405 research outputs found
Motorcyclists reaching posture database for different motorcycle models / Mohd Saiful Arif Bakeri
Globally, motorcycle road accidents are increasing annually. Among the efforts in investigating these accidents, motorcycle simulators are used. The Postura MotergoTM which was developed by the Motorcycle Engineering Technology Lab (METAL), Faculty of Mechanical Engineering, Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, is an example of such simulators. The Postura MotergoTM through its adjustability package has a unique capability in replicating various riding postures. However, in order to replicate an accurate depiction of a real motorcycle workstation design, there is the need for a novel database that gives information on the workstation design parameters of various motorcycles. In order to achieve this objective, a specifically built mannequin (the D5EM110N) will be developed as a tool to measure various workstation dimensions on actual motorcycles. CATIA V5R20 Computer Aided Design (CAD) software will be extensively used in designing the mannequin and fabrication will be completed in-house. The motorcycles' design parameters which will be collected via the D5EM1 ION will then tabulated into the Motorcycle Design Parameter Database (MDPD). The database is then utilized to set up the Postura MotergoTM in order to accurately replicate the desired motorcycle model's workstation design parameters. In order to validate the database, quantitative method via questionnaire survey will be conducted among public motorcyclist. The data obtained will then be processed using SPSS. Consequently, positive feedback are expected towards the implication of the MDPD on the Postura MotergoTM. Conclusively, via this study, greater usage of the Postura MotergoTM is now obtained, whilst, eliminating for the need of using real motorcycles in a laboratory
Hubungan Pencarian Informasi Kesehatan di Internet dengan Kecemasan pada Mahasiswa Informatika UNS
Luthfi Saiful Arif, G0011128, 2015. Hubungan Pencarian Informasi Kesehatan di Internet dengan Kecemasan pada Mahasiswa Informatika UNS. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Pencarian informasi kesehatan di internet merupakan sebuah kebiasaan yang muncul seiring perkembangan teknologi. Namun kebiasaan mencari informasi kesehatan di internet juga dapat memicu timbulnya kecemasan bagi penggunannya. Masalah ini dapat muncul akibat berbagai faktor, salah satunya adalah tingginya frekuensi penggunaan internet yang dapat dijumpai pada mahasiswa Informatika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan pencarian informasi kesehatan di internet dengan kecemasan pada mahasiswa Informatika UNS. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan potong melintang. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Informatika Universitas Sebelas Maret. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Jumlah sampel penelitian ini sebesar 137 orang. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah Cyberchondria Severity Scale (CSS) dan Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS). Analisis statistik menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukan 67,9% responden masuk dalam kategori tinggi pada pencarian informasi kesehatan di internet dan 77,4% responden mengalami kecemasan. Sebanyak 54% reponden kategori tinggi pada pencarian informasi kesehatan di internet mengalami kecemasan. Nilai tes korelasi Pearson menunjukan p=0.012 dan r=0.214. Simpulan: Terdapat hubungan antara pencarian informasi kesehatan di internet dengan kecemasan pada mahasiswa Informatika UNS. Kata Kunci : pencarian informasi kesehatan di internet, kecemasan, mahasiswa Informatik
Sustainable residential landscape and practices in Klang Valley / Faridatul Akma Ab Latif, Saiful Arif Abdullah and Salina Mohamed Ali
gaya komunikasi multi karakter dalam akun YouTube Arif "Mak Beti" Muhammad
Setiap individu memiliki keunikan tersendiri dan gaya komunikasi yang berbeda, karakter merupakan sifat dasar yang ada pada diri masing-masing individu. Youtube merupakan salah satu media sosial yang menjadi sumber informasi bagi para penonton. Kemunculan konten kreator yang semakin banyak, merupakan dampak dari perkembangan media sosial. Hal ini para konten kreator menciptakan konten yang berkualitas agar mendapatkan pengakuan dari penonton. Penelitian ini mengungkap gaya komunikasi multi karakter seorang konten kreator yaitu Arif Muhammad, yang menjadi tranding di youtube karena video komedi yang bisa memerankan banyak karakter. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui berapa banyak karakter yang dibuat oleh Arif Muhammad dengan menggunakan gaya komunikasi yang berbeda-beda. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang berupa reduksi data, penyajian data dan peyimpulan. Hasil penelitian ini diketahui bahwa gaya komunikasi multi karakter dalam akun youtube Arif “Mak Beti” Muhammad ada empat gaya komunikasi yaitu gaya pengendali dalam karakter Mak Beti, Wak Keling dan Acek Aseng, gaya kolaborator dalam karakter Beti, Martha, Joshua dan Endang, gaya Analisis dalam karakter Pak Sutris dan Sri, gaya sosial dalam karakter Marlin. Dalam akun youtube Arif Muhammad berhasil memerankan berbagai macam karakter di setiap videonya, dengan menggunakan gaya komunikasi yang berbeda-beda sesuai dengan karakter yang diperankan, dan juga disertai logat binjainya yang khas, sehingga akhirnya menjadi tranding di youtube indonesia
Supervisi akademik pengawas pendidikan agama islam dalam meningkatkan kompetensi profesional guru pendidikan agama islam di SMP Negeri 2 Wagir Kabupaten Malang
ABSTRAKArif, Saiful. 2017. Supervisi Akademik Pengawas Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Islsm di SMP Negeri 2 Wagir Kabupaten Malang. Tesis. Program Studi Magister Pendidikan Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Malang. Pembimbing I: Prof. Dr. H. Djunaidi Ghony, MA, Pembimbing II: Dr. H. Mochtar Data, M.PdKata kunci : supervisi akademik, pengawas pendidikan, kompetensi profesional Supervisi akademik merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai Pengawas PAI dalam meningkatkan kompetensi profesional Guru PAI. Supervisi akademik yang dilakukan pengawas mempunyai tujuan memberikan layanan dan bantuan untuk meningkatkan kualitas mengajar guru di kelas yang pada gilirannya untuk meningkatkan kualitas belajar peserta didik. Supervisi akademik bukan saja memperbaiki kemampuan mengajar tapi juga untuk meningkatkan kualitas guru.Tujuan yang ingin diperoleh dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran yang jelas dan rinci tentang : 1) Penyusunan program supervisi akademik yang dilakukan pengawas PAI dalam meningkatkan kompetensi profesional guru PAI di SMP Negeri 2 Wagir Kabupaten Malang, 2) Implementasi supervisi akademik yang dilakukan pengawas PAI dalam meningkatkan kompetensi profesional guru PAI di SMP Negeri 2 Wagir Kabupaten Malang, 3) Implikasi supervisi akademik yang dilakukan pengawas PAI terhadap peningkatan kompetensi profesional guru PAI SMP Negeri 2 Wagir Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan model Miles dan Huberman yaitu setelah pengumpulan data dilakukan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan uji kredibilitas,tranferabilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penyusunan program kepengawasan didahului analisis masalah sebelumnya lalu diintegrasi dengan kebutuhan pengembangan kompetensi profesional guru. Penyusunan itu diawali dengan Raker Pokjawas Kabupaten Malang di awal semester ganjil yang ditindaklanjuti dengan penyusunan masing-masing pengawas disesuaikan dengan kondisi wilayahnya. PPAI Kecamatan Wagir dalam menyusun programnya melibatkan organisasi MGPM PAI serta masukan/informasidari kepala sekolah. Program berupa program tahunan, program semester, rencana kepengawasan akademik dan jadwal kunjungan kelas. (2) Implementasi supervisi akademik yang dilakukan pengawas PAI dalam meningkatkan kompetensi professional Guru PAI di SMP Negeri 2 Wagir dilaksanakan dengan pendekatan langsung dan pendekatan tidak langsung. Sedangkan teknik yang digunakan adalah teknik individual dan teknik kelompok. Teknik individual dilaksanakan dengan cara mengadakan kunjungan kelas dan percakapan pribadi. Sedangkan teknik kelompok dilaksanakan dengan cara mengadakan pertemuan guru, mengirimkan Guru PAI untuk mengikuti pelatihan, seminar atau workshop yang diselenggarakan di daerah maupun pusat. (3) Supervisi akademik yang dilakukan Pengawas PAI telah berimplikasi secara positif terhadap kompetensi profesional Guru PAI SMP Negeri 2 Wagir. Hal ini terlihat dari kemampuan menguasai materi, kemampuan menjabarkan standar kompetensi dan kompetensi dasar, kemampuan mengembangkan materi pembelajaran maupun penguasaan teknologi informasi dan komunikasi. Namun belum terlihat pada aspek pengembangan profesionalitas secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif karena belum terbiasa melakukan penelitian tindakan kelas
Planetary stewardship in an urbanizing world: beyond city limits
Cities are rapidly increasing in importance as a major factor shaping the Earth system, and as such must take corresponding responsibility. With currently over half of the world population, cities are supported by resources originating from primarily rural regions that are often located around the world far distant from the urban loci of use. The multiple and complex environmental and social challenges the world faces require interconnected solutions and a coordinated governance approach to planetary stewardship. There is a new opportunity to conceptualize a key component of planetary stewardship as a global system of cities that develop sustainable processes and policies in concert with its non-urban areas. The potential for cities to cooperate as a system and with rural connectivity could not only increase their capacity to effect change and foster stewardship at the planetary scale but also increase their resource security
SISTEM INFORMASI PENENTUAN CROSS-SELLING PRODUK PADA SISTEM PENJUALAN KPRI UNIVERSITAS JEMBER MENGGUNAKAN METODE APRIORI
KPRI Universitas Jember merupakan salah satu usaha koperasi yang ada di Jember. Salah satu unit usaha yang dijalankan oleh KPRI Universitas Jember adalah Unit pertokoan. KPRI Universitas Jember sudah memiliki sebuah sistem informasi penjualan yang mengelola semua transaksi penjualan produknya. Menurut Priyana & Kardianawati (2015), data penjualan yang tersimpan pada database dapat diolah lebih lanjut untuk menerapkan suatu strategi pemasaran. Salah satu strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh KPRI dengan memanfaatkan data dalam database penjualan adalah strategi cross-selling produk.
Untuk membantu mengembangkan strategi pemasaran produk pada KPRI Universitas Jember, maka dirancang sebuah sistem untuk menentukan cross selling produk yang merupakan salah satu strategi pemasaran produk. Database yang tersimpan pada sistem informasi penjualan dapat dimanfaatkan untuk membuat sistem yang dapat membantu koperasi dalam menentukan produk Cross-selling yang sesuai dan lebih menarik minat konsumen. Sistem Informasi yang akan dibangun menggunakan metode datamining market basket analysis dengan menggunakan algoritma Apriori. Dengan menerapkan metode market basket analysis dengan menggunakan algoritma Apriori pada pembuatan sistem Cross-selling produk maka akan didapatkan hasil rekomendasi produk yang dapat ditawarkan kepada konsumen secara bersamaan dalam satu waktu yang dilihat dari perhitungan pola transaksi. Sehingga KPRI Universitas Jember dapat mengetahui kombinasi produk yang yang sering dibeli oleh konsumen dan dapat meningkatkan nilai penjualan
Publisher Correction: JMJD5 is a human arginyl C-3 hydroxylase
The originally published version of this Article contained an error in the spelling of the author Md. Saiful Islam, which was incorrectly given as Saiful Islam. This has now been corrected in both the PDF and HTML versions of the Article.</jats:p
- …
