1,724,530 research outputs found
DR.H.Abdul Karim Amrullah : Pengaruhnya dalam gerakan pembaharuan Islam di Minangkabau pada awal abad ke-20
Judul asli : Dr. H. Abdul Karim Amrullah : his influence in the Islamic reform movement in Minangkabau in erly twentieth century Bibliografi hlm. 147-156xii, 156 hlm. :il. ;23.5 cm
Komparasi Pemikiran Haji Abdul Karim Amrullah dan Haji Abdul Malik Karim Amrullah tentang Praktek Beragama Orang Minangkabau (1907-1961)
Skripsi ini berjudul, "Komparasi Pemikiran Haji Abdul Karim Amrullah dan Haji Abdul Malik Karim Amrullah tentang Praktek Beragama Orang Minangkabau (1907-1961)".
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan pemikiran keislaman Haji Abdul Karim Amrullah Dan Haji Abdul
Malik Karim Amrullah mengenai praktek beragama orang Minangkabau. Penelitian ini menggunakan tahap metode sejarah. Penelitian ini dilakukan dengan studi pustaka. Studi pustaka dilakukan untuk mendapatkan sumber primer dan
sekunder. Dari studi pustaka didapat buku-buku karangan Haji Abdul Karim Amrullah dan Haji Abdul Malik Karim Amrullah serta tulisan lainnya terkait kedua tokoh yang berkaitan dengan tema penelitian ini.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang yang mempengaruhi pemikiran keislaman kedua tokoh adalah pendidikan yang didapat sejak kecil. Berdasarkan nasab ulama, keduanya sama-sama mendapat pembelajaran Islam. HAKA melihat bahwa Islam dan adat Minangkabau berada pada fase jahiliyah (kebodohan) karena banyak praktek beragama orang Minang yang telah menyimpang dari ajaran yang kaffah. Sedangkan HAMKA, melihat bahwa antara Islam dan adat Minangkabau berada pada kemorosotan karena masih bergantung kepada sistem matrilineal. Islam harus dijadikan petunjuk untuk keluar dari lingkaran tersebut.
Praktek beragama orang Minangkabau menurut HAKA terjerat pada praktek beragama yang kolot. Menurut HAKA, ulama Kaum Tua Minangkabau dalam menjalankan syariat Islam salah tangkap atau salah tafsir dalam memahami agama. HAMKA memandang orang Minangkabau secara lebih moderat, sehingga ia tidak melakukan kontroversial dalam karya-karyanya. Meskipun HAMKA tidak setuju dengan cara beragama orang Minangkabau yang tidak sesuai dengan Al Quran dan as Sunnah tetapi ia menyampaikan dengan bahasa yang santun
SK MENGUJI ATAS NAMA MAHASISWA FAHMIE AMRULLAH 12501175008
SK MENGUJI ATAS NAMA MAHASISWA
FAHMIE AMRULLAH
1250117500
PERBANDINGAN PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM HAJI ABDUL MALIK KARIM AMRULLAH DAN ABDUL MUKTI ALI
Latar Belakang penelitian ini yaitu tentang bagaimana perbandingan pemikiran
pendidikan Islam menurut Abdul Malik Karim Amrullah dan Mukti Ali.
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana
perbandingan pemikiran pendidikan Islam dari kedua tokoh yang sama-sama
disebut sebagai tokoh besar dan berpengaruh yang memiliki pemikiran
pendidikan Islam modernis yaitu, Abdul Karim Malik Amrullah dan Mukti Ali .
Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa mempelajari dan
mengumpulkan data-data melalui bahan bacaan dengan bersumber pada bukubuku primer dan buku-buku sekunder yang berkaitan dengan kedua tokoh yang
dibahas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan jenis
penelitian yang digunakan adalah kepustakaan/ library research. Dari penelitian
yang sudah penulis lakukan penulis menemukan persamaan dan perbedaan dalam
corak pemikiran Abdul Malik Karim Amrullah dan Abdul Mukti Ali.
Perbedaannya yaitu: Abdul Malik Karim Amrullah memiliki pandangan yang
lebih umum mengenai pendidikan Islam. sedangkan Abdul Mukti Ali lebih kepada
pendidikan kepesantrenan.
Kata kunci: Perbandingan Pemikiran Pendidikan, Abdul Malik Karim Amrullah,
Abdul Mukti Ali
Manajemen Sekolah di SMK Negeri Paku Kabupaten Polewali Mandar
ABSTRAK
Amrullah. Manajemen Sekolah di SMK Negeri Paku Kabupaten Polewali Mandar” (dibimbing oleh Darman Manda dan Ratmawati T).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi managemen SMK Negeri Paku Kabupaten Polewali Mandar”
Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif dan dilakukan di SMK Negeri Paku Kabupaten Polman. Subjek Penelitian adalah kepala sekolah, guru, dan siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan pedoman wawancara. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan kurikulum pada SMK Negeri Paku belum optimal dilihat dari pembagian tugas mengajar, pembagian tugas/tanggung jawab dalam membina ekstra kurikuler, dan koordinasi penyusunan persiapan mengajar, (2). pelaksanaan kurikulum pada SMK Negeri Paku belum optimal dilihat dari tugas guru dan proses belajar mengajar, dan (3) evaluasi kurikulum pada SMK Negeri Paku belum optimal dilihat dari tugas guru dan proses belajar mengajar, yaitu masih ada guru yang diberikan tugas tidak sesuai dengan latar belakang pendidikanny
Konsep Tawakal Menurut Abdul Malik Karim Amrullah dan Relevansinya terhadap Kehidupan Sosial
In the current era, there are so many people who feel that they are unlucky and even desperate with what they are currently facing, this trait arises because they do not understand the true nature of trust. Therefore, many people misinterpret the word tawakal. The article explains the concept of tawakal according to Abdul Malik Karim Amrullah and its relevance to social life, in the research process, the author collects data using library data with a Sufism approach and uses two methods, namely descriptive and analytical methods. From the results of the discussion, the researcher concluded that the concept of tawakal Abdul Malik Karim Amrullah agreed with other Sufi scholars, namely submitting decisions, all matters, endeavors, and efforts to God in the Universe, He is Strong and Powerful, we are weak and helpless. The difference between the concept and the concepts of other Sufi scholars is that tawakal must be accompanied by gratitude and patience in the face of His decrees. The relationship between the concept of tawakal Abdul Malik Karim Amrullah with social life is: making people strong and ready to face the problems of life.Era saat ini, banyak sekali manusia yang merasa dirinya tidak beruntung bahkan putus asa dengan apa yang mereka hadapi saat ini, sifat ini timbul karena belum memahami hakikat tawakal yang sesungguhnya. Maka dari itu, banyak yang salah memaknai kata tawakal tersebut. Artikel menjelaskan konsep tawakal menurut Abdul Malik Karim Amrullah dan relevansinya terhadap kehidupan sosial, dalam proses penelitian, penulis mengumpulkan data-data menggunakan data kepustakaan dengan pendekatan tasawuf dan menggunakan dua metode, yaitu metode deskriptif dan analisis. Hasil pembahasan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa konsep tawakal Abdul Malik Karim Amrullah sepakat dengan ulama-ulama sufi lainnya, yaitu menyerahkan keputusan, segala perkara, ikhtiar, dan usaha kepada Tuhan Semesta Alam, Dia Yang Kuat dan Kuasa, kita lemah tak berdaya. Perbedaan konsepnya dengan konsep ulama Sufi lainnya ialah tawakal harus disertai dengan syukur dan sabardalam menghadapi ketetapan-Nya. Hubungan antara konsep tawakal Abdul Malik Karim Amrullah dengan kehidupan sosial ialah: menjadikan masyarakat tegar dan siap menghadapi problematika kehidupan
- …
