757 research outputs found
The Effect of Inflation, Interest Rates, Exchange Rates, and Real GDP on Financial Deepening in Indonesia: Evidence from Error Correction Model Approach
Financial deepening is a benchmark for seeing the role of financial services in the economy, as measured by the ratio between the money supply (M2) and Gross Domestic Product (GDP). This study aims to determine and analyze the effect of inflation, interest rates, exchange rates, and real GDP on financial deepening in Indonesia in the long and short term. The type of research used is quantitative. Sources of data used in this study are secondary data sources obtained from Bank Indonesia (BI) and the Central Bureau of Statistics (BPS). Data analysis using the Error Correction Model (ECM) method. The results show that in the long run, inflation is negatively and insignificantly effect to financial deepening, interest rates are negatively and significantly effect to financial deepening, while the exchange rates and real GDP have a positive and significant effect to financial deepening in Indonesia. Meanwhile, in the short term, inflation is negatively and insignificantly effect to financial deepening, interest rates are negatively and insignificantly effect to financial deepening, exchange rates are positively and insignificantly effect to financial deepening, while real GDP has a positive and significant effect to financial deepening in Indonesia
ANALISIS KOMPARASI PENGGUNAAN LAYANAN DAN FITUR MOBILE BANKING SYARIAH PADA BSI KCP ARJAWINANGUN DAN BJBS KCP ARJAWINANGUN
DEVI ANGGRAENI. NIM:1908203105, “ANALISIS KOMPARASI
PENGGUNAAN LAYANAN DAN FITUR MOBILE BANKING SYARIAH
PADA BSI KCP ARJAWINANGUN DAN BJBS KCP ARJAWINANGUN”,
2022.
Mobile banking merupakan suatu aplikasi yang sangat membantu
transaksi nasabah. Di dalam Mobile banking terdapat layanan dan fitur
yang akan memberikan kemudahan bagi nasabah dalam melakukan
transaksi. Di dalam bank syariah masih terdapat nasabah yang enggan
memakai aplikasi mobile banking, hal ini tentunya sangat disayangkan.
Mobile banking syariah tentunya berusaha memberikan pelayanan yang
baik semaksimal mungkin. Apakah dengan adanya mobile banking syariah
ini dapat membantu nasabah dalam segala bentuk transaksi yang
dilakukan, apalagi nasabah bank syariah mengalami kenaikan jumlahnya.
Namun setiap bank syariah memiliki perbedaan dalam penggunaan
Mobile Banking ini seperti Mobile Banking antara BSI dan BJBS. Dilihat
dari aplikasi playstore jumlah nasabah yang menggunakan aplikasi BSI
Mobile sekitar 5 juta lebih sedangkan nasabah yang menggunakan
aplikasi Mobile Maslahah hanya sekitar 100 ribu lebih.
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dari pertanyaan�pertanyaan yang menjadi rumusan masalah: Bagaimana Komparasi
Penggunaan Layanan dan Fitur Mobile Banking Syariah antara Bank BSI
KCP Arjawinangun dan Bank BJBS KCP Arjawinangun. Penelitian ini
menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi komparasi, data
yang dikumpulkan dengan cara interview (wawancara), observasi,
dokumentasi kemudian dianalisis dengan metode deskriptif analisis.
Adapun hasil dari penelitian ini: BSI Mobile memiliki lebih banyak
layanan dan fitur dibandingkan dengan Mobile Maslahah, Akan tetapi,
dengan adanya BSI Mobile dan Mobile Maslahah memiliki peranan
penting bagi nasabah, dimana dengan adanya layanan dan fitur BSI
Mobile dan Mobile maslahah dapat membantu segala transaksi yang akan
dilakukan oleh nasabah, dimana layanan dan fiturnya mudah diakses dan
cepat selama menggunakan mobile banking tersebut. Disamping itu, ada
beberapa alasan yang menyebabkan nasabah belum menggunakan
layanan dan fitur mobile banking diantaranya kurang pahamnya dalam
menggunakan mobile banking, takut terjadi sesuatu hal yang tidak
diinginkan serta handphone yang kurang memadai untuk menggunakan
mobile banking. Akan tetapi, pegawai dan staff BSI KCP Arjawinangun
dan BJBS KCP Arjawinangun sudah semaksimal mungkin menawarkan
produk mobile banking kepada nasabah.
Kata kunci: Komparasi, Layanan, Fitur, Mobile Banking Syaria
Ananda Devi – pisarka skrzyżowania kultur
Ananda Devi is a francophone-Mauritian writer who lives (and creates) near Geneva. She is the author of numerous novels, short stories and volumes of poetry. Although the stories of her characters are fictitious, Devi’s texts are strongly inspired by her native island, its history and its ethnic, cultural and linguistic heterogeneity. In her novels, Devi employs numerous stylistic devices to empower individuals who are regarded as worse, excluded from the society due to their deficits.Ananda Devi is a francophone-Mauritian writer who lives (and creates) near Geneva. She is the author of numerous novels, short stories and volumes of poetry. Although the stories of her characters are fictitious, Devi’s texts are strongly inspired by her native island, its history and its ethnic, cultural and linguistic heterogeneity. In her novels, Devi employs numerous stylistic devices to empower individuals who are regarded as worse, excluded from the society due to their deficits
KEARIFAN LINGKUNGAN PADA NOVEL LANGIT DAN BUMI SAHABAT KAMI KARYA NH. DINI (Kajian Ekokritik Sastra)
Anggraeni, Devi Ayu. 2018. Environmental Wisdom in Nh. Dini’s Langit dan Bumi Sahabat Kami (Ecocritical Literary Review). Essay. Strata 1 Program in Indonesian Literature. Semarang. Faculty of Humanities. Diponegoro University. Thesis Advisor: Drs. Mulyo Hadi Purnomo, M. Hum.
This study aims to describe the novel structures, including themes, characters and characterizations, settings, and plot and to interpret the ecocritical literature by expressing the form of environmental wisdom of Nh. Dini’s Langit dan Bumi Sahabat Kami.
The method which is applied to collect the data is library research by reading, listening, and recording data or facts related to the objective of the research. The primary data is the data obtained from original source of Langit dan Bumi Sahabat Kami by Nh. Dini published by PT Gramedia Pustaka Utama. The data collected from the primary data is the data related to the research problems, which is finding the form of environmental wisdom.
The results show the existence of human relationship with the environment. Based on the results, the characterization, the setting of place, and the plot of the story are known, and hence the interaction between characters and environment is also can be seen. Dini’s family are the dominant characters in bringing the plot of the story. They are struggling to survive in a time of bitter warfare. Environmental wise behavior is built because they experience the difficulty of food, the difficulty of water, the gardens and rivers which are not maintained, the livestock which are threatened, and others. This wise environmental behavior is carried out by Dini’s family for a life which does not harm each other. The environmental wisdom includes the attitude of respect for nature, the attitude of responsibility towards nature, the principle of compassion and caring, the principle of not harming nature, and the principle of simple living and in harmony with nature.
Keywords: novel, structure, ecocriticism, environment, environmental wisdo
Une interview avec Ananda Devi
An interview with Ananda Devi, which was conducted by Associate Professor Anna Czarnowus and Dr Marta Mamet-Michalkiewicz in 2019. The author talks about her own multilingualism, the novels where she dicusses violence, including sexual violence, her literary inspirations, the symbolism of her texts, female anger and feminism, the cultural meaning of cooking, and her novel 'The Living Days'.Wywiad z Anandą Devi przeprowadzony przez dr. hab. Annę Czarnowus i dr. Martę Mamet-Michalkiewicz z Uniwersytetu Śląskiego w 2019 roku. W wywiadzie autorka opowiada o swojej wielojęzyczności, powieściach, w których opisuje przemoc, również seksualną, swoich inspiracjach pisarskich, symbolice w swoich tekstach, kobiecym gniewie i feminizmie, kulturowym znaczeniu gotowania oraz powieści 'Les jours vivants'
STRATEGI PEMASARAN PADA SWARGA HIJAB TULUNGAGUNG DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN ERA DIGITAL
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Strategi Pemasaran pada Swarga Hijab Tulungagung
dalam Meningkatkan Penjualan Era Digital” ditulis oleh Devi Yoga Anggraeni,
NIM 17402163220, yang dibimbing oleh Dr. Qomarul Huda, M.Ag.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya persaingan antar pengusaha
khususnya dalam menarik minat konsumen terhadap produk sehingga dapat
meningkatkan penjualan pada Swarga Hijab Tulungagung. Salah satunya dengan
cara menerapkan strategi pemasaran 4P (Produk, Promosi, Harga, dan Tempat).
Strategi pemasaran harus disusun secara efektif untuk meningkatkan keunggulan
kompetitif disuatu perusahaan. Suatu perusahaan harus mampu menciptakan
strategi yang tepat sebagai prioritas utama pada usaha yang dijalankan agar tetap
menjaga eksistensi perusahaan.
Fokus pada penelitian yaitu: 1) Bagaimana kondisi Swarga Hijab
Tulungagung pada era digital sekarang ini? 2) Bagaimana strategi pemasaran
Swarga Hijab Tulungagung dalam meningkatkan penjualan pada era digital
sekarang? 3) Bagaimana faktor penghambat dan pendukung strategi pemasaran
dalam perekonomian era digital di Swarga Hijab Tulungagung?.
Jenis Penelitian yang dipakai adalah penelitian deskriptif yang
menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan
data adalah menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) Kondisi Swarga Hijab
Tulungagung sudah cukup baik dengan penjualan setiap bulannya selalu
meningkat,produk yang dihasilkan semakin bagus serta pemasarannya juga
semakin baik, (2) Strategi pemasaran yang digunakan Swarga Hijab Tulungagung
adalah bauran pemasaran 4P yaitu produk Swarga Hijab Tulungagung
menciptakan brand dan kemasan yang efektif agar bisa memuaskan para
konsumen, harganya cukup terjangkau bagi konsumen menengah keatas,
promosinya yang selalu mengikuti berkembangnya zaman melalui iklan pada
media social, tempatnya yang strategis dengan pemilihan lokasi di Desa
Sumberdadi, semua strategi yang ada di Swarga Hijab Tulungagung bertujuan
untuk meningkatkan penjualan produk, (3) Swarga Hijab Tulungagung memiliki
hambatan yaitu model produk yang kurang diminati, launching kurang
memuaskan, harga yang kurang diterima oleh konsumen, postingan iklan efektif,
biaya iklan yang tidak sesuai dengan profit, luas toko yang kurang memadai serta
lokasi penjualan produk yang belum diketahui masyarakat. Selain itu, terdapat
faktor pendukung dalam mengatasi hambatan tersebut, yakni adanya promo,
bonus, mengganti dengan foto yang menarik, menurunkan setengah harga produk,
mengadakan evaluasi dari masalah yang terjadi, perluasan lokasi penjualan, dan
penggalakan penjualan secara online dengan memanfaatkan semua media sosial.
Kata Kunci: Strategi, Pemasaran, Penjuala
PENGARUH DIGITAL MARKETING DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (STUDI UMKM MAMI PIA & COOKIES GEMPOL PASURUAN)
ABSTRAK
Anggraeni, Devi Yulia, 2021. Pengaruh Digital Marketing dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian ( Studi UMKM Mami Pia & Cookies Gempol Pasuruan). Skripsi,
Program Studi Manajemen Pemasaran, Fakultas Ekonomi,Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I : Dr. H. Imam Baidlowi, S.Pd.,SE.,MM
Pembimbing II : Eny Setyariningsih, SE., MM
Kegiatan digital marketing sangat dimanfaatkan oleh UMKM Mami Pia & Cookies untuk menarik minat konsumen untuk membeli. UMKM Mami Pia & Cookies menawarkan berbagai
sarana pemesanan melalui via online, seperti : WhatsApp,Facebook, Instagram, dan via Shopee. Brand image adalah persepsi konsumen mengenai merek, dan image perusahaan yang baik dapat mempengaruhi konsumen untuk membeli dan menjadikan peluang usaha untuk berkembang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh digital marketing dan brand image terhadap keputusan pembelian. Pendekatan yang digunakan yaitu analisis
regresi linear berganda dengan kuesioner sebagai instrumennya. Populasi penelitian ini adalah konsumen dari UMKM Mami Pia & Cookies. Sampel terdiri dari 100 orang responden dengan teknik accidental sampling dan sampel diperoleh dengan rumus Suharsimi Arikunto.
Teknik analisis data yang digunakan yaitu program SPSS tipe 22. Hasil yang diperoleh yaitu digital marketing dan brand image berpengaruh terhadap keputusan pembelian di UMKM
Mami Pia & Cookies.
Kata Kunci : Digital Marketing, Brand Image, dan Keputusan Pembelian
Ananda Devi: a writer at the crossroads of cultures
Ananda Devi is a francophone-Mauritian writer who lives (and creates) near Geneva. She is the author of numerous novels, short stories and volumes of poetry. Although the stories of her characters are fictitious, Devi’s texts are strongly inspired by her native island, its history and its ethnic, cultural and linguistic heterogeneity. In her novels, Devi employs numerous stylistic devices to empower individuals who are regarded as worse, excluded from the society due to their deficits
An Interview with Ananda Devi
An interview with Ananda Devi, which was conducted by Associate Professor Anna Czarnowus and Dr Marta Mamet-Michalkiewicz in 2019. The author talks about her own multilingualism, the novels where she dicusses violence, including sexual violence, her literary inspirations, the symbolism of her texts, female anger and feminism, the cultural meaning of cooking, and her novel \u27The Living Days\u27.Wywiad z Anandą Devi przeprowadzony przez dr. hab. Annę Czarnowus i dr. Martę Mamet-Michalkiewicz z Uniwersytetu Śląskiego w 2019 roku. W wywiadzie autorka opowiada o swojej wielojęzyczności, powieściach, w których opisuje przemoc, również seksualną, swoich inspiracjach pisarskich, symbolice w swoich tekstach, kobiecym gniewie i feminizmie, kulturowym znaczeniu gotowania oraz powieści \u27Les jours vivants\u27
Alpinist adaptive potential and the dynamics of adaptation in Janusz Klarner’s „Nanda Devi”
Wyprawa alpinistów na Nanda Devi była pierwszą polską pomyślnie zakończoną wędrówką w Himalajach. Nanda Devi była bardzo trudnym wyzwaniem dla polskiej ekipy, ale po wielu niebezpiecznych sytuacjach w końcu osiągnęli szczyt. W kolejnym kroku alpiniści chcieli zdobyć szczyt Tirsuli. Niestety, dwóch ekspedytorów zostało zasypanych lawiną na zboczach lodowca. Janusz Klarner (członek ekipy polskich alpinistów) po kilku latach napisał książkę Nanda Devi, opartą na jego prywatnym dzienniku ekspedycyjnym. Główną tezą artykułu jest to, że dotarcie do Nanda Devi było możliwe dzięki odpowiedniej szybkości adaptacji. Himalaje były zupełnie nieznanym miejscem dla polskich alpinistów. Okoliczności wymagały adaptacji do nowych, wymagających warunków. W artykule autor analizuje te adaptacje. Niektóre z nich miały wymiar symboliczny, inne: kulturowy, techniczny oraz aksjologiczny. Korzystając z ustaleń Deleuze'a z Bergsonizmu, autor uznaje, że zdolność do odpowiednio dynamicznej adaptacji jest wynikiem odpowiedniego uporządkowania występującego w danym momencie. Podsumowując, autor rozważa różne powiązania wzorców kulturowych, przyczynowości osobistej i względów środowiskowychAlpinist expedition to the Nanda Devi was the first Polish successfully ended hiking in the Himalaya. Nanda Devi was a very tough challenge for Polish team but after many dangerous situations they finally reached the peak. As a next step alpinists wanted to reach Tirsuli peak. Unluckily, two of the expeditors were buried in an avalanche on the slopes of a glacier. Janusz Klarner (the member of the Polish alpinists team) after few years wrote a book Nanda Devi which is based on his private expedition journal. The main thesis of the article is that reaching Nanda Devi was possible by the accurate speed of adaptation. The Himalaya was a completely different and unknown place for Polish alpinists. Alpinists were forced to various adaptations in many different situations. In the article author analyses emerging changes and adaptations. Among them are symbolic, cultural, technical and axiological adaptations. Using Deleuze's findings from Bergsonizm, the author recognizes that the capacity for appropriately dynamic adaptation is the result of an appropriate arrangement occurring at a point in time. To sum up, an author considers various connections between cultural patterns, personal causality and environmental considerations
- …
