1,552 research outputs found
UJI FORMULASI BIOINSEKTISIDA EKSTRAK DAUN WARU (Hibiscus tiliaceus) TERHADAP SERANGAN HAMA DAN PRODUKTIVITAS TANAMAN PAKCOY (Brassica chinensis
UJI FORMULASI BIOINSEKTISIDA EKSTRAK DAUN WARU (Hibiscus tiliaceus) TERHADAP SERANGAN HAMA DAN PRODUKTIVITAS TANAMAN PAKCOY (Brassica chinensis)
Kristanti Indah Purwani, Tutik Nurhidayati, Dini Ermavitalini, Nurlaily Alviani
UJI FORMULASI BIOINSEKTISIDA EKSTRAK DAUN WARU
(Hibiscus tiliaceus) TERHADAP SERANGAN HAMA DAN
PRODUKTIVITAS TANAMAN PAKCOY (Brassica chinensis)
Kristanti Indah Purwani, Tutik Nurhidayati, Dini Ermavitalini, Nurlaily Alviani
Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Analitika Data, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Indonesia
*Email : [email protected]
ABSTRAK
Tumbuhan Waru (Hibiscus tiliaceus) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder seperti saponin, alkaloid, flavonoid sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bioinsektisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas formulasi bioinsektisida cair dari bahan aktif daun waru terhadap produktivitas tanaman pakcoy (Brassica chinensis). Metode yang digunakan untuk ekstraksi adalah metode maserasi dengan etanol 96%. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 pengulangan menggunakan metode oles daun dengan konsentrasi 0%, 35%, 40%, 45%, 50%, dan 55%. Formulasi bioisektisida bentuk cair menggunakan bahan perekat dan surfaktan. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA one way dengan uji lanjutan Duncan dan nilai LC50 dianalisis dengan analisis probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi bioinsektisida cair ekstrak daun waru konsentrasi 45% mampu menghambat serangan larva Spodoptera litura dan meningkatkan produktivitas tanaman pakcoy.
Kata kunci – Bioinsektisida, Daun Waru (Hibiscus tiliaceus) , Mortalitas, Produktivitas, Spodoptera litura
Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Indonesia
*Email : [email protected]
ABSTRAK
Tumbuhan Waru (Hibiscus tiliaceus) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder seperti saponin, alkaloid, flavonoid sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bioinsektisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas formulasi bioinsektisida cair dari bahan aktif daun waru terhadap produktivitas tanaman pakcoy (Brassica chinensis). Metode yang digunakan untuk ekstraksi adalah metode maserasi dengan etanol 96%. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 pengulangan menggunakan metode oles daun dengan konsentrasi 0%, 35%, 40%, 45%, 50%, dan 55%. Formulasi bioisektisida bentuk cair menggunakan bahan perekat dan surfaktan. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA one way dengan uji lanjutan Duncan dan nilai LC50 dianalisis dengan analisis probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi bioinsektisida cair ekstrak daun waru konsentrasi 45% mampu menghambat serangan larva Spodoptera litura dan meningkatkan produktivitas tanaman pakcoy.
Kata kunci – Bioinsektisida, Daun Waru (Hibiscus tiliaceus) , Mortalitas, Produktivitas, Spodoptera litura
 
UJI DIAGNOSTIK POLYMERASE CHAIN REACTION DIBANDINGKAN METODE KULTUR UNTUK MENDETEKSI Staphylococcus aureus PADA KULIT
Staphylococcus aureus merupakan bakteri flora normal pada manusia, akan
tetapi jika jumlahnya terlalu banyak maka akan menyebabkan patogen. Metode
kultur terdiri dari 3 tahap yakni isolasi bakteri dengan media Blood Agar Plate
(BAP); pewarnaan Gram; uji biokimia dengan media Mannitol Salt Agar (MSA),
uji glukosa, uji Voges Proskauer (VP), uji katalase dan uji koagulase. Metode
Polymerase Chain Reaction (PCR) terdiri dari isolasi DNA, uji kualitatif dengan
elektroforesis gel agarose, uji semi kuantitatif dengan software image J, amplifikasi
dengan Real-Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dengan primer gen norA.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian dari metode kultur
dan metode PCR dalam mendeteksi Staphylococcus aureus. Jenis penelitian ini
adalah observasional analitik dengan metode cross-sectional. Sampel yang
digunakan sebanyak 19 sampel dari mahasiswa berjenis kelamin perempuan yang
bersedia menjadi responden, dan setelah melakukan aktivitas + 8 jam. Dari hasil
analisa menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh nilai p = 0,334 (p>0,05) yang
menunjukkan bahwa terdapat kesesuaian antara metode kultur dan metode PCR
dalam mendeteksi Staphylococcus aureus
Uji Efektivitas Bioinsektisida Ekstrak Daun Waru (Hibiscus tiliaceus) terhadap Serangan Larva Spodoptera litura pada Tanaman Pakcoy (Brassica chinensis)
Tumbuhan Waru (Hibiscus tiliaceus) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder seperti saponin, alkaloid, flavonoid sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bioinsektisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas formulasi bioinsektisida cair dari bahan aktif daun waru terhadap serangan larva Spodoptera litura F. pada tanaman pakcoy (Brassica chinensis).
Metode yang digunakan untuk ekstraksi adalah metode maserasi dengan etanol 96%. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 pengulangan yang terdiri dari konsentrasi ekstrak 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, dan 90% menggunakan metode celup daun pada uji pendahuluan, sedangkan pada uji lanjutan menggunakan metode oles daun dengan konsentrasi 0%, 35%, 40%, 45%, 50%, dan 55%. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA one way dengan uji lanjutan Duncan dan nilai LC50 dianalisis dengan analisis probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi bioinsektisida cair ekstrak daun waru berpengaruh terhadap serangan larva Spodoptera litura pada tanaman pakcoy dengan konsentrasi yang paling efektif adalah konsentrasi ekstrak 45%. Ciri-ciri larva mati akibat pemaparan bioinsektisida adalah tubuh larva mengeras, berwarna cokelat sampai kehitaman, dan tubuh mengkerut.
===================================================================================================
Waru (Hibiscus tiliaceus) was a herbs that contains secondary metabolites bioactive compounds such as saponins, alkaloids, and flavonoids so that it can be used as a bioinsecticide. This study aims to determine the effectiveness of the liquid bioinsecticide formulation from the active ingredient of hibiscus leaves against the attack of Spodoptera litura F. larvae on pakcoy (Brassica chinensis) plants. The method used for leaf extraction is the maceration method with 96% ethanol. The research design used was a completely randomized design (CRD) with 3 repetitions consisting of extract concentrations of 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, and 90% using the leaf dipping method in the preliminary test, while in the follow-up test using the leaf basting method with the concentrations of 0%, 35%, 40%, 45%, 50%, and 55%. The results of the observational data were analyzed using one-way ANOVA with Duncan's follow-up test and the LC50 value was analyzed by probit analysis. The results showed that the liquid bioinsecticide formulation of waru leaf extract affected the attack of Spodoptera litura larvae on pakcoy plants with the most effective concentration being the extract concentration of 45%. The characteristics of dead larvae after exposure to bioinsecticides are hardened larval bodies, brown to blackish in color, and shrunken bodies
Pengaruh Total Aset Turnover (TATO) dan Quick Ratio (QR) terhadap Operating Profit Margin (OPM) pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII): Studi di PT. PP London Sumatera Indonesia, Tbk Periode 2009-2018
Operating Profit Margin (OPM) merupakan perbandingan antara laba usaha dan penjualan. Besar kecilnya Operating Profit Margin (OPM) dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya Total Asset Turnover (TATO) dan Quick Ratio (QR). Total Asset Turnover (TATO) dan Quick Ratio (QR) menjelaskan mengenai pengukuran kemampuan pada suatu perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya dan juga merupakan ukuran kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban-kewajibannya dengan tidak memperhitungkan persediaan, karena persediaan membutuhkan waktu yang relatif lama untuk direalisir menjadi uang kas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh Total Asset Turnover (TATO) secara parsial terhadap Operating Profit Margin (OPM), 2) Pengaruh Quick Ratio (QR) secara parsial terhadap Operating Profit Margin (OPM), dan 3) Pengaruh Total Asset Turnover (TATO) dan Quick Ratio (QR) secara simultan terhadap Operating Profit Margin (OPM) pada PT. PP London Sumatera Indonesia Tbk, periode 2009-2018.
Kerangka berpikir dalam penelitian ini apabila dalam sebuah perusahaan dalam mengelola asetnya efektif, nilai perputarannya juga tinggi maka penggunaan total asetnya cenderung akan semakin efektif dan semakin tinggi tingkat penjualan kemudian kemampuan perusahaan dalm menghasilkan labanya akan semakin besar.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan tahunan PT. PP London Sumatera Indonesia, Tbk. periode 2009-2018. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deksriptif, analisis uji asumsi klasik, analisis kuantitatif, dan analisis uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji F (simultan) diperoleh Fhitung sebesar 21,820 dan nilai Ftabel sebesar 4,74. Hal ini sudah memenuhi syarat Fhitung ≥ Ftabel yakni 21,820 ≥ 4,74. Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, terdapat pengaruh signifikan antara Total Asset TurnOver (TATO) dan Quick Ratio (QR) terhadap Operating Profit Margin (OPM)
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Calon Anggota Pembiayaan Pada Baitul Maal Wa Tamwil Bina Usaha Mandiri Indonesia
KSPPS BMT Bina Usaha Mandiri Indonesia (BUMI) adalah lembaga keuangan berbentuk koperasi. Permasalahan yang selama ini dialami KSPPS BMT Bina Usaha Mandiri Indonesia (BUMI) itu sendiri adalah dalam pemberian atau penentuan apakah calon anggota pembiayaan itu layak disetujui atau tidak. Semakin banyaknya jumlah permohonan pembiayaan membuat pihak KSPPS BMT Bina Usaha Mandiri Indonesia (BUMI) kesulitan dalam pengambilan keputusan dan program yang belum terkomputerisasi dapat menyebabkan kesalahan dalam pemilihan calon anggota yang layak untuk di berikan pembiayaan. Apabila jika terjadi kesalahan, maka akan terjadi kredit macet atau pembiayaan bermasalah yang menyebabkan Non Perfoming Financing (NPF) akan tinggi yang mengakibatkan koperasi mengalami kerugian. Non Perfoming Fiancing (NPF) merupakan salah satu penilaian kinerja sebuah bank syariah khususnya dalam penilaian pembiayaan bermasalah.Maka perlu di rancang sebuah Sistem Pengambilan Keputusan (SPK) dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Hasil penelitian diharapkan dapat membantu pihak kopeasi dalam pengambilan keputusan.
Kata kunci: sistem pendukung keputusan, simple additive weighting, pembiayaan, koperasi, non performing financing
Abstract: KSPPS BMT BINA USAHA MANDIRI INDONESIA (BUMI) is a financial institution in the form of a cooperative. The problem that has been experienced by KSPPS BMT Bina Usaha Mandiri Indonesia (BUMI) itself is to provide or propose whether the prospective financing member is approved or not. The increasing number of requests for financing from the KSPPS BMT Bina Usaha Mandiri Indonesia (BUMI) difficulties in decision making and programs that are not yet computerized can cause errors in selecting candidates for members who are eligible for financing. If an error occurs, there will be bad or problem loans which cause Non-Performing Financing (NPF) to cause the cooperative to suffer losses. Non-Performing Financing (NPF) is one of the assessments of an Islamic bank, especially in problems. So it is necessary to design a Decision Making System (DSS) using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The results of the study are expected to assist the cooperative in making decisions.
Keywords: decision support system, simple additive weighting, financing, cooperatives, non-performing financin
Pengaruh Kualitas Produk dan Harga Terhadap Kepuasan Konsumen Produk Kosmetik Wardah di Toko Kosmetik Mulia Pondok Ungu Permai
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas produk dan harga terhadap kepuasan Konsumen produk kosmetik Wardah di Kota Bekasi Utara Pondok Ungu Permai. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan uji-T dan uji-F dengan tingkat signifikan 5% Populasi diambil 285 dan dengan menggunakan teknik pengambilan sample yang digunakan ini yaitu dengan menggunakan rumus slovin menjadi 166 Responden, yaitu teknik dengan penyebaran kuesioner menjadi sebanyak 166 Responden yang di peroleh dari konsumen yang datang ke Gerai Wardah di Toko Kosmetik Mulia Pondok Ungu Permai Bekasi Utara . Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan analisis linier berganda dan uji hipotesis menggunakan uji-T, variabel kualitas produk terhadap keputusan pembelian nilai T-hitung sebesar 2,564 lebih besar dari T-tabel sebesar 1,974 maka ada pengaruh signifikan variabel kualitas produk terhadap kepuasan konsumen sehingga hipotesis diterima. Uji T-variabel harga terhadap kepuasan konsumen ini nilai t hitung sebesar 3,748 lebih besar dari T-tabel sebesar 1,974 lebih besar dari T-tabel sebesar 1,974 maka ada pengaruh signifikan variabel harga terhadap kepuasan konsumen sehingga hipotesis diterima . Dan uji-F variabel kualitas produk berpengaruh signifikan dan positif terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Kosmetik Wardah di Kota Bekasi Utara Pondok Ungu Permai. Dan Harga berpengaruh signifikan dan positif terhadap kepuasan konsumen.
Kata Kunci: Kualitas Produk, Harga, Kepuasan Konsume
Pengaruh pembiayaan Murabahah dan beban operasional terhadap laba bersih di PT bank bri syariah periode 2014 - 2018
Pembiayaan Murabahah merupakan salah satu produk pembiayaan yang terdapat di Bank Syariah. Beban Operasional adalah biaya yang berkaitan dengan operasi perusahaan di luar biaya produksi yang diukur dalam satuan uang. Penelitian ini dilakukan di PT BRISyariah untuk mengetahui analisis dari kelancaran margin dalam pembiayaan Murabahah terhadap laba bersihnya.
Tujuan dari penelitian ini, pertama untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pembiayaan Murabahah terhadap laba bersih, kedua untuk mengetahui dan mengenalisis beban operasional terhadap laba bersih, ketiga untuk mengetahui dan menganalisis pembiayaan Murabahah, beban operasional terhadap laba bersih.
Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan PT Bank BRISyariah dalam websitenya yaitu www.brisyariah.co.id. Teknik analisis yang digunakan statistifk deskriptif, regresi sederhana, regresi linier berganda, korelasi sederhana, korelasi berganda, determinasi dengan uji hipotesis yaitu uji signifikansi parsial (uji t) dan uji simultan (uji f).
Hasil penelitian pembiayaan Murabahah dan beban operasional terbukti terdapat pengaruh yang tidak signifikan secara simultan terhadap laba bersih Laba Bersih PT Bank BRISyariah sebesar 52.6% sisanya sebesar 47.4% yang dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian dengan hasil pengujian hipotesis menunjukan hasil Fhitung lebih kecil dari Ftabel (9.444 > 2.100) dengan nilai signifikan lebih besar dari nilai profitabilitas 0.05 (0.002 lebih kecil 0.05), maka H0 diterima dan Ha ditolak artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pembiayaan murbahah dan beban operasional terhadap laba bersih.
Kata kunci : Pembiyaan Murabahah, Beban Operasional, Laba Bersi
Pengaruh disiplin kerja, etika kerja dan etos kerja terhadap produktivitas karyawan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat
Seiring dengan perubahan zaman sumber daya manusia menjadi modal atau aset suatu perusahaan, karena dengan banyaknya permasalahan yang terjadi di perusahaan sumber daya manusia berperan untuk berkontribusi untuk tetap dapat bertahan. Dengan perkembangan teknologi yang ada, manusia tetap menjadi sebagai sumber daya yang penting untuk menjadi protagonis dari teknologi itu sendiri. Kinerja karyawan, kedisiplinan, etika kerja, dan motivasi merupakan komponen penting dalam pengelolaan sumber daya manusia yang dapat meningkatkan kinerja karyawan. Dengan kata lain, suatu perusahaan akan berkembang jika kinerja, kedisiplinan, etika, dan motivasi karyawan dievaluasi dengan baik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, etika kerja, dan etos kerja terhadap produktivitas kerja karyawan, khususnya di sektor publik. Disiplin kerja didefinisikan sebagai kepatuhan terhadap aturan, etika kerja sebagai integritas dan profesionalisme, sementara etos kerja adalah gairah dalam memandang pekerjaan sebagai sarana peningkatan kualitas hidup.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 83 responden yang dipilih melalui random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi berganda, uji-t, uji-F, dan uji koefisien determinasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja dan etika kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja secara parsial. Namun, etos kerja tidak memiliki pengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut (disiplin kerja, etika kerja, dan etos kerja) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja dengan nilai F-hitung sebesar 44,756 dan signifikansi 0,001
Development of an expression system using the heat shock protein 70 promoter in the red macroalga, Porphyra tenera
Porphyra is a commercially valuable source of food and drugs, and represents an important model organism for algal research. However, genetic research on P. tenera has been limited due to lack of a heterologous gene expression system. In the present study, we isolated a native promoter, the PtHSP70 promoter, for efficient expression of foreign genes in this organism. This promoter lies approximately 1 kb upstream of the coding sequence for Heat Shock Protein 70 (HSP70) and was isolated using adapter-mediated genomic PCR. Promoter activity was evaluated using the synthetic GUS gene (PyGUS) with optimized codons for Porphyra yezoensis. Interestingly, the PtHSP70 promoter allowed equivalent expression of PyGUS in both P. tenera and P. yezoensis, whereas the GAPDH promoter from P. yezoensis was not fully functional in P. tenera. These data suggest that the PtHSP70 promoter has a more conserved regulatory mechanism than the PyGAPDH promoter between these species. We also established an efficient transient transformation system for P. tenera by evaluating various transformation parameters such as quantity of gold particles, pressure of helium and vacuum, developmental stages of leafy gametophytes, and target distance. Under the optimal conditions of transient transformation, the frequency of GUS expression was determined by histochemical staining to be 30-50 cells per bombardment. Therefore, the new transient transformation system using the PtHSP70 promoter can be used for foreign gene expression in P. tenera, which may advance the development of P. tenera as a model organism
Pemanfaatan Bioaktivator Effective Microorganisms (EM4) dan Mikroorganisme Lokal (MOL) dari Nasi Basi dan Pepaya pada Pengomposan Sampah Makanan Rumah Tangga dengan Metode Takakura
Sampah makanan paling banyak berasal dari kegiatan rumah tangga sehingga perlu diolah, salah satunya dengan pengomposan. Pengomposan dapat dipercepat dengan penambahan bioaktivator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses kematangan, kualitas, dan kuantitas pengomposan sampah makanan rumah tangga menggunakan Metode Takakura dengan penambahan Mikroorganisme Lokal (MOL) nasi basi, pepaya, dan campuran nasi basi dan pepaya serta Effective Microorganism (EM4), lalu membandingkan hasil pengomposan. Pengomposan dilakukan secara duplo dengan lima variasi yaitu A tanpa penambahan bioaktivator, B penambahan EM4, C penambahan MOL nasi basi, D penambahan MOL pepaya, dan E penambahan MOL campuran nasi basi dan pepaya. Analisis kompos dilakukan terhadap uji kematangan (pH, temperatur, warna, tekstur, bau, dan lama pengomposan), uji kualitas meliputi unsur fisik (kadar air) dan unsur makro (C-organik, Nitrogen, rasio C/N, P2O5, dan K2O), serta uji kuantitas meliputi pengukuran tingkat reduksi bahan baku kompos dan berat hasil kompos. Penilaian variasi pengomposan dilakukan dengan metode skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematangan dan kualitas kompos sudah memenuhi standar baku mutu SNI 19-7030-2004, namun tingkat reduksi kompos tidak memenuhi Center for Policy and Implementation Studies CPIS (1992) karena lebih tinggi dari kriterianya yaitu 20-40%. Pemilihan variasi terbaik berdasarkan hasil skoring menghasilkan variasi D dengan penambahan MOL pepaya memiliki lama pengomposan 14 hari, kadar air 29,725%, pH 6,8, temperatur 28°C, warna, tekstur, dan bau seperti tanah, rasio C/N 17,842%, P2O5 0,245%, K2O 1,512%, tingkat reduksi 64,286%, dan hasil kompos 3,2 kg. Berdasarkan hasil tersebut maka penambahan MOL pepaya merupakan variasi bioaktivator terbaik pada penelitian ini
- …
