1,721,054 research outputs found
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, SELISIH LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN DAN DANA ALOKASI UMUM TERHADAP PERILAKU OPORTUNISTIK PENYUSUN ANGGARAN (Studi Kasus Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat)
ABSTRAK
Shelly Anggraeni Putri, 2018: Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran dan Dana Alokasi Umum Terhadap Perilaku Oportunistik Penyusun Anggaran (Studi Kasus Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat).
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara Pendapatan Asli Daerah, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran dan Dana Alokasi Umum Terhadap Perilaku Oportunistik Penyusun Anggaran. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan pemerintah daerah dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat tahun 2013-2016. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive samping dan diperoleh 27 populasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda untuk menguji hipotesis dengan bantuan SPSS 22
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum berpengaruh terhadap perilaku oportunistik penyusun anggaran di Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Sedangkan sisa lebih perhitungan anggaran tidak berpengaruh terhadap perilaku oportunistik penyusun anggaran di Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat.
Kata kunci : Pendapatan Asli Daerah, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran, Dana Alokasi Umum, Perilaku Oportunistik Penyusun Anggara
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
ANALISIS PENGELOLAAN DANA DESA TAHUN 2019-2021 UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA WATES KECAMATAN SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG
Skripsi dengan judul “Analisis Pengelolaan Dana Desa Tahun 2019-2021
Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Wates Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Cyndi Marselenia Anggraeni Putri Permatasari, NIM. 12406183047, Di bimbing oleh Ibu Mega Tunjung Hapsari, M.AP.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya Dana Desa Wates yang diterima sesuai dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) dan dijalankan sesuai Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) agar selalu dilancarkan. Dari pihak Desa Wates telah menyalurkan sesuai dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) yang telah dimusyawarahkan bersama dengan Pengelolaan Dana Desa (PDD) dan tokoh masyarakat Desa Wates. Untuk Dana Desa Wates selalu berjalan dengan baik.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pengelolaan dana desa tahun 2019-2021 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Wates Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung ? (2) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat untuk pengelolaan dana desa tahun 2019-2021 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Wates Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung?
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode atau pendekatan studi kasus (case study). Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer maupun sekunder. Teknik pengumpulan data ini menggunakan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. triangulasi terdiri dari triangulasi sumber data, metode, peneliti dan waktu. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: (1) Pengelolaan dana desa tahun 2019-
2021 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Di Desa Wates mulai dari dalam perencanaan terlebih dahulu mengadakan musyawarah desa sampai terjadinya perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) muncul. Pelaksanaan dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Penatausahaan dilakukan bersama operator desa dengan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES), Pelaporan juga seperti itu. Pertanggungjawaban sama kepada kecamatan, maka untuk Pembinaan dan Pengawasan dilakukan inspektorat. (2) Adapun faktor pendukung Pengelolaan dana desa tahun 2019-2021 meningkatkan kesejahteraan masyarakat Di Desa Wates meliputi: Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu perangkatnya masih muda.Sehingga untuk melakukan pengelolaan Dana Desa selalu cukup dan mampu agar selalu di beri kelancaran untuk masyarakat desa. Sedangkan, faktor penghambat Pengelolaan dana desa tahun 2019-2021 meningkatkan kesejahteraan masyarakat Di Desa Wates yaitu pada saat keterlambatan dalam pembuatan Petunjuk Teknis (Juknis).
Kata Kunci: Pengelolaan, Dana Desa, Meningkatkan Kesejahteraan Masyaraka
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
