1,720,975 research outputs found
HUBUNGAN ANTARA PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU HAMIL DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF (STUDI DI BPS HJ. S DUKUH KUPANG SURABAYA)
Asi merupakan makanan utama dan nutrien terbaik bagi bayi, ASI eksklusif adalah bayi hanya diberi ASI saja, tanpa tambahan makanan lain sampai berumur 0-4 bulan. Menurut Dinas Kesehatan Jawa Timur target ASI Eksklusif tahun 2003 adalah 80% sedangkan yang mendapat ASI Eksklusif sebesar 47,42%. Kecenderungan penurunan pemberian ASI Eksklusif diduga karena ASI tidak keluar setelah bayi baru lahir, hal ini bisa dikarenakan kurangnya perawatan payudara pada waktu hamil.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran seberapa besar
hubungan antara perawatan payudara pada ibu hamil dengan pemberian ASI Eksklusif. Desain penelitian ini menggunakan analitik dengan pendekatan case control. Penelitian ini dilakukan di BPS Hj. Soekamaen Dukuh Kupang Surabaya tanggal 25 Mei 2005 sampai 25 Juni 2005 dengan jumlah sampel 48 ibu yang memenuhi kriteria inklusi dan diambil secara acak simple random sampling. Variabel bebas yang diteliti adalah perawatan payudara. Sedangkan variabel tergantungnya adalah ASI Eksklusif. Data yang dikumpulkan mencakup data primer yang diperoleh dari kuesioner.
Uji statistik yang digunakan adalah uji statistik chi-square dan didapatkan basil x2 hitung = 8,78 df = 1, α = 0,05 dan x2 tabel = 3,84 jadi x2 hitung > x2 tabel yang berarti Ho ditolak, hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara perawatan payudara pada ibu hamil dengan pemberian ASI Eksklusif.
Dari hasil penel itian didapat bahwa dari 48 responden di ketahui 19 responden (40%) melakukan perawatan payudara, 12 responden (25 %) memberikan ASI Eksklusif dan 7 responden ( 15%) tidak mernberikan ASI Eksklusif. Sedangkan 29 responden (60%) tidak melakukan perawatan payudara,
6 responden ( 12%) memberikan ASI Eksklusif, dan 23 responden (48%) tidak memberikan ASI Eksklusif •
Dari hasil penelitian didapatkan disimpulkan bahwa ada hubungan antara perawatan payudara pada ibu hamil dengan pernberian ASI Eksklusif, untuk itu diperlukan perawatan payudara pada ibu hamil karena dengan melakukan perawatan payudara dengan baik dan teratur sehingga produksi ASI akan lancar dan ibu dapat memberikan ASI Eksklusif pada bayinya
Aplikasi deret dan barisan terhadap bunga, Rente dan Anuitas
ABSTRAK
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak masyarakat beranggapan bahwa matematika hanya bisa digunakan untuk menghitung bilangan-bilangan dan menyelesaikan persamaan-persamaan saja. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia berusaha untuk mencari cara-cara yang lebih sederhana dalam memecahkan masalah kehidupan, apalagi dalam bidang ekonomi, matematika sangat banyak berperan di dalamnya. Karena dengan menggunakan konsep matematika, suatu permasalahan akan lebih sedemana untuk dianalisis. Berbagai konsep matematika dijadikan sebagai alat analisis dalam bidang ekonomi, khususnya deret dan barisan.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui cara menentukan bunga, rente dan anuitas dengan menggunakan deret dan barisan. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 2 bagian antara lain: Pendekatan penelitian, tehnik kajian.
Dari hasil penelitian dapat diketahui, bahwa barisan dan deret, terutama pada barisan geometri, deret geometri dan aritmatika dapat dijadikan sebagai alat yang ampuh untuk menyelesaikan permasalahan dibidang ekonomi. Ternyata dengan menganalisis konsep matematika terutama pada barisan dan deret, permasalahan ekonomi dapat menjadi lebih sederhana, mudah dipahami dan mudah dianalisis. Oleh karena itu, barisan dan deret dalam hal ini dapat digunakan untuk menghitung bunga, rente dan anuitas.
Pada bunga (bunga tunggal dan majemuk), barisan dan deret dapat digunakan untuk menghitung besarnya bunga, besarnya pinjaman dan besarnya modal. Sedangkan pada rente dapat digunakan untuk menghitung jumlah tabungan, Dan pada anuitas digunakan untuk menghitung nilai sekarang (nilai, tunai) dan juga dapat menghitung pelunasan
Pembingkaian Isu Air oleh Israel dalam Upaya Penghentian Proyek Pompa Air Wazzani Milik Lebanon tahun 2001-2002.
Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana suatu isu air antar negara yang tergabung dalam perairan lintas batas dibingkai sedemikian rupa untuk memperoleh perhatian publik. Dengan menggunakan studi kasus proyek pompa air Wazzani tahun 2001-2002, penelitian ini secara spesifik fokus pada tindakan yang diambil oleh pemerintah Israel untuk melindungi suplai air nasional mereka dari sumber air Wazzani yang dapat terpengaruh oleh proyek konstruksi pemerintah Lebanon bernama Proyek Pompa Air Wazzani yang turut memiliki hak legal dari sumber air tersebut. Para pejabat pemerintah Israel berusaha mempersuasi publik bahwa proyek Lebanon harus segera dihentikan dan membingkai proyek tersebut sebagai proyek unilateral, berbahaya, provokatif, dan ilegal. Tindakan yang dilakukan oleh Israel tersebut menimbulkan perhatian yang besar dari otoritas-otoritas asing, publik internal, dan Lebanon. Kerangka konseptual yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep sekuritisasi yang dibuat oleh Copenhagen School. Konsep sekuritisasi memiliki gagasan bahwa persepsi terhadap suatu ancaman dapat dikonstruksi secara intersubyektif. Oleh karenanya, penelitian ini lebih mendetailkan proses sekuritisasi: siapa dan bagaimana aktor yang berbicara tentang keamanan, atau dalam istilah lain adalah pelaku sekuritisasi, dalam mengartikulasikan sebuah isu sebagai ancaman nyata terhadap obyek acuan; dan selanjutnya dengan legitimasi dari audiens tertentu mereka memiliki justifikasi untuk mengeksekusi aksi darurat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya Israel untuk menghentikan proyek pompa air Wazzani tidak digerakkan oleh aspek air seperti yang disebutkan oleh pejabat-pejabat Israel dalam pernyataan mereka. Sebaliknya, tindakan Israel lebih diorientasikan untuk mencapai kepentingan nasional mereka dari aspek non-air. Pertama, Israel ingin mempertahankan identitas mereka sebagai negara hydro-hegemony di sungai Jordan untuk mencegah kemungkinan bertumbuhnya Lebanon sebagai rising power di kawasan tersebut. Kedua, Israel bersama Amerika Serikat berupaya untuk menyeimbangkan kekuatan mereka terhadap Lebanon yang telah menerima dukungan dari Liga Arab dalam sengketa tersebu
PENGARUH PERASAN DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli PATOGEN
PENGARUH PERASAN DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli PATOGEN
Fitrotin Azizah
Prodi D3 Analis Kesehatan UNMUH Surabaya
abstract
(Averrhoa bilimbi) is one of the plants that can be used as an antibacterial, good flowers, stems, leaves and stems have benefits and efficacy. Chemical constituents of the leaves starfruit are tannins, flavonoids, saponins. The active ingredient in the leaves starfruit is tannin. Escherichia coli is a bacterium that causes diarrhea. From the above discussion, the authors raised the theme of Influence starfruit juice of the leaves on the growth of pathogenic E. coli bacteria.
Formulation of the problem researchers is whether there is influence starfruit juice of the leaves on the growth of Escherichia coli pathogens. This study aims to determine the concentration that could inhibit and kill Esherichia coli Escherichia coli. This research is experimental. The sample used is leaf green starfruit not so young in a fresh state taken in the area around the boarding author Sutorejo 11B stay. In this study, the sample size for each treatment as much as 3 100%, 90%, 80%, 70%, 60%, 50%, 40%, 30%, 20%, 10% and C (control). Independent variables are starfruit juice of the leaves, while the dependent variable growth of Escherichia coli. When the study carried out in January and July 2012. Data on the effect of starfruit juice of the leaves on the growth of Escherichia coli tested by laboratory examination and data collection techniques using Chi-Square 0:05. Based on the results it appears that at a concentration of 100% and 90% were able to kill the bacteria Escherichia coli, whereas the inhibitory power ranging from a concentration of 80%, 70%, 60%, 50%, 40%, 30%, 20%, 10%. From Chi-Square test was obtained λ2 count <of λ2 table. From this it turns out there leaves starfruit juice effect on the growth of Escherichia coli pathogenic bacteria.
Keyword : Leaves starfruit, E. Col
Hubungan antara Theory Of Mind dengan Kompetensi Sosial pada Anak
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh theory of mind terhadap kompetensi sosial pada anak. Pengukuran theory of mind yang diamati dalam penelitian ini meliputi diverse desires, diverse beliefs, knowledge access, false beliefs, dan hidden emotion (Wellman dan Liu, 2004). Sedangkan kompetensi sosial menggunakan aspek-aspek interaksi dan komunikasi, mengenal diri,, dan membangun tim (Jurevičienė, dkk., 2018). Lokasi penelitian adalah di MI Ma’arif 2 Sukorejo Pasuruan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 29 siswa dan siswi kelas 1 MI Ma’arif 2 Sukorejo Pasuruan. Pengisian data dibantu oleh guru kelas 1 MI Ma’arif 2 Sukorejo Pasuruan. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasilnya menunjukkan bahwa theory of mind memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi sosial pada anak di MI Ma’arif Pasuruan. Nilai koefisien regresi yang diberikan oleh theory of mind terhadap kompetensi sosial adalah sebesar 0,384 dengan nilai t hitung 3,952 dan ρ value sebesar 0,001 (< α value 5%)
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Uji Efektifitas Perasan Jahe (Zingiber officinale) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida albicans
Candidiasis is one of the most common infectious diseases caused by Candida sp. In 2017 the Mycology Division of Dr. Soetomo said there were 67 patients diagnosed with candidiasis. The use of natural ingredients as an alternative to traditional medicine is increasing because it is safe for consumption and does not cause side effects. One of the natural ingredients is Ginger (Zingiber officinale). The choice of using ginger juice (Zingiber officinale) is because the ingredients are easy to obtain and easy to apply by the community. This study aims to determine the antifungal effectiveness of ginger (Zingiber officinale) juice against the growth of Candida albicans. This research is experimental by doing the treatment which was repeated 4 times, namely the concentration of ginger juice 20%, 40%, 60%, 80%, 100%, negative control (aquadest) and positive control (ketoconazole). The inhibition zone examination method used the Kirby Bauer diffusion method which was characterized by the formation of a clear zone around the paper disc on MHA (Muller Hinton Agar) media. The inhibition zone formed was measured using a caliper, then the data obtained were analyzed using the Mann-Whitney test. From laboratory examination, it was found that the average diameter of inhibition formed with concentrations of 20%, 40%, 60%, 80%, and 100% was 0 mm, and the negative control (aquadest) was 0 mm. The results of statistical analysis showed that 0.05 obtained a significant value between the administration of juice concentrations of 20%, 40%, 60%, 80%, 100% and not given (negative control-aquadest) = 1,000. From these results, it was concluded that there was no significant difference between the concentrated juice of 20%, 40%, 60%, 80%, 100% and not given (negative control - distilled water)Keywords : Ginger (Zingiber officinale), Candida albican
- …
