1,721,227 research outputs found

    KONSEP PSIKOLOGI ISLAMI MENURUT HANNA DJUMHANA BASTAMAN

    No full text
    Pada awalnya, para ahli filsafat dari zaman Yunani kuno-lah yang mulai memikirkan tentang gejala-gejala kejiwaan. Dengan perkataan lain, Psikologi pada masa itu benar-benar masih merupakan bagian dari filsafat dalam arti kata semurni-murninya. Tokoh-tokoh filsafat Yunani kuno yang banyak mengemukakan teori-teori tentang Psikologi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka mendapatkan kesimpulan psikologi Islami lahir dari sebagian langkah upaya Islamisasi sains dan dunia Islam. Islamisasi psikologi secara umum diartikan sebagai usaha untuk menjadikan wawasan Islam mengenai manusia sebagai landasan filsafat dan psikologi. Jadi, psikologi Islami memiliki rumusan dan pengertian sebagai “sebuah corak psikologi yang berlandaskan citra manusia menurut ajaran Islam, yang mempelajari keunikan dan pola perilaku manusia sebagai ungkapan pengalaman interaksi dengan diri sendiri, lingkungan sekitar, dan alam kerohanian, dengan tujuan meningkatkan kesehatan mental dan kualitas keberagamaan”. Psikologi Islami dalam pandangan Hanna Djumhana Bastaman adalah sebuah pandangan yang dibangun dari metodologi psikologi yang Islami, menganut pandangan manusia menurut citra Islam, dan menuju mental yang sehat sebagai tujuan dasar konseptual psikologi Islami. Kelebihan konsep psikologi Islami Hanna Djumhana Bastaman adalah keteguhannya untuk tidak melepaskan teori-teori psikologi Barat modern sebagai akar keilmuan psikologi itu sendiri, juga tertanamnya dengan kuat akar-akar ajaran Islam dalam konsep psikologi Islaminya. Adapun kelemahan psikologi Islami Hanna Djumhana Bastaman adalah lebih banyak terletak pada metode yang digunakannya. Metode similarisasi, paralelisasi, komplementasi, komparasi, induktifikasi, dan verifikasi adalah metode yang tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelemahan pandangan dan metode yang dipakai oleh Hanna Djumhana Bastaman adalah terletak pada orisinalitas nilai dalam ajaran Islam. Beberapa pemikir psikologi Islami sempat meragukan tentang usaha membangun konsep yang didasarkan pada psikologi Barat kemudian melapisi dengan pandangan Islam, pada akhirnya dapat menimbulkan masalah dan pertanyaan sebagai berikut: apakah secara substansial pandangan yang dibangun berdasarkan gabungan pemikiran Barat dan Islam tersebut telah mencerminkan pandangan islam yang sesungguhny

    Dimensi Spiritualitas dalam Logoterapi menurut Hanna Djumhana Bastaman: Studi Deskriptif Analisis

    Get PDF
    Para psikolog kontemporer Barat mengesampingkan adanya unsur spiritualitas pada manusia. Bagi mereka spiritualitas itu identik dengan agama. Spiritualitas dipandang hanya sebagai penggerak kehidupan, tidak mengkaji hakikat spiritualitas secara tuntas dan mendalam. Sedangkan Islam mempercayai hal-hal yang bersifat supra-empiris (ghaib). Hanna Djumhana Bastaman mencoba menggali dan mengembangkan konsep-konsep yang ada dalam Al-Quran dan As-Sunah tentang spiritual dan memandang manusia secara utuh. Hanna Djumhana Bastaman dapat dikatakan sebagai salah satu tokoh psikolog muslim yang berusaha menghadirkan wawasan Islam ditengah-tengah pergulatan dunia sains, khususnya psikologi. Sejauh ini para psikolog Barat tidak menyentuh ranah spiritualitas, menurut Malik Badri “mempelajari psikologi tanpa jiwa (spiritual) sama dengan mempelajari manuisa tanpa jiwa”. Tujuan dari penelitian ini untuk menggali khazanah keilmuan Islam mengenai konsep-konsep yang menyangkut dengan spiritualitas, khususnya yang dipaparkan oleh Hanna Djumhana Bastaman, diantara tujuannya yaitu untuk mengetahui biografi, untuk mengetahui pemikirian Hanna Djumhana Bastaman, dan untuk mengetahui implementasinya pada kehidupan sekarang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Metode deskriptif berarti prosedur pemecahhan masalah yang dihadapi dengan menggambarkan atau melukiskan lebih jauh tentang konsep spiritualitas serta dasar pemikiran dari pola-pola tersebut. Sedangkan langkah-langkah pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian kepustakaan (library reasech), Analisis isi (content analisys) yang konsentrasinya terbatas pada karya-karya Hanna Djumhana Bastaman yang memuat topik-topik spiritualitas manusia dan juga didukung oleh data sekunder yang berasal dari karya-karya orang lain. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dimensi spritualitas menurut Hanna Djumhana Bastaman mencakup unsur keimanan terhadap hal-hal di atas nalar yang cenderung pada tataran ruhaniyah, karena spiritualitas ini sifatnya empirik. Unsur ruhaniyah manusia mempunyai ciri dan sifat yang khas dan berbeda dengan dimensi ragawi. Dengan dimensi spiritualitas inilah hakikat manusia akan tampak sebagai perjuwudan dari amanah yang diberikan Allah kepada manusia yaitu sebagai khalifah (wakil Allah) di muka bumi ini. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dimensi spiritualitas dalam logoterapi menurut Hanna Djumhana Bastaman tidak terlepas dari unsur agama dan piritualitas itu suci (fitrah). Spiritualitas sangat berpengaruh terhadap kesehatan, karakter dan pengembangan diri

    KAJIAN EKSPRESIF KANA KAPANGARANGAN H.D BASTAMAN DINA KUMPULAN CARPONNA NGANJANG KA PAGÉTO

    Get PDF
    Penelitian ini didasari oleh keingintahuan bagaimana dan dengan cara apa seorang pengarang mampu menghasilkan sebuah karya yang memuaskan bagi pembaca. Kisah atau kejadian manusia di masa lalu disebut pengalaman, melalui pengalaman tertentu kita dapat memperoleh manfaat bagi kehidupan masa kini dan masa yang akan datang. Karya sastra terkenal karena ada yang menciptakannya, yaitu pengarang. Pengarang sebagai makhluk sosial tidak akan terlepas dari kondisi sosial disekitarnya karena karya sastra merupakan sebuah karya cipta yang mengekspresikan perasaan. Secara jujur pengarang memadukan semua indera yang terdapat dalam sebuah karya sastra, sebagai pencipta sebuah karya seorang pengarang tentu mengalami proses kreatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori M.H Abrams yang menjelaskan bahwa pusat ekspresif dan proses kreatif suatu karya adalah pengarangnya. Sumber data yang digunakan adalah kumpulan cerpen yang berjudul ‘Nganjang ka Pagéto’ karya H.D Bastaman. Metode dan Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, teknik kepustakaan, dan studi dokumentasi, sedangkan analisisnya menggunakan penelitian kualitatif. Instrumen yang digunakan terbagi menjadi dua, yaitu instrumen untuk mengumpulkan data dan instrumen untuk mengolah data. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah buku kumpulan cerpen yang ditulis oleh H.D Bastaman termasuk karyanya yang luar biasa, karena melingkupi nilai psikologis, kehidupan, dan masyarakat sosial. Dari hasil penelitian juga diketahui bahwa banyak sekali aspek yang mempengaruhi hasil karya sastra melalui diri pengarang dan sekitarnya. This research is corcerned with the curiosity of how and in what way the author is able to produce a work that is satisfactory for the reader. The story of past events by a human being is called experience, through certain experiences we can take benefits for the present and the future. Literary works are popular because there is a creator, the author. The author as a social being cannot be separated from the surrounding social situation because a literary work is a copyright that expresses feelings. Honestly, the author embodies all the tastes inherent in a literary work, so the author as the creator of a particular work experiences a creative process. The theory used in this research is M.H.Abrams theory wich states that the center of the expressive desire and creative process of a work is the author. The source of data used is the short story collection book Nganjang ka Pagéto by H.D Bastaman. the methods and techniques used in this research are descriptive methods, literature review techniques, and documentation studies, while analyzing them using qualitative research.The instruments used are divided into two, namely data collection instrument and data processing instrument. The result of this research is a collection of short story books written by H.D Bastaman included as a work which has a great value, because many of them ride on psychological value, life, and socialist society. From the research results also we know that a lot of aspects affect the results of literary works trough self-authorship and surroundings

    KONSEP PSIKOLOGI ISLAMI (KAJIAN ATAS PEMIKIRAN HANNA DJUMHANA BASTAMAN)

    Get PDF
    Psikologi Islami lahir dari sebagian langkah upaya islamisasi sains di dunia Islam. Islamisasi psikologi secara umum diartikan sebagai usaha untuk menjadikan wawasan Islam mengenai manusia sebagai landasan filsafat psikologi. Jadi, ,Psikologi Islami memiliki rnmusan dan pengertian sebagai "sebuah corak psikologi yang berlandaskan citra manusia menurut ajaran Islam, yang mempelajari keunikan dan pola perilaku manusia sebagai ungkapan pengalaman interaksi dengan diri sendiri, lingkungan sekitar, dan alam kerohanian, dengan tujuan meningkatkan kesehatan mental dan kualitas keberagamaan". Psikologi Islami dalam pandangan Hanna Djumhana Bastaman adalah sebuah pandangan yang dibangun berdasarkan metodologi Psikologi yang Islami, menganut pandangan manusia menurut citra Islam, dan menuju mental yang sehat sebagai tujuan dasar konseptual Psikologi Islami
    corecore