1,720,965 research outputs found
You Are a Leader! Menjadi Pemimpin Dengan Memanfaatkan Potensi Terbesar yang Anda Miliki: Kekuatan Memilih!
Suatu ketika kebakaran di sebuah rumah. Di dalam rumah naas itu seorang pemuda tidur dengan sangat nyenyak. Seorang lelaki masuk dan mencoba membawa pemuda itu keluar melalui jendela. Tidak bisa. Dia mencoba lagi melalui pintu. Tidak bisa juga. Pemuda itu terlalu besar dan berat. Lelaki tersebut hampir saja putus asa ketika ada seseorang yang memberikan saran, Bangunkan pemuda itu, dia bisa keluar sendiri.
Cerita sederhana ini memuat satu pelajaran penting bagi kita. Setiap orang sebenarnya adalah pemimpin. Sayangnya, banyak orang yang tidak sadar. Mereka sedang tertidur, mungkin sepanjang hidupnya. Untuk membangunkan mereka, sebetulnya tidaklah sulit. Anda hanya perlu memperkenalkan satu kata kunci, yaitu choice yang berarti pilihan. Siapa pun Anda, begitu sadar bahwa Anda punya pilihan, seketika itu juga Anda akan memegang kendali hidup Anda. Anda akan langsung berubah dari objek menjadi subjek, dari seorang korban menjadi seorang pemimpin.
Buku ini merupakan salah satu upaya untuk membangunkan dan menyadarkan Anda akan potensi terbesar yang Anda miliki dalam hidup ini: Kekuatan Memilih
Life is beautiful = sebuah jendela untuk melihat dunia
Benarkah hidup itu indah? Di mata seorang wanita tua, yang terjadi justru sebaliknya: Hidup begitu menyedihkan! Wanita ini menangis kala hujan maupun panas. Seorang lelaki merasa iba dan bertanya, `Mengapa Ibu menangis?` Wanita itu menjawab, `Aku punya dua putri, yang sulung menjual sepatu kain dan yang bungsu menjual payung. Bila hujan turun, aku sedih memikirkan putri sulungku yang sepatu kainnya tak laku. Sebaliknya bila hari panas, aku sedih memikirkan putri bungsuku yang payungnya tak laku.` Mendengar itu lelaki tadi berkata, `Sekarang coba pikirkan yang sebaliknya. Kalau hujan turun pikirkan putri bungsumu. Pasti payungnya banyak terjual. Sebaliknya kalau cuaca cerah pikirkan putri sulungmu. Bukankah sepatu kainnya akan laku keras?` Wanita itu mendengarkan nasihat itu dengan sungguh-sungguh dan sejak itu ia tak pernah menangis lagi. Ia selalu bersyukur dan tertawa setiap saat. Sebuah perubahan besar akan terjadi kalau kita mengubah cara kita melihat dunia. dengan gaya bercerita dan bertutur yang sangat inspiratif, buku ini akan menunjukkan sisi-sisi kehidupan yang teramat indah. Membaca buku ini akan membuat Anda sadar bahwa keindahan bukanlah terletak pada sesuatu itu sendiri tetapi pada �jendela� yang kita gunakan untuk melihat dunia
Life is Beautiful : Sebuah Jendela untuk Melihat Dunia
Benarkah hidup itu indah. Di mata seorang wanita tua yang terjadi justru sebaliknya Hidup begitu menyedihkan. Wanita ini menangis kala hujan maupun panas. Seorang lelaki merasa iba dan bertanya Mengapa Ibu menangis Wanita itu menjawab Aku punya dua putri yang sulung menjual sepatu kain dan yang bungsu menjual payung. Bila hujan turun aku sedih memikirkan putri sulungku yang sepatu kainnya tak laku. Sebaliknya bila hari panas aku sedih memikirkan putri bungsuku yang payungnya tak laku. Mendengar itu lelaki tadi berkata sekarang coba pikirkan yang sebaliknya. Kalau hujan turun pikirkan putri bungsumu. Pasti payungnnya banyak terjual. Sebaliknya kalau cuaca cerah pikirkan putri sulungmu. Bukankah sepatu kainnya akan laku keras. Wanita itu mendengarkan nasihat itu dengan sungguh-sungguh dan sejak itu ia tak pernah menangis lagi. Ia selalu bersyukur dan tertawa setiap saat. Sebuah perubahan besar akan terjadi kalau kita mengubah cara kita melihat dunia. Dengan gaya bercerita dan bertutur yang sangat inspiratif buku ini akan menunjukkan sisi-sisi kehidupan yang teramat indah. Membaca buku ini akan membuat Anda sadar bahwa keindahan bukanlah terletak pada sesuatu itu sendiri tetapi pada jendela yang kita gunakan untuk melihat dunia.xxvi + 262 hlm.; 14 x 21 C
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
