124,687 research outputs found
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
PENGGUNAAN JARIMATIKA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BERHITUNG PADA MURID TUNARUNGU KELAS DASAR IV DI SLB-B YPPLB MAKASSAR
Rifa’ah Amaliah, 2016. “Penggunaan Jarimatika Dalam Meningkatkan Hasil Belajar
Berhitung Pada Murid Tunarungu Kelas Dasar IV di SLB-B YPPLB Makassar”.
Skripsi. Dibimbing oleh Dr. Usman. M,Si dan Drs. H. Agus Marsidi, M.Si. Jurusan
Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar.
Masalah penelitian ini adalah ketidakmampuan murid tunarungu dalam berhitung
penjumlahan dan pengurangan bilangan yang bernilai angka ganjil dan bernilai angka
puluhan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah hasil belajar
berhitung murid tunarungu kelas dasar IV di SLB-B YPPLB Makassar melalui
penggunaan jarimatika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil
belajar berhitung melalui penggunaan jarimatika pada murid tunarungu kelas dasar
IV di SLB-B YPPLB Makassar. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan
kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Responden penelitian ini adalah murid
tunarungu kelas dasar IV di SLB-B YPPLB Makassar pada tahun ajaran 2016/2017
sebanyak 2 orang murid. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui tes
dan dokumentasi hasil belajar murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata�rata hasil belajar berhitung murid tunarungu kelas dasar IV di SLB-B YPPLB
Makassar sebelum penggunaan jarimatika dengan melihat kategori penilaian
termasuk dalam kategori sangat kurang. Sedangkan setelah penggunaan jarimatika
murid tunarungu kelas dasar IV di SLB-B YPPLB Makassar mengalami peningkatan
dengan melihat kategori penilaian menjadi kategori baik dan baik sekali. Hal ini dapat
diartikan bahwa penggunaan jarimatika dapat meningkatkan hasil belajar berhitung
murid tunarungu kelas dasar IV di SLB-B YPPLB Makassa
BIMBINGAN PRIBADI DALAM MEMBINA KEPRIBADIAN WARGA BINAAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS II B YOGYAKARTA
GINA AMALIAH SHALEHAH (15220053), Bimbingan Pribadi dalam Membina Kepribadian Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II B Yogyakarta, Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakrta.
Lembaga Pemasyarakatan Perempuan kelas II B Yogyakarta merupakan lembaga pembinaan bagi para pelaku kejahatan yang sudah dinyatakan bersalah kemudian dihukum dengan menjalankan pembinaan selama waktu hukuman yang dijatuhkan. Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II B Yogyakarta ini mempunyai daya tampung sebanyak 125 dan sudah terisi 124 orang. Dalam masa hukuman para warga binaaan pemasyarakatan atau Narapidana dilarang untuk menikmati fasilitas umum di luaran, ia hanya tinggal di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan dan melaksanakan pembinaan, baik itu pembianaan kepribadian yang berisi mengenai bimbingan rohani Kristen, Islam, perpustakaan dan bimbingan pribadi ataupun pembinaan keterampilan seperti olahraga, memasak dan tari serta lain sebagainya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai teknik bimbingan pribadi dalam membina kepribadian warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II B Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dengan subjek penelitian yaitu 3 orang wali atau pembimbing dan 3 orang warga binaan pemasyarakatan. Serta objek penelitian adalah teknik bimbingan pribadi dalam membina kepribadian warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II B Yogyakarta.
Metode yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Dengan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan pribadi dalam membina kepribadian warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II B Yogyakarta menggunakan teknik konsultasi, nasihat dan bimbingan kelompok
HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENGGUNAKAN NARKOTIKA PADA NARAPIDANA DI RUTAN KELAS II B KABUPATEN PINRANG
HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENGGUNAKAN NARKOTIKA PADA NARAPIDANA DI RUTAN KELAS II B KABUPATEN PINRANG
Nur Fadhilah Amaliah Idris
([email protected])
Ahmad
([email protected])
Ahmad Ridfah
([email protected])
Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Makassar
Jl. AP. Pettarani Makassar, 90222
Abstrak
Berbagai tekanan kehidupan pada narapidana, berdampak pada pengendalian diri yang rendah, sehingga memutuskan untuk menggunakan narkotika sebagai jalan keluar dari masalah yang dihadapi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui hubugan antara kontrol diri dan pengambilan keputusan menggunakan narkotika. Subjek penelitian ini sebanyak 109 orang narapidana narkotika di Rutan kelas II B Kabupaten Pinrang. Metode dalam penelitian ini ialah kuantitatif, adapun hasil analisis koefisien korelasi antar kedua variabel, r = 0,324 dengan nilai signifikasi p = 0,001 yang berarti bahwa ada hubungan yang sangat signifikan, positif, dan lemah antara kontrol diri dengan pengambilan keputusan menggunakan narkotika. Hasil penelitian menggambarkan bahwa semakin tinggi kontrol diri maka semakin baik kemampuan narapidana narkotika dalam menentukan keputusan. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman mengenai hubungan kontrol diri dengan pengambilan keputusan menggunakan narkotika pada narapidana.
Kata kunci: Kontrol Diri, Pengambilan Keputusan, Narapidana Narkotik
Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Melalui Metode Bercerita Di Kelompok B Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Atfhal Buntu Randan Kabupaten Enrekang
Nur Amaliah A. Pagayangan, 2015. Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Melalui Metode Bercerita Di Kelompok B Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Atfhal Buntu Randan Kabupaten Enrekang. Skripsi, Dibimbing oleh Arifin Manggau S.Pd, M.Pd dan Hajerah, S.Pd.I, M.Pd. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.
Masalah yang melatar belakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan bahasa ekspresif anak di kelompok B Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Atfhal Buntu Randan Kabupaten Enrekang. Adapun rumusan masalahnya adalah Bagaimana meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui metode bercerita di kelompok B Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Atfhal Buntu Randan Kabupaten Enrekang. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui metode bercerita di kelompok B Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Atfhal Buntu Randan Kabupaten Enrekang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Fokus penelitian adalah kemampuan bahasa ekspresif anak didik dan metode bercerita. Sasaran penelitian yaitu guru dan anak didik sebanyak 13 yang terdiri dari 3 laki-laki dan 10 anak perempuan di kelompok B Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Atfhal Buntu Randan Kabupaten Enrekang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan bahasa ekspresif anak didik melalui metode bercerita di kelompok B Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Atfhal Buntu Randan Kabupaten Enrekang. Pada siklus I pertemuan I dikategorikan kurang dan siklus I pertemuan II dikategorikan kurang, pada siklus II pertemuan I dikategori cukup dan siklus II pertemuan II dikategorikan baik, selain itu guru dan aktivitas anak didik juga mengalami peningkatan dikategorikan B.
Dapat disimpulkan bahwa Peningkatan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak melalui Metode Bercerita di kelompok B Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Atfhal Buntu Randan Kabupaten Enrekang meningkat
Pragmatic Case Studies as a Source of Unity in Applied Psychology
To unify or not to unify applied psychology: that is the question. In this article we review pendulum swings in the historical efforts to answer this question—from a comprehensive, positivist, “top-down,” deductive yes between the 1930s and the early 60s, to a postmodern no since then. A rationale and proposal for a limited, “bottom-up,” inductive yes in applied psychology is then presented, employing a case-based paradigm that integrates both positivist and postmodern themes and components. This paradigm is labeled “pragmatic psychology” and, its specific use of case studies, the “Pragmatic Case Study Method” (“PCS Method”). We call for the creation of peer-reviewed journal-databases of pragmatic case studies as a foundational source of unifying applied knowledge in our discipline. As one example, the potential of the PCS Method for unifying different angles of theoretical regard is illustrated in an area of applied psychology, psychotherapy, via the case of Mrs. B. The article then turns to the broader historical and epistemological arguments for the unifying nature of the PCS Method in both applied and basic psychology.Peer reviewe
Dr. Edwin Wright Collection: Author Unknown
Notes - The author relates several short stories about his neighbours including Alex McDonell, homesteading and life around Meanook and Athabasca (1 page
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Fig. 4 in The earthworm genus Polypheretima Michaelsen, 1934 (Annelida: Clitellata: Megascolecidae) from Sulawesi, Indonesia, with descriptions of four new species
Fig. 4. Polypheretima elongatoides sp. nov., Holotype. A, Spermathecal pores; B, C, Spermathecae (amp=ampulla, dv=diverticulum); D, Male pores region (mp=opening of copulatory pouch, gm=genital marking, ventral view); E, Male pores region (lateral view); F, Prostate gland. Scale bar = 1 mm.Published as part of Fahri, Amaliah, Rizki, Annawaty & Nguyen, Anh D., 2017, The earthworm genus Polypheretima Michaelsen, 1934 (Annelida: Clitellata: Megascolecidae) from Sulawesi, Indonesia, with descriptions of four new species, pp. 559-573 in Raffles Bulletin of Zoology 65 on page 563, DOI: 10.5281/zenodo.535796
- …
