1,720,968 research outputs found
Metode dakwah terhadap peningkatan etos kerja masyarakat jenetallasa kecamatan pallangga
Etika pers dan perundang-undangan media massa
Buku ini membahas tentang sejarah singkat regulasi pers indonesia dan etika-etika propesi pers beserta undang-undang media massaxii, 233 hlm, 22 c
Dakwah dan pengembangan masyarakat Islam
Buku ini membahas tentang gaya para Rijal Al-Dakwah sebelumnya misalnya Bahyul Khuli dalam merumuskan Manhaj dakwah.xii, 301 hlm. : 21 c
PENINGKATAN KUALITAS POTENSI MASYARAKAT PADA DESA KASSI BULENG KECAMATAN SINJAI BORONG PADA BIDANG SOSIAL DAN KEAGAMAAN
Pengabdian Masyarakat merupakan suatu bentuk kegiatan tri dharma perguruan tinggi kepada masyarakat oleh dosen dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung selama 45 hari dan bertempat di daerah setingkat kelurahan/desa. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan pengabdian masyarakat sebagai salah satu bentuk tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Kassi Buleng, Kecamatan Sinjai Borong Kabupaten Sinjai. Pengabdian ini dilaksanakan dalam bidang sosial dan keagamaan, mengingat bahwa pada lokasi pengabdian tersebut memiliki potensi pada bidang tersebut, namun belum terlaksana secara maksimal oleh karena kekurang sarana. Metode yang digunakan adalah metode intervensi sosial dalam melakukan pendekatan kepada warga masyarakat di Kelurahan Cabenge sebagai salah satu metode dalam mengatasi masalah sosial dan sumber daya manusia (SDM) di Desa Kassi Buleng. Melalui pendekatan inilah bisa diketahui kemampuan dan kebutuhan masyarakat di Desa Kassi Bulen
English for communication skills (Easy learn to say in English)
Daftar isi:Bab I Konsep dasar komunikasi dan keterampilan berkomunikasiBab II Komunikator IslamBab III ListeningBab IV Keterampilan Berbicara Bab V keterampilan membacaBab VI WritingBab VII Penerjemahanviii, 209 hlm.; 23 cm
Konsep Dasar Etika Dalam Media Dakwah: Basic Concepts of Ethics in Media Da'wah
Membahas konsep dasar etika dalam media dakwah, mengkaji pentingnya pendekatan etis dalam penyampaian pesan dakwah melalui berbagai platform media, baik tradisional maupun digital. Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk menggambarkan prinsip-prinsip etika yang harus dipegang teguh oleh para pendakwah dalam konteks komunikasi modern agar pesan dakwah tetap relevan, efektif, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tinjauan pustaka dari berbagai literatur mengenai dakwah dan etika komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah yang beretika tidak hanya memperhatikan kebenaran isi pesan, tetapi juga mempertimbangkan cara penyampaian yang baik dan bijaksana, serta menghormati audiens dari berbagai latar belakang
Pembinaan Life Skill dalam Mengatasi Stress Narapidana Kasus Narkotika Di Rutan Kelas IIB Sinjai (Tinjauan Strategi Dakwah)
This study focuses on life skill development to address stress among narcotics inmates in Class II B Detention Center in Sinjai Regency, by exploring the employed preaching strategies and the supportive and inhibiting factors in life skill development. The research method employed is qualitative, utilizing data collection through observation, interviews, and documentation, with psychological and preaching approaches. The findings indicate that life skill development with preaching strategies has been successful in aspects such as mandatory literacy, talent and interest development, and entrepreneurship mentoring. Inhibiting factors include differences in inmate characters, illiteracy, minimal mentor human resources, and lack of skills training, while supportive factors consist of adequate facilities and infrastructure and positive responses from inmates. The implications of this study highlight the need for collaboration between the government and the detention center in providing skills training for inmates and mentors, as well as the necessity of continuous training for released inmates to prevent reintegration into negative environments. It is hoped that inmates will be more motivated to participate in the provided development programs to enhance their future prospects.Penelitian ini fokus pada pembinaan life skill untuk mengatasi stres narapidana kasus narkotika di Rutan Kelas II B Kabupaten Sinjai, dengan mengeksplorasi strategi dakwah yang digunakan serta faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan life skill tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan pendekatan psikologis dan dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan life skill dengan pendekatan dakwah berhasil dalam aspek literasi wajib, pengembangan bakat minat, dan pembinaan kewirausahaan. Faktor penghambat pembinaan meliputi perbedaan karakter narapidana, buta aksara, SDM pembina yang minim, dan kurangnya pelatihan keterampilan, sedangkan faktor pendukungnya adalah sarana dan prasarana yang memadai serta respons positif dari narapidana. Implikasi penelitian ini menyoroti perlunya kolaborasi antara pemerintah dan Rutan dalam menyediakan pelatihan keterampilan bagi narapidana dan pembina, serta perlunya pelatihan lanjutan bagi narapidana yang sudah bebas untuk mencegah kembali terpengaruh oleh lingkungan sebelumnya. Diharapkan juga narapidana dapat lebih bersemangat dalam mengikuti pembinaan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
