1,721,070 research outputs found
RANGKIANG SEBAGAI IDE BERKARYA KERAMIK
Anggun Putri Safera,2018”RangkiangSebagai Ide Berkarya Keramik” Skripsi: Program Studi S1 Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia.Dilatarbelakangi oleh kelestarian daerah tempat tinggal penulis, menjadikan penulis ingin membuat rangkiang sebagai objek dalamberkarya keramik. Penulis menampilkan rangkiang sebagai karya seni keramik karena asal usul dan kegunaan bentuk rangkiang ini sangat berpengaruh pada masa dulunya. Pada saat ini sudah banyak rangkiang yang beralih fungsi dan tak banyak kalangan muda mudi yang mengenal rangkiang. Dikarenakan sudah tidak banyak lagi masyarakat minangkabau yang membangun rumah seperti rumah adat, dan tidak terdapat lagi rangkiang disisi rumah masyarakat miangkabaukarena beberapa faktor alam, lingkungan dan perkembangan zaman yang modern membuat masyarakat minangkabau membangun rumah yang lebih modern lagi. Dan hanya menyimpan cadangan padi mereka di gudang atau di dapur rumah. Proses awal yang dilakukan penulis adalah membuat sketsa kasar yang menghasilkan lembar kerja. Dengan acuan lembar kerja kemudian penulis membuat rangka awal keramik dengan membuat slab/ lempengan dan teknik pinchingdengan tanah. Dalam proses penciptaan penulis melakukan perubahan bentuk asli rangkiang dengan penyederhanaan bentuk sesuai fungsi dan kegunaan rangkiang. Dengan bentuk yang tradisional dan unik rangkiang memiliki atap yang menjulang (bergonjong) serta bentuk body yang simetris dan asimetri tetapi tidak menghilangkan kekhasannya sebagai bentuk rangkiang yang asli. Penciptaan ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan konsep penciptaan karya dengan bentuk rangkiang, proses dan teknik keramik serta bagaimana bentuk visual karya keramik rangkiang. Penulis menampilkan 8 karya dengan bentuk yang berbeda.
;---Anggun Putri Safera, 2018 "Contemplating As an Ceramic Work Idea" Thesis: Bachelor of Fine Arts Education Study Program, Faculty of Art and Design Education, University of Education Indonesia.
Based on the writer’s interest on her cultural preservation motivates her to create rangkiang from ceramics. The writer uses rangkiang as the idea on producing ceramics due to its historical background value. The initial process of the work is by making a grainy sketch to create worksheet. The worksheet will help later on making the first ceramics framework by making slab and soil pinching technique. On the process of making, the writer deformating the form of rangkiang by simplifying its form in accordance with function of rangkiang itself. The form of traditional and unique rangkiang has looming rooftop with simetrical and asimetrikal body but keeps it originality. This creation is aim to describe the concept of rangkiang ceramics, the process and technique used on making it. Also how the visual of finished rangkiang look like. The writer will be shown 8 creation with different shape on each
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS IV MI AULIA CENDEKIA PEKANBARU
ABSTRAK
Wilda Anggun Putri Sumbari, (2021): Penerapan Model Pembelajaran
Probing Prompting untuk
Meningkatkan Kemampuan
Berpikir Kreatif Siswa pada
Pembelajaran Tematik di Kelas IV
MI Aulia Cendekia Pekanbaru.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses penerapan
model pembelajaran Probing Prompting yang dapat hasil belajar siswa pada tema
sumber energy di kelas IV MI Aulia Cendekia Pekanbaru. Penelitian ini
merupakan penelitian tindakan kelas yang subjeknya 1 orang guru dan 20 orang
siswa, dan objeknya adalah model pembelajaran probing prompting dan
kemampuan berpikir kreatif. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, dan pada
setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Tekhnik pengumpulan data data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi, dan
tekhnik analisis datanya adalah analisis deskriptif dengan persentase. Berdasarkan
data hasil penelitian, tergambar bahwa model pembelajaran Probing Prompting
dapat meningkatkan hasil belajar. Hal ini dapat dilihat dari grafik
perkembangannya, dimana sebelum tindakan perbaikan dilakukan nilai rata-rata
siswa dalam hasil belajar hanya mencapai 46,90 atau tergolong dalam kategori
kurang. Setelah dilakukan tindakan perbaikan pembelajaran melalui penelitian
tindakan kelas pada siklus I nilai rata-rata siswa meningkat kembali menjadi 68,40
atau tergolong cukup. Kemudian pada silus II nilai rata-rata siswa meningkat
kembali menjadi 82,80 atau tergolong baik. Dengan demikian dapat disimpulkan
bahwa model pembelajaran Probing Prompting dapat meningkatkan hasil belajar
siswa pada tema Sumber Energy di kelas IV MI Aulia Cendekia Pekanbaru.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Probing Prompting, Hasil Belaja
PENGEMBANGAN MEDIA PRAKTIKUM VIRTUAL BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI UNTUK PESERTA DIDIK KELAS XI
ABSTRAK
PENGEMBANGAN MEDIA PRAKTIKUM VIRTUAL
BERBASIS ANDROID PADA MATERI SISTEM
PENCERNAAN MANUSIA UNTUK PESERTA
DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 2
GADINGREJO
Oleh
Anggun Putri Rizki
Permasalahan yang muncul dalam penelitian ini yaitu
kurangnya optimalisasi peran media berbasis Android dalam
mengembangkan media pembelajaran bagi peserta didik. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan respon peserta didik
terhadap pengembangan media praktikum virtual berbasis Android
pada materi Sistem Pencernaan Manusia.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian
Research and Development (R&D) yang dilaksanakan di SMA
Negeri 2 Gadingrejo dengan subyek penelitian adalah peserta didik
kelas XI IPA 1 berjumlah 14 orang peserta didik. Model
pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model
Borg & Gall dengan tujuh langkah yang terdiri dari: 1) Potensi dan
Masalah, 2) Mengumpulkan Informasi, 3) Pengembangan Model, 4)
Validasi Model, 5) Revisi Model, 6) Uji Coba Model, 7) Revisi
Model.
Hasil dari penelitian pengembangan ini adalah: (1) Produk
media praktikum virtual berbasis Android pada materi sistem
pencernaan manusia untuk peserta didik kelas XI. (2) Tingkat
validitas media praktikum virtual berbasis Android untuk peserta
didik kelas XI oleh ahli media. Media praktikum virtual berbasis
android pada materi sistem pencernaan manusia untuk peserta didik
kelas XI SMA Negeri 2 Gadingrejo telah teruji kelayakannya oleh
ahli media dengan diperoleh rata-rata keseluruhan sebesar 82,1%
dengan kriteria “Sangat Layak”. Adapun tanggapan yang diberikan
oleh guru mata pelajaran biologi adalah sebesar 80% dengan kategori
“Layak”. Peserta didik juga memberikan tanggapan yang positif
dengan rata-rata keseluruhan sebesar 85% yang termasuk dalam
kategori “Sangat Layak”. Sehingga secara keseluruhan dapat
disimpulkan bahwa media praktikum virtual berbasis Android pada
iii
materi Sistem Pencernaan Manusia yang dikembangkan adalah
“Sangat Layak” untuk digunakan peserta didik kelas XI di SMA
Negeri 2 Gadingrejo.
Kata kunci : Media Praktikum Virtual, Android, Sistem
Pencernaan Manusi
KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA DAN NILAI PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM CERITA PRABU SURYAKANTHA DEWI ANANGGARAGA SERTA RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN BAHASA JAWA MATERI DIALOG PADA SISWA SMP
ABSTRAK Anggun Putri Aprilia. K4211002. KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA DAN NILAI PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM CERITA PRABU SURYAKANTHA DEWI ANANGGARAGA SERTA RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN BAHASA JAWA MATERI DIALOG PADA SISWA SMP. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik dalam cerita Prabu Suryakantha Dewi Ananggaraga; (2) kajian psikologi sastra pada cerita Prabu Suryakantha Dewi Ananggaraga; (3) nilai-nilai pendidikan budi pekerti yang terkandung dalam cerita Prabu Suryakantha Dewi Ananggaraga; dan (4) relevansi cerita Prabu Suryakantha Dewi Ananggaraga terhadap pembelajaran Bahasa Jawa materi dialog di SMP. Sumber data dalam penelitian ini adalah dokumen dan informan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh menggunakan teknik pembacaan, studi pustaka, dan analisis isi arsip/dokumen. Validitas data diperoleh dengan menggunakan triangulasi teori dan validitas semantik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Prosedur penelitian meliputi tahap perumusan masalah penelitian, perancangan penelitian, pengumpulan data hasil, pengolahan data sampel, penyajian data dalam bentuk tabel, analisis interaktif data berdasarkan teori yang ditentukan, penyusunan data dan analisis data dalam pembahasan, pengambilan simpulan berdasarkan data yang telah diperoleh dari berbagai sumber data dan hasil analisis. Hasil penelitian dapat dikemukakan: (1) unsur intrinsik dalam cerita Prabu Suryakantha Dewi Ananggaraga meliputi tema, plot, tokoh dan penokohan, alur, latar (setting), sudut pandang, dan amanat yang memiliki keterkaitan antarunsurnya; (2) kejiwaan tokoh utama dalam cerita Prabu Suryakantha Dewi Ananggaraga meliputi id, ego, dan superego dalam diri Prabu Suryakantha yang mengalami dinamika; (3) nilai pendidikan yang terkandung dalam cerita Prabu Suryakantha Dewi Ananggaraga meliputi nilai yang berhubungan dengan Tuhan (religius), nilai yang berhubungan dengan diri sendiri (jujur, bertanggungjawab, kerja keras, dan percaya diri), nilai yang berhubungan dengan sesama (sadar akan kewajiban dan hak, patuh pada aturan-aturan sosial, santun, dan demokratis), nilai yang berhubungan dengan lingkungan, serta nilai kebangsaan; (4) relevansi cerita Prabu Suryakantha Dewi Ananggaraga cocok digunakan sebagai bahan ajar materi dialog bahasa Jawa di SMP, hal ini dapat dilihat dari segi isi, bahasa, serta nilai-nilai yang terkandung di dalam cerita tersebut. Kata kunci: psikologi sastra, nilai pendidikan budi pekerti, cerita bahasa Jawa, materi dialo
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
