1,720,959 research outputs found
Penerapan inovasi media pembelajaran visual berbasis lapbook untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Fiqih: Penelitian kuasi eksperimen di kelas VII MTs Ar-Rosyidiyah
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kegiatan pembelajaran fiqih dimana siswa belum optimal memahami materi yang disampaikan oleh guru, dibuktikan pada hasil belajar kelas VII MTs Ar-Rosyidiyah terdapat beberapa siswa belum mancapai nilai Kriteria ketuntasan (KKM). Salah satu faktor hasil belajar siswa ialah penggunaan media pembelajaran yang tidak interaktif sehingga siswa tidak antusias dan membuat siswa terasa jenuh saat kegiatan pembelajaran fiqih berlangsung.
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sebuah inovasi dari media visual berbasis lapbook terhadap hasil belajar siswa kelas VII MTs Ar-Rosyidiyah pada pembelajaran fiqih. Penelitian ini didasarkan pada teori konstruktivisme yang memandang bahwa penggunaan lapbook memberikan ruang secara aktif bagi siswa, sehingga membangun sendiri pemahamannya melalui pengalaman belajar dan mempermudah menerapkan nilai ke Islaman dengan pendekatan visual yang menarik dan menyenangkan.
Pendekatan penelitian menggunakan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen design non-equivalent. Teknik pengumpulan data dengan observasi, test dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji paired t-test, uji Wilcoxon Signed-Rank Test, uji independent t-test dan uji n-gain untuk melakukan perbandingan pemahaman antara kedua kelas.
Hasil penelitian menunjukan dengan penerapan media inovasi visual berbasis lapbook cukup efektif ditunjukan dari signifikan uji n-gain menghasilkan persentase 60,69% sedangkan media konvensional tidak efektif karena hasil uji n-gain menghasilkan persentase 38,53%. Pada pembelajaran fiqih memperoleh nilai hasil belajar kelas eksperimen 88,93 dengan kategori baik, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai 79,63 dikategorikan cukup. Jika dipersentasekan perbandingan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi sekitar 11,68% dibandingkan dengan kelas kontrol. Meskipun hasil dari kedua kelas tersebut menunjukan peningkatan pemahaman akan tetapi kelas eksperimen dengan penerapan media visual berbasis lapbook menunjukan peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibanding dengan kelas kontrol. Hasil belajar ranah afektif dari kelas eksperimen maupun kelas kontrol memiliki rata-rata yang sama yaitu mencapai skala 3 dengan kategori baik. Rekomendasi penelitian ini bahwa penerapan inovasi media visual berbasis lapbook yang didalamnya terdapat gambar dua dimensi yang berwarna dengan ringkasan materi, menjadi media visual alternatif dan berorientasi pada pembelajaran aktif
Analisis Kebutuhan Dan Alternatif Penyelesaian Masalah Ruang Parkir Di Jurusan Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Jurusan Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh
Nopember (ITS) merupakan salah satu jurusan dengan jumlah
mahasiswa pengguna kendaraan bermotor yang jumlahnya cukup
banyak. Jumlah kendaraan parkir pada lahan parkir pada jurusan
tersebut sering melebihi kapasitas lahan parkir yang tersedia,
karena tingkat mobilitas yang tinggi dan jumlah pengguna
kendaraan yang besar. Sehingga diperlukan analisis ruang parkir
untuk mendapatkan alternatif penyediaan fasilitas parkir yang
dapat menampung kendaraan bermotor. Pengerjaan tugas akhir
ini mengikuti metodologi survei pendahuluan dan metodologi
analisis data. Data-data yang dibutuhkan dalam analisa parkir
pada tugas akhir ini adalah data primer dan data sekunder. Data
primer terdiri dari data survei kendaraan bermotor, dan data
survei wawancara pengendara kendaraan bermotor yang parkir
pada Jurusan Teknik Sipil. Sedangkan data sekunder terdiri dari
jadwal perkuliahan mahasiswa, data jumlah mahasiswa, data
jumlah dosen dan data jumlah karyawan. Analisis parkir pada
kondisi eksisting di lahan parkir Jurusan Teknik Sipil ITS dengan
jumlah SRP mobil 70 SRP (ditambah dengan ruang manuver
trailer yang tidak terpakai), 59 SRP (tanpa ditambah ruang
manuver) dan 366 SRP untuk SRP sepeda motor tidak dapat
menampung kendaraan yang terus berdatangan dan hendak parkir
setelah parkir penuh. Dari hasil perhitungan maka dapat
dilakukan pemberian alternatif penyediaan fasilitas parkir pada untuk menampung kendaraan yang tidak dapat ditampung pada lahan parkir Jurusan Teknik Sipil yaitu dengan menjadikan sistem parkir dengan parkir bertingkat. Dengan sistem parkir bertingkat, maka dapat menghemat lahan karena kendaraan bermotor dapat
diparkir pada bangunan bertingkat. ========== Department of Civil Engineering Institute of Technology
(ITS) is one of the majors with a number of student users of
motor vehicles which is quite a lot. The number of vehicles
parked at a parking lot in the majors often exceeds the capacity of
parking space available caused by the high mobility of the vehicle
users and the large number of parked vehicle. So that the required
parking spaces analysis on the campus parking lot, to get an
alternative provision of parking facilities so it can giving more
space for parked vehicle. This final project will be done with the
systematic work methodology so the process will be more simple.
The data needed in the parking analysis in this thesis is the
primary data consists of survey data of motor vehicles, interview
and survey data motorists who park on campus in Civil
Engineering. Having obtained the results of the analysis of
parking with SRP of car is 70 (adding with trailer parking area),
59 SRP (without additional of trailer parking area) and 366 SRP
for motorcycle. So then from the results of analysis, it can be
given such alternative to make new system of parking in Civil
Engineering Department. Parking analisys on the existing
condition shows that with the car parking capacity is 70 SRP
(with unused trailer manuver room), 59 SRP (without manuver
room), and 366 SRP for motorcycle cannot contain for the
upcoming vehicle after the parking land is full. From the analisys, we can make an alternative for
additional parking place to receive the uncontained vehicle in
parking field in Civil Engineering, by changing the parking
system into multi-story park. With this system, we can make
more efficient the parking field, because the vehicle can be
parked in the parking building
Pengaruh persepsi, motivasi, pemberian bonus dan label syariah terhadap keputusan menjalankan bisnis multi level marketing syariah : studi kasus pada Tiens Syariah Semarang
Pengangguran merupakan masalah sosial yang dialami oleh negara dengan perekonomian maju maupun berkembang, seperti Indonesia. Upaya untuk mengatasi pengangguran dan minimnya lapangan kerja menjadi motivasi masyarakat untuk memilih berbisnis sebagai pekerjaan sampingan. Salah satu bisnis yang berkembang cepat di Indonesia adalah bisnis multi level marketing syariah dengan perusahaan bernama Tiens syariah. Hal ini menjadi sebuah isu yang menarik untuk diteliti mengenai faktor apa saja yang memicu seseorang dalam memilih menjalankan bisnis multi level marketing syariah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh persepsi, motivasi, pemberian bonus dan label syariah terhadap keputusan menjalankan bisnis multi level marketing syariah. Untuk menyelesaikan persoalaan tersebut secara menyeluruh dan mendalam, maka metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif.
Hasil penelitian ini sebagai berikut: Pertama, variabel persepsi berpengaruh positif terhadap keputusan berbisnis. Artinya bahwa semakin positif seseorang dalam mempersepsi bisnis maka berpengaruh terhadap keputusan berbisnis. Kedua, variabel motivasi berpengaruh positif terhadap keputusan berbisnis, semakin tinggi motivasi dalam berbisnis maka berpengaruh terhadap keputusan berbisnis. Ketiga, variabel pemberian bonus berpengaruh positif terhadap keputusan berbisnis, semakin tinggi pemberian bonus maka berpengaruh terhadap keputusan berbisnis. Keempat, variabel label syariah berpengaruh positif terhadap keputusan berbisnis, semakin baik penerapan label syariah pada bisnis MLM maka berpengaru terhadap keputusan berbisnis
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS V SD
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran menulis dan keterampilan menulis deskripsi menggunakan media audio visual pada siswa kelas V SD Negeri Wonosari IV Gunungkidul. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif menggunakan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan proses pembelajaran keterampilan menulis terlihat siswa lebih senang dan tertarik mengikuti proses pembelajaran, siswa lebih mudah memahami isi gagasan cerita, siswa lebih mudah menuangkan isi gagasan ke dalam bentuk tulisan, dan siswa lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran menulis deskripsi. Peningkatan nilai rerata keterampilan menulis deskripsi pada siklus I sebesar 7,79, yang kondisi awal 63,84 meningkat menjadi 71,63 dan peningkatan nilai rerata keterampilan menulis deskripsi pada siklus II sebesar 14,84, yang kondisi awal sebesar 63,84 meningkat menjadi 78,68.Kata kunci: menulis deskripsi, media audio visual, Sekolah DasarAbstractThis research aims at improving the process of learning to write and writing skills a description on V students of SDN Wonosari IV Gunungkidul by applying audio-visual media. The kind of this research was belong to collaborative classroom action research which was used Kemmis and Mc Taggart model. The data collecting method was carried on test, observation, and documentation. The data analysis that had been used descriptive statistics. The results shows increase in the learning process of students writing skills seen in more pleased and interested in the learning process, students more easily understand the content of the idea of the story, the students easier to pour the contents of ideas into written form, and students are more enthusiastic in participating in learning to write a description. Improvement average score of writing skills in 1st cycle that’s 7.79 points, the initial conditions of 63,84 increased to 71,63 and the 2nd cycle average score improve to 14.48 points, the initial conditions of 63,84 increased to 78,68 points.Keyword: write a description, audio-visual media, Elementary Schoo
Hubungan loyalitas konsumen dan kontrol diri dengan perilaku konsumtif pengguna e-commerce
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empris hubungan loyalitas konsumen dan kontrol diri terhadap perilaku konsumtif pengguna ecommerce. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 400 remaja akhir Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Terdapat tiga skala yang menjadi alat ukur dalam penelitian ini yaitu skala loyalitas konsumen, skala kontrol diri, dan skala perilaku konsumtif. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan uji asumsi dasar. Hasil dari penelitian ini terdapat hubungan positif dan signifikan antara loyalitas konsumen, kontrol diri, dengan perilaku konsumtif pada remaja akhir Kota Semarang dengan nilai korelasi sebesar 0,606 dan nilai taraf signifikansi 0,000 (0,000<0,01). Semakin tinggi loyalitas konsumen dan kontrol diri maka semakin tinggi perilaku konsumtif pada remaja akhir. Sebaliknya, semakin rendah loyalitas konsumen dan kontrol diri, maka semakin rendah pula perilaku konsumtif.
ABSTRACT:
This study aims to empirically examine the relationship between consumer loyalty and self-control and consumptive behavior of e-commerce users. The sample in this study were 400 late adolescents in Semarang City. This study uses quantitative methods. There are three scales that used as measurement tools in this study, namely the consumer loyalty scale, the self-control scale, and the consumptive behavior scale. The analytical method is descriptive analysis and basic assumption test. The results of this study show that there is a positive and significant correlation between consumer loyalty, self-control, and consumptive behavior in late adolescents who lives in Semarang City with a correlation value 0.606 and a significance level 0.000 (0.000 <0.01). The higher consumer loyalty and self-control, the higher the consumptive behavior of late adolescents. Conversely, the lower consumer loyalty and self-control, the lower the consumptive behavior
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
