1,733 research outputs found

    Sistem Informasi Penjualan di Toko Mebel Atmojo

    No full text
    Mebel Atmojo adalah suatu badan usaha yang bergerak di bidang penjualan mebel seperti kursi tamu, lemari, meja makan dan lain-lain. adalah transaksi Penjualan Mebel. Proses jual beli tersebut terdiri dari penjualan ke customer. Sedangkan untuk proses penjualanya customer memilih barang yang akan dibeli, kemudian karyawan memberikan jumlah harga yang harus di bayarkan customer. Setelah customer membayarkan jumlah harga kemudian karyawan membuatkan nota. Untuk membantu proses transaksi penjualan di Toko Mebel Atmojo maka perlu dibuatkan Sistem Informasi Penjualan yang mampu melakukan transaksi pemesanan secara online, transaksi penjualan barang, pengolahan data barang dan stok barang serta mampu mengolah laporan dengan baik. Hasil perancangan sistem informasi penjualan ini menggunakan metode pengembangan sistem waterfall. Untuk analisa kelemahan sistem menggunakan analisa PIECES, sedangkan untuk menggambarkan alur data menggunakan Unified Modeling Languange yang terdiri dari usecase diagram, activity diagram, seuence diagram dan class diagram. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Android Studio sedangkan untuk pengolahan database menggunakan MySQL. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan menggunakan blackbox testing, sistem yang dibangun dapat membantu masalah yang dihadapi di Toko Mebel Atmojo

    UPAYA MENGOPTIMALKAN KERJA INJEKTOR MESIN INDUK UNTUK PROSES PEMBAKARAN DI MV. ASIKE GLOBAL DENGAN METODE FISHBONE

    No full text
    ABSTRACT Agung Dwi Atmojo, 2017, NIT. 49124502 T, “Upaya mengoptimalkan kerja injektor mesin induk untuk kelancaran proses pembakaran di MV. Asike Global dengan metode Fishbone”, Program Diploma IV, Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Aslang, M. Pd, M.Mar.E dan Pembimbing II : Capt. Arika Palapa, M.Si.,M.Mar The injector is a tool that serves as a spray of fuel in the form of mist into the right moment is at the end of the compression stroke. The principle of fuel carburetion is pressed in liquid form with high pressure and through a very small hole in the nozzle. The better carburetion it will be the perfect combustion. Given the importance of the performance of the injector that affect the performance of the diesel engine injector are required to work optimally in spraying fuel into the cylinder. In this case I use the method of fishbone analysis to identify the problems that can result injector performance is not optimally. From this analysis produced some of the factors affecting the performance of the injector to the combustion process in the main engine. These factors are the quality and condition of fuel, spare parts used and the condition of injector used. Efforts to do that is to maintain the condition and quality of fuels, the use of original spare parts and avoid the use of spare parts reconditioning results and check the condition of the injector by taking diagram indicator on the main engine regularly. Key word: injector, optimum, methods of fishb

    Kompoisisi Karawitan Dwi Gangsa

    No full text
    Dwi Gangsa berasal dari bahasa kawi, dwi berarti dua, sedangkan gangsaadalah gamelan. Komposisi Karawitan Dwi Gangsa menggunakan medium dua ensembel gamelan yaitu Gamelan Sekaten dan sebagian ricikan Gamelan Ageng antara lain gender barung, gender penerus, gambang, rebab, siter, suling, kemanak, tambur dan kenong japan. Dua ensembel gamelan yang berbeda fungsi dan karakter ini dipadukan menjadi satu untuk mengungkapkan rasa estetik musikal hasil penciptaan.Perpaduan antara kedua ensembel gamelan yang berlainan tersebut, salah satunya juga ditujukan sebagai sebuah media simbolik. Dimana di dalam penyimbolan tersebut terdapat pemaknaan tentang multikulturalisme, yakni bagaimana dua atau lebih hal yang berlainan mampu berbaur menjadi satu dan menciptakan sebuah komposisi yang harmonis dan dinamis. Pada akhirnya, melalui pesan tersebut karya ini dihadirkan untuk dinikmati semua khalayak masyarakat dengan membawa pesan akan pentingnya arti persatuan, kebersamaan, kemanunggalan dalam keplurallitasan Indonesia. Konsep manunggaling, telah diperluas konteksnya tidak hanya tentang bagaimana manusia menjadi satu dengan Tuhannya (Hablum Minallah) melainkan juga bagaimana manusia dapat bersatu dengan manusia-manusia lainnya (Hablum Minannas). Berdasarkan pada keinginan yang kuat untuk mewujudkan konsep ini, maka diciptakanlah Komposisi Karawitan Dwi Gangsa dengan tema karya manunggal

    Komposisi Karawitan Dwi Gangsa

    No full text
    Dwi Gangsa berasal dari bahasa kawi, dwi berarti dua, sedangkan gangsa adalah gamelan. Komposisi Karawitan Dwi Gangsa menggunakan medium dua ensembel gamelan yaitu Gamelan Sekaten dan sebagian ricikan Gamelan Ageng antara lain gender barung, gender penerus, gambang, rebab, siter, suling, kemanak, tambur dan kenong japan. Dua ensembel gamelan yang berbeda fungsi dan karalcter ini dipadukan menjadi satu untuk mengungkapkan rasa estetik musikal basil penciptaan. Perpaduan antara kedua ensembel gamelan yang berlainan tersebut, salah satunya juga ditujukan sebagai sebuah media simbolilc. Dimana di dalam penyimbolan tersebut terdapat pemaknaan tentang multikulturalisme, yakni bagaimana dua atau lebih hal yang berlainan mampu berbaur menjadi satu dan menciptakan sebuah komposisi yang harmonis dan dinamis. Pada akhimya, melalui pesan tersebut karya ini dihadirkan untuk dinikmati semua khalayak masyarakat dengan membawa pesan akan pentingnya arti persatuan, kebersamaan, kemanunggalan dalam keplurallitasan Indonesia. Konsep manunggaling, telah diperluas konteksnya tidak hanya tentang bagaimana manusia menjadi satu dengan Tuhannya (Hablum Minallah) melainkan juga bagaimana manusia dapat bersatu dengan manusia-manusia lainnya (Hablum Minannas). Berdasarkan pada keinginan yang k:uat untuk mewujudkan konsep ini, maka diciptakanlah Komposisi Karawitan Dwi Gangsa dengan tema karya manunggal

    Analisis efektivitas penerimaan pajak bumi dan bangunan di kabupaten Klaten periode 1998-2002

    No full text
    ANALISIS EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KABUPATEN KLATEN PERIODE 1998-2002 Sidik Pramono Dwi Atmojo F3400074 Pajak Bumi dan Bangunan merupakan salah satu komponen dari bagi hasil pajak dan merupakan pajak pusat, namun hasil dari pungutan sebagian besar diserahkan pada daerah sebagai penerimaan daerah. Selain itu PBB merupakan pajak yang sampai sekarang masih bersifat official assessment system, sehingga untuk mengoptimalkan pemungutannya dituntut keaktifan aparatur perpajakan mulai dari pendataan obyek pajak sampai pelunasan pajak terhutang. Bagi wilayah Kabupaten Klaten, peningkatan penerimaan PBB terus dilakukan dan diharapkan akan memberikan kontribusi yang cukup berarti bagi penerimaan pendapatan daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar penerimaan PBB di Kabupaten Klaten, bagaimanakah efektivitas penerimaan PBB dan usaha-usaha yang dilakukan oleh pemerintah daerah guna meningkatkan penerimaan PBB dalam tahun penelitian yaitu tahun anggaran 1998/1999 sampai tahun anggaran 2002. Penulis sengaja mengadakan penelitian pada periode 1998- 2002 dikarenakan selama kurun waktu lima tahun terakhir ini bangsa Indonesia telah mengalami krisis ekonomi dan politik yang kemungkinan menyebabkan berkurangnya obyek PBB sehingga mengurangi jumlah penerimaan PBB. Selain itu dengan telah diberlakukannya otonomi daerah mulai tahun 2001 secara langsung juga berdampak pada penerimaan PBB di wilayah Klaten. Penulis dapat menarik kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa penerimaan PBB di Kabupaten Klaten sudah efektif, namun tingkat efektivitasnya selalu mengalami penurunan setiap tahunnya. Untuk itu penulis mengajukan saran bagi Dinas Pendapatan Daerah untuk terus mengadakan penyuluhan sampai ketingkat desa atau kelurahan secara rutin setiap tahunnya, sehingga dari penyuluhan tersebut diharapkan mampu untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mau membayar Pajak Bumi dan Bangunan

    Abstract 1122‐000190: Persistent DWI Signal for 18 Months in Ischemic Stroke Patient with Carotid Web

    No full text
    Introduction: Diagnostic tools for acute ischemic infarcts include the use of DWI sequence on MRI to identify acute infarcts is especially useful since lesions can become hyperintense on this sequence very rapidly (Albers 1998). Over the next 15 days, DWI hyperintensity slowly decreases back to isointense. In some patients, however, there is persistent DWI hyperintensity past 1 month. There are theories that these persistent areas exhibit delayed onset infarct, prolonged ischemia, or perhaps different repair processes (Rivers, et al 2006). To this day, all DWI signals have been known to resolve within a few months even for persistent hyperintensities (Rivers, et al 2006). Carotid webs are a rare form of fibromuscular dysplasia that protrudes from the intimal tissues of carotid arteries. They are shelf‐like projections that grow into the lumen and disrupt normal blood flow (Zhang, et al 2018). These outgrowths are theorized to lead to ischemic strokes due to flow stasis and subsequent embolization of clots that form (Zhang, et al 2018). There is no consensus on the best management of carotid webs, and secondary prevention of recurrent strokes range from medical management to carotid stenting. Methods: This is a case report, and information for the patient was gathered through review of medical records on the EMR. Results: We present a case of ischemic stroke in the right basal ganglia/corona radiata, who presented with left sided weakness. The patient was found to have prediabetes, HTN, and HLD. However, she had recurrence of her symptoms over the next 18 months (figure 1). Repeat MRIs showed persistent DWI hyperintensity that slowly decreased in size and signal intensity over this period but in the same area as the initial infarct. The rest of the work up was only significant for a carotid web in the right internal carotid artery identified on conventional angiography. Ultimately she was managed with medical therapy including aspirin, statin, and antihypertensives. Conclusions: It is unclear whether the carotid web is associated with persistent DWI for such an extended time frame. There is very little research that explores the pathophysiology of ischemic strokes from carotid webs. In addition, there is even less information about the physiology of an evolving infarct that shows persistent DWI signals for such an extended time frame. Further studies that look into carotid webs may help us understand the best long term management in such patients. Future studies that explore the physiology of ischemic strokes that show such persistent DWI signals may elucidate and perhaps expand upon current management options and possibly identify new areas for intervention

    Strike Three Yer Out!? : Examining the Constitutional Limits on the Use of Prior Uncounseled DWI Convictions to Impose Mandatory Prison Sentences on Repeat DWI Offenders

    No full text
    This Comment examines the constitutional implications of using prior uncounseled DWI convictions to incarcerate repeat DWI offenders. The Comment reviews the Supreme Court decisions that established the right to court-appointed counsel for the indigent accused and examines the federal constitutional limitations on the collateral use of prior uncounseled DWI convictions. It also critically evaluates state court decisions involving the collateral use of prior uncounseled DWI convictions. The author concludes that, because an uncounseled conviction is inherently unreliable, it should not be used to mandatorily incarcerate a DWI repeat offender

    KAJIAN NEW HISTORISME DALAM NOVEL HATI SINDEN KARYA DWI RAHYUNINGSIH: A Study Of New Historicism In The Novel Of Hati Sinden By Dwi Rahyuningsih

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini menggunakan perspektif new historisme dengan tujuan untuk mengidentifikasi sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Data dalam penelitian berupa teks, baik berupa kata, kalimat, atau wacana yang sesuai dengan rumusan masalah. Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang diterbitkan oleh Diva Press pada tahun 2011. Instrumen dalam penelitian ini yaitu penulis yang berorientasi pada penelitian tentang sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan yaitu baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu kategorisasi, deskripsi, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih terdapat representasi sejarah Indonesia yaitu tentang Partai Komunis Indonesia. Kedua, representasi unsur budaya dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang terdiri dari unsur budaya pada sistem kesenian, sistem mata pencaharian hidup, dan sistem kepercayaan. Abstract: This research used new historicism perspective with the aim of identifying Indonesian history and culture in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih. The data in this research is the form of text, either the form of words, sentences, or discourse in accordance with the formulation of problem. The data source in this research is novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, published by Diva Press in 2011. The instrument in this research is the author who oriented towards research on Indonesian history and culture in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih. The data collection technique in this research was carried out in two stages, namely reading and taking notes. The data analysis technique was carried out in three stages, namely categorization, description, and presentation of the data. The results show that first, in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, there is a representation of Indonesian history, namely the Indonesian Communist Party. Second, the representation of cultural elements in the novel of Hati Sinden by Dwi Rahyuningsih, which consists of cultural elements in the art system, livelihood system, and belief system.Penelitian ini menggunakan perspektif new historisme dengan tujuan untuk mengidentifikasi sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih.  Data dalam penelitian yaitu berupa teks, baik berupa kata, kalimat, atau wacana yang sesuai dengan rumusan masalah. Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang diterbitkan oleh Diva Press pada tahun 2011. Instrumen dalam penelitian ini yaitu penulis yang berorientasi pada penelitian tentang sejarah dan budaya Indonesia dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan yaitu baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu kategorisasi, deskripsi, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih terdapat representasi sejarah Indonesia yaitu tentang Partai Komunis Indonesia. Kedua, representasi unsur budaya dalam novel Hati Sinden karya Dwi Rahyuningsih yang terdiri dari unsur budaya pada sistem kesenian, sistem mata pencaharian hidup, dan sistem kepercayaan

    IDENTIFIKASI KERUSAKAN PRESSURE RELIEF VALVE PADA TANGKI MUATAN GAS DI MT. GAS KALIMANTAN

    No full text
    Tomy Dwi Nugroho, NIT.51145485.T, 2018 “Identify damage of pressure relief valve on gas carrier in MT. GAS KALIMANTAN ", Program of Diploma IV, , Marchant Marine Polytechnic of Semarang, 1st Supervision: Achmad Wahyudiono. M.M. , M.Mar.E and 2nd Supervision: Poernomo Dwi Atmojo. SH. MH. Pressure relief valve is an instrument that works when there is overpressure on the inlet nozzle. In the design to be open proportionally when there is an abnormal (in this case (over pressure) on a plant and will close when the plant back to normal (normal pressure). Mean of Damage pressure relief valve in here is, the pressure relief valve not closed back after the pressure is drop when the tank is overpressure. The method used in this thesis is.fishbone analysis and fault tree analysis. The method as to determine the problem factors and events that exist in the problem. The problem formulation of this research is. The cause of damage to the relief valve, how the impact caused from the damage of the relief valve on the cargo tank, and how the handling efforts to be done to overcome the damage to the relief valve. Based on the results of this study concluded that the cause of damage to the pressure relief valve is a leakage on the pilot supply line and accompanied by the increase in pressure in the tank of the estuary due to the thermal expansion (heat expansion). The impacts of the causal factors are the loss of cargo evaporating the air and the damage of supporting equipment in the cargo tank, and the attempts to avoid and handle the event are by routine checks and maintenance. And if the incident happens immediately do the closure manually after the pressure decreases. That is, by pushing the seat cover using nitrogen gas on the nozzle located in the body pressure relief valve. Key Words :Identification, Damage, Pressure relief valv

    LAPORAN AKHIR PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) E080 SD NEGERI MINOMARTANI 2

    No full text
    Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan kegiatan yang bertujuan memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam bidang pembelajaran di sekolah dalam rangka mengembangkan kompetensi kependidikan. Pelaksanaan PPL memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama studi kedalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. PPL di SD Negeri Minomartani 2 dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus hingga 12 September 2015. PPL terfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pembelajaran. Kegiatan yang dilaksanakan selama PPL meliputi aktivitas mengajar dan non mengajar. Bentuk kegiatan mengajar terdiri dari dua jenis, yaitu praktik mengajar terbimbing dan ujian praktik mengajar. Praktik mengajar terbimbing dilaksanakan empat kali dan ujian praktik mengajar dilaksanakan dua kali. Sebelum mengajar, mahasiswa harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran lengkap dengan lampiran dan media pembelajaran. Setiap Rencana Pelaksanaan Pembelajaran harus dikonsultasikan dengan Guru Pembimbing Lapangan. Kegiatan non mengajar meliputi ekstrakurikuler pramuka, pendampingan membaca menulis berhitung, pelatihan menari, pelatihan tata upacara bendera, serta mengerjakan administrasi sekolah dan perpustakaan. Kegiatan PPL berjalan dengan baik, mahasiswa belajar memahami karakteristik siswa yang berbeda-beda, memecahkan masalah yang ditemukan dikelas, serta menerapkan metode pembelajaran yang aktif inovatif efektif dan menyenangkan bagi siswa
    corecore