7 research outputs found

    STUDI EKSPLORATIF PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMA KELAS X TERHADAP PELESTARIAN BURUNG DI WILAYAH KABUPATEN TULUNGAGUNG, TRENGGALEK DAN KEDIRI JAWA TIMUR

    No full text
    ABSTRAK Diwanata, Bima. 2016. Studi Eksploratif Pengetahuan dan Sikap Siswa SMA Kelas X  terhadap Pelestarian Burung di wilayah Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Kediri Jawa Timur. Skripsi, Pendidikan Biologi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Dr.Hadi Suwono M.Si., (II) Sofia Ery Rahayu, S.Pd., M.Si. Kata Kunci: studi eksploratif, pengetahuan, sikap, pelestarian burung Keberadaan burung liar di alam semakin berkurang bahkan ada yang terancam punah. Penyebabnya adalah aktivitas perburuan liar dan perdagangan ilegal satwa, khususnya burung. Dari hasil observasi di Kabupaten Tulungagung terdapat 10 siswa yang ikut dalam aktivitas perburuaan, penghobi, serta perdagangan burung. Tanpa disadari kegiatan ini merupakan penyebab berkurangnya keberadaan burung di alam. Salah satu penanganannya yaitu dengan upaya pelestarian burung. Langkah awal yang dapat dilakukan yaitu dengan menggali pengetahuan dan sikap masyarakat, khususnya siswa SMA yang merupakan generasi muda tentang upaya pelestarian burung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis burung yang diperdagangkan, mengetahui pengetahuan dan sikap siswa SMA kelas X di Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Kediri tentang upaya pelestarian burung di lingkungannya, serta untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap siswa SMA kelas X di Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Kediri tentang upaya pelestarian burung. Penelitian yang dilaksanakan ini merupakan penelitian noneksperimental, yang bersifat eksploratoris secara deskriptif kuantitatif. Penggalian pengetahuan dan sikap siswa dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Pada penelitian ini penentuan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random Sampling yang dilakukan kepada siswa SMA kelas X berjumlah 270 siswa dari wilayah Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Kediri. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 87 jenis burung yang diperdagangkan di  pasar burung wilayah Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Kediri, yang terdiri dari 11 jenis burung dilindungi dan sisanya tidak dilindungi. Pengetahuan siswa SMA Kelas X  terhadap Pelestarian Burung di wilayah Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Kediri menunjukkan tingkat pengetahuan masih kurang, sedangkan untuk sikap menunjukkan sudah bagus. Pengetahuan dan sikap siswa SMA kelas X di Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Kediri tentang upaya pelestarian burung tidak berbeda secara signifikan dari ketiga wilayah tersebut

    PENGEMBANGAN MOBILE APPS KEANEKARAGAMAN BURUNG BERBASIS PJBL DAN EFEKTIVITASNYA PADA KEMAMPUAN LITERASI BURUNG MAHASISWA

    Get PDF
    Abstract: The Research on the development of Mobile Apps under the name "La Bird" and its effectiveness on student bird literacy abilities has been carried out. The purpose of this study is to produce a product in the form of Mobile Apps and test the effectiveness of the literacy skills of students. The development model used is the Lee & Ow-en development model following the stages of assessment / analysis, design, develop, implement, and evaluate. The effectiveness of "La Bird" Mobile Apps is carried out with a pre-experimental research design in the form of one group pretest-post test design. The diversity of bird species that are used as content in Mobile Apps is obtained from the exploration results of the composition of bird species in 6 Water Resources of Malang Raya. The data obtained were analyzed based on the average NGain score of bird literacy. The average NGain score of bird literacy score was 0.50, which means that the level of effectiveness of using Mobile Apps on the ability of bird literacy is included in the medium category. Thus the Mobile Apps "La Bird" effectively trains the ability of bird literacy students who take the Ornithology course at the State University of Malang.Abstrak Penelitian tentang pengembangan Mobile Apps dengan nama “La Bird” dan efektivitasnya pada kemampuan literasi burung mahasiswa telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa Mobile Apps dan menguji keefektifan pada kemampuan literasi burung mahasiswa. Model pengembangan yang digunakan yaitu model pengembangan Lee & Owen mengikuti tahapan assessment/analysis, design, develop, implement, dan Evaluate. Efektivitas dari Mobile Apps “La Bird” dilakukan dengan desain penelitian pre-eksperimental berupa one group pretest-post test design. Keanekaragaman spesies burung yang digunakan sebagai konten di dalam Mobile Apps diperoleh dari data hasil eksplorasi komposisi spesies burung di 6 Sumber mata air Malang Raya. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan  nilai rerata NGain score literasi burung. Hasil rerata nilai NGain score literasi burung diperoleh sebesar 0,50, artinya tingkat efektivitas penggunaan Mobile Apps terhadap kemampuan literasi burung termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian Mobile Apps “La Bird” efektif melatih  kemampuan literasi burung mahasiswa yang menempuh mata kuliah Ornitologi Universitas Negeri Malang

    THE SIGHTING REPORT OFJAVAN HAWK-EAGLE (Nisaetus bartelsi) IN THE AREA OF KONDANG MERAK, MALANG REGENCY, INDONESIA

    Get PDF
    Kondang Merak is one of tourism destination located in southern coast of Malang Regency. This area consists of tropical rainforest and teak forest. The birds’ diversity in this area is rich, including the Javan Hawk-Eagle (Nisaetus bartelsi). This species is one of Java’s endemic species that is endangered and protected by the government. This bird’s population decreases due to habitat degradation, poaching, and illegal trading. This research is held to collect data about the Javan Hawk-Eagle’s presence in Kondang Merak to support the conservation efforts in that region. The method used in this research is observation in several points of which the landscape conditions is estimated to match with the Javan Hawk-Eagle’s habitat criteria. The Javan Hawk-Eagle was found at three different times in one of our observation area. Keywords: Nisaetus bartelsi, Kondang Mera

    ABUNDANCE AND SIGHTING FREQUENCY OF BIRDS IN SENDI – GAJAH MUNGKUR TRACK, TAMAN HUTAN RAYA RADEN SOERJO, MOJOKERTO REGENCY

    Get PDF
    Sendi – Gajah Mungkur is one of conservation area in Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Mojokerto Regency. This is region mostly composed by tropical rainforest with altitude of 1067 – 1174 amsl with rich biodiversity including orchids, mammals, and birds. Some evidence concerning Taman Hutan Raya Raden Soerjo’s richness are some reports and documentations about the Zoothera andromedae, Ficedula narcis, and Arborophila javanica as new records in West Java. This research is done to determine the abundance and sighting frequency of birds in Sendi – Gajah Mungkur track, Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Mojokerto Regency using modified line transect method. Species with the most abundance and sighting frequency are Collocalia linchi, Zosterops palpebrosus, and Dicaeum sanguinolentum.Keywords: Abundance, Sighting Frequency, Sendi, Gajah Mungkur, Taman Hutan Raya Raden Soerj

    Abundance and Sighting Frequency of Birds in Sendi – Gajah Mungkur Track, Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Mojokerto Regency

    No full text
    Sendi – Gajah Mungkur is one of conservation area in Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Mojokerto Regency. This is region mostly composed by tropical rainforest with altitude of 1067 – 1174 amsl with rich biodiversity including orchids, mammals, and birds. Some evidence concerning Taman Hutan Raya Raden Soerjo's richness are some reports and documentations about the Zoothera andromedae, Ficedula narcis, and Arborophila javanica as new records in West Java. This research is done to determine the abundance and sighting frequency of birds in Sendi – Gajah Mungkur track, Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Mojokerto Regency using modified line transect method. Species with the most abundance and sighting frequency are Collocalia linchi, Zosterops palpebrosus, and Dicaeum sanguinolentum
    corecore