1,721,585 research outputs found
Analisis Permohonan Pra Peradilan Atas Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan Oleh Pihak Ketiga Yang Berkepentingan (Studi Kasus: Permohonan Pra Peradilan Atas SKPP Perkara Bibit-Chandra Oleh Anggodo Widjojo)./ oleh Bayu Aji Nugroho
abstrak (A) Nama: Bayu Aji Nugroho (NIM: 205040173) (B) Judul Skripsi: Analisis Permohonan Pra Peradilan Atas Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan Oleh Pihak Ketiga Yang Berkepentingan (Studi Kasus: Permohonan Pra Peradilan Atas SKPP Perkara Bibit-Chandra Oleh Anggodo Widjojo). (C) Halaman: vii + 95+ lampiran, 2011 (D) Kata Kunci: Praperadilan. (E) Isi: Dalam penulisan ini, dibahas mengenai permasalahan interpretasi pihak ketiga yang berkepentingan dalam praktek praperadilan yang terjadi selama ini, khususnya terkait dengan lagal standing dari Anggodo Widjojo dalam mengajukan permohonan Pra Peradilan atas dikeluarkannya SKPP terhadap perkara Bibit-Chandra oleh Kejari Jaksel. Pokok pembahasan dalam penulisan ini adalah mengenai kesesuaian permohonan Pra Peradilan yang diajukan oleh Anggodo Widjojo atas Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan oleh Pihak Ketiga Oleh Kejari Jaksel berdasarkan Pasal 80 KUHAP. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian normatif dengan berdasar pada data-data sekunder. Dari hasil analisis diketahui bahwa terhadap kasus permohonan Pra Peradilan yang diajukan oleh Anggodo Widjojo atas Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan oleh Kejari Jaksel tidak bertentangan dengan ketentuan Pasal 80 KUHAP. Hal ini dikarenakan, KUHAP dan penjelasannya tidak mengatur secara tegas mengenai pengertian pihak ketiga yang berkepentingan dalam perkara praperadilan terkait dengan pemeriksaan tentang sah atau tidak sahnya pengehentian penyidikan atau penghentian penuntutan sebagai yang diatur dalam Pasal 80 KUHAP. Dampak dari adanya ketidakjelasan mengenai pengertian pihak ketiga yang berkepentingan tersebut maka hakim wajib untuk melakukan metode interpretasi dalam rangka melakukan penemuan hukum (rechtsvinding). Konsekuensi dari tidak diaturnya secara tegas dan jelas terhadap pengertian mengenai pihak ketiga yang berkepentingan tersebut maka dalam praktek timbul perbedaan interpretasi yang diberikan oleh para hakim khususnya yang memeriksa dan memutus mengenai sah atau tidaknya penghentian penyidikan atau penghentian penuntutan. (F) Acuan: 42 (1975-2010) (G) Pembimbing: Dr. Dian Adriawan,SH.MH (H) Penulis: Bayu Aji Nugroh
KONSEP PEMBELIAN KOMPULSIF: SEBUAH KETERPAKSAAN
Until 2020, there is no consensus among researchers about the actual compulsive buying concept is. There are many different compulsive buying concepts in the scientific literature (Ridgway et al., 2008; Goldsmith et al., 2015). Consequently, it is difficult for marketers to implement it in marketing decision making. This study aims to clarify it by categorizing any existing compulsive buying concepts in scientific literature and offer one of which for the best explanation. Based on a literature study, we collected data from any scientific research in any discipline. By using bibliometric analysis, the concept of compulsive buying can categorize it into three categories: compulsive buying as a disease, as a bad habit or "a want" or consumer culture, and as a force. Among the compulsive buying categories, this study has offered the compulsive buying as a force to be the best concept for compulsive buying explanation. The idea can clarify the concept of compulsive buying to be better because it can differentiate compulsive buying from similar concepts such as addiction, impulsive buying, and obsessive-compulsive disorder
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE PLAN, DO, CHECK, ACTION UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK ALMARI DI UD. BAYU AJI DEMAK
UD. Bayu Aji adalah sebuah perusahaan yang berdiri pada tahun 1994 dan
berlokasi di Demak bergerak dibidang industri furniture dengan produk yang dihasilkan
berupa almari. Data produksi almari pada UD. Bayu Aji Demak dari bulan November 2021
hingga Mei 2022 menghasilkan produk cacat pada setiap bulannya. Persentase kecacatan
produk telah melebihi standar kecacatan yang telah ditetapkan perusahaan yaitu 5%. Jenis
kecacatan produk antara lain yaitu kunci rusak, cat partikel rusak atau cuil dan handle
pegangan patah. Maka dari itu, perusahaan perlu melakukan beberapa tindakan perbaikan
untuk meningkatkan kualitas produk dan memininalisir terjadinya produk cacat. Pada
penelitian ini, metode yang digunakan untuk pengendalian kualitas adalah Plan Do Check
Action (PDCA) yang digunakan untuk menemukan akar penyebab terjadinya kecacatan
produk, mengidentifikasi masalah yang paling dominan serta memberikan rekomendasi
usulan perbaikan yang perlu dilakukan untuk mengurangi produk cacat pada UD. Bayu Aji.
Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa penyebab terjadinya produk cacat yaitu
kualitas bahan baku yang rendah, kualitas campuran cat yang tidak konsisten, serta
kesalahan pengangkatan almari. Rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan yaitu
meningkatkan kualitas bahan baku dan melakukan pengecekan sebelum digunakan.
Kemudian meningkatkan pengawasan yang lebih ketat, pemberian SOP pengecatan produk
secara tertulis, mengadakan training kepada pekerja agar lebih terampil, dan
mempertahankan pembelian campuran cat dari satu supplier serta memperbaiki tata letak
gudang.
Kata Kunci : Pengendalian Kualitas, Produk Cacat, Plan-Do-Check-Actio
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PADA MATA PELAJARAN IPS MATERI MENGHARGAI PENINGGALAN SEJARAH DI INDONESIA KELAS IV SEKOLAH DASARABSTRAK Prastowo,Bayu Aji. 2013. Pengembangan Multimedia Pada Mata Pelajaran IPS Materi Menghargai Peninggalan Sejarah Di Indonesia Ke
ABSTRAK Prastowo,Bayu Aji. 2013. Pengembangan Multimedia Pada Mata Pelajaran IPS Materi Menghargai Peninggalan Sejarah Di Indonesia Kelas IV Sekolah Dasar. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Imam Nawawi, M.Si, (2) Drs. Usep Kustiawan, M.Sn Kata Kunci: pengembangan, multimedia, IPS Berdasarkan data observasi awal dari penyebaran angket diperoleh data 54,07% siswa menyatakan bahwa pembelajaran IPS yang selama ini dilakukan jarang memanfaatkan media pembelajaran. Hal ini tampak pada jawaban sejumlah 63,81% siswa menyatakan bahwa penerapan kegiatan belajar jarang menggunakan variasi-variasi tertentu. Salah satu dari bentuk variasi pembelajaran adalah dengan menggunakan variasi media pembelajaran. Tujuan dari pembelajaran yang bervariasi adalah untuk menghindarkan siswa pada kebosanan. Berdasarkan masalah ini penelitian ini mengambil fokus pengembangan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang bervariasi dalam bentuk macromedia flash player . Penelitian ini menggunakan jenis penelitian R&D (Research dan Development). Adapun tujuan dari penelitian dan pengembangan ini meliputi, 1) menghasilkan produk yang valid menurut ahli materi, 2)menghasilkan produk yang valid menurut ahli media, 3) menghasilkan produk yang efektif menurut hasil uji coba produk. Dalam pengembangan produk ini digunakan model penelitian dan pengembangan dari Sadiman. Langkah-langkah tersebut dimodifikasi sehingga didapatkan langkah-langkah yang meliputi:1) identifikasi kebutuhan,2) rumusan tujuan , 3) pengumpulan bahan, 4) pengembangan materi pelajaran, 5) penulisan naskah media, 6) penyusunan prototype, 7) proses produksi, 8) tahap validasi, 9) revisi. Berdasarkan hasil analisis data validasi produk oleh ahli pembelajaran IPS SD diperoleh rata-rata persentase validitas 88,19% dan ahli media 86,7%. Berdasarkan data ini maka produk dinyatakan telah layak secara teoritik digunakan sebagai salah satu bentuk media pembelajaran di kelas IV SD. Dari hasil uji coba dengan menggunakan 27 siswa diperoleh persentase 90%. Data persentase di atas menunjukkan bahwa produk soal media pembelajaran ini memiliki tingkat validitas yang tinggi dengan kriteria kelayakan layak tanpa revisi. Berdasarkan hasil analisis data ini diperoleh kesimpulan bahwa produk sudah layak secara praktik sebagai salah satu media yang digunakan dalam pembelajaran IPS SD. Saran-saran yang diajukan berdasarkan kajian produk ini meliputi saran pemanfaatan, saran diseminasi, dan saran pengembangan lebih lanjut. Saran pemanfaatan yang diajukan yaitu hendaknya produk dimanfaatkan dengan menggunakan komputer yang memenuhi spesifikasi minimal. Saran diseminasi yaitu ditinjau dari kelebihan produk, guru dan pemerintah hendaknya beralih ke media pembelajaran yang berbasis komputer. Saran pengembangan lebih lanjut ditujukan untuk peneliti selanjutnya supaya menguji tingkat keefektifitas produk
PERJANJIAN PEMBAYARAN UANG SEKOLAH SAAT PENERIMAAN SISWA BARU PADA SEKOLAH FAVORIT DI MAKASSAR
2015ABSTRAK\ud
Bayu Aji Sasongko ( B 111 08 272), PERJANJIAN PENERIMAAN \ud
SISWA BARU SEKOLAH FAVORIT DI MAKASSAR. Dibimbing oleh\ud
Anwar Borahima dan Harustiati Moein \ud
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kekuatan\ud
mengikat dari surat pernyataan yang ditandatangani oleh oleh orang\ud
tua/wali siswa secara mendalam dan penyelesaian masalah\ud
pengembalian uang masuk sekolah ketika calon siswa batal masuk di\ud
sekolah yang dituju karena tidak lulus UN. \ud
Di Makassar terdapat sekolah favorit yang menarik untuk diteliti\ud
mengenai perjanjian penerimaan siswa baru. Metode penelitian yang\ud
digunakan ialah yuridis normatif guna mendapatkan kebenaran yang\ud
objektif. \ud
Hasil penelitian dan pembahasan bahwa berdasarkan Putusan\ud
Mahkamah Agung No. 3431K/Pdt/1985 yang mana menjadi yurisprudensi \ud
terhadap penyalahgunaan keadaan dalam pelaksanaan perjanjian. Isi dari\ud
surat pernyataan yang dibuat pihak Sekolah Islam Athirah Kajaolalido\ud
Makassar dan ditandatangani oleh orang tua/wali siswa melanggar nilai\ud
kepatutan dan keadilan sehingga tidak berkekuatan hukum. Isi surat\ud
pernyataan bisa dibatalkan sebagian atau seluruhnya. Ketika calon siswa\ud
batal masuk di Sekolah Athirah karena tidak lulus UN, maka sesuai\ud
dengan ketentuan Pasal 1265 KUHPerdata tentang perikatan dengan\ud
syarat batal segala biaya yang telah dibayar pada proses penerimaan\ud
siswa baru akan dikembalikan secara penuh tanpa potongan. \ud
Kata kunci : Perjanjian, pengembalian uan
ANALISIS KETERLAMBATAN PROSES BONGKAR MUATAN HIGH SULFUR FUEL OIL (HSFO) DAN LOW SULFUR FUEL OIL (LSFO) SECARA SHIP TO SHIP DI MT. CENDRAWASIH
ABSTRAK
Pangestu, Bayu Aji, 2023. “Analisis Keterlambatan Proses Bongkar Muatan High
Sulfur Fuel Oil (HSFO) dan Low Sulfur Fuel Oil (LSFO) secara Ship To
Ship di Mt. Cendrawasih”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi
Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I : Capt Karolus
Geleuk Sengadji, M.M., Pembimbing II : Retno Hariyanti, S.Pd, M.M.
MT. Cendrawasih merupakan aset milik PT. Pertamina International
Shipping. MT. Cendrawasih berfungsi khusus sebagai Mother Ship dalam
pelaksanaan kegiatan ship-to-ship transfer. Kasus keterlambatan yang terjadi pada
saat kegiatan ship-to-ship dengan SPOB Allvina 03 di OB Balikpapan telah
menimbulkan konsekuensi serius, termasuk penerimaan Letter of Protest dari
terminal karena melebihi estimasi waktu yang telah ditetapkan. Dampaknya,
keterlambatan tersebut mengakibatkan gangguan pada jadwal penyandaran kapal
lainnya di pelabuhan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi penyebab keterlambatan proses bongkar muatan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berfokus pada analisis
kerusakan pompa cargo sebagai penyebab utama dari keterlambatan tersebut.Riset
lapangan dilakukan di kapal MT. Cendrawasih dengan melibatkan chief officer dan
loading master sebagai informan utama guna mendapatkan pemahaman yang lebih
mendalam terkait permasalahan ini.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa keterlambatan yang terjadi
disebabkan oleh tidak berfungsinya salah satu cargo pump. Sebagai solusi,
penelitian ini menyarankan upaya penanggulangan melalui implementasi
perawatan menyeluruh terhadap alat bongkar muatan, termasuk cargo pump, valve
cargo, dan manifold. Jenis perawatan yang direkomendasikan mencakup Preventive
Maintenance/Periodic Maintenance, Prediktif Maintenance, Corrective
Maintenance, dan Breakdown Maintenance sesuai dengan pedoman perawatan
kapal
Pengaruh Loan to Deposit Ratio, Capital Adequacy Ratio, Net Interest Margin, dan BI Rate Terhadap Penyaluran Kredit Pada Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2012-2016
Bayu Aji Prakoso, 2018: The Influence of Loan To Deposit Ratio, Capital
Adequacy Ratio, Net Interest Margin, and BI Rate to the Lending Distribution on
Banking Listed in the Indonesian Stock Exchange period 2012-2016. Universitas
Negeri Jakarta.
This research aims to examine the effect of Loan to Deposit Ratio (LDR),
Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM), and BI Rate to the
Lending Distribution. This research used secondary data with the population of
all banking listed in the Indonesian Stock Exchange period 2012-2016. While the
sampling method used was purposive sampling method, which is overall 120
observation choosen in 5 years. This research used panel data regression analysis
method to test the hypothesis at 5% significant and using Eviews Version 8.
From the analysis performed in this research, it can be concluded that
Loan to Deposit Ratio and Capital Adequacy Ratio have a negative influence to
the lending distribution, while Net Interest Margin and BI Rate have not influence
to the lending distribution. Independent variables of this research are able to
explain 19,02% to the lending distribution as a dependent variable.
Keywords: Loan To Deposit Ratio (LDR), Capital Adequacy Ratio (CAR), Net
Interest Margin (NIM), BI Rate, and Lending distribution
STRATEGI PENGEMBANGAN PASAR TRADISIONAL DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PEDAGANG DI PASAR WAGE KABUPATEN TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Strategi Pengembangan Pasar Tradisional dalam
Meningkatkan Pendapatan Pedagang di Pasar Wage Kabupaten Tulungagung” ini
ditulis oleh Fakhri Bayu Aji, NIM. 12402173231, Pembimbing Suminto, M.Pd.I.
Penelitian dilatar belakangi oleh Pengelola Pasar Wage yang telah
berkomitmen untuk mengembangkan pasar tradisional dengan tujuan untuk
meningkatkan pendapatan pedagang yang berada di Pasar Wage.
Fokus penelitiannya adalah bagaimana perencanaan strategi
pengembangan pasar tradisional dalam meningkatkan pendapatan pedagang,
bagaimana pelaksanaan strategi pengembangan pasar tradisional dalam
meningkatkan pendapatan pedagang, bagaimana evaluasi strategi pengembangan
pasar tradisional dalam meningkatkan pendapatan pedagang.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis
penelitian deskriptif. Sedangakan sumber data yang diperoleh dari hasil
pengamatan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Sedangkan teknik
analisis yang digunakan melalui tahap pemilihan hal pokok dan hal penting di
lapangan, sehingga pemaparan data bisa dipahami pada kasus yang saat itu di
teliti. Terakhir dengan menyimpulkan memperoleh tujuan dari sebuah penelitian
Hasil penelitian ini adalah menunjukkan bahwa dari Perencanaan stratgi
pengembangan pasar tradisional dalam meningkatkan pendapatan Pedagang
dimulai dengan menentukan misi dan tujuan, serta merumuskan rencana yang
akan dilakukan. Pelaksanaan strategi pengembangan pasar tradisional dalam
meningkatkan pendapatan pedagang melaksanakan rencana yang sebelumnya di
buat oleh pengelola pasar. Evaluasi strategi pengembangan pasar tradisional
dalam meningkatkan pendapatan pedagang dilakukan melalui pengawasan publik
dan pengawasan fungsional, selain itu dilakukan evaluasi rutin tiap bulan yang di
lakukan oleh pengelola Pasar dari para pedagang dilakukan evaluasi setiap dua
minggu sekali yang dilakukan dan juga berdampak positif bagi pihak pasar dan
juga pedagang untuk melanjutkan program pengembangan pasar tradisional
Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Pasar Tradisional, Peningkatan Pendapata
- …
