42 research outputs found

    Menulis Artikel Almiah Dan Esai

    No full text

    KRITIK SOSIAL PADA PERSOALAN GENDER DALAM NOVEL PENGANTIN PESANAN KARYA MYA YE (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

    No full text
    Andriyani, Rina. 2020. “Social criticism on gender issues in the novel order bride by Mya Ye: a review of the sociology of literature. Essay S1 Indonesia Literature. Faculty of Cultural Sciences Universitas Diponegoro. Semarang. One of the novels that contain social criticism is novel order bride by Mya Ye. This novel tells of the struggle of a woman who becomes a mail order bride by marrying a Taiwanese man, in order to improve her standard of living. Experienced by the character Sinta who sacrificed for her family for the future. After marriage, the life that Sinta lived was not what she wanted. She continued to work hard, took care of her husband, in-laws, and continued her business at the Ban Tiao Shop. This study aims to express social criticism on gender issues contained in the novel bride order by Mya Ye. the author uses two theories, namely the fictional structure theory and the sociological theory of literature, which are used to express the social criticism contained in this novel. The object of this research is Mya Ye ordered bridal novel published by PT Gramedia Pustaka Utama in 2018. The method used in this research is a qualitative description, data collection techniques, and data analysis techniques. The research results are in the form of social criticism on gender issues contained in the novel ordered bridal by Mya Ye, which include: themes and messages, characters and charaterizations, settings, plot and distribution, as well as the social criticism of proverty, criticism of human trafficking, criticism of gender issues, criticism of division in the family, criticism of social and religiois limitations. Keyword: order bride, social criticism, sociology of literature

    PENERAPAN METODE PROYEK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN SEJARAH : Penelitian Tindakan Kelas Di Kelas XI IPS-1 SMAN 1 Sukaresmi

    No full text
    Selama ini pembelajaran selalu diasumsikan di dalam kelas dan di dalam jam pelajaran saja. Padahal pembelajaran dapat dilakukan di luar kelas dan jam pelajaran di sekolah dengan perencanaan yang baik, sehingga ruang untuk belajar bagi siswa lebih luas dan lebih terstruktur. Proses pembelajaran perlu menempatkan siswa sebagai subjek belajar, sehingga dapat menunjukkan bakat, minat, kemampuan, serta dapat mengembangkan potensinya secara optimal. Proses pembelajaran sebisa mungkin perlu menyediakan tugas-tugas ataupun proyek-proyek yang memungkinkan siswa bekerja namun tetap terstruktur dan terencana dengan baik. Perencanaan inilah yang menjadi tonggak tercapainya keberhasilan belajar siswa. Dalam menciptakan suatu pembelajaran yang lebih baik perlu diterapkannya suatu metode yang tepat dan dapat membuat siswa lebih sering dan giat belajar di luar jam pelajaran di sekolah yang terbatas. Metode yang lebih bersifat mengembangkan keaktifan siswa dalam belajar baik di sekolah maupun di luar sekolah secara berkelompok, mengembangkan kemampuan mensintesis dan mengintegrasikan informasi, mengembangkan kecakapan, dan kebiasaan belajar. Sehingga siswa dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran sejarah. Alternatif pemecahan masalah yang peneliti dapatkan adalah dengan menggunakan pembelajaran berbasis proyek untuk memperbaiki hasil belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut maka Skripsi ini mengambil judul “Penerapan Metode Proyek Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Sejarah (Penelitian Tindakan Kelas Di Kelas XI IPS-1 SMAN 1 Sukaresmi)”. Penelitian yang dilakukan berkaitan dengan penerapan metode proyek berupa pengerjaan suatu proyek berdasarkan pemahaman materi siswa. Proyek ini dikerjakan secara berkelompok, agar siswa dapat saling bertukar fikiran dan membantu siswa yang kurang agar seluruh siswa dapat meningkatkan hasil belajarnya.Penelitian ini dilakukan di kelas XI IPS 1 SMAN 1 Sukaresmi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran sejarah, karena selama ini pelajaran sejarah selalu dianggap remeh namun berbanding terbalik dengan pencapaian siswa karena hasil belajar sejarah siswa rendah. Hasil belajar siswa rendah dilihat dari hasil belajar yang telah siswa capai sebelumnya. Pembelajaran ini pun diharapkan mampu mengajarkan siswa untuk dapat mencari keterhubungan antara peristiwa masa lalu dengan apa yang sedang terjadi di masa sekarang serta nilai-nilai yang dapat diambil dari suatu peristiwa sejarah. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan desain Kemis & Taggart. Desain PTK model Kemmis & taggart dalam satu siklus diawali dengan rencana tindakan, kemudian pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi dokumentasi dan tes. Instrumen penelitiannya menggunakan lembar observasi, lembar wawancara, dokumentasi dan tes. Berdasarkan pada penelitian yang telah dilakukan, menunjukan bahwa penerapan metode proyek dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran sejarah di kelas XI IPS 1 SMAN 1 Sukaresmi. Hal ini terlihat dari pencapaian siswa dalam setiap pelaksanaan siklus yang mengalami peningkatan, baik dalam pengerjaan setiap proyek maupun tes hasil belajar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode proyek dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran sejarah di kelas XI IPS 1 SMAN 1 Sukaresmi. Pemberian proyek yang diberikan kepada siswa dapat disesuaikan dengan karakter siswa dan materi pelajaran yang sedang dipelajari. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi bagi guru dan pihak sekolah untuk mengembangkan pembelajaran yang memberi kesempatan kepada siswa untuk menuangkan pemahaman siswa dalam berbagai bentuk proyek yang menarik. During this learning is always assumed to be in the classroom and in the school hours only. In fact, learning can be done outside of school hours in the classroom and school with good planning, so the space for students to study a broader and more structured. The learning process needs to place students as a subject of study, so as to show their talents, interests, abilities, and can develop her full potential. The learning process as much as possible need to provide tasks or projects that allow students to work but still structured and well planned. Planning is at the milestone achievement of student learning success. In creating a better learning needs proper implementation of a method and can make students more frequent and active learning outside school hours are limited. Develop methods that are more active students in learning both in school and outside of school in groups, develop the ability to synthesize and integrate information, develop skills, and study habits. So that students can improve learning outcomes in the subjects of history. Alternative solutions to problems that researchers get is to use project -based learning to improve student learning outcomes. Under these conditions, this thesis takes the title " Project Implementation Method For Improving Student Results Effort In History Lesson (Classroom Action Research Class XI IPS - 1 SMAN 1 Sukaresmi) ". Research carried out with regard to the implementation of projects such as construction methods of a project based on student understanding of the content study. This project is done in groups, so that students can exchange thoughts and help students who are less so that all students can improve the results of result. The research in class XI IPS 1 SMAN 1 Sukaresmi. The main objective of this research is to improve student learning outcomes in the teaching of history, because during this history lesson is always taken for granted but is inversely related to student achievement as the result of low student studying history. Low student learning outcomes seen from the student learning outcomes that have been achieved previously. Learning is also expected to teach students to be able to search for connectedness between past events with what is happening in the present and the values that can be taken from a historical event. The research method used is the method of class room action research (PTK) using design Temmis & Taggart. TOD design models Kemmis & Taggart in one cycle begins with a plan of action, then the action, observation, and reflection. Data collection techniques used were observation, interviews, documentation studies and tests. Instrument research using observation sheets, interview sheets, documentation and testing. Based on the research that has been carried out, shows that the application of the project method can improve student learning outcomes in the teaching of history in class XI IPS 1 SMAN 1 Sukaresmi. This is evident from the achievement of students in each execution cycle has increased, both in the execution of each project and achievement test. It can be concluded that the application of the project method can improve student learning outcomes in the teaching of history in class XI IPS 1 SMAN 1 Sukaresmi. Giving projects given to students can be adapted to the character of the students and the subject matter being studied. The results of this study could be a recommendation for teachers and schools to develop learning that gives students the chance to pour understanding of students in various forms of interesting project

    EFEKTIVITAS TEKNIK DRAMA MENGGANTUNG DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN : Penelitian Eksperimen Semu pada Siswa Kelas X di SMAN 7 Bandung Tahun Ajaran 2012/2013

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan siswa dalam menulis cerpen. Siswa merasa kesulitan untuk menentukan ide atau topik, mengorganisasikan ide tersebut dan mengembangkannya menjadi sebuah tulisan. Di samping itu pembelajaran yang kurang melibatkan siswa membuat pembelajaran menulis cerpen terkesan membosankan. Pembelajaran yang melibatkan siswa bisa dilakukan dengan menggunakan teknik pembelajaran yang tepat. Teknik Drama Menggantung merupakan inovasi teknik pembelajaran dalam pembelajaran menulis cerpen. Sejauh ini belum diketahui pengaruh teknik tersebut terhadap pembelajaran menulis cerpen. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui (1) kemampuan siswa menulis cerpen sebelum dan sesudah diberi perlakuan teknik Drama Menggantung di kelas eksperimen; (2) kemampuan menulis cerpen di kelas kontrol; (3) adanya perbedan yang signifikan antara kemampuan menulis cerpen siswa di kelas eksperimen yang menggunakan teknik Drama Menggantung dan di kelas pembanding yang tidak menggunakan teknik Drama Menggantung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan desain Control Group Pretest–Posttest Non Random. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji-t dua kelompok. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen penelitian berupa tes menulis cerpen. Pembelajaran menulis cerpen menggunakan teknik Drama Menggantung memberikan hasil yang positif. Nilai siswa di kelas eksperimen dan kelas pembanding mengalami perbedaan nilai yang signifikan. Hal ini terbukti dari data yang diperoleh. Nilai rata-rata prates kemampuan siswa di kelas eksperimen sebesar 69,7 dan pascates sebesar 85,5 dengan peningkatan pada aspek pegaluran. Adapun nilai rata-rata prates kemampuan siswa di kelas pembanding sebesar 70,7 dan pascates sebesar 75,9 dengan peningkatan pada aspek ejaan dan tanda baca. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji-t, harga t_hitung untuk dk 58 menunjukan angka 4,50 dan harga t_tabel dengan taraf signifikansi (α) 0,05 adalah 2,23. Kaidah keputusannya yaitu jika t_hitung > t_tabel maka signifikan, berarti Ha diterima. Oleh karena itu, hasil penelitian menunjukan bahwa teknik Drama Menggantung efektif dalam pembelajaran menulis cerpen

    EFEKTIVITAS TEKNIK DRAMA MENGGANTUNG DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS CERPEN

    No full text
    Penelitian dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam menulis cerpen terutama dalam mengorganisasikan ide dan pembelajaran cerpen yang kurang melibatkan siswa. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui keefektifan teknik Drama Menggantung dalam pembelajaran menulis cerpen. Metode yang digunakan yaitu eksperimen semu. Teori yang melandasi yaitu teori mengenai cerpen dan teori yang berkaitan dengan teknik Drama Menggantung. Data penelitian berupa data prates-pascates menulis cerpen di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian adalah teknik Drama Menggantung efektif dalam pembelajaran menulis cerpen. Kata Kunci : pembelajaran menulis cerpen, teknik Drama Menggantung, metode simulasi, metode seeing how it is, merangsang imajinasi

    ANALISIS WACANA TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL KUMPULAN CERPEN SAMPAH BULAN DESEMBER KARYA HAMSAD RANGKUTI SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

    No full text
    ANALISIS WACANA TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL KUMPULAN CERPEN SAMPAH BULAN DESEMBER KARYA HAMSAD RANGKUTI SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Satriya Adi Andriyani, Muhammad Rohmadi, Ani Rakhmawati Universitas Sebelas Maret E-mail: [email protected] Abstract: This research aims to describe and explain (1) textual analysis of short story compilation entitled Sampah Bulan Desember written by Hamsad Rangkuti, (2) contextual analysis of short story compilation entitled Sampah Bulan Desember written by Hamsad Rangkuti, (3) the relevance of the short story text as a teaching material for junior high school students. This study was a qualitative descriptive research. There are two data sources in this research, the forth document of short story in the compilation of Sampah Bulan Desember as the primary resource, and the informant (teacher and students) as the secondary resource. Technique used in collecting data was documentation, and interview. The data validity was tested using data of triangulation. The data was analyzed using interactive analyses which consist of collecting data, data reduction, data presentation, and conclusion. The procedures were preparations, collecting data, data analysis and the last stage. The result of this study can be concluded (1) the textual analysis of the short story used the grammatical aspect of reference up to 1376 data (82%), the substitution is 49 data (3%), the ellipsis is 21 data (1%), and the conjunction is 240 data (14%); then the lexical aspect of repetition is 60 data (25%), the synonym is 74 data (30%), the antonym is 27 data (11%), the collocation is 33 data (14%), the hyponym is 1 data (1%), and equivalence is 47 data (19%); (2) contextual analysis of the short story compilation shows there are four principles that can be used to comprehend, that is (a) the personal interpretation principle, (b) the locational interpretation principle, (c) the temporal interpretation principle, and (d) the analogy principle; (3) four inspected stories consists of three categories: short story that is suitable as a teaching materials, less suitable, and not suitable; (4) the short story of Sampah Bulan Desember written by Hamsad Rangkuti to be a potential teaching and learning substance in Junior High School, in the curriculum of 2013. It is seen from the conformity of the short story and the theory of teaching materials, the theory of literary works, and supported by the informants opinion that are teachers and students. Keywords: textual discourse analysis, contextual discourse analysis, teaching material Sistem Upload Eprints Logou

    99 jalan menuju cerdas emosi, sosial, dan spiritual : inspirasi untuk meraih kesuksesan, kebahagiaan, dan hidup yang bermakna

    No full text
    Kecerdasan emosi bisa mengantarkan kita meraih kesuksesan, kecerdasan sosial mengantarkan kita kepada kebahagiaan, dan kecerdasan spiritual dapat menjadikan kehidupan kita lebih bermakna, Tanpa ketiga kecerdasan tersebut mustahil kita bisa mencapai kesuksesan, kebahagiaan dan kehidupan yang bermakna. Sebuah hidup yang menjadi dambaan setiap orang.Bandungviii, 400 halaman ; 24 c
    corecore