111,413 research outputs found

    A fiscal needs approach to equalization transfers in a decentralized federation

    No full text
    The author reviews the conceptual basis for fiscal equalization transfers, analyzes the theoretical implications for optimal design of equalization transfers, and suggests quantitative approaches for assessing the fiscal needs of subnational governments and determining their entitlement to transfers. The author illustrates proposed methods using data for local and provincial Canadian governments. The proposed methods could be useful tools, he says, for undertaking systematic objective reviews of aggregate and sectoral public spending in developing countries. The author argues that in a decentralized federation, fiscal inefficiencies and inequities arise because of subnational governments'differing levels of ability to provide comparable public services at comparable tax rates. Fiscal equalization transfers that reduce or eliminate differentials in net fiscal benefits create a rare instance in economics when considerations of equity and efficiency coincide. These transfers must allow for differences in the spending needs and revenues-raising abilities of the various subnational governments. The author argues for a two-tiered approach to equalization. The first tier would be a federal responsibility to equalize the burden of federal taxes. The second tier would be an interprovincial equalization fund to be administered by the Council of Provincial Finance Ministers. It would entail a comprehensive equalization system that takes into account provincial spending needs. The standard of equalization would be negotiated.Public Sector Economics&Finance,Banks&Banking Reform,Municipal Financial Management,National Governance,Environmental Economics&Policies

    PERANAN H. ANWAR MALIK DALAM PEMEKARAN MUSI BANYUASIN

    No full text
    ABSTRAK Pemekaran Kabupaten Musi Banyuasin telah berlangsung sejak tahun 1955, melalui serangkaian proses dari era Pemerintahan Orde Baru hingga Era Reformasi. Akhirnya, pemekaran resmi ditetapkan pada tanggal 2 Juli 2002, dengan Pangkalan Balai ditetapkan sebagai Ibukota baru. Salah satu Tokoh politisi Nasional yang berperan aktif dalam proses Pemekaran Kabupaten Musi Banyuasin di kancah Nasional adalah H. Anwar Malik, seorang politisi sekaligus salah satu Tokoh Banyuasin yang tergabung dalam Organisasi Kemasyarakatan yaitu IKBA (Ikatan Keluarga Banyuasin). Penelitian ini membahas peran H. Anwar Malik dalam proses pemekaran Musi Banyuasin. Jenis penelitian dalam kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan data primer berupa hasil wawancara, sedangkan data sekunder yang berupa literatur, jurnal, skripsi, artikel, serta situs berita internet tentang penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran H. Anwar Malik bertanggung jawab dalam memperkenalkan pemekaran kepada masyarakat melalui Organisasi Kemasyarakatan, membentuk opini publik tentang urgensi pemekaran, serta melakukan upaya lobbying di berbagai tingkatan politik, mulai dari DPRD Kabupaten hingga DPR RI

    Clipping of Handouts

    No full text
    This collection includes: • Krüger, M. (n.d.). Einmal einfach [Book cover]. Publisher information unavailable. • American Economic Association. (2010–2011). 125th anniversary economists calendar. American Economic Association. • Hanzel, I., & Shaikh, A. (2012, January 2). Correspondence regarding Measuring the wealth of nations. Manuscript in possession of the author. • Shaikh, A. (n.d.). Measuring the wealth of nations [Enclosed pages]. Manuscript in possession of the author. • The Manchester School of Economic and Social Studies, 57(2). (1989, June). Basil Blackwell. • Shaikh, A. (2008, November 13). Comments on neoricardian theory and the measurement of prices of production : An alternative approach by Peter Flaschel, Reiner Franke, Roberto Veneziani, and Anwar Shaikh. Manuscript in possession of the author. • Flaschel, P., Franke, R., Veneziani, R., & Shaikh, A. (2008, November 12). Neoricardian theory and the measurement of prices of production: An alternative approach [Annotated manuscript]. Manuscript in possession of the author. • Shaikh, A. (n.d.). Handwritten note with equation for AC17. Manuscript in possession of the author. • Ganßmann, H. (2008, November 4). Letter to Anwar Shaikh regarding the workshop Money—interdisciplinary perspectives. Manuscript in possession of the author. • Caspari, V. (2008, October 2). Invitation to Anwar Shaikh for academic congress in honor of Bertram Schefold. Manuscript in possession of the author. • Ganßmann, H. (2008, October 8). Letter and participant list for the workshop Money—interdisciplinary perspectives. Manuscript in possession of the author

    The construction of Karen Karnak: The multi-author-function

    No full text
    This thesis is situated within the comparatively recent developments of Web 2.0 and the emergence of interactive WikiMedia, and explores the mode of authorship within a Read/Write culture compared to that of a Read/Only tradition. The hypothesis of this study is that the role of the audience has become merged with the author, and as such, represents new functions and attributes, distinct from a more conventional concept of authorship, in which the roles of audience and author are more separate. Read/Write and participatory culture, as defined by this study, is focused on collaboration, and includes the influences of D.I.Y. culture, Open-Source practices and the production of text by multiple authors. Multi-authorship presents a re-thinking of several concepts which support the notion of the individual author, since the focus of multi-authorship is not on attribution and ownership of a finished text, but on the continued malleability of a text. Modes of multi-authorship, demonstrated in the use of the pseudonyms Alan Smithee and Karen Eliot, represent declarative authors whose names signify multiple origins, whilst concurrently indicating a distinct body of work. The function of these names form an important context to this study, since primary research involves the construction of an experimental mode of multi-authorship utilising WikiMedia technology and the interaction of thirty nine participants, who are invited to create a body of work under the collective pseudonym Karen Karnak. The data generated by this experiment is analysed using aspects of Michel Foucault's author-function to identify and determine power structures inherent in the WikiMedia context. The interplay of power structures, including concepts such as identity, ownership and the body of work, affect the resulting mode of authorship and contribute to the construction of Karen Karnak, suggesting further areas of research into the emerging multi-author

    ANALISA.PENGENDALIAN.INTERN DALAM PERSEDIAAN OBAT UNTUK PASIEN PENGGUNA BPJS KESEHATAN. DI RSUD Dr. H. MOH. ANWAR KABUPATEN SUMENEP

    No full text
    This.study.aims.to.determine.the.system and.procedure of drug supply in Dr. H. Moh. Anwar, Sumenep Regency. The research method.used by the author is qualitative.with the form of research used that is descriptive. The results of the data analysis showed.that the drug supply system in the Pharmacy department at Dr. RSUD H. Moh. Anwar of Sumenep Regency is already good enough in providing medicines. This causes the existing system to be said to be complete with the separation of duties and the arrangement of supplies which are supported by complementary documents. Recording that has been done can be said to be good to divert things that are detrimental to the Hospital. Supplies Medicines in pharmacy have been done with good and correct systems and proceduresKeywords : Control System, inventory Management and Inventory

    Kiprah H Rosihan Anwar dalam pers nasional 1960-2011

    No full text
    Rosihan Anwar atau yang biasa dipanggil dengan Rosihan, merupakan seorang tokoh Pers Nasional. Rosihan lahir di Kubang Nan Dua, Sumatra Barat pada tanggal 10 Mei 1922. Ia memulai karirnya sebagai wartawan surat kabar pada saat setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di Algemeene Middelbare School (AMS) Yogyakarta pada tahun 1942 tepatnya pada zaman penjajahan Jepang (1943-1945). Pada saat itu Rosihan memuat tulisannya pada salah satu surat kabar. Pada tahun 1943 Rosihan mendirikan surat kabar tersebut, surat kabar tersebut pada penghujung orde lama (1959-1961) tepatnya pada pemerintahan Presiden Soekarno mengalami pembredalan. Diterbitkan lagi pada masa orde baru (1968-1973). Pada tahun 1974 terjadi pemredelan surat kabar yang kedua kalinya. Berdasarkan uraian diatas, terdapat beberapa rumusan masalah, yaitu bagaimana dunia pers di Indonesia dan biografi H. Rosihan Anwar, serta bagaimana kiprah H. Rosihan Anwar dalam pers nasional 1960-2011. Adapun tertujuan penelitianini untuk mengetahui dunia pers di Indonesia dan biografi H.Rosihan Anwar, serta untuk mengetahui kiprah H.Rosihan Anwar dalam pers nasional 1960-2011. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu melalui pendekatan kuantitatif dan bersifat disktiptif. Dengan mengunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik, interpretansi serta historiografi. Berdasarkan penelitian ini penulis dapat simpulkan. Pertama, Pers merupakan suatu institusi atau lembaga yang berada didalam kemasyarakatan yang berfungsi untuk memenuhi hak masyarakat dalam menyatakan pikiran dan pendapat, Dalam penelitian ini berfokus kepada salah satu tokoh pers yaitu Rosihan Anwar, ia merupakan seorang tokoh pers nasional yang bergerak dibidang kewartawanan. Ia lahir pada tanggal 10 Mei 1922 di Kubang Nan Dua, Sumatra Barat. Rosihan merupakan anak ke empat dari sepuluh bersaudara. Kedua, Kiprah Rosihan dalam pers nasional 1960-2011 Rosihan memulai karirnya sebagai sebagai reporter majalah Asia Raya pada tahun 1943. Kemudian, Rosihan mendirikan salah satu perusahaan surat kabar yaitu Pedoman. Tahun 1961 beberapa surat kabar dibredel saat pemerintahan Soekarno. Diijinkan terbit kembali pada tahun 1968, pada masa Presiden Soeharto, dan kembali keberangusan oleh pemerintahan Soeharto. Keunikan dalam tulisan Rosihan, menulis reportase tidak perlu bertele-tele, cukup dengan perpoin yang berisi fakta-fakta. Selain itu Rosihan dalam memimpin sesuatu Rosihan cenderung bersikap personal management, dimana sikap ini sebagai seorang jurnalistik yang lebih mengedepankan unsur-unsur pribadi atau subjektifitas, cenderung bekerja secara sendiri. Begitu pun dalam memperjuangkan pers dari beberapa kali terjadinya pembredelan dari kedua masa pemerintahan di Indonesia baik era orde lama maupun orde baru. Selama pembredalan itu terjadi Rosihan tidak berhenti menulis dan meliput suatu berita. Beliau pun menjadi seorang kosresponden dan kolumnis dari berbagai media

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PERAWAT DI RSUD Prof. Dr. H. M. ANWAR MAKKATUTU KABUPATEN BANTAENG

    No full text
    ABSTRAK Perawat merupakan tenaga profesional yang perannya tidak dapat dikesampingkan dari semua bentuk pelayanan rumah sakit. Peran ini disebabkan karena tugas perawat mengharuskan kontak paling lama dengan pasien. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kinerja perawat di RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng diantaranya faktor konflik peran ganda, stress kerja dan burnout. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan studi Cross Sectional Study. Penelitian ini akan dilaksanakan di RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng, rencana dilaksanakan mulai pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2016. Populasi adalah semua tenaga perawat wanita rumah sakit RSUD Prof. Dr. Anwar Makkatutu Kab. Bantaeng teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Dijadikan sampel berjumlah 130 orang. Data diperoleh dengan wawancara, observasi, dan kuesioner.Uji yang digunakan adalah uji Regresi Linear Sederhana dan Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan konflik peran ganda, stress kerja, burnout terhadap kinerja perawat wanita di RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng.Saran penelitian ini adalah Hasil penelitian ini diharapkan agar kiranya dapat meningkatkan kinerja perawat wanita dengan memperhatikan konflik peran ganda, stress kerja dan burnout di RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Kabupaten Bantaeng. Kata Kunci : Konflik Peran Ganda, Stress Kerja, Burnout, Kinerja Perawat. ABSTRACT Nurses are professionals whose role can not be excluded from all forms of hospital services. The role of nurses is due to task requires the longest contact with pasien. The aims of this study was to analyze the effect of factors on the performance of nurses in hospitals Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng Regency among others the double role conflict, job stress and burnout. The design study is an observational study using cross sectional study approach. This study was carried out in hospitals Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng Regency, the plan was conducted from October to December 2016. The population was all female hospital nurses Hospital Prof. Dr. Anwar Makkatutu Bantaeng Regency sampling technique using simple random sampling technique. Sampled amounted to 130 people. Data collected from interviews, observations, and quationare used is a simple linear regression test and Chi-Square with significance level α = 0.05. The results showed that There is a significant influence dual role conflict, job stress, burnout on the performance of nurses in hospitals Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng RegencyThe suggestion of this research is expected that results of this study would be able to improve the performance of female nurses by taking into account the dual role conflict, job stress and burnout in hospitals Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng Regency. Keywords: Dual Role Conflict, Job Stress, Burnout, Nurse Performanc

    Analisis Pengendalian Internal Pada Sistem Penggajian Karyawan (Studi pada RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep),

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi atas dasarmasih adanya kelemahan pada sistem penggajian yang dilakukan oleh RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep yaitu fungsi pembuat daftar gaji berada dibawah fungsi keuangan. Bagaimana sistem, prosedur penggajian karyawan di RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep dan bagaimana pengendalian internal yang ada di di RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep terkait sistem penggajian karyawannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder, dan teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, dokumentasi, observasi. Kemudian data-data yang diperoleh diolah dan dianalisis. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengendalian internal pada sistem penggajian karyawan yang diterapkan oleh manajemen RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep belum dilaksanakan dengan baik, karena pada unsur struktur organisasi terdapat kelemahan yaitu fungsi pembuat daftar gaji berada di bawah fungsi keuangan. Saran untuk beberapa yang perlu diperbaiki adalah pada fungsi pembuat daftar gaji lebih baik dipindah ke sub bag kepegawaian sesuai dengan job description yang ada, penggunaan daftar hadir kurang optimal, untuk meningkatkan kedisplinan karyawan perlu pengadaan finger print dan perlu adanya flowchart sistem penggajian karyawan untuk mempermudah dalam membaca sistem penggajian karyawan secara singkat tanpa harus membaca prosedur-prosedur yang ada satu persatu

    STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) dr. H. MOH ANWAR KAB. SUMENEP

    No full text
    Permasalahan mengenai kualitas pelayanan di rumah sakit masih banyak dijumpai di beberapa daerah di Indonesia. Seperti halnya Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh Anwar di Kabupaten Sumenep. Rumah sakit ini menjadi rujukan utama masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, sehingga pelayanan yang diberikan harus berkualitas dan selaras dengan harapan masyarakat yang menggunakan pelayanan rumah sakit. Salah satu permasalahan yang terjadi pada Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar, didapat bahwa pendaftaran rawat inap cukup lama, kurangnya responsif dari para pegawai terhadap pasien. Hal ini sangat berbeda dengan kondisi masyarakat yang sangat membutuhkan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkualitas. Oleh karena itu dibutuhkan strategi peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit terhadap kesejahteraan pasien pengguna layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Moh Anwar Kabupaten Sumenep. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif dan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian meunjukkan bahwa strategi RSUD untuk meningkatkan kualitas pelayanan sudah dilakukan dan diwujudkan. Seperti membuka poli pelayanan unggulan yaitu poli onkologi dan poli nyeri. Diharapkan RSUD dr. H. Moh Anwar diharapkan dapat mampu untuk membuka layanan baru sesuai dengan kebutuhan masyarakat, seperti layanan kesehatan untuk lansia, dan layanan kesehatan untuk orang-orang dengan disabilitas. Kata Kunci: Strategi, Kualitas Pelayanan, Pelayanan Publi

    Peranan K.H. Anwar Bin H. Kumpul dalam Pendirian dan Perkembangan Pondok Pesantren Nurul Islam Seri Bandung

    No full text
    This study aims to determine the early history of the Nurul Islam Islamic Boarding School, and the role of K. H. Anwar in the establishment and development of the Nurul Islam Islamic Boarding School. Research conducted uses historical or historical research methods and uses a human approach. The research stages were source criticism, interpretation, heuristics, and historiography. The results show that K. H. Anwar played a very important role in the development of the Nurul Islamic Boarding School in Desa Seri Bandung. After establishing the Nurul Islamic Boarding School, he gave birth to several successors who have become religious scholars and teachers throughout South Sumatra and other regions. K. H. Anwar wrote a lot of books and used as study books for students. K. H. Anwar has created a pesantren with his hard work such as writing books, formulating curricula, disciplinary rules, traditions which are currently still partially implemented and also improving Islamic education in his home region until this pesantren is known in South Sumatra
    corecore