1,721,537 research outputs found

    Analysis of Intrinsic Elements of the Drama Script Kanekes by Dc Aryadi

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur intrinsik yang terkandung dalam naskah drama Kanekes karya DC Aryadi. Rumusan Masalah: Bagaimana analisis unsur intrinsik dalam naskah drama Kanekes karya DC Aryadi dengan pendekatan strukturalisme? Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta studi literatur. Analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi data, menginventarisasi data, mengklasifikasikan data, menganalisis data menurut teori yang diacu, dan menyimpulkan hasil analisis. Metodologi penelitian deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan strukturalisme Levi Strauss. Berdasarkan hasil kajian naskah drama Kanekes karya DC Aryadi, analisis unsur intrinsik meliputi alur, penokohan, latar, dialog, tema, dan moral menunjukkan adanya keterkaitan yang erat antar unsur dalam membangun narasi dan pesan cerita. . Dari kesimpulan tersebut diketahui bahwa naskah drama Kanekes karya DC Aryadi terdiri dari enam unsur yang membangunnya

    ANALISIS UNSUR INTRINSIK NASKAH DRAMA KANEKES KARYA DC ARYADI

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, memahami, dan mendeskripsikan unsur intrinsik dan hubungan antar unsur intrinsik yang membangun yang terdapat dalam naskah drama Kanekes karya DC Aryadi. Rumusan Masalah 1. Bagaimana analisis unsur intrinsik pada naskah drama Kanekes karya DC Aryadi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan Studi Kepustakaan. analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi data, interventarisasi data, klasifikasi data, analisis data sesuai dengan teori yang dirujuk, dan menyimpulkan hasil analisis. metodologi penelitian deskriptif kualitatif, menggunakan pendekatan strukturalisme levi strauss. Berdasarkan hasil penelitian pada naskah drama Kanekes karya DC Aryadi, analisis unsur intrinsik meliputi alur, penokohan, latar, dialog, tema, dan amanat telah menunjukkan adanya keterkaitan erat antar-unsur dalam membangun narasi dan pesan cerita. Berdasarkan hasil analisis dan kesimpulan, dari simpulan tersebut diketahui bahwa naskah drama Kanekes Karya DC Aryadi terdiri atas enam unsur yang membangun. Naskah drama yang baik adalah naskah drama yang terdiri dari unsur-unsur lengkap yang membangun naskah itu sendiri. Melakukan analisis strukturalisme bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu diperlukan keseriusan dan ketelitian dalam memahami sebuah karya sastra agar didapat hasil yang maksimal

    PENGARUH APLIKASI PUPUK BIO P 2000 Z DENGAN PENAMBAHAN PHOSMIT PADA CABAI RAWIT (Capsicum frutescens) YANG DITANAM PADA MEDIA TANAH ULTISOL

    Full text link
    PENGARUH APLIKASI PUPUK BIO P 2000 Z DENGAN PENAMBAHAN PHOSMIT PADA CABAI RAWIT (Capsicum frutescens) YANG DITANAM PADA MEDIA TANAH ULTISOL Muhammad Romsi Aryadi (11980212500) Di bawah bimbingan Nida Wafiqah Nabila M. Solin dan Penti Suryani INTISARI Tanah ultisol merupakan tanah marginal yang kurang produktif jika ditanam cabai rawit. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan menggunakan pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis terbaik antara perlakuan pemberian pupuk organik cair ke tanaman cabai rawit yang ditaman pada tanah ultisol. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Penelitian ini dilaksanakan bulan Desember hingga Maret 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian pupuk Bio P 2000 Z dan Phosmit dengan perlakuan A6 dengan dosis 2,9 ml/l berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman cabai rawit yang ditanam pada media tanah ultisol dan perlakuan A5 dengan dosis 2,6 ml/l berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, bobot buah pertanaman dan jumlah buah pertanaman. Kata Kunci : berat buah, dosis pupuk, pupuk organik, produktif tanaman, tanah margina

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore