465 research outputs found
Rahmat Azis Nabawi's Quick Files
The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity
Pemberdayaan Baitul Maal di Era Umar Bin Abdul Azis
Hasil penelitian ini menunjukkan Bahwa Umar bin Abdul Azis berhasil menerapkan kebijakan Baitul Maal dan mengatasi kemiskinan rakyatnya serta relevansi Baitul Maal Umar bin Abdul azis dengan konteks BMT di Indonesia didapati bahwa dari segi konsep kelembagaan berbeda namun dari segi pelaksanaaan maka ditemukan ada beberapa unsur kesamaan dari fungsi Maal dan Tamwil, dan oleh karena itu dalam pelaksanaannya bisa menjadi Aspek pembelajaran untuk perekembangan Baitul Maal dalam koteks BMT di Indonesia
APLIKASI MOBILE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI & HASIL BELAJAR SISTEM GERAK PADA SISWA SMA NEGERI 10 GOWA
RAHMAT. Aplikasi Mobile Learning untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Sistem Gerak pada Siswa SMA Negeri 10 Gowa
(Dibimbing oleh A. Asmawati Azis dan Hartati).
Penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa kelas XI SMA Negeri 10 Gowa, untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 10 Gowa, untuk mengetahui aplikasi mobile learning meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Sampel penelitian ini adalah rombongan belajar kelas XI MIA 3 berjumlah 33 orang yang dibelajarkan dengan menggunakan media aplikasi mobile learning. Pengumpulan data motivasi belajar siswa dilakukan dengan pemberian angket, dan data hasil belajar diperoleh melalui tes hasil belajar. Sebelum digunakan, instrument penelitian divalidasi. Data penelitian dianalisis secara statistik deskriptif dan infrensial. Berdasarkan hasil penelitian nilai motivasi belajar siswa sebelum menerapkan aplikasi mobile learning adalah 91,97 berada pada kategori cukup, sedangkan skor motivasi belajar setelah penerapan aplikasi mobile learning adalah 111,12 berada pada kategori tinggi. Hasil belajar siswa sebelum menerapkan aplikasi mobile learning adalah 38,03 berada pada kategori rendah, sedangkan nilai hasil belajar setelah penerapan aplikasi mobile learning adalah 73,18 berada pada kategori tinggi. Analisis N-Gain menunjukkan aplikasi mobile learning meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
Kata kunci: Mobile Learning, Motivasi, Hasil Belajar, Sistem Gera
KIPRAH BASUKI RAHMAT DALAM BIDANG MILITER TAHUN 1945-1966
ABSTRAK
Dalam penelitian yang berjudul “Kiprah Basuki Rahmat dalam Bidang Militer Tahun 1945-1966” ini terdapat beberapa permasalahan yang dikaji di antaranya yaitu mengenai latar belakang kehidupan Basuki Rahmat, faktor yang memengaruhi keputusan Basuki Rahmat untuk berkecimpung ke dalam bidang militer, dan kontribusi Basuki Rahmat terhadap negara Indonesia melalui bidang militer pada tahun 1945-1966. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi yang jelas dan tepat mengenai permasalahan yang dikaji. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian sejarah atau disebut juga sebagai metode historis yang terdiri dari empat tahapan, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian, Basuki Rahmat merupakan seorang prajurit yang lahir pada 4 November 1921 di Tuban, Jawa Timur. Pendudukan Jepang dan kondisi Indonesia menjelang kemerdekaan menjadi faktor Basuki Rahmat berkecimpung dalam bidang militer. Kontribusi Basuki Rahmat melalui bidang militer dimulai pada tahun 1945 dalam usaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Melalui kecakapan militer yang dimilikinya, Basuki Rahmat selalu ikut andil dalam berbagai peristiwa di Indonesia dari tahun 1945-1966, mulai dari perang kemerdekaan saat melawan Belanda, berbagai pemberontakan dalam negeri, operasi Irian Barat, Gerakan 30 September 1965, dan peristiwa paling bersejarah pada tahun 1966 mengenai Surat Perintah 11 Maret (Supersemar). Basuki Rahmat sebagai seorang pemimpin yang bertanggungjawab atas prajurit-prajurit di bawahnya memiliki sifat yang tenang, namun tetap tegas dalam menyikapi suatu permasalahan sehingga ia seringkali dipercaya untuk mengemban jabatan dengan tanggungjawab yang besar dalam bidang militer.
Kata Kunci: Basuki Rahmat, Perjuangan, Militer
ABSTRACT
In this research entitled “The Gait of Basuki Rahmat in the Military Field in 1945-1966” there are several problems studied, including the background of Basuki Rahmat’s life, the factors that influenced Basuki Rahmat’s decision to engage in the military field, and Basuki Rahmat’s contribution to the Indonesian state through the military field in 1945-1965. The purpose of this research is to obtain clear and precise information about the problems studied. In this research, the author uses historical research methods or also known as historical methods which consist of four stages, these include heuristics, source critism, interpretation, and historiography. Based on the result of the research, Basuki Rahmat was a soldier who was born on 4th November 1921 in Tuban, East Java. The Japanese occupation and the condition of Indonesia before independence became a factor in Basuki Rahmat’s involvement in the military. Basuki Rahmat contribution through the military began in 1945 in an effort to defend Indonesia’s independence. Through his military skills, Basuki Rahmat always took part in various events in Indonesia from 1945-1966, starting from the war of independence against the Dutch, various domestic rebellions, the West Irian operation, The 30 September 1965 Movement, and the most historic event in 1966 about the 11 March Order (Supersemar). Basuki Rahmat as a leader who was responsible for the soldiers under him had a calm nature, but was still firm in addressing a problem so that he was often trusted to take positions with great responsibility in the military.
Keywords: Basuki Rahmat, Struggle, Militar
PROSES KREATIF MAMAT RAHMAT DALAM KENDANG TARI TRADISI SUNDA
ABSTRAKMamat Rahmat adalah sosok pengendang tari tradisi Sunda yang pada saat ini masih konsisten dalam bidangnya sebagai pengendang. Kemampuannya dalam kendang tari tradisi Sunda banyak didedikasikan untuk ISBI Bandung karena telah memberikan penghidupan bagi dirinya. Di sisi lain, kemampuannya pun banyak diminta oleh sanggar sanggar tari yang ada di kota Bandung seperti Studio tari Indra, Pusbitari, dan sebagainya. Sebagai pengendang tari tradisi Sunda, ia mampu memberikan pengungkapan karakter dalam tari tradisi Sunda melalui tepakan kendangnya. Maka[PO1] tidaklah berlebihan dan sepantasnya apabila ia menyandang gelar sebagai maestro kendang tari. Dalam tulisan ini akan diungkap bagaimana proses kreatif Mamat Rahmat dalam mencapai kompetensinya sebagai pengendang tari Tradisi Sunda. Penulis akan mengupas pembahasannya melalui metode observasi dan wawancara. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Mamat Rahmat mampu menjadi seorang pengendang tari Sunda yang kreatif, karena ditunjang oleh faktor keturunan (genetik), keterampilan, pengalaman, kepribadian, dan juga bisa menari.Kata Kunci: Mamat Rahmat, Proses Kreatif, Kendang Tari Sunda. ABSTRACTA Creative Process of Mamat Rahmat in Sundanese Traditional Dance Kendang, June 2020. Mamat Rahmat is a figure of drummer of Sundanese traditional dance who is still consistent in his field as a drummer. His skill in Sundanese traditional dance drums (kendang) is mostly dedicated to ISBI Bandung because he has been given his livelihood here. On the other hand, his skill has been much demanded by many dance studios in Bandung such as Indra dance studios, Pusbitari, and so on. As a drummer of Sundanese traditional dance, he is able to provide the expression of character in Sundanese traditional dance through his drum beat. So it is not excessive and appropriate if he bears the title as a maestro of dance kendang. In this paper, it will be revealed how is the creative process of Mamat Rahmat in achieving his competence as a drummer of Sundanese traditional dance. The author will explore the discussion through the method of observation and interviews. The result of this study shows that Mamat Rahmat is able to become a creativeSundanese dance drummer because he is supported by heredity (genetic), skills, experience, personality, and dancing ability.Keywords: Mamat Rahmat, Creative Process, Sundanese Dance Kendang. [PO1]Oleh sebab itu
“Pemanfaatan Media Poster dalam Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII SMP Negeri 18 Makassar”.
Rahmat Sugiarto. 2018. “Pemanfaatan Media Poster dalam Pembelajaran Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII SMP Negeri 18 Makassar”. Skripsi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Bahasa dan Sastra. Universitas Negeri Makassar. (Dibimbing oleh Nensilianti dan Azis.) Menulis teks deskripsi dikategorikan oleh siswa sebagai pembelajaran yang sulit dan membosankan. Proses pembelajaran menulis teks deskripsi tanpa menggunakan media pembelajaran membuat hasil belajar siswa menjadi tidak maksimal. Oleh karena itu, digunakan media poster sebagai media pembelajaran untuk membuat sebuah inovasi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar menulis teks deskripsi menggunakan media poster; (2) membuktikan pemanfaatan penggunaan media poster dalam pembelajaran menulis teks deskripsi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan Nonequivalen one-group pretest-posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 18 Makassar. Sampel penelitian yaitu kelas VII C sebanyak 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) siswa merespons baik pelaksanaan pembelajaran menulis teks deskripsi menggunakan media poster dengan menunjukkan antusiasme belajar yang baik; (2) hasil belajar teks deskripsi siswa berada pada rata-rata 82,16 dengan hasil belajar pada kategori efektif; (3) media poster efektif digunakan dalam pembelajaran menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 18 Makassar. Kata kunci: pemanfaatan, media poster, menulis teks deskripsi
Tinjauan Yuridis Wakaf Produktif dalam Kajian Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia
Azis Suryani. 2016. Tinjauan Yuridis Wakaf Produktif dalam Kajian Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia. Skripsi, Jurusan Perbandingan Mazhab, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Pembimbing: (I) Dr. H. Jalaluddin, M.Hum (II) Rahmat Sholihin, M.Ag.
Latar belakang penelitian ini adalah untuk menggali kembali dan mengetahui tentang wakaf produktif yang berkembang di Indonesia,baik hukum Islam maupun hukum positif. Karena wakaf produktif di Indonesia masih bisa di bilang relative baru bagi kalangan umat Islam di Indonesia khususnya. Wakaf yang populer di kalangan Umat Islam di Indonesia tanah dan bangunan yang di peruntukan tempat ibadah rumah sakit, pendidikan dan sebagainya.
Rumusan masalah dari penelitian ini pertama,bagaimana wakaf menurut hukum Islam dan hukum positif. Kedua,bagaimana perbedaan dan persamaan wakaf produktif mrnurut hukum Islam dan hukum positih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tinjauan hukum Islam mengenai hukum positif dan untuk mengetahui perbedaan dan persamaan wakaf produktif menurut hukum Islam dan hukum positif.
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengn pengumpulan data berupa berupa studi dokumen dan berbagai sumber yang di pandang relevan.dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan yuridis normatif,yaitu melaliui studi berdasarkan kepustakaan guna memperoleh data hukum, dan untuk menggali asas-asas,norma,dan pendapat hukum yang relevan.
Dari hasil penelitian ini dapat di pahami bahwa menurut hukum Islam adalah wakaf telah disyariatkan dan dipraktekkan oleh umat Islam seluruh dunia sejak zaman Rasulullah sampai sekarang. Hukum wakaf merupakan cabang yang terpenting dalam syariat Islam sebab ia terjalin ke dalam seluruh kehidupan ibadah dan perekonomian sosial kaum muslimin. Sedangkan, menurut hukum positif adalah wakaf bisa dijadikan sebagai lembaga ekonomi yang potensial untuk dikembangkan selama bisa dikelola secara optimal, karena institusi perwakafan merupakan salah satu aset kebudayaan nasional dari aspek sosial yang perlu mendapat perhatian sebagai penopang hidup dan harga diri bangsa
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIRS SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS III SEKOLAH DASAR
Inovasi dalam menerapkan metode atau model perlu dilakukan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe TPS terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan model kooperatif tipe TPS pada pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksperimen semu. Sedangkan desain penelitiannya adalah eksperimen Nonequivalent Control Group yang memilih kelompok eksperimen dan kelompok kontrol secara random. Uji hipotesis menggunakan Independent Sample T Test. Subyek penelitian adalah 41 siswa kelas III SDN 2 Sumberejo Kecamatan Gedangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan perolehan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 57% dan nilai posttest sebesar 78% dengan persentase peningkatan sebesar 21%. Sedangkan untuk kelas kontrol diperoleh nilai pretest sebesar 47% dan nilai posttest sebesar 63% dengan persentase peningkatan sebesar 16%. Hasil uji t = 2,097 Sig. 0,043 < 0,05 dan dinyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat pengaruh pada pembelajaran tematik yang menggunakan model TPS.
 
Pengusulan Alternatif Untuk Alat Transportasi Bucket Elevator Yang Dapat Mengurangi Down TIME
Kegagalan yang terjadi dalam proses produksi tingginya down time mesin penggiling diakibatkan oleh alat transportasi bucket elevator dengan belt bucket yang putus tiba-tiba dengan total kerugian Rp.21.114.044.253,-. Hal ini sangat merugikan Perusahaan. Dengan demikan perlu diadakan penelitian pengusulan alternatif maintenance untuk bucket elevator yang dapat mengurangi down time. Dalam penelitian ini dilakukan dengan membandingkan alternatif proses maintenance yang ada untuk bucket elevator dengan pertimbangan Metode Ekonomi Teknik (Umur Ekonomis Belt Bucket dan Chain Bucket) dan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Hasil penelitian didapatkan alternatif maintenance yang efektif dan efisien yaitu dengan merubah belt bucket dengan chain bucket.Dengan mengganti belt bucket menjadi chain bucket down time yang diakibatkan oleh belt bucket tidak terjadi lagi. Dengan biaya penggantian belt bucket dengan chain bucket sebesar Rp.1.139.302.772,- maka dapat diperoleh potensi penghematan sebesar Rp.19.974.741.481,-.
Model Pendidikan Tradisionalisme Dalam Kegiatan Pengajian Kitab Kuning Ba'da Subuh di Masjid Al-Amin Sanggrahan Kepanjen Malang: Tinjauan Filsafat Pendidikan
In the context of the Islamic discourse in Indonesia, Islamic traditionalism is identified as a notion bound by exclusive traditional Islamic thought Traditionalism, is generally considered to be incompatible with modern times. Traditionalism is considered ancient and irrelevant to the times. More rational human beings, also the cause of this flow increasingly abandoned. But in reality, the implementation of education based on this flow is still common. One of them is the implementation of education in the form of recitation activity at Masjid al-Amin Sanggrahan Kepanjen Malang. Every day, hundreds of people arrived at dawn when it was cold and lazy to leave home - to attend the recitation. This is the opposite of the opinion that the flow is outdated, and is being abandoned. The pattern of education in the Al-Amin Sanggrahan Mosque is Traditionalism. It is based on the learning method used, the chosen learning content, the teaching position in the lesson, the position of the learners in the lesson, and the learning evaluation. However, according to the researchers, this traditional style should still be preserved. Because sometimes, when humans are fed up with all the modernity, they want to go back to the traditional things that are sometimes considered outdated and outdated.
Keywords: Traditionalism, Educational Philosophy, Recitation activit
- …
