1,721,581 research outputs found
Pemikiran KH. M. Basori Alwi dalam pendidikan Al Quran
ABSTRAK: KH. M. Basori Alwi dengan metode Jibril dan buku panduan Bilqolam sebagai intisari dari metode Jibril adalah hasil buah karyanya di dunia pendidikan Al Quran, menunjukkan kepada kita bahwa KH. M. Basori Alwi adalah sosok guru Al Quran yang ideal. Bukan hanya pada praktik pembelajarannya saja, tapi juga penerapan isi kandungan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga pantas jika KH. M. Basori Alwi dijuluki sang guru quran.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kisah perjalanan hidup KH. M. Basori Alwi. Memahami pemikiran KH. M. Basori Alwi tentang metode pendidikan Al Quran, Mengetahui proses pembelajaran pendidikan Al Quran yang diterapkan KH. M. Basori Alwi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu jenis pendekatan yang menggunakan cara meneliti secara langsung, menggali informasi dengan mengadakan wawancara, dan pengumpulan informasi melalui dokumentasi serta buku pegangan. Bukan melibatkan perhitungan, tindakan kelas atau yang dengan sistem klasikal diistilahkan penelitian ilmiah.Kata Kunci: KH. M. Basori Alwi, Metode Jibril, Pendidikan Al Qura
HASAN BASORI DAN KELOMPOK KESENIAN MARJINAL DI SIDOARJO (1956-2012)
This study tries to understand life of a ludruk artist named Hasan
Basori, the leader of ludruk group of Bintang Warna. This study discusses
correlation between figure of Hasan Basori and ludruk, and how loyalty of
the ludruk artist with pickup life in art he managed. As a rural artist who
was not assumed as significant contributor or role player of ludruk art,
there was hardly written data concerning the ludruk art which is named
Hasan Basori. Thus, interview method became an absolute way to collect
primary data, with written sources as secondary data. This study focuses
on three following questions: questions associated with art motives,
process of art, and form of an artist who was met when this study was
conducted.
The interview method was used to collect data and obtain
indicators of next informants. Use of development psychology theory by
Erik J. Eriksson indicated that Hasan Basori chose ludruk as a way to selfescape
from constraints facing his family environment. It occurred when
Hasan Basori was childhood and adulthood. During his old age, he found
ludruk as a way to support his family economic life.
Finally, Hasan Basori received such pickup life way as ludruk artist,
although he did not get good economic benefit from the ludruk. While
working other than art to support his daily family life and sometimes
getting profitable offer to show made him never face claims of his loyalty
to this art. Adopting a concept of subsistent farmer by James Scott, Hasan
Basori received ludruk as a field where he had to develop various
strategies and make efforts to survive with ludruk as his main job. He
managed the ludruk as an entertainment product caring for art trend
progress, flexible in various effects to present merriness on stage
Bunga rampai hasil penelitian kebahasaan dan kesastraan Edisi II Tahun 2011
Bunga Rampai Hasil Penelitian Kebahasaan dan Kesastraan Edisi II Tahun 2011 ini merupakan kumpulan basil penelitian kebahasaan dan kesastraan yang dilakukan oleh staf Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah. Bunga rampai terbitan kedua tahun 201 1 ini menampilkan tiga naskah penelitian kebahasaan, yaitu Refleks Fonem Proto-Austronesia [PAN) dalam Bahasa Melayu Banjar Dialek Hulu oleh R. Hery Budhiono; Pemarkah Kohesi dalam Wacana Puisi Bahasa Indonesia oleh Basori; dan Interferensi Bahasa dalam Bahasa Siaran Radio di Kota Pontianak oleh Ai Kurniati
Analisis Cost Volume Profit Pada Usaha Pembenihan Ikan Lele (Clarias Sp.) Umkm “Basori” Di Desa Maguan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang, Jawa Timur
Ikan lele merupakan salah satu ikan budidaya yang digemari oleh
masyarakat Indonesia. Ikan lele menempati urutan ketiga produksi tertinggi
setelah ikan nila dan ikan bandeng. Sebagai satu ikan budidaya, permintaan
benih lele terus meningkat, begitu pula dengan harganya. Dengan adanya
peluang usaha tersebut maka usaha pembenihan ikan lele pada UMKM"Basori"
perlu melakukan analisis dan perencanaan keuangan secara mendalam. Dengan
demikian, usaha pembenihan ikan ini mengetahui secara terperinci volume
penjualan yang harus dicapai agar mencapai titik impas (BEP) serta mengetahui
strategi terbaik untuk memperkirakan penjualan yang dapat mencapai target laba
yang diinginkan. Cost-Volume-Profit Analysis merupakan suatu alat analisis
untuk mengetahui hubungan antara biaya, volume penjualan yang nantinya
digunakan untuk mendukung perencanaan keuangan sebuah usaha dalam
pengambilan keputusan manajerial.
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui profil usaha pembenihan ikan lele UMKM "Basori"di desa maguan kecamatan ngajum kabupaten Malang, 2) Mengetahui dan menganalisis biaya, volume penjualan, dan laba pada usaha pembenihan ikan lele UMKM "Basori"di desa maguan kecamatan
Ngajum, Kabupaten Malang, 3) Menganalisis peramalan terhadap biaya, volume penjualan dan laba pada usaha pembenihan ikan lele UMKM "Basori" periode berikutnya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari - Maret 2018 di UMKM "Basori"
Desa Maguan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dan
kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan teknik
observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Jenis data yang
digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Metode analisis data yaitu
dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Untuk
analisis kualitatif yaitu meliputi: 1) Mengidentifikasi teknis dari proses
pembenihan ikan lele, 2) Menganalisis kondisi penjualan, biaya-biaya produksi
dan operasional usaha pembenihan ikan lele, 3) Menganalisis hasil peramalan
terhadap volume penjualan, biaya dan laba usaha pembenihan ikan lele pada
periode berikutnya. Sedangkan untuk analisis deskriptif kuantitatif dengan
menganalisis data peramalan terhadap penjualan, biaya dan laba dengan
menggunakan analisis tren serta data Cost Volume Profit (CVP).
Profil usaha pembenihan ikan lele UMKM Basori adalah tentang sejarah
dan struktur organisasi. Perintis usaha pembenihan ikan lele adalah Bapak
Basori dan untuk struktur organisasi usaha milik Bapak Basori masih belum ada,
karena sifatnya masih informal. Pada saat ini usaha Bapak Basori sudah memiliki
32 kolam yang terdiri dari 6 kolam induk, 25 kolam untuk kolam pemijahan dan
pendederan dan 1 kolam untuk kolam tandon air serta karyawan yang dimiliki
sampai saat ini sebanyak 1 orang.
Biaya operasional pada usaha pembenihan ikan lele UMKM Basori
selama periode bulan Agustus 201
PENDAMPINGAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PENJUALAN PADA PEDAGANG KAKI LIMA NASI GORENG PAK BASORI DI KOTA SURAKARTA
Studi ini mengkaji pendampingan perhitungan harga pokok penjualan (HPP) pada pedagang kaki lima Nasi Goreng Pak Basori di Kota Surakarta. Pedagang kaki lima, khususnya dalam industri makanan seperti Nasi Goreng, sering menghadapi tantangan dalam mengelola HPP dengan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik perhitungan HPP yang dilakukan oleh pedagang Nasi Goreng Pak Basori dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi perhitungan tersebut. Metode penelitian yang digunakan melibatkan observasi, wawancara, dan analisis data keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kebutuhan yang mendesak untuk mendampingi pedagang kaki lima dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang HPP. Rekomendasi praktis yang diberikan mencakup penyusunan catatan biaya yang lebih rinci, penggunaan teknologi untuk memantau stok, dan pelatihan dalam manajemen keuangan. Dengan adanya pendampingan yang sesuai, diharapkan pedagang Nasi Goreng Pak Basori dan pedagang kaki lima serupa dapat meningkatkan keberlanjutan usaha mereka dan memberikan manfaat bagi ekonomi lokal
Biografi KHM. Basori Alwi: Sang Guru Quran
KHM. Basori Alwi dikenal sebagai ulama al-Qur'an bukan hanya di Indonesia, tapi juga di mancanegara. Pengasuh PIQ Singosari ini dipercaya sebagai hakim dalam MTQ Internasioanal. Beliau adalah pendiri Jam’iyatul-Qurra’ wal Huffadz dan perintis MTQ Nasional pertama dalam KTT Asia-Afrika.
Buku ini menjelaskan perjalaan hidupnya sejak lahir, pengalaman hidup, berdakwah, mendirikan pesantren, pemikirannya di bidang Al-Qur'an dan bahasa Arab, karya-karyanya dan pengalamannya dalam membina keluarga dan juga berdagang. Buku berakhir happy ending karena ditutup dengan berbagai anekdot yang lucu, segar yang itu menjadi sisi lain pribadi beliau yang jarang diketahui
Kontribusi Karya Tulis Kiai Basori Alwi Terhadap Pengembangan Wawasan Keagamaan Masyarakat
The community is the big institution in the kiai’s perception that must be educated base on good values which are suitable for their life. The syari’ah and tasawuf are studied and needed by moslem community, because both of the subject contribute to sove when the moslem community have problem that ussualy happen in the daily of social life. Kiai Basori Alwi is one of kiai’s who gives solution to the moslem community with his own manuscript that has been writen when moslem people has problems. Kiai Basori Alwi has a motif to develop student achievement, transform religion knowledge to social community and develop curriculum of pesantren, and keep islamic tradition through his manuscript
Pemikiran KH. M. Basori Alwi tentang waqf dan ibtida'dan relevansinya dengan tafsir al-Qur'an: studi kritis terhadap kitab Qamus Miftah al-Hudafi Ma'rifat al-Waqf wa al-Ibtida
Kitab yang disusun oleh KH. M. Basori Alwi, salah seorang pakar Ilmu Tajwid dan Tilawah al-Qur'an dari Malang Jawa Timur, merupakan kamus praktis untuk mengetahui Waqf dan lbtida' yang benar ketika membaca al-Qur'an. Hingga kini belum pemah dilakukan penelitian tentang karya yang tergolong langka tersebut. Bahkan penelitian akademik mengenai pemikiran KH.M. Basori Alwi sendiri juga minim ditemukan. Padahal sebagai seorang tokoh al-Qur'an, integritas, dedikasi dan otoritas intelektual dalam bidang al-Qur'an telah diakui secara nasional, bahkan internasional. Berangkat dari itulah, permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pemikiran KH. M. Basori Alwi tentang Waqf dan Ibtida'? 2) Bagaimana• relevansi pemikiran KH. M. Basori Alwi tentang Waqf dan Ibtida' dalam Qamus Miftah al-Hudafi Ma'rifat al-Waqf wa al-lbtida' dengan Tafsir al-Qur'an? Dalam menjawab permasalahan tersebut penelitian m1 bersifat kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode deskriptif analitik. Agar mendapatkan analisis yang mendalam tentang pemikiran KH. M. Basori Alwi yang tercermin dalam kitab tersebut digunakan metode content analysis. Data primer yang digunakan adalah kitab Qamus Miftah al-Hudafl Ma'rifat al Waqf wa al-Ibtida' yang menjadi obyek penelitian ini. Untuk menganalisis relevansi pemikiran dalam kitab tersebut digunakan beberapa literatur yang relevan, terutama dalam bidang Tafsir dan ilmu Tajwid yang digunakan sebagai data sekunder. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pemikiran KH. M. Basori Alwi tentang Waqf dan Ibtida' dalam perspektif ilmu Tajwid, baik secara teoritis maupun praktis, sesuai dengan teori-teori dan kaidah-kaidah dasar yang terdapat dalam sejumlah literatur ilmu Tajwid. Sementara dalam perspektif Tafsir,. basil penelitian ini juga menunjukkan bahwa rumusan Waqf dan Ibtida' dalam Qamus Mftah al-Hudafi Ma'rifat al-Waqf wa al-lbtida' sangat relevan dengan pemahaman Tafsir yang terdapat dalam beberapa literatur yang mu'tabar
OPTIMALISASI JUMLAH PROUKSI AIR MINUM DALAM KEMASAN DI PT SEGAR MURNI UTAMA
ABSTRAK
Basori, Hasan, 2018. “Optimalisasi Jumlah Produksi Air Minum Dalam Kemasan
di PT Segar Murni Utama”. Skrispsi/tugas akhir, program studi Teknik
Industri, Fakutlas Teknik, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
PT. Segar Murni Utama merupakan sebuah perusahaan yang bergerak
dalam bidang produksi air minum dalam kemasan (AMDK). PT. Segar Murni
Utama membutuhkan perencanaan kapasitas produksi yang optimal untuk
menentukan jumlah produk yang akan diproduksi sehingga dapat memenuhi
semua permintaan konsumen dengan mempertimbangkan biaya produksi yang
dikeluarkan, pendapatan yang akan diterima, dan waktu produksi yang terbatas.
Mengoptimalkan jumlah produksi merupakan salah satu tujuan yang ingin
dicapai oleh perusahaan..
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode
Goal Programming. Dalam metode ini akan dilakukan perhitungan jumlah
prouksi, dan dilakukan peramalan dari data penjualan periode sebelumnya, jadi
perusahaan dapat mengetahui berapa jumlah produksi yang harus dicapai
diperiode selanjutnya. Perhitungan penelitian ini menggunakan Lingo 17.0, dan
untuk peramalan atau forechast menggunakan Excel 2016.
Berdasarkan perhitungan menggunakan Goal Proramming, Jumlah produksi
optimal di bulan September adalah 109 dus cup,103 dus botol 600ml, 115 dus
botol 1500ml dan 112 galon 19L per hari di bulan September. Hasil ini
merupakan hasil yang optimal menggunakan metode Goal Programming
- …
