1,721,002 research outputs found

    KUALITAS NUTRISI SILASE RANSUM KOMPLIT BERBASIS AMPAS TEBU (Bagasse), INDIGOFERA DAN MOLASES DENGAN KOMPOSISI YANG BERBEDA

    Get PDF
    KUALITAS NUTRISI SILASE RANSUM KOMPLIT BERBASIS AMPAS TEBU (Bagasse), INDIGOFERA DAN MOLASES DENGAN KOMPOSISI YANG BERBEDA Arbiansyah (11880111998) Di bawah bimbingan Muhamad Rodiallah dan Jepri Juliantoni INTISARI Ampas tebu belum termanfaatkan secara optimal dikarenakan memiliki kandungan nutrisi yang rendah maka perlu penambahan bahan pakan seperti indigofera yang memiliki nutrisi yang tinggi dan molases diperlukan untuk pengolahan lebih lanjut dengan cara fermentasi anaerob atau silase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas nutrisi silase ransum komplit berbasis ampas tebu (bagasse), indigofera dan molases dengan komposisi yang berbeda. Pembuatan silase telah dilakukan di Laboratorium Nutrisi dan Teknologi Pakan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Pengujian proksimat telah dilakukan di Laboratorium Pusat Penelitian Sumberdaya Hayati dan Bioteknologi Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial yang terdiri dari 2 faktor, masing-masing unit perlakuan diulang 3 kali. Faktor A adalah level ampas tebu+indigofera yaitu A1 = 100% ampas tebu + 0% indigofera; A2 = 50% ampas tebu + 50% indigofera; A3 = 75% ampas tebu + 25% indigofera dan faktor B adalah level molases yaitu B0 = 5% molases dan B1 = 10% molases. Peubah yang diukur adalah bahan kering, protein kasar, lemak kasar, serat kasar, kadar abu, dan BETN. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan analisis ragam dilakukan dengan uji Duncan taraf 5% dan 1%. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya interaksi antara faktor A dan faktor B (P<0,01) terhadap kandungan bahan kering, protein kasar, serat kasar, lemak kasar, kadar abu, dan BETN. Faktor A berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan bahan kering, protein kasar, lemak kasar, serat kasar, kadar abu, dan BETN. Faktor B berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap bahan kering, protein kasar, lemak kasar, dan BETN, namun tidak memengaruhi serat kasar, dan kadar abu. Disimpulkan bahwa perlakuan A2 yaitu komposisi ampas tebu 50%+indigofera 50% dan perlakuan B0 yaitu molases 5% dapat meningkatkan kandungan bahan kering, protein kasar serta menurunkan kandungan serat kasar pada silase ransum komplit berbasis ampas tebu. Kata Kunci : Ampas tebu, indigofera, kualitas nutrisi, molases, silas

    Analisis Bahan Keramik untuk Pembuatan Gigi Tiruan

    No full text
    Telah dilakukan analisis struktur pada bahan keramik untuk pembuatan gigi tiruan dengan bahan feldspar, kuarsa, kaolin dan cangkang telur. Hasil XRF menunjukkan bahwa dari lima macam komposisi yang telah dibuat, komposisi bahan biokeramik dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1 adalah yang paling mendekati komposisi gigi asli dengan kandungan CaO 56.78 %. Sebelum dilakukan analisis struktur pada sampel terlebih dahulu diberikan pengaruh termal dengan variasi suhu 800 oC, 900 oC dan 1000 o.C. Hasil XRD menunjukkan bahwa struktur sampel pada ketiga variasi suhu tersebut adalah struktur kristal. Sampel yang telah dibakar pada suhu 900 oC mempunyai nilai kekerasan tertinggi (87 kg/mm2) dan telah memenuhi standar kekerasan dentin pada gigi dengan sistem kristal trigonal untuk SiO2 dan CaH2O2 Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan persamaan Scherrer didapatkan bahwa ukuran kristal untuk peak tertinggi (SiO2) semakin besar seiring dengan peningkatan suhu

    PENGARUH KEPERCAYAAN CUSTOMER, ONLINE CUSTOMER REVIEW, DAN KEMUDAHAN TRANSAKSI CUSTOMER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI MARKETPLACE SHOPEE PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITIAS PANCASAKTI TEGAL

    No full text
    Arbiansyah Putra, 2025, Pengaruh Kepercayaan Customer, Online Customer review, Dan Kemudahan Transaksi Customer Terhadap Keputusan Pembelian Di Marketplace Shopee Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Pancasakti Tegal. Marketplace adalah sebuah platfrom digital yang menyatukan antara penjual dan pembeli dalam dunia online. Platfrom ini menyuguhkan ruang bagi banyak penjual untuk dapat memasarkan produk atau layanan mereka, sedangkan pembeli dapat memilih dan melakukan pembelian dari berbagai penjual dalam satu lokasi yang sama. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Ulntulk melngeltahuli pelngarulh kepercayaan Customer terhadap keputusan pembelian di marketplace Shopee. 2) Ulntulk melngeltahuli pelngarulh online Customer review terhadap keputusan pembelian di marketplace Shopee. 3) Ulntulk melngeltahuli pelngarulh kemudahan transaksi terhadap keputusan pembelian di marketplace Shopee. 3) Ulntulk melngeltahuli pelngarulh simulltan antara kepercayaan Customer, online Customer review, dan kemudahan transaksi terhadap keputusan pembelian di marketplace Shopee. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah 100 konsumen. Alat analisis yang diujikan yaitu Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji MSI (Method Succsessive Interval), Uji Asumsi Klasik, Analisis Regresi Linier Berganda, Uji Hipotesis, dan Uji Koefisien Determinasi. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh ; 1) Kepercayaan Customer berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung 2,909 > 1.984 dengan nilai signifikansi 0.005 1.984 dengan nilai signifikansi 0.014 1.984 dengan nilai signifikansi 0.003 F tabel 2,70 dengan nilai signifikansi 0.000. 6) ) Kepercayaan Customer, Online Customer Review, dan Kemudahan Transaksi Customer berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian sebesar 51,6 % yang ditunjukkan pada nilai koefisien determinasi (Adjusted R2) sebesar 0,516. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kepercayaan Customer, Online Customer Review, dan Kemudahan Transaksi Customer berpengaruh terhadap keputusan pembelian di marketplace shopee pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasakti Tegal. Kata Kunci : Kepercayaan Customer, Online Customer Review, dan Kemudahan Transaksi Custome

    Hubungan Motivasi Belajar dan Tingkat Kehadiran Terhadap Prestasi Belajar Penjasorkes Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016

    Get PDF
    ABSTRAK M Yusuf Arbiansyah. K5612057. Hubungan Motivasi Belajar dan Tingkat Kehadiran Siswa Terhadap Prestasi Belajar Penjasorkes Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) motivasi belajar penjasorkes siswa pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016; (2) tingkat kehadiran siswa kelas XI pada pelajaran Penjasorkes SMA Negeri 3 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016; (3) hubungan antara motivasi belajar dan tingkat kehadiran siswa terhadap prestasi belajar penjasorkes pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik survei. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik angket untuk data motivasi dan dokumen untuk data berupa kehadiran dan prestasi belajar siswa. Uji prasyarat instrumen yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan Uji Regresi Ganda untuk mengetahui seberapa hubungan antar variabel yang berkaitan. Hasil Penelitian adalah sebagai berikut (1) hubungan antara motivasi belajar dan tingkat kehadiran siswa menunjukkan hasil koefisien Pearson Product Moment antara kedua variabel adalah 0.082; (2) hubungan antara motivasi belajar dan prestasi belajar penjasorkes siswa menunjukkan hasil koefisien Pearson Product Moment antara kedua variabel adalah 0.197; (3) hubungan antara tingkat kehadiran dan prestasi belajar penjasorkes siswa menunjukkan hasil koefisien Pearson Product Moment antara kedua variabel adalah 0.192. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah adanya hubungan yang positif antara motivasi belajar dan tingkat kehadiran terhadap prestasi belajar penjasorkes siswa kelas XI SMA Negeri 3 Surakarta. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Tingkat Kehadiran, Prestasi Belajar, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Rekreasi ABSTRACT M Yusuf Arbiansyah. K5612057. THE CORRELATION BETWEEN LEARNING MOTIVATION AND XI-GRADE STUDENTS’ LEVEL OF ATTENDANCE TOWARD PENJASORKES LEARNING ACHIEVEMENT IN SMA N 3 SURAKARTA IN THE ACADEMIC YEAR OF 2015/2016. Thesis, Surakarta: Faculty of Teacher Training and Education Surakarta Sebelas Maret University, July 2016. This research aims to seek (1) penjasorkes learning motivation on XI-grade students in SMA N 3 Surakarta in the academic year of 2015/2016; (2) XI-grade students’ level of attendance on penjasorkes subject in SMA N 3 Surakarta in the academic year of 2015/2016; and (3) the correlation between XI-grade students’ learning motivation and level of attendance toward penjasorkes learning achievement in SMA N 3 Surakarta in the academic year of 2015/2016. The subjects involved in this research were XI-grade students in SMA N 3 Surakarta. This research used descriptive method with survey technique. Moreover, the data collection was conducted by questionnaire technique for the motivation data as well as document technique for attendance and learning achievement data. The instrument for prerequisite test employed in this research was validity and reliability tests. Meanwhile, this research used correlation test Pearson Product Moment and Double Regression Test as the technique for analyzing the data so that the correlation level between variables could be revealed. The research results are as follows: (1) the correlation between learning motivation and students’ level of attendance shows that the coefficient result of Pearson Product Moment between the two variables is 0.082; (2) the correlation between learning motivation and students’ penjasorkes learning achievement shows that the coefficient result of Pearson Product Moment between the two variables is 0.197; (3) the correlation between level of attendance and stude

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    ANALISIS DAMPAK REVITALISASI PASAR TRADISIONAL DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PEDAGANG PASAR RAKYAT KARANGREJO KABUPATEN TULUNGAGUNG

    Get PDF
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Analisis Dampak Revitalisasi Pasar Tradisional Dalam Meningkatkan Pendapatan Pedagang Pasar Rakyat Karangrejo”, ditulis oleh Arbiansyah, NIM. 12402193217, Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Samsul Bakri, S.Pd.I., M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan pasar modern yang setiap tahunnya mengalami peningkatan. Dengan adanya perkembangan pasar modern tersebut, maka tentu tidak menutup kemungkinan berdampak pada keberadaan pasar tradisional. Pasar tradisional yang dikenal kondisi fisik yang kurang memadai, manajemen kurang tertata, serta kondisi tempat yang terkesan kumuh dibanding pasar modern. Oleh sebab itu maka tidak menutup kemungkinan pasar modern juga akan mempengaruhi pendapatan pasar tradisional. Untuk mengatasi masalah tersebut maka diadakannya program revitalisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana kondisi revitalisasi pasar tradisional di Pasar Rakyat Karangrejo Kabupaten Tulungagung. 2) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana dampak adanya revitalisasi pasar tradisional dalam upaya meningkatkan pendapatan pedagang di Pasar Rakyat Karangrejo Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Tekhnik pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan tekhnik analisis data menggunakan paparan data, penyajian data dan kesimpulan. Tekhnik pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini adalah: 1) Revitalisasi pasar tradisional yang dilakukan di Pasar Rakyat Karangrejo dilakukan pada tahun 2019, merupakan bentuk revitalisasi tahap pertama. Revitalisasi ini merevitalisasi bentuk fisik pada bangunan baru yang ada di Pasar Rakyat Karangrejo. Kondisi setelah adanya revitalisasi pasar karangrejo lebih tertata, lebih bersih dan lebih baik dari sebelumnya. 2) Dari hasil pelaksanaan revitalisasi pasar Karangrejo ini, dari aspek ekonomi belum sepenuhnya pendapatan pedagang mengalami peningkatan, kebanyakan pedagang memiliki pendapatan yang tidak jauh berbeda dengan adanya revitalisasi. Adapun pedagang yang mengalami peningkatan dipengaruhi oleh jumlah barang yang tersedia maupun faktor pelanggan tetap. Kata Kunci: Revitalisasi, Pendapatan, Pasar Tradisiona

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore