196,445 research outputs found

    Bone Artifacts from Ksar 'Aqil (Lebanon)

    No full text
    This paper discusses the techniques of manufacture, typology and raw materials of the Upper Palaeolithic bone artifacts from the recent excavations at Ksar 'Aqil, Lebanon (directed by J. Tixier). Most pieces are either awls or points, made from bone more often than antler.Cet article traite des techniques de fabrication, de la typologie et des matières premières de l'outillage en os du paléolithique supérieur provenant des fouilles récentes à Ksar 'Aqil, Liban (dirigées par J. Tixier). La plupart des pièces sont soit des alènes, soit des pointes, fabriquées sur os plus souvent que sur bois de cervidé.Newcomer Mark, Watson John. Bone Artifacts from Ksar 'Aqil (Lebanon). In: Paléorient, 1984, vol. 10, n°1. pp. 143-147

    ISLAM NUSANTARA DALAM PEMIKIRAN K.H. SAID AQIL SIRAJ DAN USAHA-USAHA SOSIALISASINYA TAHUN 2010-2018 M

    Full text link
    Islam Nusantara bukanlah sekte baru, bukan pula aliran baru dalam agama Islam, melainkan sebuah tipologi, ciri khas umat Islam di Nusantara. Konsep ini sudah ada sejak lama, namun baru begitu populer dikalangan publik saat PBNU yang dipimpin K.H. Said Aqil Siraj menjadikanya tema Muktamar NU ke-33 di Jombang. Islam Nusantara hadir sebagai upaya menangkal gerakan radikalisme dan enunjukan kepada seluruh dunia wajah Islam yang damai, toleran dan berbudaya. Kehadiran konsep ini sebagai bentuk paham keislaman yang berbasis identitas lokal untuk menjaga kakayaan budaya Nusantara dan menumbuhkan spirit nasionalisme masyarakat terhadap bangsa serta untuk meng-counter kedatangan ideologi transnasional ke Indonesia.Penelitian ini menggunakan pendekatan biografi. Peneliti menggunakan pendekatan ini untuk menelusuri biografi K.H. Said Aqil Siraj dari sejak lahir hingga sekarang. Pendekatan ini berfungsi untuk menelusuri latar belakang keluarga, riwayat pendidikan, perjalanan karir dan karya-karya yang telah ditulis olehnya. Penelitian ini menggunakan teori sejarah pemikiran yang diungkapkan oleh Kuntowijoyo. Ia merumuskan sebuah metodologi dalam melakukan penelitian sejarah pemikiran yakni kajian teks, kajian konteks dan hubungan teks dengan masyarakat. Kajian teks untuk menelususri geneologi dan konsep pemikiran yang digagas oleh seorang tokoh dalam hal ini K.H. Said Aqil Siraj. Kajian konteks berfungsi untuk melihat kondisi masyarakat baik sejarahnya, budaya, politik, maupun agamanya sehingga K.H. Said Aqil Siraj menggagas konsep Islam Nusantara. Sedangkan hubungan teks dengan masyarakat dalam penelitian ini berupaya menelusuri respon masyarakat dengan adanya konsep Islam Nusantara dan mengkaji usaha K.H. Said Aqil Siraj dalam mensosialisasikan konsep Islam Nusantara. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah pertama bagaimana konsep Islam Nusantara menurut K.H.Said Aqil Siraj?, kedua mengapa konsep Islam Nusantara diperjuangkan K.H.Said Aqil Siraj?, ketiga bagaimana usaha K.H. Said Aqil Siraj dalam mensosialisasikan konsep Islam Nusantara?. Hasil penelusuran dan analisis yang dilakukan peneliti memperoleh kesimpulan bahwa Islam Nusantara adalah ciri khas ekspresi keberagamaan umat Islam di Nusantara yang mana nilai-nilai keislamannya melebur dengan budaya setempat. K.H. Said Aqil Siraj adalah tokoh sentral dalam memperjuangkan konsep ini. Geneologi pemikirannya bersumber pada fakta sejarah masuknya Islam di Nusantara, dakwah Walisongo, pemikiran K.H. Hasyim Asy‟ari dan K.H. Abdurrahman Wahid. Menurutnya Islam Nusantara adalah sinergi antara semangat nasionalisme dan ajaran Islam dengan melestarikan kekayaan budaya yang telah ada. Konsep ini ia sosialisasikan karena maraknya gerakan radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan Islam. Adanya gerakan itu membuat wajah Islam menjadi buruk di mata dunia. K.H. Said Aqil Siraj terus berupaya mempublikasikan dan merawat Islam Nusantara dengan cara mengembangkan pesantren, menjadikan konsep ini sebagai tema Muktamar NU ke-33 dan mempublikasikannya ke berbagai forum baik lokal, nasional maupun Internasiona

    AN ANALYSIS OF EFL LEARNERS’ SPEAKING ANXIETY (A Case Study Research for Second Semester of English Education at Pancasakti University Tegal in Academic Year 2022/2023)

    No full text
    Aqil, M. Musthofa. 2022. 1618500009 :“An Analysis of EFL Learners’ Speaking Anxiety (A Case Study Research for Second Semester of English Education at Pancasakti University Tegal in Academic Year 2022/2023)”. Research Project Strata 1 English Departement, Faculty of Teacher Training and Education, Pancasakti University Tegal, The First Advisor is Dr. Yoga Prihatin, M. Pd and The Second Advisor is H. Sumartono, M.Pd. Keyword: EFL Learners, Speaking Anxiety, Types of Speaking Anxiety, External and Internal Factors of Speaking Anxiety. The purpose of this study was to analyze the types and factors of anxiety in speaking English. This study involved 44 second-semester students from the English Department at Pancasakti University Tegal. This study uses a qualitative descriptive analysis. Questionnaires are used as instruments to obtain data. SPSS 22 was used to examine the questionnaire's validity and reliability. The data was then reported systematically to provide an overview, which was then compiled into a table. The results of this study showed that types of speaking anxiety are the highest specific-situation anxiety (48%) and the lowest is state anxiety (46%). External factors of speaking anxiety are the highest grammar and pronunciation (61%) and the lowest is peer factor (43%). Internal factors of speaking anxiety are the highest stage fear (56%) and the lowest is shyness factor (36%). The study's findings support students' efforts to learn how to speak English without feeling nervous, while the study's findings also assist teachers' efforts to boost students' self-confidence, particularly in relation to the affective domain

    Determination of sound velocity changes in relation with spring tide and neap tide in Lumut, perak / Muhammad Faiz Aqil Kamaruddin

    Full text link
    Determination of actual water depth often having an error. Sound velocity is important in hydrography survey in order to determine the depth of water. This study is aimed to identify the changes of sound velocity between Spring Tide and Neap Tide on High Tide and Low Tide. The objectives of this research is to analyze the salinity, temperature and pressure during Spring Tide, during Neap Tide and between Spring Tide and Neap Tide on High Tide and Low Tide. In this study, the sound velocity are collected on High Tide and Low Tide during Spring Tide and Neap Tide on October 2017 in Lumut, Perak. The range of the average for sound velocity observed between Spring Tide and Neap Tide on High Tide are from 1542.377 meter per second (m/s) to 1543.139 meter per second (m/s). The changes between tltem is at tire range from 0.008 meter per second (m/s) to 0.779 meter per second (m/s). Next is on Low Tide, the range of sound velocity are from 1543.423 meter per second (m/s) to 1545.332 meter per second (m/s). The difference between them is from 0.765 meter per second (m/s) to 3.406 meter per second (m/s). By doing tins comparison, it can be conclude that the changes of the sound velocity are affected by the changes of the salinity, temperature and pressure during Spring and Neap Tide in Lumut, Perak on High Tide and Low Tide

    Dr. Duane M. Jackson, Morehouse College, July 2011

    No full text
    This video is a conversation with Dr. Duane M. Jackson. Dr. Jackson talks about his paper, "Recall and the Serial Position Effect: The Role of Primacy and Recency on Accounting Students' Performance." Jackie Daniel, AUC Woodruff Library, is the interviewer

    "Reflections on the subject of Emigration from Europe with a view to Settlement in the United States" By M. Carey.

    No full text
    "Reflections on the subject of Emigration from Europe with a view to Settlement in the United States: containing bried sketches of the moral and political character of those states. By M. Carey, member of the American philosophical, and of the American Antiquarian Society, and author of The Olive Branch, Cindiciae Hibernicae, essays on banking, on political economy, and on internal improvement. To which are now added the English editor's comments on the subject; together with Important Advice to Emigrants, and Cautions Against Impositions Practiced in the Outports

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Nilai-Nilai Karakter Dalam Syarah Alfiyyah Ibn ‘Aqil Karya Imam Al-Alamah Syeikh Jalaluddin As-Suyuthi Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Akhlak (Analisis Hermeneutik)

    No full text
    ABSTRAK Khoiriyah, Miftah Sa’adatul. 2020, Nilai-Nilai Karakter Dalam Syarah Alfiyyah Ibn ‘Aqil Karya Imam Al-Alamah Syeikh Jalaluddin As-Suyuthi Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Akhlak (Analisis Hermeneutik). Skripsi. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Arif Wibowo, M. Pd. I. Kata Kunci: Hermeneutik, nilai-nilai Karakter, Alfiyyah Ibn ‘Aqil, Pendidikan Akhlak. Sebuah karya tulis merupakan pernyataan dunia batin pengarang yang biasanya berupa gagasan, cita rasa, emosi, ide dan lain-lain. Idealnya, di dalam menciptakan karya tulis, seorang pengarang bukanlah menciptakan karya kosong yang tidak mencerminkan realitas, melainkan refleksi terhadap realita kehidupan. Syarah Alfiyyah Ibn ‘Aqil yang membicarakan tentang ilmu nahwu dan ilmu shorof yang tersusun dalam 1000 (seribu) bait nazam, ternyata mengandung nilai-nilai karakter yang sangat lembut dan tersembunyi sehingga dibutuhkan sebuah analisis untuk menginterpretasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui makna interpretasi dari syarah Alfiyyah Ibn ‘Aqil dengan menggunakan Hermeneutika dari Paul Ricouer dan analisis Linguistik dari Ferdiand De Saussure, (2) mengetahui relevansi dari nilai-nilai karakter yang terdapat dalam Syarah Alfiyyah tersebut dengan pendidikan akhlak. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dengan jenis penelitian kajian kepustakaan atau library research. Sumber data yang dipakai dalam penelitian ini mengambil dari Syarah kitab Alfiyyah Ibn ‘Aqil karya Imam Al-Alamah Syeikh Jalaluddin As-Suyuthi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui tahap editing, dalam hal ini data yang sudah diperoleh dari kitab Syarah Alfiyyah dipilih sesuai dengan sub-sub tema dalam pembahasan. Kemudian tahap organizing, yaitu data yang diperoleh berkaitan dengan nilai-nilai karakter dalam kitab Syarah Alfiyyah direlevansikan dengan pendidikan akhlak. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis kritis. Disini penulis akan menganalisis data yang berkaitan tentang nilai-nilai karakter dalam Syarah Alfiyyah Ibn ‘Aqil kemudian akan merelevansikannya dengan pendidikan akhlak. Hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, terungkapnya nilai-nilai karakter dan makna interpretasi dalam Syarah Alfiyyah yang terbagi dalam empat kategori, yaitu nilai karakter beragama yang berisikan keyakinan terhadap Allah. Nilai karakter pribadi yang berisikan ikhlas, karakter mulia, rendah diri, mencapai derajat yang tinggi, beramal baik, belajar dan sungguh-sungguh dalam tolabul ‘ilmi, istiqomah, dan kerja keras.Nilai karakter bermasyarakat yang berisikan bersosialisasi yang baik. Nilai karakter bernegara yang berisi menjadi pemimpin yang ideal, dan peduli lingkungan. Kedua, terungkapnya relevansi nilai-nilai karakter tersebut dengan pendidikan akhlak, meliputi relevan dengan pendidikan akhlak kepada Allah, relevan dengan akhlak sesama manusia, dan relevan dengan akhlak terhadap lingkungan

    Dr. Glendon Swarthout

    No full text
    Hosted by Roger M. Busfield, MSU Assistant Professor of Speech and Theater, Meet the Author is designed to introduce a general audience to a contemporary author and their work through in-depth interviews. This episode features a conversation between Dr. Glendon Swarthout, prolific author and English professor at MSU, and assistant professors Sam S. Baskett and Theodore B. Strandness

    Nilai-Nilai Karakter dalam Syarah Alfiyyah Ibn ‘Aqil Karya Imam Al-Alamah Syeikh Jalaluddin As-Suyuthi dan Relevansinya dengan Pendidikan Akhlak (Analisis Hermeneutik)

    No full text
    ABSTRAK Khoiriyah, Miftah Sa’adatul. 2020, Nilai-Nilai Karakter Dalam Syarah Alfiyyah Ibn ‘Aqil Karya Imam Al-Alamah Syeikh Jalaluddin As-Suyuthi Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Akhlak (Analisis Hermeneutik). Skripsi. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Arif Wibowo, M. Pd. I. Kata Kunci: Hermeneutik, nilai-nilai Karakter, Alfiyyah Ibn ‘Aqil, Pendidikan Akhlak. Sebuah karya tulis merupakan pernyataan dunia batin pengarang yang biasanya berupa gagasan, cita rasa, emosi, ide dan lain-lain. Idealnya, di dalam menciptakan karya tulis, seorang pengarang bukanlah menciptakan karya kosong yang tidak mencerminkan realitas, melainkan refleksi terhadap realita kehidupan. Syarah Alfiyyah Ibn ‘Aqil yang membicarakan tentang ilmu nahwu dan ilmu shorof yang tersusun dalam 1000 (seribu) bait nazam, ternyata mengandung nilai-nilai karakter yang sangat lembut dan tersembunyi sehingga dibutuhkan sebuah analisis untuk menginterpretasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui makna interpretasi dari syarah Alfiyyah Ibn ‘Aqil dengan menggunakan Hermeneutika dari Paul Ricouer dan analisis Linguistik dari Ferdiand De Saussure, (2) mengetahui relevansi dari nilai-nilai karakter yang terdapat dalam Syarah Alfiyyah tersebut dengan pendidikan akhlak. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dengan jenis penelitian kajian kepustakaan atau library research. Sumber data yang dipakai dalam penelitian ini mengambil dari Syarah kitab Alfiyyah Ibn ‘Aqil karya Imam Al-Alamah Syeikh Jalaluddin As-Suyuthi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui tahap editing, dalam hal ini data yang sudah diperoleh dari kitab Syarah Alfiyyah dipilih sesuai dengan sub-sub tema dalam pembahasan. Kemudian tahap organizing, yaitu data yang diperoleh berkaitan dengan nilai-nilai karakter dalam kitab Syarah Alfiyyah direlevansikan dengan pendidikan akhlak. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis kritis. Disini penulis akan menganalisis data yang berkaitan tentang nilai-nilai karakter dalam Syarah Alfiyyah Ibn ‘Aqil kemudian akan merelevansikannya dengan pendidikan akhlak. Hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, terungkapnya nilai-nilai karakter dan makna interpretasi dalam Syarah Alfiyyah yang terbagi dalam empat kategori, yaitu nilai karakter beragama yang berisikan keyakinan terhadap Allah. Nilai karakter pribadi yang berisikan ikhlas, karakter mulia, rendah diri, mencapai derajat yang tinggi, beramal baik, belajar dan sungguh-sungguh dalam tolabul ‘ilmi, istiqomah, dan kerja keras.Nilai karakter bermasyarakat yang berisikan bersosialisasi yang baik. Nilai karakter bernegara yang berisi menjadi pemimpin yang ideal, dan peduli lingkungan. Kedua, terungkapnya relevansi nilai-nilai karakter tersebut dengan pendidikan akhlak, meliputi relevan dengan pendidikan akhlak kepada Allah, relevan dengan akhlak sesama manusia, dan relevan dengan akhlak terhadap lingkungan
    corecore