980 research outputs found

    PERANCANGAN BUKU INTERAKTIF PADA PENGENALAN DAN PEMBELAJARAN CANDI DI MOJOKERTO BERBASIS AUGMENTED REALITY

    Get PDF
    ABSTRAK Setiawan, Andri Bayu, 2018. Perancangan Buku Interaktif Pada Pengenalan Dan Pembelajaran Candi Di Mojokerto Berbasis Augmented Reality. Tugas Akhir, Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit (UNIM). Pembimbing I : Ronny M. A., S.Kom., M.Kom. Pembimbing II : Soffa Zahara, S.T., M.T. Buku merupakan sumber ilmu yang didalamnya terdapat banyak informasi. Tetapi karena perkembangan zaman ketertarikan terhadap buku mulai menurun dengan semakin banyaknya pengguna smartphone, hal itu memicu kurangya minat baca. Dalam Penelitian ini difokuskan pada sebuah aplikasi dan buku interaktif, penggunaan buku interaktif sebagai media pengenalan dan pembelajaran yang diintegrasikan dengan Augmented Reality memunginkan masyarakat untuk dapat meningkatkan minat dalam mempelajari candi di Mojokerto. Buku interaktif dirancang dengan teknik marker based sehingga tampilan antarmuka lebih menarik. Buku interaktif menggunakan virtual button dimana user dapat berinterkasi dengan buku fisik melalui sentuhan pada buku. Dalam penelitian ini menggunakan buku interaktif sebagai media yang memunculkan informasi model 3D yang merepresentasikan objek candi yang sesungguhnya, audio dan teks sebagai tambahan pelengkap infomasi. Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi Augmented Reality yang diimplementasikan pada buku interaktif dengan bantuan smartphone, dalam pembuatan aplikasi menggunakan beberapa software yaitu Adobe Audition, Google SketchUp, Unity3D dan library Vuforia. Hasil pengujian kuesioner terhadap aplikasi dan penggunaan media buku interaktif dari 10 responden masuk pada kategori sangat baik dengan presentase 84,93% . Keyword : Augmented Reality, Interactive Book, Marker Based, Virtual Butto

    Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan, Pendidikan, Pengangguran, dan Inflasi Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Banten Tahun 2002-2012

    Get PDF
    ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, KETIMPANGAN PENDAPATAN, PENDIDIKAN, PENGANGGURAN, DAN INFLASI TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI BANTEN TAHUN 2002-2012 Bayu Agusta Setiawan F0107033 Kemiskinan sudah mengakar dalam perekonomian masyarakat dan negara. Kemiskinan menjadi sumber permasalahan yang kompleks dan multidimensional. Solusi yang efektif dan efisien diperlukan untuk mengurangi tingkat kemiskinan. Penelitian ini menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, ketimpangan, pendidikan, pengangguran dan inflasi terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Banten tahun 2002-2012. Penelitian ini menggunakan data panel atau gabungan data cross section dan time series. Data cross section terdiri dari enam kabupaten/ kota di Provinsi Banten yaitu Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Tangerang dan Kota cilegon. Data time series menggunakan data rentang waktu tahun 2002 hingga tahun 2012. Hasil uji signifikansi simultan membuktikan seluruh variabel independen dengan signifikan berpengaruh secara simultan atau bersama-sama mempengaruhi tingkat kemiskinan. Uji signifikansi parameter individual menunjukkan hasil bahwa hanya variabel pengangguran yang memiliki pengaruh parsial atau individual terhadap tingkat kemiskinan, sedangkan variabel pertumbuhan ekonomi, ketimpangan, pendidikan dan inflasi tidak memiliki pengaruh parsial. Bedasarkan uji koefisien determinasi (R2), variabel pertumbuhan ekonomi, ketimpangan, pendidikan, pengangguran dan inflasi mampu menjelaskan variasi variabel tingkat kemiskinan sebesar 99,60 persen. Hasil regresi data panel dengan metode fixed effect menunjukkan bahwa hanya variabel ketimpangan yang memiliki pengaruh tidak sesuai dengan hipotesis bahwa ketimpangan memiliki pengaruh positif terhadap tingkat kemiskinan. Berdasarkan hasil penelitian, Pemerintah pusat dan daerah di Provinsi Banten harus dapat fokus mengelola faktor-faktor yang dapat mengurangi angka kemiskinan. Potensi-potensi daerah dapat dipergunakan untuk membantu masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat

    perancangan film animasi wilwatikta sejarah keagungan nusantara

    No full text
    ABSTRAK   Setiawan, Bayu.2014. Perancangan Film AnimasiWilwatiktaSejarahKeagungan Nusantara.Skripsi. JurusanSenidanDesain. FakultasSastra. UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.  MoeljadiPranata, M.Pd (II) H.J. Hendrawan, S.Sn., M.Ds.   Kata Kunci: Film Animasi, Wilwatikta, Sejarah Nusantara KerajaanWilwatiktamerupakansalahsatukerajaan di masalaluyang memilikikekuatandanwilayahluas, Nusantara merupakan nama untuk wilayah yang dikuasai oleh Wilwatikta.Tidakhanya di Nusantarapada masa itu, kekuasaanWilwatiktamencakupSemenanjung Malaya hinggadaerahThailand. Meski begitutidakbanyak yang mengetahuitentangsejarahKerajaanWilwatikta, Kisah keagungan Nusantara pada masa Wilwatikta dapat diangkat sebagai sebuah cerita dalam film animasi yang dapat meningkatkan rasa cinta pada sejarah dan budaya bangsa. Film Wilwatikta merupakan film animasi 2D dengan alur cerita perjalanan waktu ke masa lalu,dengan mengangkat tema belajar sejarah dengan mudah dan menyenangkan.Film Wilwatikta memiliki segmentasi anak-anak usia 6-12 tahun. Perancangan film ini menggunakan teknik 2D digital  animationdengan pembawaan cerita yang menarik dan menyenangkan. Hasilperancanganiniadalahsebuah film animasipendek tentangkeagungan masa keagungan Wilwatikta. Perancangan Film animasi Wilwatikta, berkaitan dengan perancangan media utama berupa film dan media pendukung berupa poster, x banner, pin, t shirt, dan notebook. Kisah keagungan Wilwatikta merupakan sejarah Nusantara yang patut di pelajari. Terdapat banyak pesan dan nilai luhur didalamnya. Salah satu pesan utama dalam film ini adalah pesan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

    BERITA ISLAM DALAM NET. CITIZEN JOURNALIST (Analisis Framing Robert N. Entman)

    Get PDF
    Bayu Setiawan (13210098). “Berita Islam dalam NET. Citizen Journalist (Analisis Framing Robert N. Entman).” Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dewasa ini, citizen journalist atau jurnalis warga menjadi trend sendiri di Indonesia. Kegiatan citizen journalist ini merupakan, pengolahan dan penyampaian informasi yang dilakukan oleh warga dan untuk warga. Kegiatan ini semakin berkembang dengan banyaknya stasiun televisi di Indonesia yang membuat program khusus untuk warga mengirimkan karya jurnalistiknya ke televisi tersebut. Salah satu televisi yang memberikan ruang cukup besar dengan kegiatan citizen journalist adalah NET. Lewat program NET. Citizen Journalist atau NET. CJ karya warga di tampung yang menjadi wadah semua karya, yang kemudian di tayangkan dalam program NET. 10, program berita di NET. yang menayangkan hampir sembilan puluh persen kontennya merupakan karya dari citizen journalist. Banyak kategori yang telah disediakan, salah satunya adalah tentang berita Islam. Sayangnya porsi pengiriman video seputar Islam masih sangat kurang, sehingga presentase tayangnya juga masih sangat kecil. Karena banyak orang menganggap jika berita Islam hanya seputar momen tertentu umat Islam saja. Jika ditelisik lebih jauh banyak hal tentang Islam yang bisa diangkat. Penelitian ini adalah penelitian deskritif kualitatif yang membahas tentang berita Islam dalam NET. Citizen Journalist dan bagaimana analisis framing serta presentase tayangnya. Peneliti menganalisa data-data kualitatif yang ada dengan metode analisis framing model Robert N. Entman. Teori ini berbicara bagaimana framing sebuah media terhadap berita yang di siarkannya melalui editing (penyuntingan). Berdasarkan penelitian, peneliti menarik kesimpulan : Berita Islam bukan hanya sekedar momentum tertentu umat Islam saja. Banyak hal yang berkaitan dengan Islam yang layak di angkat. Berita Islam merupakan isi yang di sampaikan. Penyuntingan naskah yang dilakukan oleh redaksi sebatas perbaikan cara penyampaian informasi agar mudah di pahami bukan mengubah isi sebuah naskah asli dari citizen journalist. Selanjutnya adalah meskipun redaksi tidak membatasi karya yang berkaitan dengan Islam untuk tayang, rupanya redaksi masih kekurangan karya yang berkaitan dengan Islam

    KEDUDUKAN PEMEGANG SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH SEBAGAI JAMINAN KEBENDAAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG HAK TANGGUNGAN ATAS TANAH BESERTA BENDA-BENDA YANG BERKAITAN DENGAN TANAH

    Get PDF
    BAYU SETIAWAN HENDRI PUTRA. E0013081. 2018. KEDUDUKAN PEMEGANG SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH SEBAGAI JAMINAN KEBENDAAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG HAK TANGGUNGAN ATAS TANAH BESERTA BENDA-BENDA YANG BERKAITAN DENGAN TANAH. Penulisan Hukum (Skripsi). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan dan perlindungan hukum terhadap pemegang sertifikat hak atas tanah sebagai suatu jaminan kebendaan dan mengetahui penerapan norma hukum hak tanggungan dibebani lebih dari hak tanggungan dalam upaya pelunasan utang. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dan terapan. Sumber bahan penelitian yang digunakan meliputi bahan hukum primer, dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan atau studi dokumen. Untuk memperoleh jawaban penelitian hukum ini, dilakukan dengan cara mengkaji penelitian dari studi kepustakaan atau studi data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan simpulan bahwa kedudukan Hak Atas Tanah sebagai jaminan diatur dalam UU Pokok Agraria yang menyatakan bahwa hak atas tanah dapat dijadikan jaminan utang dengan dibebani Hak Tanggungan. Hak Atas tanah yang dapat dijadikan obyek Hak Tanggungan harus memenuhi dua unsur yaitu, wajib didaftarkan pada Kantor Pertanahan dan menurut sifatnya harus dapat dipindah tangankan. Kreditur memiliki kedudukan yang kuat terhadap benda jaminan. Perlindungan hukum terhadap pemegang sertifikat hak atas tanah sebagai suatu jaminan kebendaan apabila debitur wanprestasi, kreditur berhak menjual benda jaminan untuk pelunasan piutangnya yang diatur dalam UU Hak Tanggungan. UU Hak Tanggungan merupakan wujud dari tujuan UU Pokok Agraria dalam memberikan dan jaminan kepastian hukum dan perlindungan hukum dalam bentuk preventif dan represif. Penerapan suatu obyek Hak Tanggungan yang dibebani lebih dari satu Hak Tanggungan dapat dilakukan apabila, pemegang Hak Tanggungan peringkat utama, peringkat kedua, dan seterusnya untuk satu utang yang sama kepada kreditur yang sama

    PENERAPAN PRINSIP JURISDICTIONAL IMMUNITIES OF THE STATE TERHADAP IMUNITAS NEGARA DALAM RANGKA PELAKSANAAN JUS COGENS

    Get PDF
    ABSTRAK FAJAR BAYU SETIAWAN , E000 9128 . “PENERAPAN PRINSIP JURISDICTIONAL IMMUNITIES OF THE STATE TERHADAP IMUNITAS NEGARA DALAM RANGKA PELAKSANAAN JUS COGENS (Studi Kasus Jurisdictiona l Immunities of The State Jerman Melawan Italia Disertai Intervensi Yunani)”. Penulisan Hukum (Skripsi). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. 201 3 . Penelitian hukum ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan dua norma hukum kebiasaan internasional melalui dua premis. Premis pertama menganalisa penerapan prinsip jurisdictional immunitites of the state terhadap imunitas negara dalam rangka melaksanakan norma jus cogens pada sengketa Jerman melawan Italia disertai intervensi Yunani. Kedua, mengetahui i mplikasinya pada pembentukan hukum kebiasaan internasional. Penelitian ini adalah penulisan hukum normatif atau doktrinal yang bersifat deskriptif analitis. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum t ersier. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah studi pustaka. Teknik análisis yang digunakan dalam penelitian hukum ini menggunakan interpretasi hermeneutika dengan pendekatan perundang - undangan, pendekatan kasus dan pendekatan konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan teori hierarki normatif, batasan ruang lingkup imunitas dan yurisprudensi internasional, norma jus cogens berada pada kedudukan lebih tinggi dari prinsip jurisdictional immunities of the state sehingga prinsip juris dictional immunities of the state diterapkan dalam rangka melaksanakan norma jus cogens, namun pengutamaan tersebut tidak menghasilkan konsekuensi prosedural secara spesifik berupa kompetensi pengadilan negara untuk menggugat negara lain. Kedua, putusan IC J pada kasus Jerman melawan Italia disertai intervensi Yunani memenuhi unsur pembentukan hukum kebiasaan internasional melalui konsistensi kesesuaian putusan dengan yurisprudensi internasional terdahulu dan keberadaan opinion juris berupa pembedaan aturan substantif dan aturan prosedural dalam hukum internasional. Putusan ICJ mengembangkan hukum kebiasaan yang ada dengan memperbarui proposisi dikotomi aturan hukum internasional. Kata kunci: Prinsip jurisdictional immunitites of the state , jus cogens , Huk um Kebiasaan Internasiona

    'Resting' and 'Fremantle Terzinas' Poems by author Hersri Setiawan (Translation into English by David T. Hill)

    No full text
    In late February 1993, Indonesian author Hersri Setiawan arrived for a brief visit to Australia to participate in the Perth Writers' Festival at the Fremantle Arts Centre. A former political prisoner held for nine years in detention without trial, he managed to leave Indonesia several years ago and now lives in the Netherlands as a political exile. These poems have been translated by David T. Hill

    Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Tipe Horisontal Dua Kipas Delapan Bilah Dengan Generator Axial

    Get PDF
    Pembuatan pembangkit listrik tenaga bayu ini bertujuan untuk mengetahui keluaran arus dan tegangan yang dihasilkan dari pemanfaatan turbin angin horisontal dengan dua kipas 8 bilah dan sekaligus memanfaatan energi terbarukan secara optimal terutama angin. Pemanfaatan Turbin Angin Untuk Pembangkit Listrik Tenaga Bayu ini menggunakan turbin angin horizontal dua kipas dengan 8 bilah dan 6 bilah dari bahan fiber glass. Desain bilah dibuat sedemikian rupa agar dapat memutar rotor generator magnet permanen secara maksimal, bilah digunakan sebagai penggerak awal, karena pada kecepatan angin 5,6 m/s mampu memutar generator 343 rpm, perlu menggunakan gearbox dengan perbandingan jari-jari 1:2.Sistem pembangkit ini memanfaatkan generator magnet permanen sebagai pembangkit listrik. Tegangan dan arus yang dihasilkan generator magnet permanen tergantung pada kecepatan angin yang memutar rotor generator. Untuk turbin angin dua kipas 8 bilah dapat menghasilkan tegangan 75 volt dan arus sebesar 0,38 mA pada kecepatan 585 rpm, dan untuk turbin angin dua kipas 6 bilah dapat menghasilkan tegangan 95 volt dan arus sebesar 0,48 mA pada kecepatan 685 rpm. Pada sistem pembangkit ini mampu dibebani lampu emergency dengan nameplate 6 volt 4,5 Ah dan dapat mengisi lampu emergency pada tegangan 40 volt

    PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM MENOLAK PERMOHONAN DISPENSASI KAWIN (Studi Kasus Pada Pengadilan Agama Nganjuk)

    Get PDF
    ABSTRAK Bayu Setiawan, 12102183060, Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Menolak Permohonan Dispensasi Kawin (Studi Kasus pada Pengadilan Agama Nganjuk), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2022, Pembimbing: Dr. Rohmawati, M.A. Kata kunci: Pertimbangan Hukum Hakim, Dispensasi Kawin, Pengadilan Agama Pengadilan Agama Nganjuk sebagai lembaga penegak hukum bagi masyarakat yang beragama Islam tidak dapat mengabulkan perkara dispensasi kawin yang diajukan oleh Pemohon kecuali ada hal yang khusus atau mendesak. Sehingga beberapa perkara dispensasi kawin di Pengadilan Agama Nganjuk ditetapkan untuk tidak dikabulkan. Hal ini tentu berbalik dengan pengadilan di luar Pengadilan Agama Nganjuk yang banyak mengabulkan perkara dispensasi kawin, padahal perkara dispensasi kawin merupakan perkara yang sangat kompleks. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pertimbangan hukum hakim Pengadilan Agama Nganjuk dalam menolak permohonan dispensasi kawin. (2) Bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam menolak dispensasi kawin ditinjau dari perspektif maqāṣid al-syari’ah. Penelitian ini bertujuan: (1) Mendeskripsikan pertimbangan hukum hakim dalam menolak permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Nganjuk. (2) Menganalis penolakan dispensasi kawin tersebut dalam perspektif maqāṣid al-syari’ah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris karena metode ini bertujuan dapat menggambarkan sesuatu yang berlangsung dan berlaku terhadap kejadian/hukum di masyarakat. Selain itu, penelitian ini berinteraksi dengan hakim secara langsung. Sehingga teknik pengumpulan data yang dipakai adalah dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam pengecekan keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik Triangulasi pada sumber data hasil penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pertimbangan hukum hakim dalam menolak perkara dispensasi kawin di Pengadilan Agama Nganjuk telah sesuai dengan tinjauan yuridis di mana anak Pemohon masih berumur di bawah 19 tahun dan tidak ada alasan yang sangat mendesak untuk menikahkan anak tersebut. Sedangkan dalam tinjauan non yuridis, hakim telah menimbangkan dampak hukum maupun sosial bagi anak Pemohon dalam rumah tangganya serta penetapan hakim telah sesuai dengan cita-cita dalam Perundang-Undangan yang berkaitan dengan perkawinan. (2) Ditinjau dari maqāṣid al-syari’ah, penolakan perkara dispensasi kawin yang dilakukan oleh hakim Pengadilan Agama Nganjuk telah selaras dan sesuai dengan tujuan maqāṣid al-syari’ah yaitu memelihara keturunan, agama, harta, akal dan jiwa. Oleh karenanya, penolakan dispensasi kawin dapat digolongkan dalam tingkatan al-Ḍharuriyah

    Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing (Guided Discovery) berbantuan Powerpoint terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Trigonometri Siswa Kelas X MIA MAN Kota Blitar Tahun Ajaran 2016/2017

    Get PDF
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Penerapan Model Penemuan Terbimbing (Guided Discovery) Berbantuan Powerpoint Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Trigonometri Siswa Kelas X MIA MAN Kota Blitar Tahun Ajaran 2016/2017” ini ditulis oleh Bayu Setiawan, NIM. 2814133027 dibimbing oleh Dr. Maryono, M. Pd. Kata kunci: Penemuan terbimbing (Guided Discovery), Powerpoint, Hasil Belajar Permasalahan pembelajaran di kelas pun bisa diatasi dengan menerapkan kurikulum yang dimodifikasi dengan kreatifitas guru. Desain pembelajaran yang merangsang siswa untuk belajar mandiri, lebih aktif, dan kreatif sesuai dengan kenyamanan siswa dalam belajar. Dengan bantuan teknologi, model pembelajaran yang yang mungkin adalah penemuan terbimbing (guided discovery) dengan didukung media powerpoint. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah, 1) Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran penemuan terbimbing (guided discovery) berbantuan powerpoint terhadapap hasil belajar matematika materi trigonometri siswa kelas X MIA MAN Kota Blitar, 2) Untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran penemuan terbimbing (guided discovery) berbantuan powerpoint terhadapap hasil belajar matematika materi trigonometri siswa kelas X MIA MAN Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode eksperimen semu. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa dari dua kelas di MAN Kota Blitar yaitu X MIA 2 dan X MIA 4, dimana kelas X MIA 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 37 siswa menggunakan model pembelajaran konvensional dan X MIA 4 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 41 siswa menggunakan model pembelajaran penemuan terbimbing (guided discovery). Mata pelajaran yang diteliti adalah mata pelajaran matematika materi trigonometri yakni pokok bahasan perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan analisis data disimpulkan bahwa, ada pengaruh positif dan signifikan model pembelajaran penemuan terbimbing (guided discovery) berbantuan powerpoint terhadap hasil belajar matematika materi trigonometri siswa kelas X MAN Kota Blitar. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji-t yang menunjukkan nilai t_hitung=3,268>t_tabel=2,000 dan rata-rata hasil post-test kelas eksperimen = 87,59 lebih tinggi dari pada kelas kontrol = 77,84. Siswa dituntut berperan aktif dalam pembelajaran atas bimbingan guru untuk memecahkan sendiri permasalahan dan memahami konsep yang dipelajari melalui pengalaman sendiri. Model pembelajaran penemuan terbimbing (guided discovery) berbantuan powerpoint berpengaruh terhadap hasil belajar matematika pada materi trigonometri siswa kelas X MIA MAN Kota Blitar dengan kategori sedang yaitu 76%. Hal ini dikarenakan faktor kecerdasan dan minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika, disisi lain terbatasnya waktu penelitian sehingga dalam pemberian latihan soal kurang
    corecore