1,720,977 research outputs found
Representasi Mitos dalam Film Dokumenter
ABSTRACTThis research studies the representation form of myth in Ray Bachtiar Drajat’s film, “Ngalaksa” (2004). This research is using qualitative method to understand the representation form of myth in documentary film. The data analysis uses the methodof Charles Sanders Peirce’s semiotics. This research shows that, Ray Bachtiar sees ngalaksa ritual which is full symbol and ritual offerings as concrete examples of collage, montage, and assembling concepts which have been embraced by in the field of photography. This reality inspires Ray to actualize representation of ngalaksa in the form of documentary film when photography and multimedia arts are not satisfying enough for his expression, especially, for revealing facts into a discourse narratively. The dissolve of drawing, photo, video, and audio smoothen the representation of ngalaksa ritual which is closed to the thought background of myth, cosmology and agricultural life.Key words: ngalaksa, documentary film, representation of myt
Sistem Informasi Manajemen Inventory Barang Di PDAM Tirta Rangga Subang
PDAM atau perusahaan daerah air minum merupakan salah satu unit usaha milik daerah yang bergerak dalam distribusi air bersih bagi masyarakat umum. Pelaksanaan kegiatan inventori barang hingga saat ini masih dilakukan belum terkomputerisasi, dimulai dari permintaan barang dari unit atau cabang, pengecekan stok barang, pembelian barang ke suplier, penerimaan barang dari suplier, dan pemenuhan barang permintaan unit atau cabang. Masih adanya kesulitan dalam melakukan monitoring stok barang, dan pelaporan secara periodik. Pengembangan perangkat lunak menggunakan pendekatan model prototype, ditambah model POAC dalam penerapan SIM nya. Dari hasil penelitian dan pengujian dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem dapat membuat monitoring stok barang, sehingga dapat membantu kepala gudang dalam menentukan jumlah pengadaan barang serta menghasilkan testing yang sudah sesuai dengan skenario test
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG HUKUM BACAAN ALIF LAM QOMARIYAH DAN ALIF LAM SYAMSIAH MELALUI METODE BELAJAR BACA QURAN 99 HARI (BBQ 99)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan siswa dalam menguasai kompetensi baca tulis Quran terutama pada materi bacaan hukum alim lam komariah dan alim lam syamsiah, untuk itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan agama islam di kelas V MIN (Madriasah Ibtidaiyah Negeri) melalui penerapan Model Pembelajaran BBQ 99 (Baca 99 Hari ) pada materi Hukum Bacaan Alim lam Komariah dan Alim Lam syamsiah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan Subjek penelitian adalah siswa kelas V MIN (Madriasah Ibtidaiyah Negeri) yang berjumlah 26 siswa. penelitian terdiri dari dua siklus masing-masing siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan bersama dengan pelaksanaan penelitian pada saat proses pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti dan teman sejawat yang bertugas sebagai observer. Adapun hasil penelitian menunjukan data sebagai berikut. rata-rata nilai siswa pada pra-siklus menunjukan nilai sebesar 57,11 dan pada siklus I sedikit meningkat menjadi 70,76. Rata-rata nilai siswa kembali menunjukan peningkatan menjadi 78,46 pada siklus II. Selain itu berdasarkan nilai tertinggi yang diperoleh siswa juga menunjukan peningkatan, pada pra-siklus sebesar 80, kemudian meningkat menjadi 90 pada siklus I dan 100 pada siklus II, Selanjutnya pada aspek ketuntasan siswa menunjukan bahwa pada pra-siklus terdapat 6 orang siswa yang masuk kriteria tuntas dan 20 orang tidak tuntas. Siklus I terdapat 21 orang siswa tuntas dan 5 orang siswa tidak tuntas. Sedangkan pada siklus 2 Semua siswa dikatakan tuntas karena telah memenuhi KKM, Target ketuntasan belajar dalam penelitian ini adalah mencapai 80% dari jumlah siswa. Adapun presentase ketuntasan belajar pada pra-siklus hanya mencapai 23,07%, kemudian meningkat pada siklus I menjadi 80,06 %. Angka tersebut kembali meningkat pada siklus II menjadi 100% melebihi target yang telah ditetapkan, yakni 80%, maka berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran tipe BBQ 99 Hari pada materi Hukum Bacaan Alim lam Komariah dan Alim Lam syamsiah. dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V MIN (Madriasah Ibtidaiyah Negeri)
UPACARA NGALAKSA DESA WISATA RANCAKALONG PASCA-PANDEMI COVID-19
Tulisan ini merupakan hasil penelitian tentang upacara Ngalaksa di Desa Wisata Rancakalong, kabupaten
Sumedang. Data dihimpun melalui wawancara dan pengamatan di lapangan sebelum dan ketika upacara
berlangsung. Data kemudian dipilah dan dikaji sesuai dengan sasaran topik dalam tulisan ini, yakni
pelaksanaan upacara Ngalaksa paska pendemi di Desa Wisata Rancakalong. Berdasarkan hasil Analisa
diketemukan bahwa penyelenggaraan upacara ngalaksa dari mulai persiapan hingga pelaksanaannya
mengalami pergeseran yang disebabkan oleh facumnya upacara selama 3 tahun dan terputusnya komunikasi
kultural diantara para sesepuh dari setiap rurukan di Kecamatan Rancakalong.
Kata kunci: Ngalaksa, pascapandem
Penerapan Gaya Ekspositori Dalam Karya Film Dokumenter “Bandung City Of Heritage”
Film adalah sebuah karya seni dalam bentuk media rekam yang merepresentasikan realitas sosial
dan merupakan salah satu media massa yang memiliki efek kuat pada apresiatornya. Teknik
dan prinsif yang diterapkan pada film telah memberi kekuatan untuk bercerita, mengeksresikan
emosi dan menyampaikan ide dalam bingkai audio visual. Dokumenter merupakan salah
satu genre film yang kontenya mengungkap fakta-fakta di mana sajiannya fokus pada subjeksubjek tertentu, misalnya; ilmu pengetahuan, perjalanan, budaya, sejarah, lingkungan alam dan
lingkungan sosial. Kedalaman riset dalam mengungkap data dan fakta telah menjadikan film
dokumenter sebagai tontonan menarik karena tidak saja mampu memberi informasi, edukasi
dan hiburan tetapi juga dapat memberikan pencerahan, memotivasi dan memberi solusi
terhadap permasalahan yang ada di masyarakat. Film dokumenter “Bandung City of heritage”,
merupakan karya dokumenter dengan beragam tema di dalamnya yaitu; perjalanan, sejarah, dan
budaya. Kontennya mengungkap fakta bahwa Kota Bandung layak mendapat julukan sebagai
“Kota Cagar Budaya” karena kekayaan warisan bangunan bersejarahnya yang melimpah. Gaya
ekspositori diterapkan karena deskripsi menghantar perjalanan dokumentaris, mengungkap
sejarah dan mengekspos keindahan warisan budayanya. Metode penelitian yang digunakan dalam riset dokumenter ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara,
observasi, studi pustaka dan tinjauan karya. Tujuan penelitian, mendesain karya audio visual
berbasis riset sebagai salah satu wujud proses pewarisan nilai-nilai budaya yang menarik untuk
diapresiasi dan dikunjungi. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah karya yang bisa dijadikan
sebagai media promosi Kota Bandung agar dapat menjadi salah satu kota destinasi wisata
budaya unggulan Indonesia yang membanggakan.
Kata Kunci: Film, dokumenter budaya, Ekspositori, Bandung City of Heritage
The Influence of Income, Value Added Tax Increase, and Cigarette Excise Tax Increase on Conventional Cigarette Consumption
This study aims to examine the effect of income, Value Added Tax (VAT) increase, and cigarette excise tax increase on conventional cigarette consumption among individuals aged 20–30 years in Cirebon City. The research employed a descriptive quantitative method using a questionnaire distributed to 100 randomly selected respondents. Data were analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS software. The results indicate that income (X₁) and VAT increase (X₂) have a significant effect on cigarette consumption with significance values of 0.004 and 0.006, respectively ( 0.05). The coefficient of determination (R²) is 0.223, indicating that 22.3% of the variation in cigarette consumption can be explained by the three independent variables, while the remaining 77.7% is influenced by other factors not examined in this study
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
