76 research outputs found

    UPAYA PENCEGAHAN KETERLAMBATAN KM. DOBONSOLO MELALUI OPTIMALISASI KEGIATAN EMBARKASI DAN DEBARKASI PENUMPANG

    Get PDF
    ABSTRAKSI Irvan Fadillah Nurwantoro NIT: 51145220 N, 2019, "Upaya Pencegahan Keterlambatan KM. DOBONSOLO Melalui Optimalisasi Kegiatan Embarkasi dan Debarkasi Penumpang", Skripsi Program Studi Nautika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt. Ali Imran Ritonga, MM, M.Mar. dan Pembimbing II: H. Mustholiq, MM. Pelaksanaan embarkasi dan debarkasi yang cepat dan aman serta lancar merupakan tujuan utama para penumpang. Upaya tersebut di maksudkan agar kapal dan muatan serta keselamatan para penumpang bisa terjamin saat proses embarkasi dan debarkasi. Proses embarkasi dan debarkasi yang terjadi di kapal KM. DOBONSOLO sewaktu di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya adalah kurang efisiennya manajemen untuk mengatur penumpang yang akan naik dan turun, serta kurangnya fasilitas yang memadai di terminal pelabuhan.Sehingga para penumpang saling berdesakkan dan dapat mengakibatkan atau membahayakan jiwa para penumpang tersebut. Sedangkan PT. PELNI sebagai penyedia sarana transportasi pun tidak meningkatkan pelayanan–pelayanan diatas kapal, bahkan terkesan hanya mencari keuntungan tanpa memperdulikan kualitas pelayanan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, menunjukkan beberapa faktor-faktor yang menghambat jalannya proses embarkasi dan debarkasi penumpang. Faktor-faktor tersebut adalah maraknya pedagang asongan dan tidak tertibnya buruh-buruh bagasi dalam pengangkutan barang milik penumpang,merebaknya pengantar dan pengunjung yang tidak mengindahkan peraturan serta pengumuman yang telah dilakukan oleh pihak kapal sehingga terkadang mereka terbawa dalam pelayaran yang sering disebut Penumpang Tanpa Tiket (PTT), faktor yang lain adalah keterlambatan kapal sewaktu tiba di pelabuhan tujuan, faktor terakhir adalah barang bawaan penumpang yang berlebih (Over Baggage). Adapun upaya yang dilakukan oleh pihak kapal dan petugas darat adalah dengan meningkatkan kerja sama yang baik antara petugas darat dan petugas kapal sehingga dapat mendukung kelancaran proses embarkasi dan debarkasi. ABSTRACT Irvan Fadillah Nurwantoro NIT: 51145220 N, 2019, "Upaya Pencegahan Keterlambatan KM. DOBONSOLO Melalui Optimalisasi Kegiatan Embarkasi dan Debarkasi Penumpang", Nautical Study Program, Diploma IV Program, Merchant Marine Polytechnic of Semarang, 1st Advisor: Capt. Ali Imran Ritonga, MM, M.Mar. and 2nd Advisor: H. Mustholiq, MM. The fast and safe and smooth implementation of embarkation and debarkation is the main goal of the passengers. The effort is intended so that the ship and cargo and the safety of passengers can be guaranteed during the embarkation and debarkation process. The process of embarkation and debarkation that occurs on KM ships. DOBONSOLO while at the port of Tanjung Perak Surabaya was management inefficient to regulate passengers who were going up and down, as well as the lack of adequate facilities at the port terminal. So that passengers crowded together and could cause or endanger the lives of these passengers. Whereas PT. PELNI as a means of transportation also does not improve services on board, even seems to only seek profits regardless of service quality. Based on the results of the research that the author has done, it shows several factors that hinder the process of embarkation and debarkation of passengers. These factors are the rise of hawkers and the disorderly practice of baggage workers in transporting passenger property, widespread outreach and visitors who do not heed the rules and announcements made by the ship so that sometimes they are carried on a cruise which is often called a Passenger Without Tickets ( PTT), another factor is the delay of the ship when it arrives at the destination port, the last factor is excess baggage (Over Baggage).The efforts made by the ship and land officers are to increase good cooperation between land officials and ship officers so that they can support the smooth process of embarkation and debarkation

    FIG. 5 in A New Genus and Two New Species of Arboreal Toads from the Highlands of Sumatra with a Phylogeny of Sundaland Toad Genera

    No full text
    FIG. 5.—Habitat of Sigalegalephrŋnus mandailinguensis—a view of the rainforest at the edge of an inactive solphatara field on the northeastern slope of Gunung Sorikmarapi where the holotype was found (upper); and first author at the entrance of the subterranean hollow where the holotype was collected (lower).Published as part of Smart, Utpal, Sarker, Goutam C., Arifin, Umilaela, Harvey, Michael B., Sidik, Irvan, Hamidy, Amir, Kurniawan, Nia & Smith, Eric N., 2017, Herpetologica 73 (1) on pages 63-75, DOI: 10.1655/Herpetologica-D-16-00041, http://zenodo.org/record/771643

    RESIDU ANTIBIOTIK PADA DAGING AYAM BROILER DI KOTA PARIAMAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan residu antibiotik golongan tetrasiklin, makrolida dan aminoglikosida pada daging ayam broiler umur 28 hari dari 4 peternakan dengan jumlah sampel 20 ekor ayam broiler di Kota Pariaman. Sampel diuji dengan menggunakan metode uji tapis (screening test) secara bioassay. Berdasarkan hasil pengujian dari 20 sampel daging ayam broiler, tidak ditemukan keberadaan residu antibiotik golongan tetrasiklin, makrolida dan aminoglikosida ditandai dengan tidak terbentuknya daerah hambatan (zona bening) pertumbuhan bakteri uji, sehingga daging ayam broiler aman untuk di konsumsi. Kata kunci : Antibiotik, residu, tetrasiklin, makrolida, aminoglikosid

    Sistem Bagi Hasil Pada PT. Mahara Transportasi Group Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syari’ah

    Get PDF
    PT. Mahara Transportasi merupakan salah satu perusahaan transportasi yang ada di Banda Aceh, dimana perusahaan ini memiliki tiga kategori produk yaitu antar-jemput anak sekolah, taksi offline, dan taksi online. Permasalahan dalam skripsi ini adalah: (1) Bagaimana sistem pembagian keuntungan dan pengelolaan risiko kerugian yang diterapkan pada perusahaan PT. Mahara Transportasi Group? (2) Bagaimana tinjauan hukum ekonomi syari’ah terhadap penerapan bagi hasil pada perusahaan PT. Mahara Transportasi Group? Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Metode analisis adalah deskriptif analisis, yang meneliti keadaan dan kondisi pada saat sekarang berdasarkan data yang berupa kata-kata yang disusun dalam bentuk cerita. Pengumpulan data primer berupa data lapangan (field research). Pengumpulan data primer melalui tanya jawab lisan yang dilakukan secara guinden dengan perusahaan PT. Mahara Transportasi Group. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik sistem bagi hasil pada PT. Mahara Transportasi Group, walaupun diawal perjanjian tidak menyebutkan istilah akad yang digunakan, akan tetapi sistem bagi hasil yang diterapkan sesuai dengan hukum ekonomi syari’ah, baik antara sopir antar-jemput anak sekolah dengan perusahaan, antara sopir taksi offline dengan perusahaan, antara sopir taksi online dengan perusahaan, dan maupun antara Pengelola dengan pemilik perusahaan. yaitu antara pengelola dengan pemilik perusahaan, sopir antar-jemput anak sekolah, dan sopir taksi offline merupakan bentuk ‘aqad muḍārabah. Sedangkan, bagi hasil antara sopir taksi online dan perusahaan bentuk kerjasama dengan menggunakan ‘aqad Musyārakah yaitu syirkah al-‘inan

    Perancangan Aplikasi Dropshipping Produk Smartphone Berbasis Web

    Get PDF
    Need to produce an effective sales system requires a new innovation in building a system that can assist businesses in reaching market segments. Because the business activities require communication media to make a booking and storage of customer data is typed manually by employees of the company. To meet the needs of customers needed a web-based application for sales activities and customer data storage. Used in this study is a case study using the method of research and development Research and Development. Data collection techniques used were observation, interviews, and studies with primary data obtained from interviews and secondary data obtained from the data, tables, diagrams and articles and journals from previous studies. Design method used is the method Sequential Linier/Waterfall with the system modeling tool is the Unified Modeling Language (UML) and the programming language used is PHP language and MySQL as the database. Results of this study will generate a sales website that is used to meet the needs of every customer requests quickly and accurately, and is expected to assist in marketing the product

    Sistem Informasi Konsumsi Daya Listrik dengan Fitur Map Modelling (Studi Kasus Gedung Fakultas Ilmu Terapan Universitas Telkom)

    Get PDF
    Universitas Telkom adalah institusi yang giat dalam melaksanakan program Green Campus. Sebagai buktinya, Universitas Telkom menjadi peringkat ke-9 dari pemeringkatan UI Greenmetrics 2017 tingkat Nasional. Namun, dalam penerapannya, terdapat beberapa kelemahan pada kampus ini. Salah satunya adalah belum efisiennya dalam penggunaan energi listrik. Setiap bulan biaya pembayaran listrik berkisar diangka 500 juta Rupiah. Hal ini tergolong cukup besar dalam pemakaian energi listrik. Pada proyek akhir dengan judul Sistem Informasi Konsumsi Daya Listrik dengan Fitur Map Modelling (Studi Kasus Gedung Fakultas Ilmu Terapan Universitas Telkom) ini, berfungsi untuk melakukan pemantauan pada banyakanya daya listrik yang di konsumsi pada gedung Fakultas Ilmu Terapan Universitas Telkom. Sistem informasi yang dibuat, berbasis website yang akan menampilkan hasil monitoring yang telah dikirimkan oleh microcontroller melalui google firebase sebagai penyimpan database dari hasil perhitungan komponen microcontroller yang selanjutnya akan diproses agar mengahasilkan citra berbentuk pemodelan peta dari gedung Fakultas Ilmu Terapan. Setelah didapatkan datanya, maka pemodelan akan memberikan tanda berupa warna, di lantai manakah pengguna listrik terbesar di gedung Fakultas Ilmu Terapan. Dengan sistem informasi ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menurunkan konsumsi listrik di kampus Universitas Telkom, khususnya gedung Fakultas Ilmu Terapan, dan member nilai tambah kepada unit pengelola yaitu Logistik Telkom University berupa kemudahan dalam sistem monitoring dan pengontrolan pemakaian listrik. Kata kunci: Konsumsi Daya Listrik, Website, Monitorin

    Development and Optimization of SARS-CoV-2-Specific Primers for Accurate Diagnosis: A Case Study in West Sumatra - Indonesia

    Get PDF
    Background: In 2022, new cases of Covid-19 emerged, including the Omicron variant which is classified as a variant of concern (VOC). West Sumatra is one of the top ten provinces with the highest number of cases in Indonesia. This study aimed to design specific primers and optimize the PCR method that can be used for accurate detection, specifically for SARS-CoV-2 circulating in West Sumatra.Methods: This study used an in silico approach, using whole genome sequencing (WGS) data available at the global initiative on sharing avian influenza data (GISAID), and employing the Geneious Prime application which confirmed samples collected from Padang, West Sumatra, and from Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) serving as comparative sample tests. Technology development was supported by bioinformatics testing, laboratory testing, and validation methods, involving gene mining, sequence alignment, and primer design. Laboratory tests and validation included viral genomes extraction and cDNA synthesis, polymerase chain reaction (PCR) testing, and results analysis. Results: Three sets of optimal primer candidates amplified the coveted target gene was discovered, specifically, the S gene of the receptor binding domain (RBD) region.Conclusions: The primers designed through a consensus between the complete genome of the SARS-CoV-2 isolate Wuhan-Hu-1 and the WGS of the Omicron variant in Padang, West Sumatra, have successfully detected the SARS-CoV-2 virus variant in the region. The most effective temperature optimization results were achieved by testing three primer products on samples from Padang and Jabodetabek. It has significance as a valuable diagnostic tool in the primer form

    STRATEGI KOLABORASI DALAM SENI PERTUNJUKAN TRADISIONAL DI KABUPATEN SUBANG

    No full text
    Abstrak Kesenian tradisional memegang peranan dalam pencirian dan menjadi kekhasan suatu daerah. Bagi wilayah administratif yang menjadi cikal bakal suatu kesenian daerah tentu saja tidak sulit untuk menyebut istilah kesenian khas dan menjadi milik daerah tersebut. Lain halnya dengan wilayah administratif yang tidak memiliki kesenian daerah sehingga akan berusaha menciptakan sebuah kesenian untuk dijadikan sebagai kesenian khas bagi daerahnya. Beruntunglah bagi Kabupaten Subang yang menjadi cikal bakal beberapa kesenian yang terlahir dan besar di daerahnya. Tidak hanya sampai disitu, Pelestarian dan pengembangan kesenian tradisional tampak serius dilakukan. Hal tersebut terlihat dari papan nama berbagai kesenian (tradisional) di beberapa ruas jalan dalam wilayah Kabupaten Subang. Seiring berjalannya waktu tampak jelas terlihat adanya perubahan dalam pernak pernik atau tahapan pertunjukan pada beberapa seni pertunjukan tradisional. Kondisi tersebut pada akhirnya mengundang keingintahuan mengenai strategi kolaborasi apa yang membuat seni pertunjukan tradisional masih tetap diminati masyarakat Subang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analisis yang didukung dengan data lintas waktu baik dari sumber sekunder maupun dari pernyataan informan mengenai seni pertunjukan tradisional di Kabupaten Subang. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kolaborasi yang dilakukan meliputi kolaborasi lintas waktu dan lintas ruang yang masih dibatasi oleh seperangkat aturan agar kolaborasi tidak melenceng dari identitas ketradisionalannya.AbstractTraditional arts play a role in the characterization of a region. The Regency of Subang became the pioneer for inventing and creating some traditional arts. They were born and grew in the area, and their preservation and development are seriously taken into consideration. It is evident that some changes occurred over time, for example in the accessories or phase of performances at several traditional performing arts. ThisNaskah Diterima: 28 Februari 2013Naskah Disetujui: 2 April 2013condition makes the author curious about the strategy of collaboration that makes the people of Subang interested in traditional performing art. The author conducted descriptive analytical method supported by cross-time data either from primary or secondary sources. The result shows that the strategy of collaboration across time and space in traditional performing</jats:p
    corecore