1,721,045 research outputs found

    BERITA ISLAM DALAM NET. CITIZEN JOURNALIST (Analisis Framing Robert N. Entman)

    Get PDF
    Bayu Setiawan (13210098). “Berita Islam dalam NET. Citizen Journalist (Analisis Framing Robert N. Entman).” Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dewasa ini, citizen journalist atau jurnalis warga menjadi trend sendiri di Indonesia. Kegiatan citizen journalist ini merupakan, pengolahan dan penyampaian informasi yang dilakukan oleh warga dan untuk warga. Kegiatan ini semakin berkembang dengan banyaknya stasiun televisi di Indonesia yang membuat program khusus untuk warga mengirimkan karya jurnalistiknya ke televisi tersebut. Salah satu televisi yang memberikan ruang cukup besar dengan kegiatan citizen journalist adalah NET. Lewat program NET. Citizen Journalist atau NET. CJ karya warga di tampung yang menjadi wadah semua karya, yang kemudian di tayangkan dalam program NET. 10, program berita di NET. yang menayangkan hampir sembilan puluh persen kontennya merupakan karya dari citizen journalist. Banyak kategori yang telah disediakan, salah satunya adalah tentang berita Islam. Sayangnya porsi pengiriman video seputar Islam masih sangat kurang, sehingga presentase tayangnya juga masih sangat kecil. Karena banyak orang menganggap jika berita Islam hanya seputar momen tertentu umat Islam saja. Jika ditelisik lebih jauh banyak hal tentang Islam yang bisa diangkat. Penelitian ini adalah penelitian deskritif kualitatif yang membahas tentang berita Islam dalam NET. Citizen Journalist dan bagaimana analisis framing serta presentase tayangnya. Peneliti menganalisa data-data kualitatif yang ada dengan metode analisis framing model Robert N. Entman. Teori ini berbicara bagaimana framing sebuah media terhadap berita yang di siarkannya melalui editing (penyuntingan). Berdasarkan penelitian, peneliti menarik kesimpulan : Berita Islam bukan hanya sekedar momentum tertentu umat Islam saja. Banyak hal yang berkaitan dengan Islam yang layak di angkat. Berita Islam merupakan isi yang di sampaikan. Penyuntingan naskah yang dilakukan oleh redaksi sebatas perbaikan cara penyampaian informasi agar mudah di pahami bukan mengubah isi sebuah naskah asli dari citizen journalist. Selanjutnya adalah meskipun redaksi tidak membatasi karya yang berkaitan dengan Islam untuk tayang, rupanya redaksi masih kekurangan karya yang berkaitan dengan Islam

    KEDUDUKAN PEMEGANG SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH SEBAGAI JAMINAN KEBENDAAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG HAK TANGGUNGAN ATAS TANAH BESERTA BENDA-BENDA YANG BERKAITAN DENGAN TANAH

    Get PDF
    BAYU SETIAWAN HENDRI PUTRA. E0013081. 2018. KEDUDUKAN PEMEGANG SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH SEBAGAI JAMINAN KEBENDAAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG HAK TANGGUNGAN ATAS TANAH BESERTA BENDA-BENDA YANG BERKAITAN DENGAN TANAH. Penulisan Hukum (Skripsi). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan dan perlindungan hukum terhadap pemegang sertifikat hak atas tanah sebagai suatu jaminan kebendaan dan mengetahui penerapan norma hukum hak tanggungan dibebani lebih dari hak tanggungan dalam upaya pelunasan utang. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dan terapan. Sumber bahan penelitian yang digunakan meliputi bahan hukum primer, dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan atau studi dokumen. Untuk memperoleh jawaban penelitian hukum ini, dilakukan dengan cara mengkaji penelitian dari studi kepustakaan atau studi data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan simpulan bahwa kedudukan Hak Atas Tanah sebagai jaminan diatur dalam UU Pokok Agraria yang menyatakan bahwa hak atas tanah dapat dijadikan jaminan utang dengan dibebani Hak Tanggungan. Hak Atas tanah yang dapat dijadikan obyek Hak Tanggungan harus memenuhi dua unsur yaitu, wajib didaftarkan pada Kantor Pertanahan dan menurut sifatnya harus dapat dipindah tangankan. Kreditur memiliki kedudukan yang kuat terhadap benda jaminan. Perlindungan hukum terhadap pemegang sertifikat hak atas tanah sebagai suatu jaminan kebendaan apabila debitur wanprestasi, kreditur berhak menjual benda jaminan untuk pelunasan piutangnya yang diatur dalam UU Hak Tanggungan. UU Hak Tanggungan merupakan wujud dari tujuan UU Pokok Agraria dalam memberikan dan jaminan kepastian hukum dan perlindungan hukum dalam bentuk preventif dan represif. Penerapan suatu obyek Hak Tanggungan yang dibebani lebih dari satu Hak Tanggungan dapat dilakukan apabila, pemegang Hak Tanggungan peringkat utama, peringkat kedua, dan seterusnya untuk satu utang yang sama kepada kreditur yang sama

    PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM MENOLAK PERMOHONAN DISPENSASI KAWIN (Studi Kasus Pada Pengadilan Agama Nganjuk)

    Get PDF
    ABSTRAK Bayu Setiawan, 12102183060, Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Menolak Permohonan Dispensasi Kawin (Studi Kasus pada Pengadilan Agama Nganjuk), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2022, Pembimbing: Dr. Rohmawati, M.A. Kata kunci: Pertimbangan Hukum Hakim, Dispensasi Kawin, Pengadilan Agama Pengadilan Agama Nganjuk sebagai lembaga penegak hukum bagi masyarakat yang beragama Islam tidak dapat mengabulkan perkara dispensasi kawin yang diajukan oleh Pemohon kecuali ada hal yang khusus atau mendesak. Sehingga beberapa perkara dispensasi kawin di Pengadilan Agama Nganjuk ditetapkan untuk tidak dikabulkan. Hal ini tentu berbalik dengan pengadilan di luar Pengadilan Agama Nganjuk yang banyak mengabulkan perkara dispensasi kawin, padahal perkara dispensasi kawin merupakan perkara yang sangat kompleks. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pertimbangan hukum hakim Pengadilan Agama Nganjuk dalam menolak permohonan dispensasi kawin. (2) Bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam menolak dispensasi kawin ditinjau dari perspektif maqāṣid al-syari’ah. Penelitian ini bertujuan: (1) Mendeskripsikan pertimbangan hukum hakim dalam menolak permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Nganjuk. (2) Menganalis penolakan dispensasi kawin tersebut dalam perspektif maqāṣid al-syari’ah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris karena metode ini bertujuan dapat menggambarkan sesuatu yang berlangsung dan berlaku terhadap kejadian/hukum di masyarakat. Selain itu, penelitian ini berinteraksi dengan hakim secara langsung. Sehingga teknik pengumpulan data yang dipakai adalah dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam pengecekan keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik Triangulasi pada sumber data hasil penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pertimbangan hukum hakim dalam menolak perkara dispensasi kawin di Pengadilan Agama Nganjuk telah sesuai dengan tinjauan yuridis di mana anak Pemohon masih berumur di bawah 19 tahun dan tidak ada alasan yang sangat mendesak untuk menikahkan anak tersebut. Sedangkan dalam tinjauan non yuridis, hakim telah menimbangkan dampak hukum maupun sosial bagi anak Pemohon dalam rumah tangganya serta penetapan hakim telah sesuai dengan cita-cita dalam Perundang-Undangan yang berkaitan dengan perkawinan. (2) Ditinjau dari maqāṣid al-syari’ah, penolakan perkara dispensasi kawin yang dilakukan oleh hakim Pengadilan Agama Nganjuk telah selaras dan sesuai dengan tujuan maqāṣid al-syari’ah yaitu memelihara keturunan, agama, harta, akal dan jiwa. Oleh karenanya, penolakan dispensasi kawin dapat digolongkan dalam tingkatan al-Ḍharuriyah

    Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing (Guided Discovery) berbantuan Powerpoint terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Trigonometri Siswa Kelas X MIA MAN Kota Blitar Tahun Ajaran 2016/2017

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Penerapan Model Penemuan Terbimbing (Guided Discovery) Berbantuan Powerpoint Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Trigonometri Siswa Kelas X MIA MAN Kota Blitar Tahun Ajaran 2016/2017” ini ditulis oleh Bayu Setiawan, NIM. 2814133027 dibimbing oleh Dr. Maryono, M. Pd. Kata kunci: Penemuan terbimbing (Guided Discovery), Powerpoint, Hasil Belajar Permasalahan pembelajaran di kelas pun bisa diatasi dengan menerapkan kurikulum yang dimodifikasi dengan kreatifitas guru. Desain pembelajaran yang merangsang siswa untuk belajar mandiri, lebih aktif, dan kreatif sesuai dengan kenyamanan siswa dalam belajar. Dengan bantuan teknologi, model pembelajaran yang yang mungkin adalah penemuan terbimbing (guided discovery) dengan didukung media powerpoint. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah, 1) Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran penemuan terbimbing (guided discovery) berbantuan powerpoint terhadapap hasil belajar matematika materi trigonometri siswa kelas X MIA MAN Kota Blitar, 2) Untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran penemuan terbimbing (guided discovery) berbantuan powerpoint terhadapap hasil belajar matematika materi trigonometri siswa kelas X MIA MAN Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode eksperimen semu. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa dari dua kelas di MAN Kota Blitar yaitu X MIA 2 dan X MIA 4, dimana kelas X MIA 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 37 siswa menggunakan model pembelajaran konvensional dan X MIA 4 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 41 siswa menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing (guided discovery). Mata pelajaran yang diteliti adalah mata pelajaran matematika materi trigonometri yakni pokok bahasan perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan analisis data disimpulkan bahwa, ada pengaruh positif dan signifikan model pembelajaran penemuan terbimbing (guided discovery) berbantuan powerpoint terhadap hasil belajar matematika materi trigonometri siswa kelas X MAN Kota Blitar. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji-t yang menunjukkan nilai t_hitung=3,268>t_tabel=2,000 dan rata-rata hasil post-test kelas eksperimen = 87,59 lebih tinggi dari pada kelas kontrol = 77,84. Siswa dituntut berperan aktif dalam pembelajaran atas bimbingan guru untuk memecahkan sendiri permasalahan dan memahami konsep yang dipelajari melalui pengalaman sendiri. Model pembelajaran penemuan terbimbing (guided discovery) berbantuan powerpoint berpengaruh terhadap hasil belajar matematika pada materi trigonometri siswa kelas X MIA MAN Kota Blitar dengan kategori sedang yaitu 76%. Hal ini dikarenakan faktor kecerdasan dan minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika, disisi lain terbatasnya waktu penelitian sehingga dalam pemberian latihan soal kurang

    EFEKTIVITAS BIAYA PRODUKSI TERHADAP HARGA JUAL BAGI USAHA MEBEL (Studi Kasus Pada Usaha Mebel Rumahan Di Kecamatan Kandat Kediri)

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi yang berjudul “Efektivitas Biaya Produksi Terhadap Harga Jual Bagi Usaha Mebel (Studi Kasus Pada Usaha Mebel Rumahan Di Kecamatan Kandat Kediri),” yang ditulis oleh Bayu Setiawan, NIM. 12402173071, Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, dibimbing oleh Dr. Muhammad Aswad, M.A. Penelitian ini dilatar belakangi oleh eksistensi para pelaku usaha mebel dalam mengembangkan usahanya. Strategi penetapan harga (pricing strategy) yang dilakukan oleh para produsen mebel. Permasalahan harga menjadi tantangan yang dihadapi di tengah meningkatnya harga bahan baku dan biaya produksi lainnya. Seperti pada Usaha mebel yang ada di kecamatan Kandat Kediri yaitu di Mebel Indah Jati, UD Meubel Santika, dan UD Citra Mandiri mengalami persaingan harga dan penjulan. maka mengutamakan kualitas produk menjadi sangat penting guna mendapatkan nilai jual yang tinggi. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana efektivitas biaya produksi terhadap harga jual produk mebel di Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri?, 2) Bagaimana faktor-faktor yang menentukan harga jual produk mebel di Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri?, 3) Bagaimana kendala dan solusi yang dihadapi pelaku usaha produk mebel di Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri?. Penelitian ini menggunakan pendekatan jenis kualitatif, teknik pengambilan data menggunakan wawancara dan dokumentasi, sedangkan untuk pengambilan data menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil wawancara lapangan pada Usaha Mebel Rumahan Di Kecamatan Kandat Kediri yaitu di Usaha Mebel Indah Jati, UD Meubel Santika, dan UD Citra Mandiri. Hasil penelitian menyatan bahwa: 1) Efektivitas biaya produksi terhadap harga jual produk mebel di Kecamatan Kandat Kabupaten adalah biaya bahan baku, biaya produksi, biaya transportasi, dan biaya lainnya yang tak terduga. Mebel Indah Jati, UD Meubel Santika, dan UD Citra Mandiri memiliki jawaban yang sama yaitu bahan baku dan biaya produksi dan kemudian dibandingkan dengan biaya pemasukan. 2) Faktor-faktor yang menentukan harga jual produk mebel di Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri yaitu aspek yang harga jual barang menitik beratkan pada kualitas barang, jika kualitas produk yang baik, harga jual juga akan semakin tinggi, keuntungan yang ingin di capai di kisaran 25% dari hasil penjualan. 3) Kendala yang dihadapi pelaku usaha produk mebel di Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri yaitu bahan baku yang tersedia tidak memenuhi, misalnya kayu jati sulit di dapatkan di pasar bebas dan kendala penetapan harga jual, akibatnya akan terjadi persaingan. Solusinya, harga pesaing harus dalam batasan yang wajar dan normal. Sehingga stabilitas harga tetap terjaga, dan permainan harga yang rendah tidak terjadi. Kata Kuci : Biaya Produksi, Harga Jual, Usaha Mebe

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore