247 research outputs found

    DETERMINATION OF URBAN SPRAWL PHENOMENON IN PEKALONGAN CITY AND ITS SURROUNDING

    Get PDF
    Urbanization defines as a spatial and socio-economic transformation process from rural to urban areas. While urban sprawl is the process of propagation of the appearance of urban physical characteristics from the inner city toward the urban fringe area. Pekalongan City has grown from a small town to a medium-sized city with a population of 300,000 people. This study aims to identify the phenomenon of urban sprawl in Pekalongan City and its surroundings (Pekalongan and Batang Regency) and identify the urban environment quality based on the condition of the public services availability in these urban areas. The data used in this study were the 2019 Village Potential (PODES) from the Central Agency on Statistics (BPS) and a digital base map from the Geospatial Information Agency (BIG). The urban-rural classification scoring from the BPS was used to identify urban areas as the method in this study. The results showed that 111 out of 285 villages in Pekalongan Regency and 63 out of 248 villages in Batang Regency could already be classified as urban areas and formed an urban agglomeration with Pekalongan City. This study also showed that the environmental quality in urban areas with urban sprawl phenomenon has met the standards and criteria for urban public services compared to other areas

    STRATEGI PENCEGAHAN KETERLAMBATAN KEGIATAN TRANSHIPMENT PADA PT. KARTIKA SAMUDRA ADIJAYA CABANG BATULICIN KALIMANTAN SELATAN

    Get PDF
    ABSTRAKSI CHOIRUL ANWAR, 551811336976 K, 2022, “Strategi pencegahan keterlambatan kegiatan transhipment pada PT. Kartika Samudra Adijaya cabang Batulicin Kalimantan Selatan”, Program Diploma IV, Program Studi Tatalaksana Angkutan Laut dan Kepelabuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Romanda Annas Amrullah S.ST,MM. Pembimbing II: Awel Suryadi S.ST.,M.Si Proses pengiriman muatan batubara dari jetty salino kotabaru menuju transhipment Point Tanjung Petang memperlukan prosedur dan proses yang harus diperhatikan karena banyak terjadi masalah yang mengakibatkan keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan strategi perusahan untuk mencegah faktorfaktor yang menyebabkan terjadinya keterlambatan dalam proses kegiatan transhipment pada PT. Kartika Samudra Adijaya Cabang Batulicin Kalimantan Selatan agar dapat berjalan dengan lancar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan teknik pengamatan observasi, dokumentasi yang dilakukan pada tanggal 27 September 2020 sampai 29 Agustus 2021. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis fishbone yang akan mengindentifikasi faktor penghambat. Peneliti melibatkan kepala cabang, staf operasional perusahaan dan crew kapal dalam wawancara. Peneliti juga mengumpulkan dokumentasi kerusakan kapal dan contoh sertifikat kapal dan crew. Berdasarkan dari data yang telah diuraikan dalam penelitian ini hasil faktor atau pun hambatan yang menyebapkan keterlambatan kegiatan transhipment yaitu dalam proses penerbitan (SPB) dalam sistem inapornet terdapatnya sertifikat kapal dan crew yang expired, maintenance inapornet, maintance kapal dan cuaca yang buruk. Upaya atau pun strategi yang perlu dilakukan oleh perusahaan untuk mencegah kendala yakni selalu mengecek dan mengupdate sertifikat kapal, memperbaiki komunikasi dengan crew kapal serta memahami prosedur dan melakukan pengajuan dengan tepat waktu dalam proses kegiatan transhipment, menambah manpower dalam perusahaan

    Adopsi Kompetensi Pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Welding) Di Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja (UPTPK) Singosari Malang Untuk Meningkatkan Kompetensi Praktikum Las Di Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Anwar, Choirul. 2012. Adopsi Kompetensi Pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Welding) di Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja (UPTPK) Singosari Malang untuk Meningkatkan Kompetensi Praktikum Las di Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Suwarno, M.Pd. (II) Drs. H. Abdul Qolik, M.M., M.Pd.   Kata kunci: kompetensi pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Welding), Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja (UPTPK) Singosari Malang   Penelitian ini meneliti tentang adopsi kompetensi pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Welding) yang dipergunakan di Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja (UPTPK) Singosari Malang oleh Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang. Adopsi adalah pengambilan kompetensi pengelasan (pengetahuan, keterampilan dan sikap) yang dipakai di Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja (UPTPK) Singosari Malang untuk digunakan di Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang. Kompetensi pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Welding) di Jurusan Teknik Mesin sudah bagus akan tetapi masih perlu adanya perbaikan dan peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengadopsi kompetensi pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Welding) beserta strategi dan metode pelatihan di Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja (UPTPK) Singosari Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan : observasi, wawancara, dokumentasi, dan praktikum. Data dianalisa dengan metode Miles dan Huberman. Keabsahan data dilakukan dengan empat kriteria yaitu, a) derajat kepercayaan melalui perpanjangan keikutsertaan dan triangulasi sumber, b) keteralihan, c) kebergantungan, d) kepastian. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : 1) kompetensi pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Welding) di Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja (UPTPK) Singosari Malang sudah berdasarkan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) yang terdiri dari tiga ranah yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap, 2) strategi dan metode pelatihannya adalah belajar secara mandiri dengan pemberian teori di awal pertemuan dan selanjutnya praktik secara mandiri dengan arahan dari instruktur, 3) tidak semua kompetensi hasil penelitian diaplikasikan pada praktikum pengelasan lanjut. Disarankan agar Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang memperbaiki dan meningkatkan kompetensi pegelasan GTAW  (Gas Tungsten Arc Welding) dalam praktikum pengelasan lanjut.

    Analisis Zakat Produktif Dalam Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Melalui Program Kampung Ternak Dompet Dhuafa Madiun.

    No full text
    ABSTRAK Anwar, Choirul. Analisis Zakat Produktif dalam Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Melalui Program Kampung Ternak Dompet Dhuafa Madiun. Skripsi. 2021. Jusrusan Manajemen Zakat dan Wakaf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Pembimbing Muchtim Humaidi, M.IRKH. Kata Kunci : Zakat Produktif, Pemberdayaan Ekonomi, Mustahik Kemiskinan merupakan salah satu penyebab munculnya permasalahan perekonomian masyarakat. Salah satu cara menanggulangi kemiskinan adalah dukungan dana zakat kepada mereka yang kekurangan, diantaranya adalah berupa zakat produktif. Salah satu lembaga yang menerapkan pendayagunaan zakat secara produktif adalah Dompet Dhuafa Madiun yaitu zakat produktif kampung ternak. Dalam teori zakat produktif yang berhak menerima zakat adalah orang yang masuk dalam 8 ashnaf, namun kriteria Mustahik di Dompet Dhuafa Madiun cukup sederhana; orang kurang mampu, pernah berternak dan orang yang beriman, sedangkan selanjutnya mengenai pengelolaan zakat produktif kampung ternak dijalankan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan pengawasan hingga sampai tahap penjualan, kampung ternak Dompet Dhuafa Madiun telah berjalan selama 2-3 periode yang mana mustahik nya tetap, sedangkan pada teori, zakat produktif yang berhasil adalah yang dapat merubah mustahik menjadi muzzaki. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana analisis zakat produktif terhadap pemilihan mustahik kampung ternak dalam pemberdayaan ekonomi mustahik Dompet Dhuafa Madiun dan bagaimana analisis zakat produktif terhadap pengelolaan kampung ternak dalam pemberdayaan ekonomi mustahik Dompet Dhuafa Madiun. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian lapangan menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan menggunakan metode induktif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penentuan mustahik zakat produktif kampung ternak Dompet Dhuafa Madiun belum sepenuhnya sesuai dengan teori zakat produktif yaitu 8 golongan yang berhak menerima zakat. Karena penentuan kriteria mustahik Dompet Dhuafa Madiun kurang spesifik dan kurang jelas, dan pada proses penentuan calon mustahik juga kurang selektif. Sedangkan Dompet Dhuafa Madiun secara keseluruhan telah menerapkan pengelolaan zakat produktif kampung ternak dengan baik, tetapi ada yang kurang maksimal pada aspek pengawasan, kemandirian mustahik, dan mustahik yang tetap selama 2 periode. Meskipun belum sampai pada tataran merubah status mustahik untuk menjadi muzakki, hal ini tidak mengurangi keberhasilan Dompet Dhuafa Madiun dalam meningkatkan penghasilan dan pemberdayaan ekonomi Mustahik kampung ternak

    (LENGKAPI ABSTRAK SKRIPSI, UPLOAD ULANG)...Analisis Zakat Produktif Dalam Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Melalui Program Kampung Ternak Dompet Dhuafa Madiun

    No full text
    ABSTRAK Anwar, Choirul. Analisis Zakat Produktif dalam Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Melalui Program Kampung Ternak Dompet Dhuafa Madiun. Skripsi. 2021. Jusrusan Manajemen Zakat dan Wakaf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Pembimbing Muchtim Humaidi, M.IRKH. Kata Kunci : Zakat Produktif, Pemberdayaan Ekonomi, Mustahik Kemiskinan merupakan salah satu penyebab munculnya permasalahan perekonomian masyarakat. Salah satu cara menanggulangi kemiskinan adalah dukungan dana zakat kepada mereka yang kekurangan, diantaranya adalah berupa zakat produktif. Salah satu lembaga yang menerapkan pendayagunaan zakat secara produktif adalah Dompet Dhuafa Madiun yaitu zakat produktif kampung ternak. Dalam teori zakat produktif yang berhak menerima zakat adalah orang yang masuk dalam 8 ashnaf, namun kriteria Mustahik di Dompet Dhuafa Madiun cukup sederhana; orang kurang mampu, pernah berternak dan orang yang beriman, sedangkan selanjutnya mengenai pengelolaan zakat produktif kampung ternak dijalankan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan pengawasan hingga sampai tahap penjualan, kampung ternak Dompet Dhuafa Madiun telah berjalan selama 2-3 periode yang mana mustahik nya tetap, sedangkan pada teori, zakat produktif yang berhasil adalah yang dapat merubah mustahik menjadi muzzaki. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana analisis zakat produktif terhadap pemilihan mustahik kampung ternak dalam pemberdayaan ekonomi mustahik Dompet Dhuafa Madiun dan bagaimana analisis zakat produktif terhadap pengelolaan kampung ternak dalam pemberdayaan ekonomi mustahik Dompet Dhuafa Madiun. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian lapangan menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan menggunakan metode induktif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penentuan mustahik zakat produktif kampung ternak Dompet Dhuafa Madiun belum sepenuhnya sesuai dengan teori zakat produktif yaitu 8 golongan yang berhak menerima zakat. Karena penentuan kriteria mustahik Dompet Dhuafa Madiun kurang spesifik dan kurang jelas, dan pada proses penentuan calon mustahik juga kurang selektif. Sedangkan Dompet Dhuafa Madiun secara keseluruhan telah menerapkan pengelolaan zakat produktif kampung ternak dengan baik, tetapi ada yang kurang maksimal pada aspek pengawasan, kemandirian mustahik, dan mustahik yang tetap selama 2 periode. Meskipun belum sampai pada tataran merubah status mustahik untuk menjadi muzakki, hal ini tidak mengurangi keberhasilan Dompet Dhuafa Madiun dalam meningkatkan penghasilan dan pemberdayaan ekonomi Mustahik kampung ternak
    corecore