1,721,861 research outputs found
Asdar Muis RMS dalam Perteateran Makassar
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Siapa Asdar Muis RMS dalam perteateran Makassar, (2) Karya Asdar Muis RMS dalam perteateran Makassar, (3) Gaya Teater Asdar Muis RMS dalam perteateran Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian disimpulkan : (1).Asdar Muis Lahir di Pangkep, Sulawesi Selatan, 13 Agustus 1963. Pengetahuan teater di masa kecil yang diperoleh dari ibunya yang berprofesi sebagai guru teater, merupakan “warisan sosial” dari keluarga. Secara genetis kesenimanannya diturunkan dari darah ibunya. Ia adalah sosok seniman teater yang memilki kesadaran diri, bahwa pendidikan dan pengetahuan itu sangat penting untuk mendukung profesi yang dilakoninya. Ilmu yang diperolehnya baik saat di Asdrafi dan di jurusan Sosiologi Pascasarjana Program Magister Universitas Hasanuddin diaplikasikan dalam setiap pertunjukan teater di berbagai tempat. Ia memiliki kesadaran tinggi untuk mengembangkan ilmunya melalui dunia teater dengan mendirikan “Komunitas Sapi Berbunyi“. (2) Karya-karya Asdar Muis RMS mengandung nilai-nilai budaya Sulawesi Selatan, dan sangat mewarnai perteateran di Makassar. Nilai-nilai budaya tersebut dibuktikan dalam karya-karyanya, antara lain: “Perut Bicara”, “Meraja di Negeri Leluhur”, “Sawerigading Gagap Pulang Kampung”, “Tragedi Pakaian Dalam”, “Kabar dari Pelaut” dan beberapa pentas yang tidak diarsipkan dalam bentuk naskah seperti pentas dalam bus Damri, dalam WC, di Empang, di jalan raya, di pulau dan di depan kantor instansi pemerintahan. Hal ini membuktikan bahwa Asdar Muis RMS memiliki kesadara diri dan kesadaran ruang sebagai seniman Sulawesi Selatan yang menghargai kebudayaannya dalam melahirkan karya teater.(3) Gaya teater Asdar Muis RMS dalam perteateran Makassar, yaitu gaya teater “Legislatif”, dan menjadi konsep teaternya yaitu sebuah gaya pertunjukan dengan memanfaatkan tiga konsep, yaitu sadar diri, sadar ruang, dan sadar bentuk. Pemainnya dapat berinteraksi dengan penonton. Melalui pemainnya, ia melakukan aksi teater dengan mengkritisi ketimpangan sosial, mengecam tindakan kekerasan, dan mengecam ketidakadilan. Asdar Muis RMS termasuk seniman yang memiliki ideologi untuk menyadarkan penguasa untuk melakukan keberpihakan kepada masyarakat bawah atau orang-orang miskin.
Kata Kunci: Asdar Muis RMS, Perteateran
An airborne meteorological data collection system using satellite relay (ASDAR)
The National Aeronautics and Space Administration (NASA) has developed an airborne data acquisition and communication system for the National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). This system known as ASDAR, the Aircraft to Satellite Data Relay, consists of a microprocessor based controller, time clock, transmitter and antenna. Together they acquire meteorological and position information from existing aircraft systems on B-747 aircraft, convert and format these, and transmit them to the ground via the GOES meteorological satellite series. The development and application of the ASDAR system is described with emphasis on unique features. Performance to date is exceptional, providing horizon-to-horizon coverage of aircraft flights. The data collected is of high quality and is considered a valuable addition to the data base from which NOAA generates its weather forecasts
EFEKTIVITAS E-LEARNING QUIPPER SCHOOL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas e-learning Quipper School dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada masa pandemi Covid 19. Penelitian dilaksanakan dengan tindakan kelas. Kegiatan tindakan melalui perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian didapatkan melalui proses observasi, hasil belajar, dan pendokumentasian. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021. Subyek penelitian yakni kelas XI IPA² dengan jumlah 31 siswa. Analisis data yang diterapkan yakni teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian mengenai pelaksanaan Quipper School dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terbukti efektif. Siklus I hasil belajar siswa 66,29% dan siklus II meningkat 83,32%. Peningkatan proses hasil belajar siklus I ke siklus II yakni 17,03%. Hasil belajar siswa dalam menganalisis teks pada siklus I hanya 62,06% dan pada siklus II meningkat menjadi 93,10%. E-learning Quipper School efektif meningkatkan perhatian dan proses hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia pada masa pandemi Covid-19
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Kamran Asdar Ali, Surkh Salam: Communist Politics and Class Activism in Pakistan 1947-1972
In his “red salute” to Communism in Pakistan, Surkh Salam: Communist Politics and Class Activism in Pakistan (1947-1972), Kamran Asdar Ali traces the early history of the Communist party and its politics in the country. Ali focuses on three main sites of radical politics during the period under review: the Communist Party of Pakistan (henceforth the CPP); progressive literature, writers and their literary movements; and labor formations (of the early 1970s) in Karachi. From these three sites,..
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
PENGARUH PEMBINAAN PRAMUKA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI PANTI ASUHAN HIDAYATULLAH KELURAHAN PAROPO KOTA MAKASSAR
Asdar. Pengaruh Pembinaan Pramuka Terhadap Pembentukan Karakter Anak di Panti Asuhan Hidayatullah Kelurahan Paropo Kota Makassar.Skripsi. Dibimbing oleh Dra. Isiyani Idrus, M.Si dan Suardi. S.Pd, M.Pd Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Penelitian ini mengkaji tentang Pengaruh Pembinaan Pramuka Terhadap Pembentukan Karakter Anak di Panti Asuhan Hidayatullah Kelurahan Paropo Kota Makassar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah ada pengaruh pembinaan pramuka terhadap pembentukan karakter anak di Panti Asuhan Hidayatullah Kelurahan Paropo Kota Makassar”. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh pembinaan pramuka terhadap pembentukan karakter anak di Panti Asuhan Hidayatullah Kelurahan Paropo Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh anak yang di Panti Asuhan yang terdiri dari 20 SD dan 20 SMP. Sampel yang digunakan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket. Dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik regresi. Hasil penelitian tentang pengaruh pembinaan pramuka terhadap pembentukan karakter anak di Panti Asuhan Hidayatullah Kelurahan Paropo Kota Makassar menunjukkan bahwa: pembinaan dengan empat aspek, yaitu: bina diri, bina satuan dan bina masyarakat berjalan memberikan sumbangsi positif terhadap pembentukan karakter anak dengan dimensi: karakter privat dan karakter public, karakter cerdas, karakter baik, dan karakter bangsa dengan tingkat signifikasi 0.003. kemudian dilihat dari t-hitung sebesar 7.166 dan t-tabel sebesar 2.086. sehingga dapat disimpulkan bahwa: ada pengaruh signifikan pembinaan pramuka terhadap pembentukan karakter anak di panti asuhan hidayatullah kelurahan paropo kota Makassar
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BIOGRAFI MELALUI PENERAPAN STRATEGI KEEP ON LEARNING SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 14 BULUKUMBA
Penelitian bertujuan untuk mendeskripsian peningkatan keterampilan siswa dalam menulis teks biografi melalui strategi keep on learning. Penelitian dilaksanakan melalui proses tindakan kelas. Tindakan kelas dilakukan dalam dua siklus dengan dua kali petemuan setiap siklus. Data penelitian didapatkan melalui teknik pengamatan dan tehnik penugasan. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Bulukumba. Instrument penelitian yang digunakan berupa lembar pengamatan dan lembar kerja siswa. Hasil penelitian dapat dideskripsikan bahwa penerapan strategi keep on learning meningkatkan keterampilan menulis teks biografi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Bulukumba. Keterampilan menulis teks biografi yang diperoleh siswa pada siklus I yang tuntas hanya 11.53% dari 26 siswa. Siklus II mengalami peningkatan ketuntasan belajar menjadi 25 siswa (96,15%). Penerapan strategi keep on learning dapat meningkatkan keterampilan siswa menulis teks biografi. Oleh karena itu, penggunaan model ini tetap dipertahankan dalam pembelajaran bahasa Indonesia
- …
