7 research outputs found

    Penerapan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM Pada Pillow Indonesia

    No full text
    ABSTRAK   Winarso, Brenda. 2018. Penerapan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM Pada Pillow Indonesia. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing Dr. HJ. Puji Handayati, S.E., M.M., Ak, CA, CMA, CIBA, CSRS.   Kata Kunci: UMKM, Laporan Keuangan, SAK EMKM Upaya pemerintah dalam meningkatkan perekonomian di indonesia adalah dengan menggalakkan pertumbuhan bisnis baru disetiap daerah. Sektor yang menjadi sasaran dari pemerintah saat ini adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Meski perkembangan UMKM semakin pesat setiap tahunnya, pelaku UMKM banyak menghadapi berbagai masalah. Salah satunya adalah dalam hal pembuatan laporan keuangan berdasarkan SAK yang berlaku. Pengesahan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, Dan Menengah (SAK EMKM) pada tanggal 18 Mei tahun 2016 oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia (DSAK IAI) ini menjadi solusi bagi entitas mikro, kecil, dan menengah yang mengalami kesulitan dalam menerapkan SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana menyusun laporan keuangan berbasis SAK EMKM pada usaha Pillow Indonesia dengan transaksi selama bulan april 2018. Metode pengumpulan data yang dilakukan berupa wawancara, dokumentasi, dan metode pustaka. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh beberapa kesimpulan yaitu, 1) Penerapan laporan keuangan berbasis SAK EMKM Pada Pillow Indonesia yang tergolong usaha mikro dalam penelitian ini dapat diterapkan. Apabila Piilow Indonesia dapat menerapkan laporan keuangan berbasis SAK EMKM maka UMKM lain yang tergolong mikro, kecil, dan menengah dapat juga menerapkan laporan keuangan yang serupa. 2) Terdapat banyak sekali kesalahan pencatatan nominal dan penjumlahan nomial pada laporan keuangan Pillow Indonesia sebelum dilakukan penelitian ini, kurangnya kehati-hatian pemilik dalam mencatatnya menjadi faktor kesalahan pencatatan dalam laporan keuangannya. 3) Terdapat manfaat dan juga dampak yang akan dirasakan pemilik apabila laporan keuangan Berbasis SAK EMKM tersebut diterapkan

    The Activities of SMEs and The Role Indonesian Government During Covid-19 Pandemic

    Full text link
    Since the end of February 2020, Indonesia has not been spared the impact of the corona virus outbreak that previously hit other countries in the world. Corona outbreaks hit various joints, especially the economic joints. One of the economic subsectors most affected is SMEs, because almost 90% of the workforce in Indonesia is absorbed in this sector. Its contribution to GDP is quite large, reaching 60% or around Rp 8,400 Trillion.The author tries to conduct this research with a descriptive method using secondary data from competent parties who describe the efforts that must be made from the SMEs themselves with what the Indonesian government is doing to overcome the impact of the spread of corona for SMEs in Indonesia

    ANALISIS STRATEGI PENETAPAN HARGA PRODUK USAHA KECIL DAN MENENGAH TERHADAP VOLUME PENJUALAN (Studi Kasus Pada Pedagang Bakso di Bekasi Utara)

    Full text link
    Small and medium enterprises sector is being encouraged all parties to accelerate economic growth given the macro-economic sector is still sluggish due to the impact of the prolonged economic crisis. The development of small and medium enterprises are expected as one of the economic driving folk instrument is tipped to national economic development so that the economic crisis will be quickly resolved. Here the author tried researching on the business field Meatballs, namely on factors both from within and from outside affecting the price and sales volume method I use is quantitative descriptive, which the authors collected data from traders meatballs region Bekasi north, then the data is processed into a study. Finally it can be concluded that the factors of internal and external positive effect on sales volume

    Mengubah Paradigma Dosen Menjadi Pendidik yang Unggul dan Kaya

    No full text
    One of Indonesia's national development goals is to promote the general welfare and intellectuallife of the nation. The role of educating children in part imposed on the nation's educators, in thesense that here was a lecturer. While a professor himself could not produce the maximum outputprotege optimal if the welfare of less fulfilled. This paper tried to explore more deeply about thingsto do when a professor wants to improve their welfare. This journal writing method of writingbased on literature study, observations made and the author Based on the author's experiencewhile working in the finance department

    Set Dekorasi dengan Komposisi Obvious Balance dalam Program Variety Show

    Full text link
    Now days many entertaining program with show format is exist in Indonesian television program. The variety performance of the artist with beauty visualization created by lighting design make sets and staging just like an ordinary music concert’s stage. Art director have a complex job, more than build the set and stage. Art director should have a concept for television’s program. The concept expressed through element of design such as line, color, and composition of balance from the set decoration. With that concept the set decoration have aesthetic look and have meaning inside. To insert meaning on the element of set decoration it need to get many information from observe and literature review. So the information can support the meaning in design as well.  Set decoration of variety show “Inklusi” is a creation that consist obvious balance concept in it. This concept has made by the hottest issue in Inklusi program. Through the set decoration, author make set and stage that speaks up for difabel, to be equal with others

    The Decoding of Traffic Signs by Motorcycle Riders in Jakarta Indonesia

    Full text link
    Should the rapid growth of motor vehicles and inhabitants goes unanticipated, it is certain that the motor vehicles pacing in JABODETABEK area will significantly decelerate. The problem of clogging in Jakarta is not only due to the ever increasing number of motor vehicles and minimum development of streets, but also to the behavior of road users. The behavior of road users is vital in solving the problems in transportation such as clogging or traffic safety like the circumstances in Jakarta today. This study aims at analyzing and understanding the occurrence of disorderliness/indiscipline phenomenon in road traffic, in particular the one related to ignorance to meaning of traffic signs, road markings, and traffic signal emitting devices perceived from social scope. This study employs qualitative method and is limited to specific road segments in Jakarta Megalopolis Area in particular the ones passed by the author, including Jakarta, Southern Tangerang, and Depok City areas. From the discoveries, the violation and ignorance to the meaning of traffic signs, road markings, and traffic signal emitting devices are stimulated by internal and external factors. The motorcycle riders are inclined to ignore the meaning of traffic signs, road markings, and traffic signal emitting devices due to conditions such as the non-existence of sanction unless when there is police inspection. The role and presence of traffic and transportation officer at the intersection or road crossing do not seem optimum

    Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi Digital: study kasus pada SMA Negeri di Kota Depok

    No full text
    Penelitian ini bertujuan membuktikan adanya hubungan antara penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis teknologi kurikulum, teknologi ramah otak, teknologi ramah anak dan teknologi ramah lingkungan terhadap pola berpikir kritis dan kreatif. Penelitian ini juga bermaksud menawarkan sebuah model efektif dalam mengatasi berbagai macam permasalahan yang berkaitan dengan penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah menengah atas. Berbagai permasalahan tersebut muncul karena adanya kesalahan dalam penggunaan teknologi digital dan belum adanya aturan yang baku tentang tata cara pemanfaatannya secara benar, maka hasil penelitian ini menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini mendukung Wawan Saputra & Bambang Eka Purnama (2012), Widodo Winarso (2015), Didik Dwi Prasetya & Setiadi (2012), Anna Hendri Soleliza Jones (2016), Bernadette Dwyer (2016), Ciampa Katia (2016), Heo Misook Author (2009), Hutchison (2012), dan Reid Calvin (2011), yang menyatakan bahwa teknologi dan media pembelajaran berpengaruh positif terhadap hasil dan proses belajar jika dimanfaatkan dengan benar. Sementara itu, penelitian ini berbeda dengan pendapat Lumsdain (1963) yang menyatakan bahwa media hanya menguntungkan dari segi ekonomi dan dapat mengembangkan teknologi pembelajaran kemudian Wilbur Schramm (1977) menyatakan bahwa pembelajaran lebih dipengaruhi oleh strategi dan kontennya dan bukan jenis medianya. Selanjutnya Levie and Dickie (1973) mengatakan bahwa media merupakan kendaraan yang membawa pesan instruksional tetapi tidak mempengaruhi pencapaian prestasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran (mixed methods) dengan desain exsploratoris sequental design, yakni penelitian kualitatif sebagai pendekatan utama dan kuantitatif sebagai fasilitator. Sementara subjek pada penelitian ini adalah siswa sekolah menengah atas di beberapa sekolah terpilih di Kota Depok yang telah diperoleh secara purposive sampling berdasarkan sekolah dan gender. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran agama Islam ternyata mampu mengembangkan pola berpikir kritis dan kreatif. Prediksi nilai yang diperoleh mengindikasikan ada hubungan yang signifikan penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran pendidikan agama Islam dengan pola berpikir kritis dan kreatif. Dengan demikian hubungan signifikan penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran pendidikan agama Islam dengan pola berpikir kritis dan kreatif adalah positif, artinya bahwa semakin tinggi penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran pendidikan agama Islam akan semakin tinggi pola berpikir kritis dan kreatif siswa. Untuk itu penelitian ini merekomendasikan agar penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran pendidikan agama Islam lebih ditingkatkan lagi pemanfaatanya. Oleh sebab itu perlu adanya bimbingan untuk guru mata pelajaran pendidikan agama Islam di sekolah menengah atas sehingga guru lebih professional memanfaatkan teknologi dalam rangka meningkatkan pola berpikir kritis dan kreatif siswa di kelas yang diajarkanya. Dengan demikian tujuan pendidikan agama Islam di sekolah dapat tercapai dengan baik sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan
    corecore