1,721,849 research outputs found
Pelaksanaan dana talangan haji di BMT Al-Barkah Antapani Bandung
Setiap kegiatan usaha pasti memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan. Suatu lembaga keuangan yang memberikan keuntungan, maka akan dapat beroperasi secara stabil. Begitu juga dengan BMT Al-Barkah Antapani, sebuah lembaga keuangan non bank berbasis syariah yang berusaha memperoleh keuntungan dengan menjalankan kegiatan usahanya dalam bidang jasa pengurusan porsi haji.
Tujuan dilakukan penelitian pada BMT Al-Barkah Antapani Bandung adalah untuk mengetahui tinjauan umum dan tingkat kemudahan dalam mekanisme serta perhitungan dana talangan haji di BMT Al-Barkah Bandung.
Metode yang dilakukan dalam penelitian mi bersifat deskriptif yaitu menafsirkan dan menguraikan data yang diperoleh penulis mengenai mekanisme pelaksanaan dana talangan haji di BMT Al-Barkah Antapani Bandung. Sumber data yang dikumpulkan merupakan sumber data primer dan sekunder. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan studi lapangan dalam bentuk wawancara dan observasi.
Pelaksanaan dana talangan haji di BMT Al-Barkah Antapani Bandung pada dasarnya mengacu pada Fatwa DSN MUI Nomor 29/DSN-MUI/VI/2002 Tanggal 26 Juni 2002 Tentang Biaya Pengurusan Haji oleh LKS. Pada pelaksanaannya dana talangan haji di BMT Al-Barkah menggunakan akad ijarah dan akad mudharabah. Akad ijarah yaitu akad untuk pengurusan porsi haji oleh pihak BMT, sedangkan akad mudharabah yartu akad yang digunakan dalam bagi hasil angsuran yang telah masuk.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pelaksanaan dana talangan haji di BMT Al-Barkah Antapani Bandung meliputi: Tinjauan Umum Dana Talangan Haji, Mekanime Dana Talangan Haji, Ketentuan dan Syarat Dana Talangan Haji, Realisasi Dana Talangan Haji, dan Perhitungan Dana Talangan Haji. Berdasarkan hasil perhitungan di BMT Al-Barkah Antapani Bandung untuk dana talangan haji, terlihat bahwa besar biaya sewa yang dibebankan tergolong masih terjangkau dan bagi hasil yang didapatkan nasabah telah sesuai perjanjian diawal kontrak serta kemudahan dalam jangka waktu angsuran yang lebih panjang. Hal ini menunjukkan bahwa pihak BMT Al-Barkah dapat bersaing untuk mengembangkan produk dana talangan haji dalam rangka menarik minat masyarakat sebagai target market mereka untuk menggunakan produk dana talangan haji
Manajemen Pembiayaan Mura>bahah Pada Bank Pembiayaan Rakyat syariah (BPRS) Barkah Gemadana
Adam Saputra; 2013. Manajemen Pembiayaan Mura>bahah Pada Bank Pembiayaan Rakyat syariah (BPRS) Barkah Gemadana Skripsi, Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Pembimbing: (I) Drs. H. M. Nur Maksum, MSI (II) Zaki Mubarak, SE, M.Si
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengelolaan manajemen pembiayaan mura>bah}ah dan Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang muncul dalam pengelolaan manajemen pembiayaan mura>bah}ah dan cara mengatasinya di PT. BPRS Barkah Gemadana Kertak Hanyar.
Dalam penelitian ini yang menjadi subjek adalah pimpinan, karyawan dan nasabah PT. BPRS Barkah Gemadana, adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah tentang Pengelolaan manajemen pembiayaan mura>bah}ah pada PT. BPRS Barkah Gemadana.
Pengumpulan data dalam penelitian ini diambil dari hasil Pengelolaan manajemen pembiayaan mura>bah}ah pada PT. BPRS Barkah Gemadana melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari responden, dan dokumen kemudian diolah dengan editing, koding, klasifikasi data dan interpretasi data selanjutnya dianalisa secara diskriptif kualitatif menggunakan metode induktif.
Berdasarkan hasil penelitian pada pengelolaan manajemen pembiayaan mura>bahah di PT. BPRS Barkah Gemadana Kertak Hanyar yang merupakan objek dari penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan manajemen pembiayaan yang diterapkan PT. BPRS Barkah Gemadana dengan perencanaan pembiayaan yang diterapkan menggunakan analisis 5C, Pengorganisasian yang diterapkan sudah tepat, Pelaksanaan yang diterapkan adalah prosedur pemberian pembiayaan yang mudah, jaminan kredit, serta syarat-syarat yang harus dipenuhi, Pengawasan yang diterapkan yaitu dengan pengawasan preventif yang dilakukan dengan menggunakan analisis 5C. Faktor penyebab kredit bermasalah adalah nasabah yang tidak memiliki itikad yang baik dalam melakukan pembayaran sehingga terjadi tunggakan-tunggakan, Secara kuantitatif kurangnya tenaga SDM yang benar-benar khusus menganalisa pembiayaan murabahah di BPRS Barkah Gemadana, IT yang kurang mendukung di BPRS Barkah Gemadana, Rendahnya pemahaman masyarakat terhahap produk-produk pembiayaan syariah yang ditawarkan oleh BPRS Barkah Gemadana
Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan ibadah siswa di MI al-Barkah: Studi di MI al-Barkah Pasar Minggu Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembinaan ibadah siswa di MI Al Barkah. Penelitian ini dilaksanakan di MI Al Barkah Pasar Minggu Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian diskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 40 siswa, yang diambil secara acak dari siswa kelas IV, V dan VI yang berjumlah 96 orang tahun ajaran 2011-2012. Pelaksanaan pembinaan ibadah siswa diukur dengan menggunakan skala likert yang dibuat sendiri oleh peneliti guna untuk keperluan penelitian ini. Skala pelaksanaan pembinaan ibadah siswa meliputi aspek pembinaan shalat berjamaah dan bimbingan membaca Al Qur�an. Peneliti juga melakukan wawancara dengan guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan shalat berjamaah siswa di MI Al-Barkah sudah cukup efektif, terbukti dari siswa mempersiapkan diri untuk melaksanakan shalat dzuhur berjamaah dengan guru PAI mereka diantaranya; siswa sudah mandiri untuk melaksanakan wudhu, iqomat. hal. ini menandakan siswa sudah sangat siap mengikuti shalat berjamaah. Terkait pembinaan bacaan Al-Quran siswa, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa sangat antusias mengikuti pelajaran membaca Al-Quran. Untuk meningkatkan pelaksanaan pembinaan ibadah shalat dan membaca Al-Quran siswa di MI AL-Barkah Pasar Minggu Jakarta disarankan kepada guru untuk tepat waktu dalam melaksanakan shalat berjamaah agar menjadi contoh kepada anak didik. Selain itu, guru juga sebaiknya memantau secara berkelanjutan dalam pelaksanaan shalat berjamaah. Terkait dengan membaca Al-Quran,agar guru memberikan pembinaan membaca Al-Quran dengan sangat terperinci sehingga terhindar dari kesalahan-kesalahan bacaan
PENGARUH KEPERCAYAAN, KOMITMENKOMUNIKASI DAN PENANGANAN MASALAH TERHADAP LOYALITAS NASABAH PADA KOPERASI PONDOK PESANTREN AL-BARKAH WONODADI BLITAR
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “ Pengaruh Kepercayaan, Komitmen, Komunikasi dan
Penanganan Masalah Terhadap loyalitas Nasabah di Koperasi Pondok Pesantren Al
Barkah Wonodadi Blitar” ini ditulis oleh Nilna Qurotul A’yuni, NIM. 17401153027,
Jurusan Perbankan Syari’ah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dibimbing oleh Dr.
Hj. Nuraini Latifah, S.E., M.M.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena dimana banyaknya lembaga
keuangan yang bersaing dalam mempertahankan nasabahnya untuk tidak beralih
kepesaing lainnya. Oleh karena itu membangun hubungan yang baik dengan
nasabahnya merupakan salah satu faktor terpenting dalam mempertahankan nasabah
untuk tetap loyal terhadap suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji
pengaruh kepercayaan, komitmen, komunikasi dan penanganan masalah terhadap
loyalitas nasabah di Kopontren Al-Barkah Wonodadi Blitar.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Apakah Kepercayaan
berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah di Koperasi Pondok Pesantren Al
Barkah Wonodadi Blitar ? (2) Apakah Komitmen berpengaruh signifikan terhadap
loyalitas nasabah di Koperasi Pondok Pesantren Al-Barkah Wonodadi Blitar ? (3)
Apakah Komunikasi berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah di Koperasi
Pondok Pesantren Al-Barkah Wonodadi Blitar ? (4) Apakah Penanganan Masalah
berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah di Koperasi Pondok Pesantren Al
Barkah Wonodadi Blitar? (5) Apakah kepercayaan, komitmen, komunikasi dan
penanganan masalah berpengaruh secara simultan terhadap loyalitas nasabah di
Koperasi Pondok Pesantren Al-Barkah Wonodadi Blitar? Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh kepercayaan, komitmen, komunikasi dan penaganan
masalah terhadap loyalitas nasabah di Kopontren Al-Barkah Wonodadi Blitar.
Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil angket yang
telah diisi oleh nasabah sebanyak 87 respoden. Jenis penelitian yang digunakan
adalah penelitian asosiatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Tahap
selanjutnya, data kuesioner dianalisis dengan regresi linier berganda yang berfungsi
untuk membuktikan hipotesis penelitian. Data-data yang telah memenuhi uji validitas
dan reabilitas dan uji asumsi klasik diolah sehingga menghasilkan persamaan regresi.
Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) Kepercayaan berpengaruh positif
signifikan terhadap Loyalitas Nasabah pada Koperasi Pondok Pesantren Al-Barkah
Wonodadi Blitar. (2) Komitmen berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas
Nasabah pada Koperasi Pondok Pesantren Al-Barkah Wonodadi Blitar.(3)
Komunikasi berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Nasabah pada
Koperasi Pondok Pesantren Al-Barkah Wonodadi Blitar.(4) Penanganan Masalah
berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Nasabah pada Koperasi Pondok
Pesantren Al-Barkah Wonodadi Blitar.(5)Kepercayaan, Komitmen Komunikasi dan
Penanganan Masalah secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap
loyalitas nasabah pada Koperasi Pondok Pesantren Al-Barkah Wonodadi Blitar.
Kata Kunci : Kepercayaan, Komitmen, Komunikasi, Penanganan Masalah,
Loyalitas Nasabah
Sistem Penyewaan Gedung Serbaguna di Masjid Agung Al-Barkah Bekasi
Gedung pertemuan merupakan suatu tempat layanan bagi orang-orang yang ingin menggelar suatu acara. Untuk memberikan layanan yang optimal serta memuaskan, dibutuhkan suatu kerjasama yang saling kondusif di berbagai bidang. Seiring dengan kemajuan teknologi, maka berbagai Perusahaan yang mengelola gedung pertemuan tersebuat membutuhkan suatu sistem yang memudahkan mereka untuk melihat kesiapan gedung yang akan digunakan untuk menggelar suatu acara. Masjid Agung Al-Barkah merupakan sebagai Masjid Pusat Syiar dan Dakwah Islam, dengan visi An-Nashiruth Thagyir (pusat Perubahan) bermanfaat guna kepentingan umat islam khususnya di Kota Bekasi. Disamping itu Gedung Serbaguna Al-Barkah, merupakan bangunan Masjid lama yang sudah direnovasi sedemikian rupa yang letaknya sebelah barat Masjid dan untuk memenuhi keinginan dan harapan masyarakat maka Masjid Agung Al-Barkah menyediakan jasa penyewaan gedung untuk berbagai acara. Untuk membuat sistem penyewaan gedung di Masjid Agung Al-Barkah, Menggunakan sistem Unified Modelling Language (UML), Diagram UML. maka Penyajian sistem penyewaan gedung serbaguna dengan cara pemesanan, pembayaran yang masih dilakukan secara manual bisa terdap at resiko kesalahan dalam pencatatan, dalam mengelola penyewaan gedung serbaguna
Peran Otoritas Jasa Keuangan Dalam Pengawasan Pada PT. BPRS Barkah Gemadana
Murni Silviani. 2015. Peran Otoritas Jasa Keuangan Dalam Pengawasan Pada PT. BPRS Barkah Gemadana Skripsi, Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Syariah Dan Ekonomi Islam. Pembimbing: (1) Dra. Naimah, MH, (II) Lutpi Sahal, S.HI, MSI.
Penelitian ini disusun berdasarkan suatu penelitian lapangan (field research) yang dilakukan dengan cara mengambil langsung kelapangan, sebagai bentuk penelitian yang mendalam tentang suatu aspek pengawasan yang berkenaan dengan “Peran Otoritas Jasa Keuangan Dalam Pengawasan Pada PT. BPRS Barkah Gemadana”, dengan pendekatan kualitatif, yaitu data yang ditemukan dari pernyataan seseorang (yang bukan data statistik) lalu digambarkan dan diuraikan. Lokasi penelitian adalah di PT. BPRS Barkah Gemadana Kartak Hanyar KM. 7 Banjarmasin.
Penelitian ini didasarkan oleh dua permasalahan: 1. Bagaimana peran Lembaga Otoritas Jasa Keuangan dalam Pengawasan PT. BPRS Barkah Gemadana ? 2. Apa kendala yang dihadapi Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mengawasi PT. BPRS Barkah Gemadana?. Metode yang digunakan adalah teknik wawancara. Sedangkan analisisnya dengan teknik analisis deskriptif dengan mengacu pada landasan teori yang ada dan mengacu pada aspek manajemen risiko.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah peran Otoritas Jasa Keuangan dalam pengawasan PT. BPRS Barkah Gemadana memang sudah berjalan dengan baik, namun pengawasan itu belum optimal di karenakan adanya beberapa kendala seperti SDM yang tidak sesuai dengan basik syariah dan adanya pungutan yang harus dibayarkan oleh pihak PT. BRPS Barkah Gemadana yang pada pengawasan BI terdahulu tidak ada pungutan
Analisis Penentuan Nisbah Bagi Hasil Dalam Produk Deposito di PT. BPRS Barkah Gemadana Martapura
Penilitian ini dilatar belakangi oleh adanya pemikiran nisbah bagi hasil
deposito yang ada di PT. Barkah Gemadana Martapura ditetapkan bukan
berdasarkan kesepakatan antara kedua belah pihak, dan ketidak jelasan metode
bagi hasil yang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan
produk deposito di BPRS Barkah Gemadana Martapura dan untuk mengetahui
penentuan nisbah bagi hasil dalam produk deposito di BPRS Barkah Gemadana
Martapura.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan
menggunakan pendekatan kualitatif, sifat penelitian ini adalah penelitian
deskriftif, yang menjadi penelitian ini adalah karyawan BPRS Barkah Gemadana
Martapura staf operasional. Teknik pengumpulan data dalam peneletian ini
menggunakan wawancara.
Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa deposito pada
BPRS Barkah Gemadana Martapura menggunakan akad mudharabah dengan
setoran awal minimal Rp. 5.000.000,-. Jika deposito nya sudah jatuh tempo
nasabah tidak mengambil atau mencairkan maka secara otomatis akan
diperpanjang. Apabila nasabah ingin mengambil dananya sebelum waktu jatuh
tempo di BPRS Barkah Gemadana Martapura dibolehkan dan tidak dikenakan
penalti. Adapun dalam penentuan nisbah bagi hasil yang dijalankan BPRS Barkah
Gemadana Martapura sudah sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN Nomor
15/DSN-MUI/IX/2000 dengan menerapkan sisten revenue sharin
Konstruksi identitas sosial santri Al-Barkah dalam media sosial Facebook: studi deskriftif di pondok Pesantren Al-Barkah Kelurahan Solok Pandan Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kegemaran santri terhadap penggunaan media sosial facebook yang merambah dikalangan santri- santri pondok pesantren Al-Barkah. Hal ini kemudian mendorong santri untuk menjadikan salah satu alat komunikasi dikalangan santri Al-Barkah.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses konstruksi identitas sosial santri yang terjadi di dalam media sosial facebook: dan apa upaya yang dilakukan santri pondok pesantren Al-Barkah dalam memelihara Identitas sosial mereka.
Teori yang digunakan adalah teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger. Menurut Berger realitas sosial adalah suatu konstruksi sosial yang diciptakan masyarakat yang berlangsung dalam tiga momen yang simultan 1.Eksternalisasi, masyarakat merupakan produk manusia. 2.Obyektivasi, masyarakat merupakan kenyataan obyektif. Dan 3.internalisasi, manusia merupakan produk sosial. Dalam penelitian ini akan diperoleh gambaran proses pembentukan identitas melalui tiga momen eksternalisasi, obyektivasi dan internalisasi.
Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder, sumber data primer ini diperoleh dari lapangan, baik dari hasil observasi partisipan maupun wawancara langsung dengan informan santri di Pondok Pesantren Al-Barkah. Adapun sumber data sekunder diperoleh dari referensi buku, jurnal, surat kabar, internet dan lain-lain yang mendukung penelitian ini.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kebebasan bermedia sosial merupakan proses pembentukan identitas sosial santri pondok pesantren Al-Barkah dapat terlihat dari proses dialektis konstruksi sosial. Pada awal menggunakan media sosial ini terbentuk hanya sebuah tatanan sosial penggunaan media sosial facebook yang saling berinteraksi lalu pada moment eksternalisasi (mengekspresikan diri) mereka. Kemudian kegiatan yang biasa mereka lakukan mengalami obejektivasi (pelembagaan) disatukan dalam media sosial facebook. Tahap selanjutnya ialah internalisasi (penyerapan) nilai-nilai kelompok melalui sosialisasi yang dilakukan santri senior pada santri baru. Setelah identitas sosial santri pondok pesantren al-barkah terbentuk tahap selanjutnya yang harus ditempuh ialah memeliharnya. Upaya yang dilakukan dalam memelihara identitasnya dilakukan dengan cara melakukan inovasi baru melalui proses mengunggah foto atau kegiatan, menulis, mengomentari, dan menggelar diskusi membahas masalah-masalah mengenai materi pembelajaran di pesantren, sekolah secara langsung disiarkan dalam media sosial facebook
Peranan pengajian majelis taklim al-Barkah dalam membina pengamalan ibadah pemulung Bantargebang Bekasi
Majelis taklim dalam persoalan kehidupan masyarakat dan bangsa mempunyai fungsi yang sangat signifikan, terutama bagi Ukhuwah Wathaniyah. Adapun kedudukan majelis taklim secara sosiologis bukan hanya sekedar tempat berkumpulnya kaum bapak-bapak atau kaum ibu-ibu saja, melainkan mempunyai nilai teologis yang akan memberikan pengetahuan, penghayatan dan bimbingan perilaku untuk melaksanakan nilai-nilai luhur Islam. Penelitian ini diangkat atas dasar pemikiran yang menyatakan bahwa adanya peranan Majelis Taklim Al-barkah, maka dapat mendorong membina pengamalan Ibadah pada pemulung dalam mengamalkan ajaran-ajaran Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pada sisi inilah penulis mengkaji keberadaan peranan Majlis Taklim Al-Barkah di Kelurahan Bantargebang Kecamatan Bantargebang Kota Bekasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan Majelis Taklim Al-Barkah dalam membina pengamalan ibadah pemulung, faktor penunjang dan penghambat, serta hasil-hasil yang dicapai oleh Majelis Taklim Al-Barkah dalam membina pengamalan ibadah pemulung Bantargebang Bekasi. Metodologi penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Analisa terhadap peran pengajian Majelis Taklim Al-Barkah dalam membina pengamalan ibadah pemulung Bantargebang Bekasi, penulis mencoba memaparkan semua data yang diperoleh dari berbagai literatur, wawancara langsung, kemudian data-data yang terkumpul dianalisa berpedoman pada sumber-sumber yang tertulis. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa peranan Majelis Taklim Al-Barkah dalam membina pengamalan ibadah benar-benar mempunyai peranan yang sangat besar, karena kegiatan Majelis Taklim Al-Barkah mampu merubah tatanan hidup bermasyarakat kepada kehidupan yang lebih baik. Hasil yang dicapai dari pelaksanaan pengajian oleh Majlis Taklim Al-barkah ini bahwa dengan adanya pengajian ini disambut positif oleh masyarakat, khususnya pemulung yang mengikuti pengajian, dan hasilnya bisa dilihat dari perilaku mereka sehari-hari yang mengalami evolusi
Planning Penerangan Jalan Umum (PJU) Mushalla Al-Barkah Lambung Bukit Kec. Pauh Kota Padang
Penerangan jalan akan lebih bermanfaat apabila ditempatkan pada area jalan menuju tempat-tempat ibadah seperti, masjid, mushola, gereja, pura, vihara, klenteng, dan tempat-tempat ibadah lainnya. Sebab dengan adanya penerangan jalan menuju tempat ibadah akan mempermudah akses umat beragama untuk melaksanakan ibadah di tempat ibadahnya, misalnya saja umat beragama islam yang selalu melaksanakan ibadah sholat lima waktu sehari semalam secara berjamaah di masjid atau di mushola. Terutama pada malam hari penerangan jalan sangat bermanfaat bagi masyarakat di sekitar masjid atau mushola yang terletak di kawasan yang belum terdapat PJU dari pemerintah setempat, seperti pada kasus mushalla Al-barkah Lambung Bukit kecamatan Pauh kota Padang. Mushalla Al-barkah Lambung Bukit kecamatan Pauh kota Padang merupakan salah satu tempat ibadah umat muslim yang terletak di kawasan yang belum terdapat penerangan jalan dari pemerintah setempat, karena mushola ini dalam kondisi baru dibangun di bagian sisi sebelah jalan. oleh sebab itu, dosen prodi D3 Teknik Listrik PNP berinisiatif untuk melakukan planning PJU pada mushalla Al-barkah yang berpedoman pada SNI 7391:2008. Berdasarkan perhitungan sesuai dengan SNI 7391:2008, maka diperoleh sebanyak 47 titik lampu PJU yang akan dipasang disekitar jalan mushalla Al-Barkah. Namun untuk penerangan jalan sementara mushalla Al-Barkah, maka dipasang lampu sebanyak 6 buah di teras mushalla
- …
