajemen laba, dengan ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai variabel moderasi untuk menginteraksi antara PSAK 55 (Revisi 2011) terhadap manajemen laba. Subjek penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang tedaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tahun 2012-2014. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 30 perusahaan yang memenuhi kriteria dengan 3 tahun pengamatan. Data yang digunakan berupa data sekunder yang berasal dari laporan keuangan 30 perusahaan perbankan, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, analisis regresi linear dan analisis nilai selisih mutlak dengan menggunakan SPSS 22. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data sekunder yaitu Laporan Keuangan Perusahaan yang terdaftar di BEI selama kurun waktu 3 tahun yaitu tahun 2012-2014. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda dan analisis regresi moderating dengan pendekatan nilai selisih mutlak. Analisis regresi berganda untuk hipotesis PSAK 55 (Revisi 2011). Analisis regresi linear berganda dengan uji nilai selisih mutlak untuk hipotesis PSAK 55 (Revisi 2011) terhadap manajemen laba yang dimoderasi oleh ukuran Kantor Akuntan Publik. Berdasarkan hasil uji hipotesis regresi linear, penelitian menunjukkan bahwa variabel independen yakni PSAK 55 (Revisi 2011) berpengaruh terhadap variabel dependen yakni manajemen laba dengan arah yang negatif. Sedangkan berdasarkan hasil uji selisih mutlak menunjukkan bahwa ukuran ukuran KAP mampu memoderasi antara PSAK 55 (Revisi 2011) terhadap manajemen laba
PENGARUH LABELISASI HALAL TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK KOSMETIK DI KOTA MAKASSAR (STUDI KASUS PADA GIANT SUPERMARKET ALAUDDIN)
Pokok masalah penelitian ini adalah banyak produk kosmetik yang beredar dipasaran masih belum mencantumkan labelisasi halal dan masih ada konsumen muslim yang melakukan pembelian produk kosmetik dipengaruhi oleh faktor lain bukan karena pengaruh lebel halalnya. Oleh karena itu penulis ingin mengetahui dampak dari labelisasi halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen dalam pembelian produk kosmetik di kota Makassar.Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Adapun variabel yang diteliti terdiri labelisasi halal sebagai variabel bebas dan keputusan konsumen membeli produk kosmetik sebagai variabel terikat. Data yang digunakan yaitu data primer dengan membagikan angket dilokasi penelitian pada Giant Supermarket Alauddin Makassar kemudian data diolah dengan menggunakan regresi linier sederhana.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan nilai R sebesar 0,558 menunjukan korelasi kuat, hal ini dikarenakan tingginya respon setuju responden terhadap label halal tersebut. Label halal kini menjadi pertimbangan penting konsumen terhadap pembelian produk kosmetik walau sebenarnya masih ada sebagian kecil responden yang kurang memperhatikan tentang label halal. Ini ditandai dengan nilai determinasi sebesar 31,2% yang berarti bahwa variabel labelisasi halal mampu memengaruhi variabel keputusan konsumen sebesar 31,2% sedangkan 68,8% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini
Kajian Kaffah Thinking Roduk Sukuk Dalam Meningkatkan Pendanaan Pada Pt Bank Sulselbar Syariah Makassar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kaffah thinking pada sukuk PT Bank SulSelBar Syariah sebagai alternatif pendanaan yang digunakan dengan memasukkan tiga elemen pengganti dari sinlamim yaitu struktur modal PT Bank SulSelBar Syariah, sukuk, dan imbal hasil. Setelah mengetahui implementasi kaffah thinking yang diterapkan, selanjutnya mengetahui peran produk sukuk menurut kaffah thinking dalam meningkatkan pendanaan pada PT Bank SulSelBar Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Adapun tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interpretatif yaitu menginterpretif yang terjadi dilapangan dengan menganalisis realita sosial dan menafsirkan suatu peristiwa. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah, bahwa kualitas sukuk yang diterbitkan telah memenuhi prinsip syariah secara keseluruhan yang didasarkan pada nilai-nilai moral dan etis seperti nilai kebenaran, keadilan, kemanfaataan, transparansi dan pertanggung jawaban untuk mewujudukan berfikir holistik dalam setiap aspek bermuamalah. Melalui nilai-nilai tersebut dalam penelitian ini melihat dampak terhadap peningkatan pendanaan, sebagai peran sukuk pada PT Bank SulSelBar Syaria
NIAT PERILAKU KEPATUHAN PAJAK MUSLIM WILAYAH SULSELBRATA DI TENGAH PANDEMIK COVID-19
Konsep TPB adalah merupakan sebuah teori yang mampu menjelaskan perilaku wajib pajak. TPB dapat disintesa dengan nilai-nilai islam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji niat perilaku kepatuhan wajib pajak muslim Sulselbrata di tengah pandemic covid 19 yang dihubungkan dengan akhlaq perilaku pajak, tax amnesty dan e-sistem pajak. Sampel penelitian ini sebanyak 515 responden, menggunakan purposive dan snow ball sampling. Data diolah menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa akhlaq perilaku pajak dan e-sistem pajak menjadi faktor yang menentukan niat, sementara tax amnesty bukan faktor penentu niat wajib pajak muslim Sulselbrata. Implikasi penelitian ini dari segi teori, memberikan sumbangan pemikiran untuk mengarah ke penciptaan teori baru yakni perilaku kepatuhan wajip pajak dalam konsep Islam. Segi praktisi memberikan informasi kepada pengambil kebijakan perpajakan dalam mendorong kepatuhan pajak dengan menggunakan pendekatan spiritual sesuai keyakinan wajib pajak.
Kata Kunci : Akhlaq, Niat, Kepatuhan Pajak
TPB concept is a theory that is able to explain the behavior of taxpayers. TPB can be synthesized with Islamic values. The purpose of this study is to examine the behavioral niyyah of Muslim taxpayers from Sulselbrata in the midst of Covid-19 pandemic, which is associated with tax behavior, tax amnesty and the e-tax system. The sample of this study were 515 respondents, used purposive and snow ball sampling. Data analiyzed with multiple regression. The results of the study prove that the akhlaq (morals) of tax behavior and e-tax system are the determining factors of niyyah, while tax amnesty is not a determining of the niyyah of Muslim taxpayers in Sulselbrata. The implication of this study on the terms of theory is to contribute ideas in creating a new theory, namely the behavior of taxpayer compliance in the Islamic concept. On the practitioner side, this study provides information to tax policy makers in encouraging tax compliance by using a spiritual approach according to the taxpayer's beliefs.
Keyword: Akhlaq, niyyah, tax compliance
PENGARUH MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI JAKARTA ISLAMIC INDEX
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhmekanisme good corporate governance pada nilai perusahaan yangterdaftar di indeks Jakarta Islamic. Penelitian kuantitatifmenggunakan data sekunder yang diambil dari laporan keuangantahunan dari 23 perusahaan sampel yang terdaftar di Jakarta IslamicIndex selama periode pelaporan 2013-2014.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusionalmemiliki efek negatif yang signifikan terhadap nilai perusahaan,kepemilikan manajerial dan komisaris independen berpengaruh positifdan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan komite audittidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.Kata kunci: Good corporate governance, kepemilikan institusional,kepemilikan manajerial, komisaris independen, komite audit, nilaiperusahaan
- …
