21 research outputs found
Analysis of students' difficulties in understanding triangular material
This study aims to describe the difficulties experienced by students in understanding triangular material and the causes of these difficulties. This research is a descriptive research on 7 subjects selected from 23 grade VIII students at MTsS Darul Ihsan, Aceh Besar. The subjects of the study were selected based on the data of the test results of students' ability to solve triangular problems. Based on the test result data, subjects were categorized based on indicators of triangular material then in theinterview to dig deeper into the causes of students' difficulties. The interview results are transcribed and then analyzed qualitatively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal. To ensure the validity of the data, a source riangulation is carried out, which compares data from interviews between students and teachers. The results showed that based on the achievement indicators of triangular material, the majority of students experienced conceptual difficulties compared to principle and procedural difficulties. The causes of difficulties experienced by students include: lack of focus during the learning process; lack of understanding of prerequisite material; lack of practice of varied questions; the teacher's explanation regarding the material cannot be easily understood by students; Lack of accuracy in understanding the meaning of the problem and Kurang careful in doing calculations
LKP : Rancang Bangun Desain Company Profile & Web Advertising pada PT. Cipta Lima Saudara
PT. Cipta Lima Saudara merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang developer (pengembang) perumahan yang terletak di kota Samboja, Kalimantan Timur. Kegiatan yang ada didalamnya adalah membangun lahan kosong menjadi sebuah kawasan perumahan. Perusahaan ini mengalami kesulitan dalam melakukan promosi produk serta mengenalkan perusahaannya. Hal tersebut dikarenakan perusahaan belum memiliki company profile dan proses penyampaian informasinya masih menggunakan cara lama, yaitu dari mulut ke mulut atau melalu selembaran. Hal ini mengakibatkan perusahaan menjadi tidak dikenal masyarakat.
Oleh sebab itu, untuk mengatasi permasalahan yang ada di PT. Cipta Lima Saudara, maka dibuatkan sebuah rancang bangun desain company profile & web advertising yang dapat membantu perusahaan untuk mengenalkan jenis bidang usahanya kepada masyarakat.
Manfaat yang didapatkan dari pembuatan rancang bangun desain company profile & web advertising pada PT. Cipta Lima Saudara ini adalah perusahaan menjadi lebih dikenal masyarakat dan penyampaian informasi menjadi lebih mudah
Arahan Penyediaan Infrastruktur Untuk Menunjang Geo-Eco Tourism Park Di Pulau Lumpur Spoil Bank Kabupaten Sidoarjo
Kebutuhan infrastruktur pariwisata sebagai penunjang
kegiatan di wilayah studi hingga saat ini masih belum terpenuhi
secara maksimal. Untuk menunjang program geo-eco tourism
park pada Pulau Lumpur “spoil bank” diperlukan kelengkapan
infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan tersebut, namun
belum diketahui infrastruktur apa saja yang dibutuhkan. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk menentukan infrastruktur yang
menunjang kegiatan wisata di pulau lumpur spoil bank.
Metode analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini
menggunakan analisis delphi dan analisis deskriptif. Analisis
delphi berfungsi untuk mengidentifikasi jenis-jenis infrastruktur
yang menunjang kegiatan geo-eco tourism di pulau lumpur,
sedangkan analisis deskriptif digunakan untuk merumuskan
arahan penyediaan infrastruktur yang menunjang kegiatan geoeco
tourism di pulau lumpur.
Hasil dari penelitian ini berupa arahan penyediaan
infrastruktur yang didapatkan antara lain pemeliharaan terhadap
prasarana jalan raya, infrastruktur transportasi perairan dan
tanggul pembatas (jetty); pembangunan jalan papan kayu (path)
beserta pemasangan papan informasi (signage) dan tourist
information centre; pembangunan mobile BTS; pembangunan
prasarana dan utilitas ramah lingkungan berupa instalasi tangki
penyulingan air sungai siap minum, pembangkit listrik mikro
solar cell beserta lampu penerangan jalan jenis LED, pembangkit
listrik tenaga angin dan instalasi bio-toilet di pulau lumpur; penambahan trayek baru dari angkutan umum dan penambahan
kemungkinan alternatif rute baru untuk Trans Sidoarjo berupa
rute wisata geo-eco tourism; pembangunan sentra PKL pada
daratan induk dekat Dermaga Tlocor; dan pembuatan sarana
musholla menggunakan material ramah lingkungan
==========================================================================================
The need for tourism infrastructure as a support for activities at the study area up to this present time has not yet been fulfilled in maximum. In order to support the program of ‘Geo-Eco Tourism Park at the Spoiled Bank Mud Island’, a complete set of infrastructure is required pursuant to the aforesaid need. However, the kinds of infrastructure really needed are still unknown yet. The objective of this research is to determine the infrastructures supporting the tourism activities at the said ‘Spoiled Bank Mud Island’. The analytical methods applied in this research are ’Delphi Analysis’ and ‘Descriptive Analysis’. The delphi analysis serves to identify the types of infrastructure supporting the geo-eco tourism activities at the Mud Island, whereas the descriptive analysis is applied to formulate the direction in infrastructure provision supporting the Geo-Eco Tourism Activities at the Mud Island. Output of this Research is the direction in infrastructure provision obtained among others in the forms of maintenance of high way infrastructure, water transportation infrastructure and the separator embankment (jetty); the construction of board walk (path) as well as the setting up of the Information Board (signage) and the Tourist Information Center; the establishment of mobile BTS; the friendly environmental utilities and infrastructures in the forms of distilling tank installation for river water ready for drink, the solar-cell micro electric generator as well as the street
illumination lamps of LED type, the wind powered electric
generator and the bio-toilet installation at the Mud Island; the
addition of new lanes of public transportation and of possible
alternative of new lane for Trans-Sidoarjo in the form of geo-eco
tourism route; the establishment of Center of PKL (side-street
vendors) in the main land near the Tlocor Pier; and the
establishment of facility of musholla (small mosque) applying the
friendly environment material
Pengembangan Sistem Perantara Pengiriman Data Sensor Menggunakan Modul Komunikasi LoRa Dan protokol MQTT Pada Wireless Sensor Network
Pengembangan Internet of Things selalu didukung dengan konsep WSN (Wireless
Sensor Network). Sebagian besar konsep WSN menggunakan konsumsi daya
baterai, sehingga terdapat kebutuhan konstan untuk mengurangi kebutuhan
energi. Teknologi LoRa (Long Range) memiliki penggunaan konsumsi daya rendah
dan memiliki jangkauan komunikasi luas lebih dari 2 km, Namun tidak dapat
melakukan pengiriman data langsung ke server. Sehingga diperlukan sistem
pengiriman data untuk menghubungkan antar perangkat di node sensor dengan
server yang disebut gateway. Komunikasi antara gateway dan pusat data
menggunakan protokol MQTT karena mendukung karaktersitik IoT seperti
penggunaan bandwidth yang kecil. Pada penelitian ini akan dilakukan
pengembangan sistem gateway agar dapat menghubungkan komunikasi antara
node sensor dengan server menggunakan modul komunikasi LoRa dan protokol
MQTT. Hasil pengujian kinerja successful rate gateway dengan menggunakan
variabel jarak, besar data, dan interval yang berbeda menunjukkan bahwa pada
jarak 400 meter kinerja gateway dalam menerima dan meneruskan data ke pusat
data lebih baik daripada jarak 200 meter
TA : Rancang Bangun Aplikasi Self Planning & Motivation untuk Membantu Keberhasilan Studi Mahasiswa
Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 49 Tahun 2014. Pada pasal 17 ayat (3) disebutkan bahwa jenjang S1 memiliki batas lama belajar empat sampai dengan lima tahun dan DIII selama tiga sampai dengan empat tahun. Kebijakan tersebut diikuti dan dilaksanakan oleh Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya (Stikom Surabaya). Berdasarkan data yang didapat dari data center Stikom Surabaya, diketahui bahwa jumlah mahasiswa yang lulus tepat waktu (waktu studi empat tahun) di program studi S1 Sistem Informasi tergolong rendah dan terus menurun tiap tahunnya. Hal ini dikarenakan mahasiswa tidak memiliki perencanaan dan motivasi untuk dapat menyelesaikan studi tepat waktu.
Berdasarkan permasalahan yang ada, maka dibuat sebuah fitur aplikasi Self Planning & Motivation untuk membantu keberhasilan studi mahasiswa. Dalam pembuatan aplikasi ini menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). SDLC ini berfungsi untuk menggambarkan tahapan dalam pembuatan aplikasi Self Planning & Motivation.
Aplikasi Self Planning & Motivation yang telah dibuat dapat melakukan proses perhitungan nilai prediksi dan telah berjalan dengan baik. Hasil dari uji coba aplikasi ini adalah aplikasi dapat membantu untuk merencanakan nilai capaian akhir sesuai target nilai mata kuliah per semester. Aplikasi juga dapat memberikan dan mengingatkan motivasi mahasiswa tiap semester
PENGEMBANGAN MASYARAKAT BERBASIS DAYAH (STUDI KASUS DAYAH DI KECAMATAN SAMALANGA BIREUEN ACEH)
ABSTRAK
Dayah di Kecamatan Samalanga, Aceh, memainkan fungsi penting
sebagai pusat pendidikan agama dan pengembangan karakter. Selain
fungsi utamanya dalam pendidikan, dayah juga berkontribusi signifikan
dalam aspek sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Walaupun fungsi
dayah dalam masyarakat diakui luas, penelitian yang mendalam tentang
kontribusi spesifik dayah dalam pembangunan budaya dan ekonomi lokal
masih terbatas, dengan fokus yang lebih sering pada aspek pendidikan dan
spiritual. belum banyak yang menyoroti bagaimana dayah dapat menjadi
motor penggerak dalam pembangunan masyarakat secara lebih holistik.
Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis Fungsi Dayah Terhadap
Pengembangan Ekonomi, Budaya, dan Keagamaan Masyarakat di
Kecamatan Samalanga, dan Menilai Hasil Pengembangan Masyarakat
Berbasis Dayah dalam Meningkatkan Ekonomi, Budaya, dan Keagamaan
Masyarakat di Kecamatan Samalanga. Penelitian ini menggunakan
penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan bersifat deskriptif.
Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan melakukan wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini
yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Pemeriksaan keabsahan data pada penelitian ini yaitu dengan Kredibilitas,
Transferabilitas, Dependabilitas, Konfirmabilitas.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Fungsi Dayah di
kecamatan Samalanga: Dayah berperan dalam pemberdayaan ekonomi
lokal melalui pengelolaan wakaf, koperasi syariah, dan kemitraan dengan
usaha lokal, serta menyediakan pelatihan keterampilan praktis. Di bidang
budaya, Dayah melestarikan tradisi Islam dan adat, serta mendidik nilai�nilai budaya. Dalam keagamaan, Dayah menjadi pusat pendidikan agama
dan berperan dalam kegiatan sosial serta mediasi konflik. Hasil
Pengembangan Masyarakat Berbasis Dayah: Pengembangan ekonomi
melalui pelatihan kewirausahaan dan peningkatan pendapatan, penguatan
budaya dengan pelestarian dan pendidikan budaya, serta penguatan
keagamaan melalui pendidikan agama dan pembentukan komunitas
religius, yang secara sinergis meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Meskipun menghadapi tantangan, dayah efektif sebagai agen perubahan
yang mendukung kemajuan sosial dan pembangunan komunitas secara
holistik.
Kata Kunci: Dayah, Pengembangan Masyarakat, Kesejahteraan,
Pendidikan Islam, Pemberdayaan Ekonomi.
vi
ABSTRACT
Dayah in Samalanga District, Aceh, plays a crucial role as a
center for religious education and character development. In addition to
its primary function in education, dayah significantly contributes to the
social, economic, and cultural aspects of the community. Although the role
of dayah in society is widely recognized, in-depth research on the specific
contributions of dayah to local cultural and economic development
remains limited, with most focus often placed on education and
spirituality. Few studies highlight how dayah can serve as a driving force
for more holistic community development. This research aims to analyze
the role of dayah in the development of the economy, culture, and religion
in Samalanga District and to assess the outcomes of community
development based on dayah in enhancing the economy, culture, and
religion in the district. This study employs a qualitative research method
using a case study approach and is descriptive in nature. Data collection
techniques include interviews, observation, and documentation. The data
analysis techniques used are data reduction, data presentation, and
conclusion drawing. The validity of the data is examined through
credibility, transferability, dependability, and confirmability.
The results of this study show that the role of dayah in Samalanga
District includes empowering the local economy through the management
of waqf (endowments), sharia cooperatives, and partnerships with local
businesses, as well as providing practical skills training. In the cultural
sphere, dayah preserves Islamic traditions and customs, while also
instilling cultural values. In religious aspects, dayah serves as a center for
religious education, participates in social activities, and acts as a
mediator in community conflicts. The outcomes of community development
based on dayah include economic growth through entrepreneurship
training and increased income, cultural strengthening through cultural
preservation and education, and religious empowerment through
comprehensive religious education and the formation of religious
communities, all of which synergistically improve the overall quality of
life. Despite facing challenges, dayah has proven effective as an agent of
change that supports social progress and holistic community development.
Keywords: Dayah, Community Development, Welfare, Islamic Education,
Economic Empowerment.
vii
الملخص
اه يف منطقة ساماالنغا، آتشيو
ّ
تلعب الدي ا
ً
دور ا كمركز للتعليم الديين وتطوير
ً
مهم
اه بشكل كبري يف اجلوانب
ّ
الشخصية. باإلضافة إىل دورىا األساسي يف التعليم، تساىم الدي
اه يف
ّ
االجتماعية واالقتصادية والثقافية للمجتمع. وعلى الرغم من االعرتاف الواسع بدور الدي
ّ
اجملتمع، إال أن األحباث املتعمقة حول مسامهات الدياه احملددة يف التنمية الثقافية واالقتصادية
ا ما يرتكز االىتمام على التعليم والروحانية. وقليل من
ً
احمللية ال تزال حمدودة، حيث غالب
اه حمرًكا للتنمية اجملتمعية بشكل أكثر مشولية.
ّ
الدراسات تسلط الضوء على كيفية أن تكون الدي
اه
ّ
هتدف ىذه الدراسة إىل حتليل دور الدي يف تطوير االقتصاد والثقافة والدين يف منطقة
اه يف تعزيز االقتصاد والثقافة والدين يف
ّ
ساماالنغا، وتقييم نتائج التنمية اجملتمعية املستندة إىل الدي
املنطقة. تعتمد ىذه الدراسة على منهج البحث النوعي باستخدام هنج دراسة احلالة وىي وصفية
بطبيعتها. تشمل تقنيات مجع البيانات املقابالت واملالحظة والتوثيق. أما تقنيات حتليل البيانات
املستخدمة فهي تقليص البيانات، وعرض البيانات، واستخالص االستنتاجات. مت فحص صحة
البيانات من خالل املصداقية، وإمكانية النقل، واالعتمادية، وقابلية التأكيد.
اه يف
ّ
أظهرت نتائج ىذه الدراسة أن دور الدي منطقة ساماالنغا يشمل كمك ن االقتصاد
احمللي من خالل إدارة األوقاف والتعاونيات الشرعية والشراكات مع األعمال التجارية احمللية،
اه على التقاليد
ّ
وكذلك توفري التدريب على املهارات العملية. يف اجملال الثقايف، حتافظ الدي
اإلسالمية والعادات، مع غرس القيم الثقافية. اه كمركز للتعليم
ّ
يف اجلوانب الدينية، تعمل الدي
الديين، وتشارك يف األنشطة االجتماعية، وتلعب دور الوسيط يف النزاعات اجملتمعية. تشمل
اه النمو االقتصادي من خالل تدريب ريادة األعمال
ّ
نتائج التنمية اجملتمعية املستندة إىل الدي
وزيادة الدخل، وتعزيز الثقافة من خالل احلفاظ على الثقافة والتعليم، وكمك ن الدين من خالل
التعليم الديين الشامل وتكوين اجملتمعات الدينية، وكل ذلك يعمل بشكل متكامل على حتس ن
اه فعاليتها كعامل
ّ
جودة احلياة العامة. وعلى الرغم من مواجهة التحديات، فقد أثبتت الدي
للتغيري يدعم التقدم االجتماعي والتنمية اجملتمعية الشاملة.
الكلمات المفتاحية اه، التنمية
ّ
: الدي اجملتمعية، الرفاه، التعليم اإلسالمي، التمك ن االقتصادي
Bagaimana nasib budaya betawi di masa depan: tantangan dan prospek
In this millennial era, many Indonesian regional cultures, especially Betawi culture, are increasingly in demand because of the youths who love foreign culture more than to preserve their own regional culture. That is because young people in the area no longer like or are no longer interested in their regional culture. The purpose of writing this article is to find out what are the challenges and cultural prospects in Indonesia, especially in Betawi culture in the future. The method that I use in this article is a qualitative descriptive method with a SWOT analysis. The results of this study will show that aspects of globalization which are the challenges of the Betawi culture in the future and its prospects
Analisis Ketersediaan Air Tanah Pada Persawahan Di Kabupaten Aceh Utara
Ketersediaan air tanah merupakan faktor penting dalam memenuhi kebutuhan air pada tanaman. Tanaman membutuhkan air dalam proses pertumbuhannya, dimana setiap tanaman memiliki tingkat kebutuhan air yang berbeda-beda tergantung jenis tanamannya. Pertumbuhan tanaman akan maksimal jika kadar ketersediaan air tanah terpenuhi. Oleh sebab itu untuk menjaga kestabilan pertumbuhan tanaman maka analisis ketersediaan air tanah dalam jangka panjang perlu dilakukan dalam upaya pencegahan kekurangan air bagi tanaman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, dimana lokasi yang dilakukan penelitian adalah persawahan di kabupaten Aceh Utara. Adapun parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah ketersediaan air tanah, dimana faktor ini nantinya akan dianalisis dan selanjutnya dijadikan referensi dalam pengelolaan tanaman padi di kabupaten Aceh Utara. Hasil dari penelitian adalah Ketersediaan air tanah di Aceh Utara berbeda-beda setiap lokasi dan berbeda pula setiap bulannya. Secara umum terlihat bahwa pada bulan Maret dan April memiliki tingkat ketersediaan air tanah yang rendah, hal ini dikarenakan berkurangnya jumlah curah hujan
HUBUNGAN POLA ASUH PERMISIF TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNA GRAHITA)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemandirian anak berkebutuhan khusus (tuna grahita) dengan penerapan pola asuh permisif, tingkat kemandirian pada anak berkebutuhan khusus tuna grahita serta tingkat pola asuh permisif. Peneliti tersebut menerapkan metode kuantitatif untuk mencapai suatu tujuan penelitian. Subjek yang dipergunakan didalam penelitian ini ialah orang tua anak berkebutuhan khusus (tuna grahita) yang berjumlah 50 orang. Teknik pengambilan sampel dari penelitian ini menerapkan teknik purposive sampling merupakan suatu teknik pengambilan sampel yang bersumber dari data-data yang sudah ada dengan pertimbangan tertentu. Metode pengumpulan data menggunakan skala kemandirian dan skala pola asuh permisif. Skala kemandirian terdiri dari 48 aitem dengan daya beda tinggi (rxy) 0,557 dan realibilitas (rtt) 0,793. Skala pola asuh permisif yang terdiri dari 30 aitem dengan daya beda tinggi (rxy) 0,588 dan realibilitas (rtt) 0,791. Hasil hipotesis akhir menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara pola asuh permisif dengan kemandirian anak berkebutuhan khusus (tuna grahita).
Kata kunci : Kemandirian anak berkebutuhan khusus (tuna grahita), pola asuh permisi
Analisis Tingkat Pendidikan, Pendapatan dan Religiusitas terhadap Perilaku Konsumen Muslim di Kota Tangerang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pendidikan, pendapatan dan religiusitas mempengaruhi perilaku konsumsi masyarakat muslim di Kota Tangerang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuantitatif dengan metode analisis regresi linier. Sampel populasi meliputi masyarakat di Kota Tangerang dalam ruang lingkup masyarakat. Instrumen pengumpulan data melalui pengumpulan kuesioner melalaui sosial media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan mempunyai nilai signifikasi 0,124 dan pendapatan 0,196 yang mempunyai nilai lebih besar dari 0,05 sehingga tidak mempunyai pengaruh yang signifikan. Sedangkan pengaruh religiusitas mempunyai nilai signifikasi 0,000 yang menunjukan nilai lebih kecil dari 0,05 sehingga mempunyai nilai signifikasi terhadap perilaku konsumsi masyarakat muslim di Kota Tangerang
