18 research outputs found

    Rona Perspektif Akademisi Tadulako Tentang COVID-19

    No full text
    Membaca Perspektif Akademisi Universitas Eadulako Terhadap COVID-19 Kata Pengantar: Muh. Nur Sangaji, Ramadhanil Pitopang, dan Haerul Anam Kata Pengantar Oleh Rektor Universitas Tadulako Corona Virus Desease (Covid-19) ole

    The Efectiveness of Audio Lingual Method in Improving Students' Vocabulary at the Second Years Students of MA DDI Mattoangin Bantaeng

    No full text
    This thesis is an effort to give description about the effectiveness of audio lingual method in learning English vocabulary, at Madrasah Aliyah DDI Mattoanging Bantaeng. The problem statements of this thesis asking about “is there any different between using Audio Lingual Method and Verbal explanation in improving students vocabulary at the second years students of MA DDI MATTOANGING Bantaeng? ” . The population of the research was the second years students of Madrasah Aliyah DDI Mattoanging Bantaeng. They consisted of 40 students as the sample of the research. They devided into two groups, namely experimental group applying udio lingual method and control group applying verbal explanation. Each group consist of 20 students. The writer collected data by using vocabulary test as instruments namely pre-test and post-test. The result of the data analysis shows that: 1) the students taught by using Audio Lingual Method, the score before treatment was 45.65 and then it increased after the treatment until they reached 70.15 which means that the vocabulary achievement was increased. They have changed from very poor level into very good level. 2) The result of t-test analysis indicated that was true by seeing the t-test 3,18 and t-table 2,021 . This means that there search hypothesis was accepted. In other words, there was different on vocabulary achievement between the students taught by audio lingual method and those who were taught before Audio Lingual (verbal explanation). They more interested when they taught by using Audio Lingual Method than when they were taught before using Audio Lingual method (verbal explanation) and the problem faced by the student in learning vocabulary were caused by some factors as follows: 1). The students difficulties in memorizing vocabulary without using audio lingual method. 2) The lack of motivation in learning vocabulary at the second year’s students of MA DDI Mattoanging Bantaeng

    Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Produktifitas Kerja Karyawan pada RSD Ketapang Sampang

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dan pelatihan terhadap produktifitas kerja karyawan RSD Ketapang Sampang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data teknik pengumpulan menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 57 orang responden. Tempat penelitian ini yaitu karyawan RSD Ketapang yang berada pada Jl. Raya Ketapang – Sampang No. 7, Ketapang, Mandirejo, Ketapang Bar., Sampang Kabupaten Ketapang, Jawa Timur, 69261. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode accident sampling. Pengolahan data primer menggunakan analisis Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 25. Teknik dengan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan bersama-sama variabel tingkat pendidikan dan pelatihan memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel produktifitas kerja, sedangkan secara parsial tingkat pendidikan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap variabel produktifitas kerja dan variabel pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel produktifitas kerja. Kata kunci : tingkat pendidikan, pelatihan dan keuangan produktifitas kerj

    Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka dalam Pembentukan Karakter Siswa di SDI Terpadu Annujaba Ampenan Utara Mataram

    No full text
    Building character is a significant concern for both parents and communities. This qualitative study aims to determine the management of scout extracurricular activity in student character formation and the implications of student character formation in religion in the school. This descriptive qualitative study collects data through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Data are analyzed using descriptive qualitative through data reduction, data display, and flexibly conclude for answering the problem. The results show that the management is carried out through a planning program where each student must participate in scouting activities and program implementation. Evaluation is conducted monthly and in the middle of the semester. The implications of this activity include praying prior to and after the activity, kissing the coach\u27s hands and greeting each other, keeping the environment or training area clean, keeping the environment clean, and being grateful for self-health. Keywords: Extracurricular, Scout, Character, Student Membangun karakter menjadi perhatian utama bagi orang tua maupun lingkungan masyarakat. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk  mengetahui  pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam pembentukan karakter siswa dan implikasi pembentukan karakter siswa dalam religius di Sekolah Dasar Islam Terpadu Annujaba Ampenan Utara Mataram. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif bertempat dilakukan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Annujaba Ampenan Utara Mataram. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Analisa data penulis menggunakan deskriptif kualitatif dengan mereduksi data, mendisplay data dan menyimpulkan secara fleksibel untuk menjawab rumusan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka dilaksanakan melalui perencanaan program dimana setiap siswa wajib mengikuti kegiatan pramuka, pelaksanaan program, dan evaluasi dilaksanakan secara bulanan, dan tengah semester. Implikasi kegiatan ekstrakurikuler pramuka meliputi: kegiatan berdo’a sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan, mencium tangan pembina dan saling mengucapkan salam, menjaga kebersihan lingkungan atau tempat latihan, menjaga lingkungan agar tetap bersih, dan mensyukuri kesehatan diri. Kata kunci: Ekstrakurikuler, Pramuka, Karakter, Sisw

    PONDOK PESANTREN SALAF AL-LUQMANIYYAH DI UMBUL HARJO KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2000-2010 M

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan Pondok Pesantren Salaf Al- Luqmaniyyah di lingkungan perkotaan, tepatnya di Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbul Harjo, Kota Yogyakarta. Pondok Pesantren Salaf Al-Luqmaniyyah dapat dikategorikan sebagai pondok pesantren salaf, dimana salah satu identitasnya adalah masih konsisten menggunakan kitab-kitab klasik sebagai referensi primer dalam transmisi keilmuan Islam. Pondok Pesantren Salaf Al-Luqmaniyyah memiliki peranan yang signifikan bagi perkembangan keagamaan masyarakat perkotaan, karena selama ini mayoritas pondok pesantren salaf banyak berkembang di lingkungan pedesaan. Kondisi masyarakat pada masa sebelum berdirinya Pondok Pesantren Salaf Al-Luqmaniyyah telah mengalami kekeringan rohani. Hal ini dipengaruhi juga oleh lingkungan terminal yang saat itu masih berada di sebelah selatan lokasi Pondok Pesantren Salaf Al-Luqmaniyyah. Keadaan ini memberikan dampak negatif bagi masyarakat sekitar dalam kesadaran beragama. Beberapa pokok masalah dalam penelitian ini adalah latar belakang berdirinya Pondok Pesantren Salaf Al- Luqmaniyyah pada periode 2000 M, proses awal pendiriannya dan perkembangannya hingga periode 2010 M. Secara teori dikatakan bahwa eksistensi pesantren bukanlah semata-mata sebagai lembaga pendidikan, melainkan juga sebagai lembaga kemasyarakatan dalam arti memiliki pranata tersendiri yang mempunyai hubungan fungsional dengan masyarakat sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif yaitu metode yang menguraikan data dengan menggunakan kalimat untuk memperoleh keterangan yang jelas dan terperinci. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah dan pendekatan sosiologi dengan mengkaji fenomena-fenomena yang terjadi di masyarakat sejak masa awal pendirian Pondok Pesantren Salaf Al-Luqmaniyyah sampai masa tahun 2010 M serta mengkaji berbagai interaksi antara penghuni pesantren dengan masyarakat sekitar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah pendiri, pengasuh, dewan asatidz, pengurus dan warga sekitar Pondok Pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendirian Pondok Pesantren Salaf Al- Luqmaniyah dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat sekitar yang merasa kekeringan rohani dan masih jarangnya kegiatan keagamaan. Pondok pesantren ini didirikan oleh seorang pengusaha bernama Bapak H.Luqman Jamal Hasibuan yang proses pembangunannya selesai dalam jangka waktu satu tahun, kemudian diresmikan pada tanggal 9 Februari 2000 oleh KH. Salimi (Pengasuh Pondok Pesantren As-Salimiyyah, Sleman, Yogyakarta). Pada masa awal berdirinya, Pondok Pesantren Salaf Al-Luqmanniyyah sering mengalami benturan nilai dengan masyarakat sekitar. Hal ini dikarenakan masih rendahnya kesadaran beragama masyarakat. Pada masa perkembangan selanjutnya Pondok Pesantren Salaf Al-Luqmaniyyah mengalami kemajuan yang pesat, baik dari segi manajemen organisasi pesantren ataupun sistem pendidikan yang diterapkan. Hal ini menjadikan Pondok Pesantren Salaf Al- Luqmaniyyah masih tetap eksis sampai saat ini

    Manajemen Kepala Sekolah Dalam Pembinaan Prestasi di SMA Negeri 1 Gerung Lombok Barat

    No full text
    As a manager, the principal has a decisive role in school management, the success or failure of the school\u27s goals can be influenced by how the principal carries out management functions. The management functions are planning, organizing, implementing, and supervising. In this case, it is very important to do so in order to realize the determined goals effectively and efficiently. This study uses a qualitative approach. Data collection procedures were carried out through interviews, observation and documentation. The research lasted for almost six months involving the Principal, Deputy Head of Curriculum, Deputy Head of Student Affairs and senior teachers. Analysis of the data using the concept of analysis by Miles and Huberman (1984). Checking data validity through credibility test, transferability test, dependability test and confirmability test. The results showed that managerial development of student achievement at SMAN 1 Gerung was carried out in several stages according to the management function, namely planning, organizing, implementing and evaluating. The obstacle in fostering student achievement is that students do not understand the material and intentions not from themselves (Invitation to Friends). And the solution is that teachers must be good at delivering material, believe in their own abilities, solidify the team, create different programs, approach parents, establish effective communication, complete infrastructure, instill values ??of struggle, and hold meetings. The impact of Achievement Development on Student Achievement is derived from internal factors such as team solidarity, enthusiasm, high performance and sincerity. While external such as parental solidarity, networking and infrastructure. Keywords: Strategic Management, Principal Management, Achievement Development Sebagai manajer, kepala sekolah memiliki peran yang menentukan dalam pengelolaan sekolah, berhasil tidaknya tujuan sekolah dapat dipengaruhi bagaimana kepala sekolah menjalankan fungsi-fungsi manajemen. Fungsi-fungsi manajemen tersebut adalah perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Dalam hal ini sangat penting untuk dilakukan demi terwujudnya tujuan yang ditentukan secara efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan  kualitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian berlangsung selama hampir enam bulan dengan melibatkan Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan dan  guru senior. Analisis data menggunakan konsep analisis oleh Miles dan Huberman  (1984). Pengecekan keabsahan data melalui uji kredibilitas, pengujian transferability, pengujian dependability dan pengujian confirmability. Hasil penelitian  bahwa manajerial  pembinaan prestasi Siswa di SMAN 1 Gerung dilakukan dengan beberapa tahap sesuai fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan valuasi.  Kendala dalam pembinaan prestasi siswa adalah siswa kurang memahami materi dan niat bukan dari diri sendiri (Ajakan Teman). Dan solusinya adalah guru harus pandai menyampaikan materi, percaya dengan kemampuan sendiri, mempersolid Tim, membuat Program yang berbeda, melakukan pendekatan dengan orang tua, menjalin Komunikasi yang efektif, melengkapi Sarana Prasarana, menanamkan Nilai perjuangan, Mengadakan Rapat. Dampak Pembinaan Prestasi terhadap Prestasi Siswa adalah berasal dari faktor internal seperti solidaritas tim,semangat, kinerja tinggi dan ikhlas. Sedangkan  eksternal seperti solidaritas wali murid, networking dan sarana prasarana. Kata kunci: Manajemen Strategik, Manajemen Kepala Sekolah, Pembinaan Prestas

    Perception Of Amanah On Musyarakah Mutanaqisah Financing In Sharia Banking In Gorontalo

    No full text
    This study aims to understand and interpret the perception of trust in Musyarakah Mutanaqisah financing in Islamic banking in Gorontalo. In this study, the author uses a qualitative research method with an Islamic phenomenological approach and a new theory as the basis for discovering the perspective of trustworthiness on aqad musyarakah mutanaqisah in Islamic bank financial institutions in Gorontalo. Informants in this study were banks, customers and the Indonesian Ulema Council in Gorontalo The results of the study found the construction of the concept of trust on musyarakah mutanaqisah (MMQ) financing in Islamic banking in Gorontalo which contains values; 1. Policy; 2. Cooperation; 3. Transparency; 4. Accountability; 5. Trust; 6. Free from haram practices (maysir, gharar, usury). The basis for the fulfillment of the promise agreed in the musyarakah mutanaqisah contract is the trust in running a business that is entrusted to banks as third party fund managers as well as the mandate given by Islamic banks to financing customers. which prioritizes the aspect of trust in order to avoid the risks that will occur in Islamic banking institution

    ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN ALIH FUNGSI LAHAN DARI TANAMAN KAKAO KE TANAMAN JAGUNG DI DESA MIRRING

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbandingan pendapatan tanaman kakao dan tanaman jagung di Desa Mirring Kecamatan Binuang Kabupaten Polewali Mandar. Berdasarkan analisis menggunakan Analisis R/c Ratio yang terdiri dari Analisis biaya, penerimaan, analisis pendapatan. Hasil Berdasarkan analisis penggunaan analisis pendapatan dan rasio R/C dapat diketahui bahwa Perbandinan Pendapatan petani pada saat sebelum dan hasil produksinya dapat dilihat dari perbandingannya, pada saat bertani kakao pendapatan sebesar Rp. 6.458.066,- dan untuk pendapatan petani setelah produksi lahannya ke tanaman sebesar Rp. 13.897.502 dapat dilihat perbandingannya sebelum dan sebelum tampilan lahan,pendapatan pada saat bertani dengan tanaman jagung jauh lebih besar dibandingkan saat bertanam kakao

    STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI AGROWISATA DI KECAMATAN TANANTOVEA KABUPATEN DONGGALA

    No full text
    The objectives of the research are to know the agro tourism characteristics and to develop strategy of agro tourism potential in Tanantovea District, Donggala Regency. The data are analyzed through SWOT Analysis.The results of the research show that the internal problem faced by the people is promoting agro tourism extensively, less on commodity cultivation aspect, things of supporting production are not available yet and the people are not support on agro tourism. As same as external, the treats are faced by the people namely: land use change, broken environment caused by nature disaster or human error, and there is the development in another place. Based on SWOT analysis, it can be concluded that the development potential strategy of Agro Tourism on Nupabomba village can be  developed through using agriculture horticulture, namely vegetables, fruits, coffee, people local culture of Nupabomba people as the oldest village (Ventira culture), and nature tourism. While the development potential strategy on Guntarano is using waterfall to build retention basin as the freshwater tourism object and union commodity development
    corecore