80 research outputs found

    IDENTIFIKASI WAJAH MENGGUNAKAN KLASIFIKASI DYNAMIC TIME WARPING

    No full text
    Di era modern saat ini, banyak organisasi-organisasi, institusi maupun perusahaan yang membutuhkan adanya identifikasi dan verifikasi akan identitas seseorang. Teknologi berperan dalam sistem biometrika, yaitu pengenalan identitas yang dapat dipercaya. Pengenalan sistem biometrika sebagai salah satu sistem identifikasi telah berkembang dengan pesat, salah satu yang digunakan adalah berdasarkan identifikasi wajah. Wajah memiliki karakteristik yang unik untuk digunakan pada pengenalan identitas yang berupa garis-garis pada permukaan wajah dan geometri wajah. Biometrika wajah yang memiliki karakteristik unik dapat di terapkan untuk proses identifikasi wajah berdasarkan tiap-tiap ciri wajah yang dimiliki seseorang. Pengenalan identifikasi wajah ini merupakan pengenalan biometrika yang menggunakan bentuk fisik manusia yang diwakili oleh citra permukaan wajah. Pada penelitian ini, diimplementasikan sistem identifikasi menggunakan biometrika wajah dan geometri wajah dengan metode ekstraksi fitur operasi blok dan kode rantai. Metode operasi blok digunakan untuk mengekstraksi fitur dari garis-garis pada permukaan wajah. Sedangkan kode rantai digunakan untuk mengekstraksi fitur dari bentuk wajah (geometri wajah). Kedua fitur tersebut yang dihasilkan akan digabungkan menjadi fitur baru, yaitu fitur gabungan. Pada proses pengklasifikasiannya akan digunakan metode DTW (Dynamic Time Warping). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keakuratan citra yang nantinya bisa digunakan untuk identifikasi personal pada ­ sistem otentifikasi

    ANALISIS KEPUASAN PENGUNJUNG PADA PT TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL DITINJAU DARI KUALITAS PELAYANAN

    No full text
    FEBRI CHOLID MUHTADI. 2015. 8223128284. Analisis Kepuasan Pengunjung pada PT TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL Ditinjau Dari Kualitas Pelayanan.Program studi DIII manajemen pemasaran. Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Jakarta. This paper has purpose to know about the impact service quality of customer satisfaction in PT Taman Impian Jaya Ancol. The writer take the title to find out how the impact of service quality on satisfaction. The method used is a descriptive analysis with searching trought library,observation and quetioner. Technical analysis used of data is descriptive analysis, the data has been collected will be processed with SPSS. In this study the author used technical data analysis correlation. From the results of this study it can be concluded that the prence of a positive relationship between service quality on customer satisfaction by 5,293 and the magnitude of impact of service quality to customer PT Taman Impian Jaya Ancol conducted customer satisfaction levels by 29,2% while the remaining 70,8% influenced by other factors

    PELAKSANAAN ADMINISTRASI PEMBERIAN KREDIT UMUM PEDESAAN (KUPEDES) SEKTOR PERTANIAN PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA UNIT SEMPUSARI CABANG JEMBER

    No full text
    Reward internal dan reward eksternal merupakan segala bentuk pembayaran atau balas jasa yang diberikan kepada seseorang atas hasil pekerjaan yang dilakukan. Reward dirancang organisasi untuk dapat memuaskan karyawan sebagai penghargaan atas kontribusi pekerja. Karyawan yang merasa puas terhadap http://digilib.unej.ac.id http://digilib.unej.ac.id http://digilib.unej.ac.id http://digilib.unej.ac.id pekerjaannya akan memberikan dampak positif dalam kehidupannya. Karyawan bersedia terlibat dalam organisasi dengan sungguh-sungguh dan berkeinginan untuk bergabung dengan organisasi dalam waktu yang panjang. Hal ini merupakan bentuk komitmen terhadap organisasi. Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk menguji dan menganalisis pengaruh reward internal terhadap kepuasan kerja; 2) untuk menguji dan menganalisis pengaruh reward eksternal terhadap kepuasan kerja; 3) untuk menguji dan menganalisis pengaruh reward internal terhadap komitmen organisasi; 4) untuk menguji dan menganalisis pengaruh reward eksternal terhadap komitmen organisasi; dan 5) untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi. Populasi dalam penelitian berjumlah 46 orang dan sekaligus bertindak sebagai sampel. Variabel bebas penelitian ini adalah reward internal (X1) dan reward eksternal (X2); variabel terikat kepuasan kerja (Y1) dan komitmen organisasi (Y2). Alat analisis yang digunakan adalah path analysis (analisis jalur), teknik confirmatory factor analysis dan uji signifikan regression weight (uji signifikan faktor bobot)

    Game Edukasi Mengenal Dan Membaca Bahasa Arab

    No full text
    Di dunia ini terdapat beragam bahasa salah satunya adalah bahasa Arab. Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa tertua didunia. Saat ini khususnya di Indonesia, pembelajaran bahasa Arab kepada anak-anak sangat sulit untuk terapkan. Hal ini terjadi karena kurangnya minat pada anak-anak, media pembelajaran tentang bahasa Arab yang kurang menarik dan adanya pembelajaran secara teoritis pada anak-anak. Game edukasi merupakan suatu aplikasi permainan yang dirancang untuk memberikan suatu pendidikan atau pembelajaran kepada pemainnya dan dapat dijadikan sebagai media pembelajaran. Penyusunan aplikasi game ini menggunakan metodologi penelitian perangkat lunak dengan menggunakan metode waterfall dan untuk pemodelan data menggunakan metode pemodelan berorientasi objek serta Algoritma BFS (Breadth First Search) dan DFS (Depth First Search) dalam penggunaan kecerdasan buatan. Setelah melalui tahapan yang sesuai dengan metode pengembangan yang dipilih, maka dalam pengimplementasian game edukasi ini memiliki tindak lanjut pengujian sistem yang terdiri dari pengujian alpha dimana pengujian ini menggunakan black box yang berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak dan pengujian beta yaitu pengujian lapangan dengan memberikan kuisioner kepada masyarakat umum. Setelah dilakukan pengujian alpha dan beta, maka dapat diambil kesimpulan bahwa secara fungsional sistem sudah dapat menghasilkan hasil yang diharapkan, dengan tampilan aplikasi game yang cukup menarik dan dapat dijadikan sebagai media pembelajaran

    CONVERSATION ANALYSIS ON THE INTERVIEW BETWEEN NEWS REPORTER OF NEW YORK TIMES AND AUTHOR ON BESTSELLER NOVELS

    No full text
    The tesis entitled “Conversation Analysis on the Interview between News reporter of New York Times and Author on Bestseller Novels” is aimed at describing the aspects of conversation found in that interview. Those are opening and closing, adjacency pair, topic management and turn taking. This study uses a descriptive qualitative method to study the problem, because this study has a purpose to describe and analyze the aspects of conversation in an interview. The data were taken from written data of news interview of news reporter and author in Stuart Wood’s (author) official webpage. The speakers are a news reporter and author. The conversation was an English dialogue in formal conversation. The result showed that there is no opening and this interview because the interviewer directly asked question to the author. The closing is indicated by the preclosing” “Anything else you’d like to say to readers?”. Then, it was followed by the answer of the interviewee or the novel’s author. The dominant adjacency pair found in this interview is question-answer. The topic discussed in this interview is only one that is about the novel wriitten by the author. The initiator of the topic is interviewer by asking something to the interviewee. The topic is developed by the interviewee by giving answer to the interviewer. There are 114 turn takings in the conversation: 57 times from the interviewer and 57 times form the interviewee. In this conversation there is no dominant person or less dominant person because both of them gives the same turns. Beside that, the form of the conversation is just question and answer. So, the turn taking just happened when the interviewer gives question to the interviewee

    ANALISIS STRATEGI BERSAING PADA INDUSTRI SONGKOK UD. ASWAD DAN SON DI DESA BUNGAH GRESIK

    No full text
    Pertumbuhan ekonomi pada usaha kecil dan menengah (UKM) sangatlah memilii peranan yang sangat penting dalam permbagunan ekonomi. Salah satunya yaitu di UD Aswad dan Son merupakan usaha kecil dan menengah kerajinan songkok yang berada di Wilayah Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. UD Aswad dan Son  ini didirikan pada tahun 1986 oleh Bapak H. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan kondisi objektif di UD Aswad dan Son, menganalisis posisi keunggulan bersaing menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan maka dapat simpulkan faktor-faktor kekuatan (strengths) mempunyai nilai skor sebesar 2.49, faktor-faktor kelemahan (weaknesses) mempunyai nilai skor sebesar 0.50, peluang sebesar 2.64 dan ancaman sebesar 0.42 yang berarti UD Aswad dan Son mempunyai kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan faktor kelemahan dalam menentukan strategi pemasaran dalam meningkatkan daya saing. Sedangkan dalam menentukan pilihan strategi pada diagram cartecius ditunjukkan ada kuandran IB yang merupakan stable growth dengan skor S < O yaitu peluang pasar sangat berpengaruh pada UD. Aswan dan Son

    Aplikasi Berbasis Web Untuk Perhitungan Potensi Tangkapan Lestari (maximum Sustainabel Yield) Dengan Metode Schaefer Di Pusat Penelitia Informatika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bandung

    No full text
    Lembaga ilmu pengetahuan Indonesia atau sering disingkat LIPI adalah lembaga pemerintah non-departemen yang bertugas mengkoordinasi serta melakukan penelitian ilmiah di Indonesia

    Representasi Perempuan Jawa pada Novel Canting Karya Arswendo Atmowiloto dalam Diskursus Feminisme

    No full text
    ABSTRAK Wardana, Febri Putra. 2017. Representasi Perempuan Jawa pada Novel Canting Karya Arswendo Atmowiloto dalam Diskursus Feminisme. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd. Kata Kunci: perempuan Jawa, novel Canting, domestik dan publik             Perempuan Jawa dalam penulisan ini merupakan perempuan yang lahir dalam kultur Jawa dan dididik serta dibesarkan dalam lazimnya masyarakat patriarki. Peran perempuan Jawa yang tercermin pada novel Canting karya Arswendo Atmowiloto cukup menarik. Perempuan Jawa ditampilkan secara dominan dan superior. Perempuan Jawa dapat menguasai ruang domestik dan ruang publik secara bersamaan. Sikap yang ditunjukkan perempuan Jawa dengan sifat sabar, pasrah, hubungan baik kepada masyarakat, serta pekerja keras ditampilkan dan diceritakan dengan baik oleh Arswendo. Adapun fokus penelitian adalah peran perempuan Jawa dalam ruang domestik dan publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dalam diskurus feminis. Tahapan penelitian ini meliputi; (1) memilih dan menentukan buku novel, (2) membaca sumber data yang berupa buku novel, (3) pengolahan data, yang terdiri dari ketegorisasi dan reduksi data, (4) penyajian data (5) interpretasi data, mendeskripsikan dan memaparkan hasil analisis sesuai data yang ditemukan dan fokus penelitian. (6) kesimpulan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen. Dokumen yang berisikan data-data penelitian. Selanjutnya, prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara: (1) penulis menentukan objek kajian berupa novel Canting, (2) membaca kritis novel ‘Canting’ untuk memahami keseluruhan cerita, (3) mengambil kutipan berupa deskriptif, naratif, atau dialog yang sesuai dengan fokus penelitian, (4) mengklasifikasikan data sesuai dengan fokus penelitian, (5) menganalisis dan menafsirkan data untuk menemukan representasi perempuan Jawa. Berdasarkan analisis data diperoleh tiga simpulan. Pertama, perempuan Jawa dalam novel Canting memegang superioritas pada ruang domestik yang tidak dimiliki laki-laki. Kedua, perempuan Jawa dalam novel Canting memegang ruang publik yang pada umumnya dipandang sebagai wilayah maskulinitas. Ketiga, perempuan Jawa dapat menyelaraskan kedua ruang domestik maupun publik dengan seimbang.               ABSTRACT Wardana, Febri Putra. 2017. Representation of Javanese Women in Novel “Canting” by Arswendo Atmowiloto on Discourse Feminism. Thesis, Department of Indonesian Literature, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor: Prof. Dr. Maryaeni, M.Pd. Keywords: Javanese women, novel Canting, domestic and public Javanese women are women born in Javanese culture and in patriarchal society. The role of Javanese women reflected in novel Canting by Arswendo Atmowiloto is quite interesting. Javanese women are shown to be dominant and superior. Javanese women can control domestic space and public space simultaneously. The attitude shown by Javanese women with patience, submissiveness, good relationships to the community, and hard workers is well presented and told by Arswendo. The focus of this research is the role of Javanese women in domestic and public spaces. This research uses descriptive qualitative research method with feminist discourse. Stages of this research include; (1) selecting and defining novel books, (2) reading data sources in the form of novel books (3) data processing, consisting of data categorization and data collection, (4) data presentation (5) data interpretation, according to the data found and the focus of the study. (6) conclusions. Data collection is done through document studies. Documents containing the research data. Furthermore, the data collection procedure is done by: (1) the author determines the object of the study of the novel Canting, (2) critical reading of the novel Canting to understand the whole story, (3) take descriptive quote, narrative, or dialogue accordingly with a focus on research, (4) classifying data according to the research focus, (5) analyzing and interpreting data to find representations of Javanese women. Based on the data analysis obtained three conclusions. First, the Javanese women in the novel Canting have superiority in the domestic space that men do not have. Second, Javanese women in the novel Canting have no less attitude than men in the public sphere which is the sector of masculinity. Third, Javanese women can harmonize both domestic and public spaces in a balanced way

    Pengaruh Temperatur Tempering Terhadap Pembentukan Struktur Mikro Dan Kekerasan Baja Skd 11 Untuk Tool Steel

    No full text
    SKD 11 steel is a tool steel which is often applied in the manufacturing industry, such as cutting, punching, stamping tools, shear blades, dies and others. And in it\u27s application, of course steel must have a hard structure, strong and touhgness affected due to external forces causing deformation or change in shape. To improve the quality, heat treatment is required on the steel by providing austenizing, quenching and tempering temperature variations 400 °C, 550 °C and 650 °C. Which purpose to determine the hardness and microstructure of the tempering variation results. The first step of cutting material SKD 11 steel, followed by austenizing process up to 1050 °C and then quenching process (fast cooling) with medium water and continue the process of tempering variation 400 °C, 550 °C and 650 °C. After the heat treatment was complete, take hardness test and view the microstructure of the SKD 11 steel. At temperatures tempering 400 °C showed the highest hardness value of 56.5 HRC, followed by tempering temperatures 550 °C at 52.9 HRC and the lowest occurred at temperature tempering 650 °C at 39.1 HRC. Microstructure formed pearlite and martensite. Then the higher temperature tempering then the declining value of steel hardness SKD 11.Baja SKD 11 merupakan baja perkakas yang sering diaplikasikan dalam industri manufaktur, diantaranya sebagai cutting, punching, stamping tools, shear blades, dies dan lain-lain. Dan dalam aplikasinya, tentunya baja harus memiliki struktur yang keras, kuat dan tangguh dikarenakan terkena pengaruh gaya luar yang menimbulkan deformasi atau perubahan bentuk. Untuk meningkatkan kualitas tersebut, diperlukan perlakuan panas pada baja dengan memberikan proses austenizing, quenching dan variasi temperatur tempering 400 °C, 550 °C, dan 650 °C. Bertujuan untuk mengetahui kekerasan dan mikro struktur hasil variasi tempering tersebut. Langkah pertama pemotongan material baja SKD 11, dilanjutkan dengan proses austenizing sampai dengan suhu 1050 °C lalu dilakukan proses quenching (pendinginan cepat) dengan medium air dan dilanjutkan proses variasi tempering 400 °C, 550 °C dan 650 °C. Setelah perlakuan panas selesai, dilakukan uji kekerasan dan melihat struktur mikro baja SKD 11. Pada temperatur tempering 400 °C menunjukkan nilai kekerasan tertinggi sebesar 56.5 HRC , disusul temperature tempering 550 °C sebesar 52.9 HRC dan yang paling rendah terjadi pada temperatur tempering 650 °C sebesar 39.1 HRC. Struktur mikro yang terbentuk pearlite dan martensite. Maka semakin tinggi temperatur tempering maka semakin menurun pula nilai kekerasan baja SKD 11
    corecore