69 research outputs found
KORELASI MOTIVASI BELAJAR DAN GAYA BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR ILMU ALAMIAH DASAR MAHASISWA PRODI PGSD UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA TAHUN AKADEMIK 2015/2016
The purpose of this study was to determine: (1) the existence of positive and significant relationship between learning motivation and learning achievement in basic natural science subjects; (2) there is a positive and significant relationship between learning styles and academic achievement basic natural science subjects; and (3) there is a positive and significant relationship together between learning motivation and learning styles with learning achievement in basic natural science subjects. This study used correlational and ex-post facto methods with multiple correlation analysis technique. The first hypothesis test results concluded that there is a positive and significant relationship between learning motivation and learning achievement in basic natural science subjects. The second hypothesis test results concluded that there is a positive and significant relationship between learning styles and academic achievement basic natural science subjects. Double correlation test results for the third hypothesis can be inferred learning motivation and learning styles together have a positive and significant relationship with achievement learn basic natural science subjects. The coefficient of determination of 0.398 indicates that 39.8% of the change in the learning achievement of the basic natural science subjects affected by learning motivation and learning styles, while 60.2% influenced by other variables not studied
Potensi Pemberdayaan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar melalui Model Discovery Learning
Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan penting di abad 21. Masalah keterampilan berpikir kritis mahasiswa harus diminimalkan dengan menggunakan model pembelajaran yang akurat. Model discovery learning akan membantu mahasiswa memperkuat berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi model discovery learning dalam memberdayakan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan data dikumpulkan melalui tinjauan kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran discovery learning memiliki potensi besar dalam membangun keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Tahapan-tahapan dalam model discovery learning saling bersinergi dalam mewujudkan pembelajaran yang mandiri dan melatih kemampuan berpikir mahasiswa. Model pembelajaran discovery learning memberikan pengalaman pada mahasiswa untuk menemukan pengetahuan sendiri dan menggunakan pendekatan ilmiah. Sintaks model pembelajaran discovery learning memiliki keterkaitan serta berpotensi dapat memberdayakan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Sintaks yang ada pada model pembelajaran discovery learning yang meliputi stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, dan generalization mampu melatihkan dan memberdayakan keterampilan berpikir kritis pada mahasiswa menjadi lebih terara
FENOMENA FULL DAY SCHOOL DALAM SISTEM PENDIDIKAN INDONESIA
Seiring dengan dinamika kehidupan yang kian menuntut kecepatan, ketepatan, kewaspadaan, perkembangan intelektual, emosional, spiritual dan kreatifitas siswa, metode konvensional dirasa belum dapat memenuhi kebutuhan pendidikan di masa sekarang dan mendatang sehingga muncullah konsep pendidikan baru bernama full day school. Full day school adalah sekolah yang pelaksanaan pembelajaran dilakukan selama sehari penuh dari pagi hingga sore dengan sebagian waktunya digunakan untuk pelajaran yang suasananya informal, tidak kaku, menyenangkan siswa, membutuhkan kreatifitas dan inovasi dari guru. Karakteristik dari full day school ini adalah mengedepankan akhlak dan prestasi akademik. Full day school bertujuan memberikan dasar yang kuat terhadap siswa dan mengembangkan minat dan bakat serta meningkatkan kecerdasan siswa dalam segala aspeknya.Keunggulan dari full day school dibandingkan dengan sekolah reguler adalah anak mendapatkan pendidikan utuh meliputi kognitif, afektif, dan psikomotorik, lebih banyak belajar dari pada bermain, produktivitas tinggi, serta potensi anak tersalurkan melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Penelitian terkait full day school yang telah dilakukan menunjukkan bahwa full day school memiliki pengaruh yang positif terhadap peningkatan karakter, moral, akhlaq, maupun prestasi akademik siswa.Kata kunci: fenomena pendidikan, full day school, sistem pendidika
KORELASI MOTIVASI BELAJAR DAN GAYA BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR ILMU ALAMIAH DASAR MAHASISWA PRODI PGSD UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA TAHUN AKADEMIK 2015/2016
The purpose of this study was to determine: (1) the existence of positive and significant relationship between learning motivation and learning achievement in basic natural science subjects; (2) there is a positive and significant relationship between learning styles and academic achievement basic natural science subjects; and (3) there is a positive and significant relationship together between learning motivation and learning styles with learning achievement in basic natural science subjects. This study used correlational and ex-post facto methods with multiple correlation analysis technique. The first hypothesis test results concluded that there is a positive and significant relationship between learning motivation and learning achievement in basic natural science subjects. The second hypothesis test results concluded that there is a positive and significant relationship between learning styles and academic achievement basic natural science subjects. Double correlation test results for the third hypothesis can be inferred learning motivation and learning styles together have a positive and significant relationship with achievement learn basic natural science subjects. The coefficient of determination of 0.398 indicates that 39.8% of the change in the learning achievement of the basic natural science subjects affected by learning motivation and learning styles, while 60.2% influenced by other variables not studied.</jats:p
PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PENDEKATAN STEM DALAM MENYONGSONG ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Pendidikan berbasis revolusi industri 4.0 memerlukan alternatif solusi yang membuat lembaga pendidikan harus selalu memadukan metode inovatif untuk meningkatkan pengajaran dan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek-aspek penunjang pembelajaran IPA serta cara mengimplementasikannya dalam menyongsong era revolusi industri 4.0. Metode Penelitian ini mengunakan metode library research. Hasil penelitian ini adalah (1) aspek-aspek penunjang dalam pembelajaran IPA yang memenuhi tuntutan revolusi industri 4.0 adalah menggunakan model pembelajaran inovatif berbasis masalah/proyek, menggunakan pendekatan yang melibatkan unsur sains, teknologi, dan masyarakat, serta dapat meningkatkan keterampilan abad 21 antara lain berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kreativitas; dan (2) Implementasi pembelajaran IPA berbasis project based learning yang dikombinasikan dengan pendekatan STEM adalah contoh implementasi teknologi ramah lingkungan yang dapat meningkatkan kreativitas peserta didik dalam mengelola limbah sebagai sumber energi baru terbarukan
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KOMIK BERBASIS SIKAP ILMIAH TERHADAP SIKAP PEDULI LINGKUNGAN MAHASISWA UNIVERSITAS SLAMET RIYADI
The purpose of this research is to know: (1) difference of environmental care attitude of students before and after using comic based scientific attitude on basic natural science subjects and (2) effectiveness of the use of comic based scientific attitudes toward environmental care attitude on basic natural science subjects. This research uses pre experimental quantitative research method with one group pretest-posttest design with t-test and N-gain test analysis technique. The results of the first hypothesis test concluded that there are differences in environmental cares attitude before and after using comic based scientific attitude and experienced an increase in average values of environmental care attitude before and after using comic based scientific attitude. The result of the second hypothesis test concludes that the use of comic based scientific attitude is effective on the environmental cares attitude of students on the medium criterion with the value of the N-gain test of 0.425.</jats:p
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KOMIK BERBASIS SIKAP ILMIAH TERHADAP SIKAP PEDULI LINGKUNGAN MAHASISWA UNIVERSITAS SLAMET RIYADI
The purpose of this research is to know: (1) difference of environmental care attitude of students before and after using comic based scientific attitude on basic natural science subjects and (2) effectiveness of the use of comic based scientific attitudes toward environmental care attitude on basic natural science subjects. This research uses pre experimental quantitative research method with one group pretest-posttest design with t-test and N-gain test analysis technique. The results of the first hypothesis test concluded that there are differences in environmental cares attitude before and after using comic based scientific attitude and experienced an increase in average values of environmental care attitude before and after using comic based scientific attitude. The result of the second hypothesis test concludes that the use of comic based scientific attitude is effective on the environmental cares attitude of students on the medium criterion with the value of the N-gain test of 0.425
Hubungan Antara Self Control dengan Kecenderungan Nomophobia pada Siswa
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 18 Surakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A dan VIII B yang berjumlah 60 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Metode angket, observasi, dan wawancara merupakan metode pokok yang digunakan untuk memperoleh data tentang self control dan kecenderungan nomophobia. Sedangkan metode dokumentasi adalah metode bantuan. Selain itu, teknik analisis yang digunakan adalah normalitas dan korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data tentang hubungan self control dan kecenderungan nomophobia siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta Tahun Pelajaran 2022/2023, dengan uji normalitas data tersebut berdistribusi normal dan diperoleh nilai r hitung yaitu sebesar = 0,420. Selanjutnya nilai r hitung tersebut dikonsultasikan dengan r tabel product moment dengan N = 60 dan taraf signifikasi 5% dan 1% yaitu 0,254 dan 0,330 ternyata hasil analisis data yang diperoleh r hitung lebih besar dari r tabel atau 0,254 < 0,420 > 0,330. Sehubungan dengan hal tersebut, maka hipotesis nihil atau Ho yang berbunyi : “Tidak Ada Hubungan antara Self Control dengan Kecenderungan Nomophobia Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta Tahun Pelajaran 2022/2023” tidak terbukti dan hipotesis kerja atau Ha diterima yang berbunyi : “Ada Hubungan antara Self Control dengan Kecenderungan Nomophobia Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 18 Surakarta Tahun Pelajaran 2022/2023”, diterima kebenarannya baik pada taraf sigifikansi 5% dan 1%
Pengaruh Model Pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain and Create) terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Cerita Kelas V SD Negeri Madyotaman Surakarta
Dilaksanakannya penelitian ini bertujuan dalam mengetahui pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita pada kalas V SD Negeri Madyotaman Surakarta. Peneliti menggunakan kuantitatif pre-experimental dengan one group pretest-posttest sebagai desainnya terhadap semua peserta didik di SD Negeri Madyotama Surakarta tepatnya kelas V berjumlah 26 peserta didik yang ditetapkan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan dengan dokumentasi, wawancara, dan tes pada seluruh sampel. Kemudian hasilnya diuji dengan uji normalitas dan uji t-test. Hasilnya membuktikan bahwa ada pengaruh pada penerapan model pembelajaran RADEC terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas V SD Negeri Madyotaman Surakarta dalam menyelesaikan soal cerita sebab nilai sig tidak melebihi 0,05 yakni 0,000. Dinyatakan juga bahwa Ha diterima sementara H0 ditolak sebab thitung melebihi nilai ttabel yakni 17.403 > 2.060 sesuai perhitungan t-testnya. Dibuktikan juga bahwa posttest yang dilaksanakan mendapat rata-rata senilai 68,08 sementara pretest-nya senilai 46,73
Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 1 SDN Gandekan Surakarta pada Muatan Pelajaran Matematika Tahun Pelajaran 2021/2022”
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran CTL terhadap hasil belajar siswa kelas 1 pada muatan matematika SDN Gandekan Surakarta Tahun Pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan pre- experimental design dengan desain one group pretest posttest design. Populasi dan sampel penelitian ini seluruh siswa kelas 1 SDN Gandekan Surakarta berjumlah 25 siswa melalui teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Uji coba dilakukan di SDN Pengkol 1. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji prsayarat analisis dan uji hipotesis. Berdasar analisis data diperoleh nilai sebesar 11,930 dalam taraf signifikasi 5% yaitu 2,064. Jadi dapat disimpulkan bahwa 11,930 > 2,064 artinya ???????? di tolak dan ???????? di terima, sehingga hipotesisnya menyatakan “Ada pengaruh pendekatan contextual teaching and learning terhadap hasil belajar siswa kelas 1 SDN Gandekan Surakarta pada muatan pelajaran matematika tahun pelajaran 2021/2022”
- …
